
"apa? ke taman hiburan?" seru Justin
Olivia mengangguk sambil memasukkan baju-bajunya ke dalam koper.
"Josh sudah lama tak kesana, kamu bisa kan mengantar Josh dan Anna? Ibu sudah bilang kalau kamu yang akan mengantar mereka " kata ibunya tanpa menunggu persetujuan Justin.
" oya,ibu akan keluar kota selama tiga hari, ibu sudah bilang pada Anna dan dia setuju untuk menginap di rumah ini selama ibu pergi " kata ibunya sambil menutup kopernya.
" ibuu..kenapa tidak bertanya padaku dulu.."
" agar kamu bisa menolaknya? begitu? ayolah Justin, kamu tidak kasihan pada adikmu? Josh sangat kesepian"
Justin cemberut. Okelah,ia menemani Anna dan Josh ke taman hiburan karena itu hanya sehari saja. Tapi selama tiga hari bersama Anna? apa dia bisa bertahan? seminggu ini saja hatinya terasa terbakar setiap kali melihat Roger mengantar dan menjemput Anna. Ia benci melihat kemesraan yang ditampilkan pasangan baru itu.
******
" ingat Josh, kamu harus menuruti kata-kata Anna, jangan coba-coba berbuat nakal ya" pesan Olivia pada Josh. Anak kecil itu mengangguk lalu memeluk ibunya erat
" cepat kembali Mommy" pinta Josh. Olivia mengangguk dan mengusap kepala Josh lembut.
" kamu harus menjaga mereka, Justin. Jangan keluar malam hari, no party " titah Olivia. Justin mengangguk. Olivia menatap Anna
"aku titip anak-anak,Anna. Tolong jaga mereka "
" baik Nyonya"
****
Anna mengawasi Josh yang sedang menaiki carousel dengan riang. Sesekali anak itu melambaikan tangannya pada Anna dan Justin yang duduk di luar arena.
" Lihat, dia menggemaskan sekali " kata Anna pada Justin. Justin hanya manggut-manggut saja. Anna mengambil kamera dari tasnya. Sebelum pergi, Nyonya Olivia meminjaminya sebuah kamera digital , sebagai ibu, Olivia tentunya tidak ingin melewatkan momen liburan Josh, meski hanya melalui foto saja.
" Josh, smile " teriak Anna sambil mengarahkan kamera ke arah Josh. Anak kecil itu tertawa bahagia. Anna pun memotretnya.
***
" kau senang?" tanya Anna begitu Josh turun dari komedi putar.
Josh mengangguk
" aku haus, Anna" katanya.
" tunggu disini, aku akan membelikanmu minuman"
Anna mengangguk. Justinpun pergi meninggalkan Anna dan Josh yang duduk di depan wahana komedi putar.
Sepeninggal Justin,
" hai Anna " Roger tiba-tiba saja sudah berada di depan mereka berdua.
" hai Rog? kenapa kau disini?" tanya Anna heran.
" tentu saja memata-matai kekasihku yang cantik " jawab Roger yang langsung di sambut dengan cubitan Anna di lengannya.
" aww.." Roger meringis kesakitan.
"jadi, kamu sudah naik wahana apa saja boss kecil "
tanya Roger pada Josh. Josh tidak menjawab. Anak itu hanya mendongak ke arah Roger.
Anna tersenyum kecil. Tampaknya Josh tidak begitu menyukai Roger.
" Josh baru saja naik carousel setelah sebelumnya naik kereta mini ,benar kan Josh?"
" ya" Josh menjawab kata-kata Anna. Roger mendelik menatap Anna. Anna menahan tawa.
" dia benar-benar tidak menyukaiku " bisik Roger ke telinga Anna.
Ehem! Justin berdehem. Rupanya ia sudah ada disana saat Roger berbisik pada Anna.
Si**** kalian, berani bermesraan di depan Josh! batin Justin.
