Anna&Justin- Cinta Di Musim Panas

Anna&Justin- Cinta Di Musim Panas
Bimbang


" Anna. Siapkan pakaianku! Aku akan keluar kota selama beberapa hari " teriak Jason pada Anna dari dalam kamarnya. Anna tidak menyahut. Ia justru masuk ke kamar Jason sambil menggendong Joanna. Jason menatapnya keheranan. Anna masuk begitu saja dan langsung menuju ruangan ganti pakaian Jason. Beberapa menit kemudian, ia keluar dari ruangan ganti dengan menyeret sebuah koper berukuran sedang. Ia menyeretnya tepat di depan Jason.


" Ini cukup untuk satu minggu " katanya. Jason mengernyit. Bagaimana mungkin Anna bisa menyiapkannya secepat itu ? Dengan Joanna di gendongannya ?


" Aku sudah mempersiapkannya jauh-jauh hari " kata Anna seakan mengerti tanda tanya di kepala Jason.


" Sebelum berangkat, makanlah dahulu, aku sudah menyiapkan beef steak kesukaanmu " kata Anna sembari keluar dari dalam kamar Jason. Lagi -lagi Jason keheranan dengan sikap Anna. Entah kenapa, akhir-akhir ini Anna bersikap perhatian padanya. Tidak peduli betapa dingin dan kasarnya Jason, tapi istrinya itu selalu peduli padanya. Menyiapkan segala keperluannya tanpa takut dimarahi, tanpa diminta olehnya.


Kringg. Sebuah panggilan masuk dari Ashley.


" Ya ? "


" Sayang, apa kau sudah menyiapkan semuanya ? Aku sudah tidak sabar liburan berdua denganmu " suara di ujung sana terdengar manja.


" Tidak perlu khawatir, honey, setengah jam lagi aku datang menjemputmu "


" Oh, baiklah. Aku menunggumu. *I love you ."


" I love you too* "


Klik..Panggilan dimatikan.


****


Jason memasuki ruang makan, dimana Anna dengan telaten tengah menyuapi Joanna. Anna meninggalkan anaknya sejenak dan menyiapkan makanan untuk Jason. Beef steak dan segelas jus jeruk.


" Kapan kau akan kembali ? " tanyanya sambil menuangkan jus jeruk ke dalam gelas Jason.


Tiba-tiba Joanna tersedak dan menangis. Anna buru-buru menghampirinya.


" Oh, sayang. Apa kau merasa kaget Tuan Wilderman akan meninggalkan kita ? Jangan menangis, seminggu tidak terlalu lama " kata Anna, mencoba menenangkan Joanna dalam pelukannya. Gadis kecil itu terdiam, ia lalu melihat ke arah Jason dan tersenyum manis. Suatu adegan yang membuat Jason semakin canggung.


****


Pikiran Jason menerawang jauh. Sikap Anna berubah kepadanya. Menjadi lebih baik, lebih perhatian. Menyiapkan segala keperluannya dari pagi hingga malam. Bahkan ia sudah menyiapkan segala keperluan Jason selama seminggu dalam koper. Jason telah mengecek isi kopernya, kalau-kalau Anna dengan sengaja mengacaukan liburannya. Tapi ternyata tidak sama sekali. Anna menyiapkannya dengan baik, mulai dari alat mandi hingga pakaian tidur, tidak ada yang terlewat. Hati Jason mulai bertanya-tanya . Apakah perhatian Anna ini karena ia mulai menyukai dirinya ? Atau, Anna sengaja menyiapkan keperluannya dalam koper untuk " mengusir " nya?. Well, dahulu Anna sangat tidak nyaman dengan keberadaannya dirumah bukan ? Dan pastinya Anna akan sangat bahagia kalau dirinya tidak berada di rumah. Ia akan bebas melakukan apa saja, sesuai keinginannya. Bukankah hal itu sangat mungkin terjadi ?


" Sayang, ada apa denganmu ? Sepertinya ada yang mengganggu pikiranmu " tanya Ashley sambil memeluk pinggangnya dari belakang. Bukan hal aneh jika Ashley menanyakannya. Sedari tadi, bahkan disaat perjalanan menuju tempat ini, Jason tampak diam, tidak seperti biasanya yang dengan buas akan menerkamnya di setiap kesempatan.


Jason tidak menjawab. Ia masih asyik dengan berbagai pertanyaan dalam pikirannya. Ashley mencium punggungnya, berusaha membangkitkan gairah dalam diri Jason.


" Aku akan kembali ke kota " kata Jason dengan tenang, tapi jelas membuat Ashley terkejut.


" Apa ? Kenapa tiba-tiba ? "


" Ada sesuatu yang harus aku lakukan "


" Tapi kita baru saja tiba disini "


" Kau bisa liburan disini, aku akan menyuruh Noah menyiapkan segala keperluanmu " kata Jason dingin dan langsung meninggalkan Ashley begitu saja.


"Apa yang sedang kau rencanakan, Anna? Kau ingin mengusirku? Jangan harap !" batin Jason.