
"Tolong ayah Rena….” kata pertama yang keluar dari mulut sang ayah.
“Tolong?!” Serena mengernyitkan dahi sesaat lalu tertawa sinis.
“Tolong apa?… Apa kau masih manusia hah! Bagaimana bisa kau bersikap seenaknya seperti ini. Bertahun tahun kau pergi tanpa kabar, dan sekarang tiba tiba muncul seperti orang yang tidak punya malu!”
Serena memuntahkan semua beban yang disimpan rapat selama ini. Dia tidak pernah mengatakan apapun pada ibunya tentang perasaanya sejak kepergian Yudi, ayahnya.
“kau bukannya menanyakan bagaimana kabar kami, tapi kau malah datang untuk meminta tolong. Sepertinya kau sangat berbakat untuk terus membuat kami susah, Lagi dan lagi!”
Serena berteriak tak terkendali. Hilang sudah rasa hormatnya. Hilang sudah akal sehatnya.
Zahra hanya bisa menangis, melihat sang kakak membentak sang ayah. Ada rasa kasihan dihatinya dengan pemandangan itu. Tapi Zahra juga bisa mengerti dengan apa yang dilakukan oleh Serena saat ini.
“Sepertinya saya harus memberi waktu untuk kalian. Jadi….selesaikan secepatnya” ucap pria sangar itu sambil berdiri, kemudian melangkahkan kaki keluar apartemen.
Yudi bangkit dan berjalan ke arah Zahra. Dia tahu benar, kalau hati Zahra lebih lembut jika dibandingkan dengan Serena. Permohonannya pada Serena bisa di pastikan akan gagal, tapi mungkin untuk Zahra akan berbeda hasil.
Memasang wajah melas dan mengucurkan air mata, Yudi menundukkan wajah dan juga lututnya. Menggenggam tangan Zahra dan mengucapkan kata yang hampir sama dengan yang diucapkannya pada Serena.
“Tolong ayah Zahra….laki laki tadi akan membunuh ayah, kalau ayah tidak mengembalikan uang yang ayah pinjam.”
Serena menatap benci pada Yudi ”kurasa Itu lebih baik” gumamnya
“Zahra tidak punya uang ayah” jawabnya polos
“Bukankah kau seorang dokter. Penghasilanmu pasti besar kan?” Yudi menjawab secepat kilat
“Zahra belum kerja ayah. Zahra baru mau magang, dan itupun baru mulai minggu depan” jelas Zahra pada sang ayah
“Bisakah kau pinjamkan uang pada ayah Zahra? Ayah akan segera mengembalikannya. Ayah janji, kalau ayah nanti menang judi, ayah akan langsung memberikan uang itu untukmu Zahra” ucapnya yakin
“bagaimana kalau kalah?” ucap balik Serena sinis
“CUKUP!! tidak perlu ada diskusi lagi tuan Yudi. Sekarang aku tidak menginginkan uangmu”
Entah sejak kapan laki laki sangar itu kembali. Berjalan santai menuju sofa dan mendudukan diri sambil menghembuskan asap dari rokok mahalnya.
“Apa maksudmu bos?” Tanya Yudi bingung “Apa hutangku dianggap lunas?” sambungnya dengan wajah berbinar
Zahra bergidik ngeri melihat orang yang dipanggil bos oleh ayahnya itu tersenyum padanya. Dia tidak pernah melihat orang bertampang garang menyeringai dengan gigi yang menguning, menatap Serena dan Zahra bergantian. Perutnya memang tidak buncit, tapi wajahnya yang jauh dari kata lumayan apalagi tampan.
“Berikan kedua anakmu padaku, maka semua uangku yang telah kau habiskan di meja judi, akan kuanggap lunas.” ucapnya enteng
“APA!” Serena menggertakkan gigi menahan luapan emosi. Sedangkan Zahra hanya bisa meneruskan tangisannya.
Zahra bertambah takut dengan kedatangan beberapa pria bertampang preman berpakaian serba hitam, merangsek masuk ke apartemen dan menutup daun pintu dengan kasar. Menyingkirkan Serena yang masih berdiri tidak jauh dari pintu.
“Bawa mereka”
Satu perintah yang keluar dari mulut laki laki sangar, membuat semua pria yang baru masuk tadi langsung menghampiri Serena dan Zahra.
“BERHENTI! Mau apa kalian?!” Bentak Serena marah. Kakinya berjalan mundur.
“MBAK!” Zahra sudah berteriak. Dua pria bertubuh hitam dengan otot lengan yang besar bukanlah lawannya. “Jangan! Zahra ngga mau!” ronta Zahra, saat tangannya sudah tidak bisa digerakkan.
BRAAK….
Pintu apartemen terbuka kasar. Menampilkan wajah seorang pria yang mungkin bisa menjadi penolong untuk Serena dan Zahra
“SIAPA KALIAN?!” bentaknya
***
Hai para reader….
Pada pulkam ngga nih? Secara kan sekarang dah liburan sekolah.
Si_Ro juga mau tahun baruan di kampung. Tapi masalahnya, signal internet disana kurang bagus. Gimana dong?
Si_Ro akan usahain untuk bisa up tiap hari, kalaupun nanti tetep ngga bisa, mungkin Si_Ro akan kembali dengan crazy up.
Musim hujan biasanya musim flu juga, jadi…..
Jaga kesehatan kalian dan istirahat yang cukup ya