
" Dulu aku bekerja di keluarga ini "
" Maksudmu? Kamu pembantu ? Lalu bagaimana kamu bisa menjadi bagian keluarga ini? Apa yang terjadi? Apa kalian saling jatuh cinta? Jangan- jangan kau dan sepupumu itu, maksudku Justin.. " tanya Maya dengan tidak sabaran.
" Sst, Maya, please, jangan menyela, biarkan Anna menyelesaikan ceritanya " kata Karen, sedikit memarahi Maya yang terkesan tidak sabaran. Maya merengut. Tapi kemudian, ia memasang telinganya baik - baik, bersiap untuk mendengarkan cerita Anna selanjutnya. Anna menghela nafasnya dalam - dalam. Ia melirik kedua temannya. Merasa ragu apakah teman - temannya bisa menerima keadaannya yang sebenarnya.
" Tidak perlu khawatir Anna, kamu sahabat kami. Setidaknya aku menganggapnya demikian. Jadi apapun yang terjadi, sesulit apapun keadaanmu, kau bisa menceritakan pada kami. Mungkin kami memang tidak bisa membantumu menyelesaikan semua permasalahanmu, tapi percayalah, kami akan berusaha sebaik mungkin agar kau bisa melewatinya. Bukankah begitu, Maya ? " tanya Karen sambil menoleh pada Maya yang duduk disampingnya.
" Sure. Kau bisa mengandalkan kami. Apapun itu. Untuk persahabatan kita, akan aku lakukan " Maya menegaskan. Matanya menatap Anna, seolah meyakinkan kalau perkataannya benar adanya.
Anna tersenyum lega.
" Terimakasih teman - teman. Aku sungguh beruntung memiliki sahabat sebaik kalian "
Anna menarik nafas panjang, kemudian menghembuskannya pelan.
" Waktu itu aku masih kelas dua saat Jason Wilderman menyambangi rumahku dan mengatakan kalau ia bersedia menolong kami. Hutang keluarga kami sangat banyak. Ia bersedia menolong kami dengan syarat aku mau menjadi asisten rumah tangganya. Awalnya semua baik- baik saja. Aku hanya harus bangun lebih awal dan tidur lebih malam. Lalu peristiwa itu terjadi. Jason mabuk dan memaksaku. Atas desakan kakakku, Jason mau menikahiku. Kami menikah kontrak. Kontrak pernikahan akan berakhir segera setelah anak kami, Joanna, lahir. Tapi entah kenapa begitu Joanna lahir, Jason tidak ingin mengakhiri kontrak pernikahan kami. Ia ingin mempertahankan pernikahan ini. Dan entah mengapa kakakku menyetujuinya. Dan disinilah aku sekarang. Terjebak dengan kehidupan ini. Diatas kertas, Jason memang suamiku. Tapi dalam kehidupan nyata, aku hanya dianggap pembantu olehnya " Anna mengakhiri ceritanya.
" Ya, aku tahu. Dia sangat kejam. Bagaimana bisa dia membawa perempuan lain kerumah saat istrinya berada dirumah? Maksudku, kalau dia memang ingin mempertahankan pernikahannya tidak seharusnya dia berbuat hal bodoh seperti itu. Dan pelakor genit itu juga sangat menyebalkan. Bisa-bisanya dia menindas Nyonya rumah. Astaga Anna, kalau aku jadi kau, aku akan langsung menendangnya keluar dari rumah ini dan mengikat suamiku agar dia tidak tergoda perempuan seperti itu " kata Maya berapi- api.
" Yang aku herankan, kenapa selalu kakakmu yang membuat persetujuan? Bukankah ini hidupmu? Kenapa kakakmu yang mengaturnya? " tanya Karen
" Karen benar, Anna. Dia memang kakakmu, tapi dia tidak boleh terlalu jauh mengaturmu " tambah Maya.
" Dulu aku juga menganggapnya demikian. Tapi kemudian, aku tahu kalau kakakku hanya ingin yang terbaik bagiku. Kalau saja waktu itu dia tidak memaksa Jason menikahiku, lalu bagaimana nasibku? Apa aku harus menggugurkan kandunganku saat itu ? Dan saat dia menyetujui permintaan Jason untuk mempertahankan pernikahan kami, dia hanya memikirkan kehidupan kami. Aku tahu dia tidak ingin aku dan Joanna hidup di jalanan atau hal menyedihkan lainnya. Dia hanya ingin kami bahagia " bela Anna.
