
Hari ini adalah acara syukuran 4 bulan kehamilan Bulan. Acara tersebut di selenggarakan di rumah milik Ayah Bellamy mereka mengundang para tetangga, kolega bisnis, karyawan kantor dan juga anak yatim piatu.
Selesai acara mereka berkumpul di ruang keluarga
"Gue heran Lo yang hamil tapi kok A Darren. yang mual sih Bul?" tanya Bebel
"Itu namanya kehamilan simpatik. Biasanya bukan cuman suami yang bisa ngerasain bahkan orang-orang terdekat s ibu hamil juga bisa ngalamin" jelas Bulan
"Enak ya jadi ibu hamil di perhatiin, di manjain, di sayangin mulu" kata Bebel
"Makannya bilang sama calon adik ipar Aa jangan tugas jaga negara mulu cepet nikah tar keburu tua lagi" ledek Darren
"Biarin lah, kalo gak ada dia sama pasukannya negara kita ini gak akan aman" bela Bebel
(fyi calon suami Bellamy adalah seorang Tentara bahkan berpangkat jenderal di usianya yang masih terbilang muda)
Beberapa bulan pun berlalu, dan Bulan berhasil melewati masa-masa morning sickness nya dan sekarang kandungannya sudah memasuki usia 8 bulan
Tidak ada yang lebih menegangkan untuk seorang wanita selain menunggu kelahiran buah hati mereka. Mereka bahkan akan mempertaruhkan nyawanya demi melahirkan anak mereka ke dunia. Oleh sebab itu banyak wanita hamil yang stres di masa terakhir kehamilan mereka, ruang gerak mereka bahkan terbatas karena perut yang semakin membesar bahkan untuk mendapatkan tidur yang nyaman pun sudah sulit mereka dapatkan
Tak terkecuali Bulan, dia terkadang terlihat murung dan banyak melamun di usia kehamilannya yang semakin besar. Sebab itu Darren menjadi semakin perhatian, semua permintaan Bulan akan di turutinya.
Darren bukan takut anaknya akan ileran tapi semata-mata agar Bulan dapat menikmati masa-masa kehamilannya dengan baik. Dia memilih untuk membahagiakan Bulan di masa kehamilannya yang sudah mendekati kelahiran, agar kelak saat melahirkan Bulan tidak stres
Bahkan 3 hari yang lalu Bulan dan Darren baru melakukan maternity shoot bersama dengan Ayah dan juga Bellamy.
Selama hamil Bulan selalu menjadi pusat perhatian di manapun, dia selalu mendapatkan kasih sayang yang berlimpah.
Darren dan Bulan memutuskan untuk tinggal di rumah Ayah Darren saat mendekati hari kelahiran.
"Bul kok peut Lo menyon sih?" tanya Bellamy yang sedang mengelus perut Bulan
"Wah ngajak ribut dia sama aunty nya sendiri, awas kalo lahir gue karungin dia" canda Bellamy
Selama sebulan terakhir ini Bellamy dan Darren sering bergantian untuk mengajak Bulan jalan-jalan bahkan hanya sekedar ke taman agar kandungannya sehat dan Bulan pun tidak merasa bosan.
"Aaawwwww" jerit Bulan
Darren, Bellamy dan Ayah yang kala itu sedang berkumpul di taman terkejut karena Bulan yang tiba-tiba menjerit. Mereka panik dan langsung mendekati Bulan
"Kamu kenapa sayang? Mau lahiran ya?" tanya Ayah
"Bulan gak apa-apa Ayah, cuman barusan baby nya nendang perut aku keras banget makanya aku teriak" jawab Bulan
Beberapa menit kemudian Bulan merasakan kontraksi yang lebih dahsyat lagi dari sebelumnya. Mereka yang khawatir akhirnya membawa Bulan pergi ke RS dan persiapan perlengkapan bayi mereka dibawa oleh Bellamy
Setelah sampai di RS mereka langsung memasuki ruang bersalin. Darren masuk menemani Bulan sedangkan Bellamy dan Ayah menunggu di ruang tunggu dekat ruang bersalin.
Saat ini Bulan sudah berbaring di atas ranjang besi dan di bantu oleh seorang dokter untuk mengatur nafasnya.
Untuk pertama kalinya Darren melihat istrinya yang begitu cerita menjadi tidak berdaya menahan sakit.
Setelah menarik nafas dan beberapa kali mengejan akhirnya terdengar suara tangisan bayi mengisi ruangan bersalin.
2 orang bayi telah lahir ke dunia, seorang bayi perempuan dan seorang bayi laki-laki yang kelak akan mengisi hari-hari Bulan dan Darren
Semua orang sangat bahagia karena bayi kembar tersebut lahir dengan selamat.
Setelah di bersihkan dan di adzani kedua bayi itu di tidurkan diatas box khusus bayi. Masing-masing box itu bertuliskan nama-nama sang bayi
Bayi perempuan diberi na Zoya Odelia Ladisyahari Xavier sedangkan si bayi laki-laki diberi nama Vincent Ryanendra Xavier