Anna&Justin- Cinta Di Musim Panas

Anna&Justin- Cinta Di Musim Panas
Ternyata


"kau yakin akan kesana sendirian?" tanya Roger pada Anna saat mereka bertiga berjalan pulang menyusuri koridor sekolah.


"tentu saja "


"kalau kau takut,kau bisa mengajak Drew"


"tidak perlu,yang sedang mencari kerja kan aku,bukan Drew" sanggah Anna.


"Anna bukan seperti gadis lain,Roger,dia lebih takut tidak punya uang daripada bertemu penjahat" tambah Drew yang segera disusul dengan tawa kedua sahabatnya.


*****


Anna berdiri di depan sebuah rumah berlantai dua dengan tembok yang di cat putih. Anna memencet bel rumah itu dan keluarlah seorang ibu-ibu berusia sekitar 45 tahunan,rambutnya coklat, wajahnya cantik dan tampaknya juga sangat ramah.


" Hello. Saya Anna. Saya dengar rumah ini membutuhkan seorang pengasuh" Anna langsung memperkenalkan diri.


" bagaimana kau bisa tahu?" dia balik bertanya.


"aku menemukan lowongan pekerjaan ini di papan pengumuman sekolahku"


"ok,masuklah" ia membuka pintu,mempersilahkan Anna masuk.


"duduklah" katanya. Annapun duduk.


" siapa namamu tadi?"


"Anna. Marrie-Ann Rose"


Wanita itu mengamati Anna


" Aku Olivia. kau bilang kau mendapatkan lowongan ini di sekolahmu? dimana kau bersekolah"


Anna menyebutkan nama sekolahnya. Olivia mengangguk.


"pasti anak pertamaku yang menempelnya"


"putra Anda juga bersekolah disana?"tanya Anna tak percaya.


"kamu tidak mengenalnya?menurutnya dia termasuk populer disana.. tapi itu juga menurutnya" kata Olivia dengan tersenyum.


Annapun ikut tersenyum.


"kalau memang populer seharusnya aku juga mengenalnya. boleh aku tahu namanya,Nyonya?"


"namanya... " belum selesai Olivia berbicara,datanglah seorang anak laki-laki berusia sekitar 5tahun dengan rambutnya yang coklat,sama seperti Olivia. Anna pikir,itu adalah anak laki-laki yang harus ia jaga selama musim panas ini.


"sudah kubilang aku hanya mau Olga!!!aku tidak mau dia" katanya keras sambil menunjuk Anna.


"Sudahlah Josh,Mommy sudah bilang, Olga harus mengunjungi keluarganya selama liburan musim panas ini. Anna akan menemanimu karenanya,hanya selama dia pergi"


Olivia membujuknya.


"Tidak!tidak!aku hanya mau OLga" teriak anak laki-laki bernama Josh itu. Ia kemudian berlari ke lantai 2.


" Dasar anak-anak. Maafkan dia,Anna. Dia anak bungsuku,namanya Joshua,biasa dipanggil JOsh. umurnya baru 5 tahun. Karena kesibukan kami berdua dan juga jarak usia yang cukup jauh dengan kakaknya,dia menjadi begitu manja.Selama ini dia sangat dekat dengan Olga,pengasuhnya. Sayang,liburan musim panas ini,Olga harus mengunjungi keluarganya" ungkap Olivia.


"walaupun terlihat nakal,tetapi sebenarnya Josh anak yang baik. Aku harap kamu bisa berteman dengannya"


"Jadi,saya diterima?"tanya Anna.


"tentu saja,aku percaya kamu anak baik dan bisa berteman dengan Josh, lagipula kamu satu sekolahan dengan anakku"jelas Olivia.


Anna mengangguk senang.Akhirnya,ia mendapatkan pekerjaan untuk mengisi liburan musim panasnya.


Deru mobil terdengar, Olivia melihat ke halaman,tampak sebuah mobil memasuki halaman rumahnya.


"itu pasti Justin"kata Olivia.


Anna menatap Olivia tidak percaya


"Just..Justin? maksud Anda Justin Wilderman?"


"tentu saja,mengapa begitu kaget?namaku Olivia Wilderman,suamiku Jonathan Wilderman, jadi sudah pasti Justin dan Joshua Wilderman anak kami kan?" katanya sambil tersenyum tanpa memperhatikan raut muka Anna yang pias.


Justin memasuki rumah sambil bersiul. Olivia memanggilnya. Justinpun menghampiri mereka.Ia tak melihat Anna yang kebetulan duduk di sofa menghadap ke arah berlawanan.


"ada apa,Mom?" tanyanya.


"Mommy sudah dapat pengganti sementara Olga"


"lalu? kenapa begitu senang sekali?"


"karena kalian satu sekolah" katanya dengan mata berbinar. Justin menaikkan alisnya.


"Hay..Jus..tin.." Anna membalikkan badannya dan menyapa Justin dengan kaku. Justin tertawa tertahan


"An..Anna?"


"kalian berbincanglah,aku akan ke kamar Josh" titah Olivia


"saya rasa tidak perlu Nyonya karena saya harus pulang " tolak Anna dengan halus.


"lagipula kami sudah sering bertemu di sekolah" tambah Justin.


"baiklah.Kalau begitu kamu harus mengantarnya sampai gerbang,Justin"


"saya bisa sendiri,Nyonya"


"ayolah,jangan malu-malu.Lagipula itu sudah tugas Justin sebagai tuan rumah" kata Olivia sambil beranjak.


****


"Jadi,ini rumahmu?" tanya Anna dengan takut.


"Bukan. ini rumah orangtuaku" jawab Justin ketus.


"eh,maksudku juga begitu" ralat Anna.


"aku tidak menyangka kamu yang mendapatkan pekerjaan ini"


"jadi kamu menempelkannya untuk orang lain?"


"aku? menempelnya?"


"bukannya begitu? tadi Nyonya Olivia,eh,maksudku ibumu bilang kalau anaknya yang menempelkan lowongan pekerjaan ini disekolah kita. Mustahil kan Josh yang menempelkannya? kecuali kalau kamu punya kakak lain"


"hei..kamu berbicara apa?"


"jadi memang kamu kan?"


"iya,memang aku yang menempelkannya"


"terimakasih"


"untuk apa?"


"untuk menempelkannya di papan pengumuman sekolah,dengan begitu aku tidak lagi pusing mencari pekerjaan"


Justin jadi salah tingkah.


****


Selepas mengantar Anna,Justin langsung naik ke kamarnya dan membuka gawainya,ada sebuah pesan disana, dari Olga


[Apa temanmu sudah datang,Tuan?]


[sudah Olga,dan Mom juga sudah menerimanya]


[baguslah,semoga Josh cepat berteman dengannya]


[aku harap juga begitu.terimakasih Olga]


[aku yang harusnya berterimakasih..untuk tiket dan liburannya 😊]