" hai, Just? cuaca sangat panas ya hari ini " kata Roger demi melihat Justin yang membawa 3 buah minuman. Justin tidak menjawab, ia mengulurkan satu minuman untuk Anna,tapi Roger langsung menyambarnya. Dasar,tidak sopan, batin Justin.
" ini,baby "
Anna menerimanya sembari tersenyum untuk kemudian meneguknya.
Yeikh. Justin merasa mual mendengarnya.
Justin meletakkan satu minuman di kursi. Ia benar-benar tidak ingin memberikannya pada Roger ataupun menawarkannya pada Roger untuk sekedar basa-basi.
Lalu ia membuka minuman yang satunya lagi dan memberikannya pada Josh. Josh langsung meneguknya sampai habis. Anak itu sangat haus rupanya
" pelan-pelan Josh " ucap Anna. Anna mengelap mulut Josh dengan tisu yang ia bawa.
"aku mau naik itu,Anna" kata Josh sambil menunjuk bianglala. Anna memandang Justin, meminta persetujuan. Justin mengangguk.
" baiklah, kita naik "
*****
Semilirnya angin begitu terasa saat keempatnya naik bianglala. Josh tampak gembira karena bisa melihat pemandangan kota dari atas. Roger dan Anna juga gembira. Hanya Justin yang merasa kesal, sangat kesal. Apalagi kalau bukan karena kehadiran Roger yang mengganggu suasana liburan ini.
*****
" Pemandangan dari atas tadi sangat indah ya Josh?" tanya Anna sambil menggandeng Josh keluar dari wahana bianglala.
Josh mengangguk
"Anna aku mau berfoto disini " pinta Josh
" disini?"
Lagi-lagi Josh mengangguk. Anna langsung mengeluarkan kameranya.
" ok, say cheesee" Anna menginstruksikan Josh untuk bergaya. Tapi Josh justru melipat tangannya dan cemberut.
" kenapa Josh? kau tidak suka latar belakangnya? kita bisa pindah tempat kalau begitu " Justin membujuk adiknya.
Josh menggeleng.
"aku mau disini "
" kalau begitu berpose lah.. kasihan Anna "
"aku mau berfoto denganmu, Justin " pinta Josh. Justin agak terkejut. Baru kali ini Josh memintanya untuk foto bersama. Biasanya butuh waktu untuk membujuk Josh agar bisa satu frame dengannya.
" baiklah.. baiklah, sini aku gendong "
Justinpun menggendong Josh,siap untuk di foto.
Klik!Klik beberapa kali Anna memotret mereka berdua dengan pose yang tentunya ia arahkan. Sementara Roger hanya melihat saja sambil sesekali meneguk minumannya ( Anna berbagi minuman dengan Roger-red)
" Anna, kau bisa ikut berfoto denganku ?" kini gantian Anna yang diminta Josh untuk berfoto.
" Tentu saja, tapi, siapa yang akan memegang kameranya?"
" biar aku saja " Justin menawarkan diri. Ia menurunkan Josh dari gendongannya. Tapi Josh menolaknya,
" Jangan !! aku juga ingin berfoto denganmu "
" lalu siapa yang akan mengambil gambarnya,boss kecil? " tanya Roger .
Lagi-lagi Josh tidak mau berbicara pada Roger. Ia malah menunjuk Roger.
" kau mau Roger mengambil foto kita?" tanya Anna.
" ya, dia bisa kan? " Josh balik menanyainya.
" tentu saja dia bisa " jawab Anna. Ia kemudian menyerahkan kamera itu pada Roger yang disambut Roger dengan mendengus kesal. Justin menahan tawanya.
Idemu luar biasa,my bro, batin Justin senang.
Akhirnya mereka bertiga berfoto bersama dengan Roger sebagai juru kameranya. Dan ternyata itu hanya awalnya saja, karena untuk selanjutnya, setelah selesai menaiki suatu wahana, Josh selalu meminta Roger mengambil gambar mereka bertiga. Dia bahkan tidak memberikan kesempatan pada Roger untuk berfoto berdua bersama Anna. Isi kamera itu hanya mereka bertiga, Josh,Anna dan Justin.