
Daddy Rey mengepalkan tangan nya setelah mendengar dan melihat semua bukti yang ada . ia sangat menyesal sekarang karena tak tau apa pun tentang Putri nya di masa lalu , dia asik bersedih dengan kematian Mommy Jen dan tak memperhatikan Putri nya . yang dia pikir Jen sudah ada yang mengurusi yaitu mama Ken yang ia tau begitu baik dan mengganti kan peran mommy nya , tapi ternyata dia salah besar
Bukan hanya dia yang geram pada mama Ken, bahkan semua orang disana sudah ingin mencakar wajah Niken .
" Mama keterlaluan !!! Wanita seperti mu bahkan tak pantas di sebut ibu !! Kau wanita jahat ! Bukan Daddy atau kakak yang akan menjebloskan mu ke penjara , Tapi aku sendiri yang akan melakukan nya , Bahkan untuk di penjara se umur hidup pun itu masih terlalu ringan untuk mu" Teriak Ken yang sudah tak bisa menahan emosi nya . tangan nya di genggam oleh letha dan mengusap lembut lengan Ken berharap bisa meredakan emosi pria yang baru beberapa jam menjadi suami nya itu .
" Ken ! Tenangkan diri mu " Ujar Jennie dia berdiri menenangkan Ken dengan memeluk Pria yang sangat ia sayangi sebagai adik selama ini .
" Kakak , Maaf kan aku !! Maaf untuk apa yang telah di lakukan oleh wanita itu ! Izin kan aku untuk menghukum nya dengan tangan ku sendiri " Ken meneteskan air mata nya dalam pelukan Jennie .
" Bagaimana pun ,dia tetap ibu kandung mu Ken ! Kau tidak bisa melakukan itu , Aku tak ingin kau menjadi anak yang tak berbakti ,biar Daddy yang menghukum nya " Ujar Jen menenangkan Ken walau pun dia merasa marah dengan kebenaran ini tapi dia tetap berusaha untuk berfikir jernih .
" Dad " panggil Jen yang membuat sang Daddy mengalihkan pandangan nya pada Jen " Keputusan ada di tangan Daddy ,apa pun itu aku akan mendukung nya " ujar Jen lagi dan di angguki oleh Daddy Rey
" Sebelum nya maaf , Kalian harus melihat semua ini dari keluarga ku ,tapi bagaimana pun kita sudah menjadi keluarga sekarang , jadi aku tidak ingin ada yang di tutupi lagi dari kalian " Kata Daddy Rey pada papa dan mama derren
" Tidak masalah , Kami yakin kau akan melakukan ke Adilan untuk keluarga mu , dan kami akan selalu mendukung mu " Ujar tuan Admaja sambil menepuk pundak sahabat nya itu
" Baik lah " Daddy Rey merogoh saku untuk mengambil ponsel nya Menghubungi seseorang yang ternyata kepala pelayan dirumah nya dia perintahkan untuk mengemasi barang-barang istri nya dan meninggalkan segala sesuatu yang pernah ia beri . Hanya baju yang akan dia bawa ...
" Rey !!! Apa yang kau lakukan !! Kau mengusir ku hah !!" teriak mama Ken tak terima
" Itu lebih baik untuk mu dari pada kau harus mendekam di penjara . Aku sudah berbaik hati untuk tak memenjarakan diri mu karena telah membunuh istri ku , wanita yang paling aku cintai !! kau juga telah merenggut kebahagiaan putri ku ! Aku melakukan ini hanya karena mengingat jika kau pernah hadir dalam hidup ku selama sepuluh tahun jika saja tidak aku tidak akan membiarkan mu keluar dari jeruji besi " ucap Daddy Rey datar tanpa melihat Niken
" Aku tidak terima semua ini !!" Niken menatap Jen dan Tn Nugraha dengan tatapan tajam " Ini semua gara gara kalian !!! Aku akan membuat perhitungan pada kalian berdua !! " Niken melirik ke arah pisau buah yang berada di atas meja makan ,dengan cepat dia berlari mengambil pisau tersebut dan mengambil nya . lalu dia kembali dan mengarahkan pisau itu pada Jen
" Ini semua karena mu wanita sialan , dari dulu aku tidak pernah menyukai mu ! Kau selalu menghalangi rencana ku ! Aku bahkan selalu gagal untuk melenyap kan mu !! Tapi tidak untuk sekarang ! Kau harus Lenyap saat ini juga !!" teriak Niken membabi buta . Jen masih santai stay di tempat nya ,tapi tidak dengan papa mama derren juga Daddy nya . sedangkan derren hanya menatap Niken datar dan tak bisa di artikan .
Ara dan willi seketika berdiri menghadang di depan Jen .Dalam hati Ken , ia semakin membenci mama nya itu .
" Turun kan pisau mu Niken , Jika kau berani menyakiti putri ku aku sendiri yang akan melenyap kan mu dengan tangan ku sendiri!!" seru Daddy Rey
Niken yang mendengar itu pun tertawa terbahak bahak.