" Tapi nyatanya, kau tidak bahagia, Anna. Suamimu bahkan membawa perempuan lain ke rumahmu. Dia berselingkuh di depanmu. Dan kau bahkan tidak punya kekuataan apapun untuk membantahnya " tegur Karen.
Anna mengangguk.
" Aku tahu. Aku tidak bahagia. Jason bertindak seenaknya sendiri. Aku hanya berharap ini tidak akan lama "
" Maksudmu ? Kau hanya akan berdoa agar suamimu kembali ke pelukanmu, begitu ? " cecar Maya.
" Tidak, Maya. Bukan seperti itu. Aku tidak pernah menginginkan Jason "
" Apa ?? " tanya Maya dan Karen hampir bersamaan.
" Aku dan Jason tidak pernah saling mencintai. Kurasa alasan dia mempertahankan pernikahan hanya karena merasa iba dengan kehidupan kami selanjutnya. Meski dia tidak pernah mengatakannya. Tapi mungkin jauh di lubuk hatinya, dia tidak tega melihat aku dan Joanna kelaparan "
" Kau harus bertindak, Anna. Kami akan membantumu "
Anna menatap kedua sahabatnya.
" Saat ini yang aku inginkan hanya bisa lulus sekolah dan mencari pekerjaan, selanjutnya aku akan menggugat cerai Jason "
" Dan kamu akan membiarkan pelakor itu menang? Pada akhirnya, ia akan menikmati harta suamimu. Lalu kau dan anakmu? Pikirkan nasib anakmu Anna "
" Kali ini aku setuju pendapat Maya. Kau harus memikirkan Joanna. Jika pelakor itu berhasil menyingkirkan kalian, kurasa ia tidak akan membiarkan sesuilpun harta suamimu kalian nikmati. Mengingat betapa culasnya ia padamu tadi. Kau harus bertindak, Anna " Karen menasehati.
" Bukankah tindakan ku sudah tepat? Aku hanya harus lulus sekolah dan mencari pekerjaan layak "
" Memangnya kau pikir mencari pekerjaan itu lebih mudah dari pada mencari jarum di tumpukan jerami? Itu tidak mudah, Anna. Aku takut, sebelum kau bisa mendapatkannya, pelakor itu sudah berkuasa di rumah ini " Maya merasa sangsi.
" Benar. Meski kelulusan tinggal menunggu hari, tapi dunia setelah lulus itu adalah tantangan selanjutnya. Lagipula, kau harus mengumpulkan uang dulu, bukan? Untuk sewa rumah, kebutuhan Joanna. Itu tidak sedikit " tambah Karen.
" Kecuali kau merampok bank,menjadi pengedar barang terlarang atau menjual diri,itu akan terselesaikan " Maya menyela seenaknya, membuat Karen dan Anna langsung menoleh padanya.
" Apa? Aku benar bukan? Tapi bukan berarti aku menyuruhmu melakukan hal seperti itu. Come on, girls, aku bukan iblis yang suka membujuk " Maya langsung membela diri.
Anna dan Karen tertawa kecil.
" Lalu menurut kalian apa yang sebaiknyaharus kulakukan ? "
Maya langsung mendekat dan berbisik kecil.
" Kalau menurutku, kau harus membalas dendam. Buat Jason mencintaimu, setelah tujuanmu tercapai, campakkan dia. Buat dia patah hati "
Anna terkikik.
" Aku? Membuat Jason mencintaiku? Aku bahkan bukan tipenya sama sekali. Lagipula, kurasa itu terlalu ekstrim. Jason bisa mendapatkan perempuan manapun yang dia suka " tolak Anna.
" Setidaknya kau harus bisa menyingkirkan perempuan itu. Dan untuk menyingkirkannya, kau harus membuat Jason memperhatikanmu " saran Karen.
" Ayolah, Anna, kau pasti bisa melakukannya. Hanya membuat dia memperhatikanmu, tidak lebih. Kalau dia nanti jatuh cinta padamu, terserah kau mau menerimanya atau mencampakkannya " bujuk Karen. Maya ikut menatap Anna dengan gaya memelas, seolah memohon agar Anna mengikuti rencana mereka.
" Aku tidak yakin bisa membuat dia memperhatikanku, tapi aku akan berusaha, paling tidak agar dia memperhatikan dan menyayangi Joanna "