My Possesive Husband

My Possesive Husband
217. KEDATANGAN GENG MAFIA THE KING OF BLOOD (Extra Part 8)


Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karna saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


Jam telah menunjukkan pukul 12 malam.


"Tuan, Garvin sudah datang. Tapi, tidak hanya Garvin yang datang, anggota Geng Mafia The King Of Blood juga ikut. Mereka semua lengkap Tuan." Lapor Xander melalui earphone yang terhubung langsung dengan Sean.


"Dad mereka datang." Ujar Sean dengan menatap langsung wajah Daddy nya.


Damian, Nick dan Darren yang mendengarnya hanya duduk tenang. Mereka sudah terbiasa menghadapi situasi seperti ini. Berbeda dengan Dara. Rasa khawatir menyelimuti perasaanya.


Mereka semua duduk di kursinya masing-masing. Saling berjejer satu sama lain. Hanya saja, mereka tidak pernah menyangka jika akan kedatangan Garvin dan juga kawan-kawannya.


Nick menatap fokus gerak-gerik dari Dara. Jika boleh, Nick ingin sekali duduk di sebelah Dara dan memeluknya.


"Jangan khawatir sayang. Aku ada untuk mu." Bisik Sean di telinga istrinya ketika mengerti akan kekhawatiran istrinya.


Awalnya Dara yang sibuk dengan pikirannya sendiri langsung menoleh. "Iya hubby. Aku hanya sedang memikirkan sesuatu." Jawab Dara dengan tersenyum. Salah satu tangannya megenggam tangan suaminya. Menyalurkan rasa hangat dan ketenangan tersendiri.


"Mereka mulai berjalan masuk Tuan. Mereka tidak membawa senjata di tangan mereka. Mereka masuk dengan tenang. Tapi, hanya satu anggota yang membawa sebuah boneka beruang di tangannya. Dia adalah Lucas."


Sean mengangguk. "Tetap awasi dan waspada." Titah Sean.


Sedangkan Lexa kini sedang sibuk dengan cucu kesayangannya. Sungguh rasanya Lexa jadi ingin punya anak lagi. Apalagi Lexa sangat ingin mempunyai perempuan. Semoga saja salah satu menantunya dapat memberikan cucu perempuan. Jadi Lexa bisa mengajari make-up dan fashion.


Lalu, sebuah suara gelak tawa terdengar.


Sean yang mendengar itu mulai waspada. Hanya saja pembawaannya yang tenang tidak membuat keseriusannya terlihat.


"Hentikan suara tawa mu itu Daniel." Ujar Jayden dengan menatap nyalang ke arah Daniel.


"Bukankah itu lucu?" Kata Daniel tanpa dosa sambil menunjuk sebuah kucing yang tengah asik bermain sendiri.


Sontak saja Garvin, Alfa, Marvin, Lucas dan Jayden langsung melihat apa yang di tunjuk oleh Daniel tadi.


Kucing? Apanya yang lucu dari kucing itu? Bahkan tidak ada lucunya sama sekali. Seketika itu juga mereka memutar kedua bola matanya malas.


"Ya, ya, terserah kau saja Daniel." Ucap Marvin dengan berjalan mendahului sahabat-sahabatnya.


Lucas? Jangan di tanya lagi. Dia sedang sibuk sendiri dengan boneka kesayangannya.


"Ternyata mansion saudara tiri mu lebih mewah dari kepunyaan mu Garv." Ujar Daniel mengomentari.


Garvin yang mendengar itu hanya mengangkat sebelah alisnya. "Setidaknya aku lebih kuat dari nya." Jawab Garvin menanggapi perkataan Daniel. Kalimat yang berhasil membuat Daniel bungkam dan tidak berkomentar apapun lagi.


Setelah itu dengan langkah tegasnya mereka ber-enam berjalan masuk ke dalam mansion Sean.


Pandangan Sean, Damian, Nick, Darren, Elden, Lexa da Dara langsung beralih dan menatap ke arah pintu mansion. Disana ada Garvin dan kawan-kawannya tengah berdiri di tengah pintu.


Lexa yang melihat itu langsung tersenyum. "Kau kemana saja Garv? Apa kamu tidak rindu dengan Mommy?" Dengan suara yang terdengar lembut Lexa mengatakannya.


Lexa bangkit dari duduknya. Sedangkan yang lain hanya diam mengikuti. Mereka akan bergerak dan menodongkan senjata mereka jika terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan.


Garvin yang mendengar sapaan lembut itu langsung menghampiri Mommy nya. "Maaf Mom aku sedang sibuk belakangan ini." Ujar Garvin. "Bagaimana kabar Mommy?" Tanya Garvin dengan suara yang lembut. Mengabaikan tatapan dari orang-orang yang berada di sekelilingnya.


"Mommy baik-baik saja." Jawan Lexa. Di usapnya dengan sayang wajah Garvin. "Jangan sering begadang. Mommy tidak ingin anak Mommy sakit." Dengan suara yang terdengar lembut Lexa mengatakannya.


Garvin mengangguk. "Iya mom. Garvin tidak akan begadang lagi."


Dara yang melihat itu sungguh tidak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang. Sungguh, apakah benar ini Garvin? Kenapa Garvin terlihat sangat berbeda ketika berhadapan dengan Mommy Lexa?


"Garv, ini kamu sekarang sudah menjadi seorang Uncle." Dengan wajah yang ceria Lexa mengatakannya. Di tunjukkan nya Kenzo ke Garvin. "Bukankah dia sangat tampan?"


Garvin mengangguk. "Iya mom. Dia sangat tampan."


Daniel yang melihat itu hanya memasang wajahnya datar. Sedangkan Lucas, Alfa dan Jayden hanya menatapnya biasa. Tidak ada senyuman atau sapaan. Berbeda dengan Marvin yang menatap Nick dengan seringai tipis yang tersungging di bibirnya.


"Apa kau tidak ingin menyapa Daddy mu son?" Suara tegas itu langsung membuat Garvin menoleh.


"Aku tidak akan melupakan mu Dad." Ujar Garvin dan mengecup pipi Mommy mu.


Tentu saja Elden yang melihat itu langsung terbakar api cemburu. "Apa kau ingin mati son?" Nada yang tersirat sebuah ancaman itu membuat Lexa tersenyum.


"Jangan pancing kemarahan Daddy mu Garv." Kata Lexa dengan menepuk pelan lengan Garvin.


"Aku tidak memancing kemarahan Daddy mom. Aku hanya melakukan apa yang sudah menjadi kebiasaan ku ketika rindu ke Mommy." Kata Garvin dengan tenang. Setelah itu Garvin berjalan mendekat ke arah Daddy nya.


Sesuai kebiasaan salam yang ia lakukan, Garvin berjabat tangan dengan Daddy nya dan memeluk Daddy nya.


Sean yang melihat itu hanya memalingkan wajahnya malas.


"Oh iya Mom, aku membawakan beberapa hadiah untuk Mommy dan Daddy. Aku juga membawakan hadiah untuk keponakan ku dan adek ipar ku." Sebuah seringai tipis tersungging di bibirnya. Tatapannya tertuju ke arah Sean yabg tengah menatapnya dengan tajam. "Aku juga membawakan hadiah untuk saudara tiri ku."


Suasana tegang terasa. Aura dingin dan dominan mulai terasa.


Sang ketua Geng Mafia Crowned Eagle berhadapan langsung dengan Ketua Geng Mafia The King Of Blood.


***


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


@nickalbertreal


@raraagathareal


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QNA, bisa ngobrol bersama pemain My Possesive Husband dan menambah teman disana 😊