Rembulan

Rembulan
Once Upon A Time


Bulan bisa mendengar suara helaan nafas panjang di tempat tidur yang ada di bawahnya. Ia tahu kalau Juno belum tidur padahal sudah hampir jam dua belas malam.


“Belum tidur A?” ia melongok ke tempat tidur extension yang ada di bawahnya.


“Hmmm…” jawab Juno, ia tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas karena lampu sudah dipadamkan, samar-sama ia bisa melihat muka suaminya.


“Besok penerbangan jam berapa?” tanya Bulan lambat, sambil telungkup menatap Juno.


“Jam 9” matanya terlihat terbuka, kemudian melihat ke arah Bulan.


“Hmm jadi di Bandara musti udah dari jam delapan, dari sini ke Bandara biasanya cukup satu jam kalau pagi-pagi sih, tapi mendingan berangkat paling lambat jam setengah tujuh, khawatir macet pas daerah Kuningan”


“Tapi kalau sebelum jam tujuh sih kayanya lancar” jelas Bulan, Juno hanya mengangguk.


“Kenapa kaya yang banyak pikiran” tanya Bulan lagi.


“Kamar baru biasanya aku suka susah tidur… suasana baru”


“Tidur sama perempuan tapi gak bisa diapa-apain… soalnya perempuannya stress takut unboxing” jelas Juno sambil tersenyum.


“Aa mah gimana sih… aku tuh bukan apa-apa… ini lukanya masih basah… kata dokter gak boleh keramas dulu sampai lukanya kering… gara-gara kejeduk kemarin sama Aa jadi basah lagi asalnya udah kering” Bulan cemberut sambil memegang luka di pelipisnya terasa masih senud-senud.


“Iyaaa gak apa-apa, asal jangan deket-deket aja. Kalau terlalu dekat bahaya, nanti aku gak bisa menahan diri” jelas Juno.


“Memangnya laki-laki bisa langsung turn on kalau dekat sama perempuan” tanya Bulan dengan penuh keingin tahuan.


“Ya kalau laki-laki normal sih wajarnya seperti itu”


“Meskipun gak ada perasaan cinta?” tanya Bulan


“Memangnya laki-laki yang suka memakai jasa perempuan sewaan itu pakai cinta… enggaklah mereka pakai napsu”


“Hawa napsu itu membuat orang bisa melupakan segala hal termasuk norma dan aturan” suara Juno terdengar sedih.


“Hadeuuuuh ini mah sedih sama mantan yang lupa sama norma dan aturan”


“Aku tuh suka heran sama orang yang bisa melakukan itu diluar dari pernikahan, coba yah A bayangin… aku tuh dipegang sama Aa aja gelinya minta ampun, ini mah mereka sampai melakukan itu, gak geli emang dipegang-pegang gitu… kan kayanya gimana yah...hihihi geli aja bayanginnya” Bulan langsung duduk di tempat tidur sambil memperagakan orang yang dipegang-pegang badannya.


“Kamu diem jangan banyak gaya seperti itu, nanti aku bisa-bisa naik ke atas mau nanggung akibatnya” ucap Juno kesal. Bulang langsung berbaring kembali dengan patuh.


“Artinya dulu Pak Kevin dan Kak Inne udah kenalan lama dong sampai bisa pegang-pegangan gitu sampai kesitu”


“Kamu tuh bisa diam gak sih... berisik” ucap Juno kesal, mendengar ucapan Bulan membuatnya menjadi kesal.


“Heheheh maap… aku tuh stupid yah, malah bikin reka adegan dari mantan”.


“Hmmm kalau Benny susah tidur aku suka bikin dongeng buat dia” jelas Bulan.


“Aku bukan anak kecil yang dikasih dongeng kalau susah tidur”


“Aku tuh laki-laki dewasa kalau susah tidur kamu musti nidurin aku, dijamin aku bisa langsung tidur nyenyak” Juno tersenyum senang membayangkannya.


“A… aku benaran masih merasa takut kalau untuk sampai kesana, kalau Aa mau sih yah aku bisa maksain, tapi kalau boleh memilih aku belum siap untuk sampai ke making love” suara Bulan terdengar lirih.


“Iya aku bilang kan tadi gak apa-apa, aku gak masalah”


“Ya sudah kamu cerita aja sekarang, asal jangan ngomongin yang aneh-aneh lagi” akhirnya Juno mengalah untuk mendengarkan cerita Bulan.


“Heheheheh ok siap… kalau aku disuruh cerita aku mau daripada musti geli-gelian sama Aa”


“Hmmm… mau cerita apa? Aku biasanya cerita pake Bahasa Inggris sama Benny biar ngelatih bahasa inggris dia sama latihan aku ngomong”


“Ok boleh cerita pake bahasa enggres saja”


“Tapi musti betul grammarnya…” ejek Juno.


“Dongeng mah gak usah pakai grammar yang penting ngerti, kalau mikirin grammar gak akan bisa-bisa ngomong. Kita tuh orang Indonesia udah belajar bahasa enggres dari SD 6 tahun ditambah SMP dan SMA 6 tahun jadi total sudah dua belas tahun”


“Tapi kalau ditanya can you speak english pasti jawabnya little-little I can melulu” keluh Bulan.


“Ya sudah sekarang kamu latihan ngomong bahasa enggres gak mikirin grammar deh gak apa-apa asal jangan ceramah melulu”


“Dari tadi kamu tuh ceramah terus” keluh Juno.


“Ok aku mulai yah ceritanya nanti kalau ada kesalahan kata silahkan dikomentari”


“Eh aku tuh kalau ngedongengin Benny tidur sambil diusapin gini nih dahinya, biar dia ngantuk”


Bulan mengulurkan tangannya dan mengusap-usap dahi Juno yang langsung memejamkan matanya, terasa tangan Bulan lembut mengusap dahinya dan rambut poninya, ia mulai merasa tenang.


“Once upon the time,, there was a kingdom ruled by a handsome prince. The Prince lived in the palace with his mother and sister. The Prince was forced to live in the castle because the King chose to live in another more enormous and luxurious palace. Do you know what the Prince's name is? Yes, that Prince is called Prince Juno”


Juno mengerutkan dahinya,


“Ini apa-apaan kok ceritanya malah ngomongin aku” ucapnya kesal.


“Terusin gak nih?” Bulan merajuk.


“Ya sudah terusin...tapi yang bener ceritanya jangan dibuat-buat” sambungnya.


“Banyak protes..beudd”


“The Prince was actually a kind and loving person, but having to lead the Kingdom when he was young resulted in his harsh and often angry attitude.”  Juno langsung menatap Bulan kesal.


“Perasaan aku biasa aja deh… suka dilebih-lebihkan” tapi Bulan tidak peduli sambil terus bercerita.


“When the Prince is angry, he likes to slam the door and scream. The whole palace was very afraid of the Prince. His screams were so loud that they could be heard from one end of the castle to the other. But because he is a prince who likes to work hard and cares for his people and Kingdom, they don't care about his bad attitude”.


"Only to one person, the Prince was never angry and shouted, namely to a woman from a neighboring kingdom who was very... very beautiful. The princess is named Putri Ingga…. qiqiqiqiqiiq” Bulan tertawa terkikik sambil bercerita. Juno mendengus kesal, tapi sudah malas untuk kembali protes.


“The princess is very famous; some princes and kings wanted to marry her as a wife. But the princess only likes Prince Juno. I don't know what made the princess really like Prince Juno, maybe because of Prince Juno's ability to make people afraid. Still, only for the princess, the Prince never got angry or shouted.”


“Lebay… biasa aja kalee” sambung Juno. Bulan membekap mulut Juno supaya diam tidak protes terus. Idenya sedang dirasakan cemerlang.


“They continued to be together for years until one day, the Prince had to leave the Kingdom to lead an army to joining the war so that no one would take his Kingdom's territory. With a heavy heart, the Prince had to leave the princess  that he loved so much. He promised to return to ask for the princess to be his wife after returning to war”.


“For months the Prince went to war; he kept remembering the princess he loved so much. He felt sure that the princess would never forget him”.


Juno kembali mendengus mendengar cerita Bulan.


“Until finally, the Princesuccesfullywin the war. He managed to reclaim the territory of his Kingdom, and he even got additional regions as proof of his greatness. The Prince came home full of pride. He has proven that he is capable to become a King” .


“The Prince came to the princess's Kingdom to ask the princess to become the Queen of her Kingdom when he was about to be crowned as a King. But how disappointed the Prince was when he met the princess.”


“It turned out that the princess had another lover. The princess had betrayed her love. He has been in a relationship with a handsome knight who became a Lord in his father's Kingdom.”


“Udah tidur A…” tanya Bulan perlahan, kalau sudah tidur ia tidak akan meneruskan ceritanya.


“Belum… biarpun ceritanya tidak menarik tapi lumayan buat kamu latihan ngomong bahasa enggres seperti dongeng dari google translate” Bulan jadi tersenyum malu mendengarnya, nanggung malu ia teruskan lagi akhirnya.


“Apparently, the princess could not stand apart from the Prince for long. He needs someone who will always adore her and accompany her.”


“The Prince's heart was broken; his hopes of being able to make the princess the Queen of his Kingdom had vanished. He returned home to his Kingdom with a broken heart. The first time he came back to his Kingdom that was heard was a very long scream, which startled everyone in the Kingdom.”


“The Queen felt very sad about the Prince's condition because the Prince became quiet and no longer spoke since then. He became a fierce and evil person. Be a heartless person and make people afraid to be close to him.”


Bulan perlahan menatap Juno yang sudah menutup matanya, akhirnya laki-laki itu sudah tertidur. Perlahan terdengar dengkuran yang halus. Waktu sudah menunjukkan jam satu lebih, mata Bulan sudah mengantuk, tapi ia tidak bisa bergerak. Tangannya didekap oleh Juno akhirnya ia memutuskan untuk tidur sambil telungkup.


Malam ini adalah malam pertama yang mereka habiskan berdua dengan penuh rasa keterbukaan dan rasa saling memiliki, kalau begini terus Bulan merasa yakin hatinya akan semakin merasa pasti untuk melabuhkan semua harapannya dimasa depan dengan laki-laki yang senang untuk berteriak.


############################


Kerja Rodi Part 4


Saya kasih terjemahannya biar tidak menjerit. Jangan protes soal grammar saya payah dalam bahasa Inggris.


Pangeran Juno


Zaman dahulu kala, ada suatu kerajaan yang dipimpin oleh seorang pangeran yang tampan. Pangeran itu tinggal di istana bersama ibu dan adiknya. Pangeran terpaksa harus tinggal di istana hanya bertiga karena sang Raja memilih pergi tinggal di istana lain yang lebih besar dan mewah. Apakah kamu tahu siapa nama Pangeran itu. Ya betul pangeran itu bernama Pangeran Juno


Pangeran itu sebetulnya adalah orang yang baik dan penyayang, tapi karena harus memimpin kerajaan disaat dia masih muda mengakibatkan sikapnya menjadi keras dan sering marah.


Kalau pangeran marah dia suka membanting pintu dan berteriak. Seisi istana sangat takut pada pangeran. Teriakannya sangat keras bisa terdengar dari ujung istana ke ujung istana yang lain. Tapi karena ia adalah pangeran yang suka bekerja keras dan memperhatikan rakyat dan kerajaannya mereka tidak memperdulikan sikapnya yang buruk.


Hanya kepada satu orang pangeran tidak pernah marah dan berteriak, yaitu kepada kekasih hatinya putri dari kerajaan tetangga yang sangat sangat cantik. Putri itu bernama Putri Ingga


Putri itu disukai oleh banyak orang, ada banyak pangeran dan raja-raja yang ingin mempersuntingnya menjadi istri. Tapi sang putri hanya menyukai pangeran Juno. Entah apa yang menjadikan putri sangat menyukai pangeran Juno, mungkin karena kemampuan pangeran juno yang bisa membuat orang takut tapi hanya pada sang putri, pangeran itu tidak pernah marah ataupun berteriak.


Mereka terus bersama selama bertahun-tahun, hingga suatu saat Pangeran harus pergi meninggalkan kerajaan untuk memimpin pasukan perang, agar wilayah kerajaannya tidak ada yang mengambil. Dengan berat hati pangeran harus meninggalkan sang putri yang sangat ia cintai. Ia berjanji pada kembali ke istana untuk meminang sang putri menjadi istrinya setelah kembali berperang.


Selama berbulan-bulan sang pangeran pergi berperang, selama berperang ia terus mengingat sang putri yang sangat ia cintai. Ia merasa yakin kalau sang putri akan selalu mengingatnya kembali.


Hingga akhirnya sang pangeran berhasil memenangkan peperangan. Wilayah kerajaannya berhasil ia rebut kembali, bahkan ia mendapatkan wilayah tambahan sebagai bukti kehebatannya. Sang pangeran pulang dengan penuh kebanggaan. Ia telah membuktikan bahwa dia telah sanggup untuk menjadi seorang Raja.


Sang Pangeran datang ke kerajaan sang putri untuk meminang sang putri untuk menjadi Ratu di kerajaannnya saat ia akan dinobatkan sebagai raja. Tapi betapa kecewanya sang pangeran saat ia datang ke kerajaan sang putri.


Ternyata sang putri telah memiliki kekasih yang lain, sang putri telah mengkhianati cintanya. Ia telah menjalin hubungan dengan kesatria tampang yang menjadi Panglima Perang di Kerajaan ayahnya.


Rupanya sang putri tidak tahan lama-lama berpisah dengan sang pangeran. Ia membutuhkan orang yang selalu memujanya dan menemaninya.


Hati sang pangeran hancur, harapannya untuk bisa menjadikan sang putri sebagai Ratu di Kerajaannya sirna sudah. Ia kembali pulang ke kerajaannya dengan hati hancur berkeping-keping. Saat pertama ia datang kembali ke kerajaannya yang terdengar adalah teriakan yang sangat panjang, yang mengagetkan semua orang di kerajaan itu.


Sang Ratu merasa sangat sedih dengan kondisi sang pangeran, karena sejak saat itu sang pangeran menjadi pendiam dan tidak lagi berbicara. Ia menjadi seorang yang sangat kejam dan jahat. menjadi orang yang tidak berperasaaan dan membuat orang takut untuk berdekatan dengannya.


Ceritanya nanti disambung kalau Juno sudah bangun...hehehhehe