" Hidup mu bahkan sudah tak lama lagi ,tapi kau berani bicara seperti itu pada ku !!" ujar Niken sarkas .yang membuat Jen membulatkan mata nya
" Apa maksud mu ?" Tanya Jen dingin dengan tatapan yang mematikan
" Hahaha ... Ya Hidup lelaki itu tidak akan lama lagi karena beberapa bulan ini aku telah meracuni nya , Dan dia akan Tewas perlahan " Ujar Niken enteng dan sarkas yang membuat Jen semakin geram, Dan itu berhasil membuat semua orang sangat shock dan terkejut apa lagi Rey yang tidak pernah menyangka akan hal ini . pantas saja tubuh nya beberapa bulan ini tidak seperti sebelum nya . Dia merasa sering pusing dan lelah tapi dia tidak pernah mengatakan pada siapa pun tentang hal itu .
" Berani nya kau !!! Aku tidak Melakukan apa pun pada mu karena aku menyayangi Ken , tapi sekarang !! cih .. Aku akan membunuh mu dengan tangan ku sendiri sebelum kau melenyap kan Daddy ku ,bahkan jika Ken membenci ku Karen melenyap kan ibu nya aku tak peduli " Ujar Jen Penuh penekanan dan tangan nya sudah mengepal menahan emosi nya
" Hahahha ,Coba saja jika kau bisa !!" sarkas Niken
Jen Tersenyum sinis pada nya dia memencet sesuatu di Jam tangan nya . tapi sebelum tahap terakhir derren menghentikan nya
" Sayang !! Tenangkan diri mu , Aku tidak ingin kau mengotori tangan mu dengan melenyap kan nya " kata derren membujuk Jen
" Tapi dia Sudah meracuni Daddy "
" Justru itu !! Kita tak tau jenis racun apa yang di berikan wanita itu ,jika kau membunuh nya kita tidak akan bisa menemukan penawar nya !!" jelas derren
" Aku bisa melakukan nya !!" Jen memencet tombol Di jam tangan nya . dan mengarahkan nya pada Niken seketika wanita itu jatuh tak sadarkan diri .
"Jen !! Apa yang kau lakukan !!" Seru Derren dia tidak ingin istri nya membunuh orang di hadapan orang tua nya ,itu tidak baik pikir nya
" dia tidak akan mati!! Mungkin hanya akan gila, Ini pantas untuk nya " kata Jen dingin " Daddy tak perlu khawatir , aku sendiri yang akan membuat Daddy terbebas dari racun itu " lalu ia pergi ke kamar nya sudah cukup banyak yang ia lalui hari ini pikir nya ." Ara !!kak Willi kembali lah ke kamar kalian , lenyap kan bukti bukti itu , sekarang sudah tidak ada guna nya lagi ,karena wanita itu akan gila se umur hidup nya " kata nya menghentikan langkah nya di anak tangga pertama sebelum benar-benar hilang dari pandangan mereka
Semua orang yang berada di sana Bingung di buat nya . Ken !! Tidak ada yang di ucap kan oleh pria itu dia begitu shock dengan apa yang terjadi akibat ulah mama nya .
" Ken , Maaf kan Jennie ! " kata derren kemudian
" Pa ,Ma jangan benci Jen Karena hal ini" kata derren pada ke dua orang tua nya
" Tidak nak !! Mana mungkin kami membenci nya .. Bahkan mama sejak tadi sudah ingin menguliti wanita itu,Berani nya dia membunuh sahabat kesayangan mama " ujar mama Anita marah bagaimana pun mommy Jen adalah sahabat baik nya semasa kuliah hingga mereka sepakat menjodohkan anak anak mereka nanti . tapi belum sempat hal itu ter wujud Mommy Jen sudah pergi lebih dulu dengan cara yang tak terduga .
" Sudah benar apa yang di lakukan oleh Jen , lebih baik kau menenangkan nya nanti sekarang biarkan dia sendiri dulu ,mungkin dia begitu shock mengetahui fakta dari kematian ibu nya " Ujar papa derren " Rey , tenang kan diri mu ,percaya lah pada putri mu dia akan menemukan penawar untuk mu " Sambung nya menenangkan Sahabat nya yang tak lain adalah Daddy Jen
" Papa benar !!Daddy tenang saja dan ber istirahat lah "
Saat Ara akan pamit ke kamar nya , derren menghentikan nya
" Ra , Sebenarnya apa yang di lakukan Jen pada Mama Ken ?" tanya Derren penasaran
" Itu Obat penemuan nya , Yang ia kemas dalam jarum kecil yang tersimpan di dalam jam tangan nya , tak akan ada yang bisa menyembuhkan nya jika sudah begitu ,Bahkan Jen sendiri belum menemukan obat penawar nya " Jelas Ara
" Bagaimana dia melakukan nya !! " Derren memijit pelipis nya
" Besok pagi Dia akan sadar ,aku akan menyuruh seseorang memindahkan nya ke markas , Takut dia akan mengamuk dan memberontak " ujar Ara dengan cepat ia mengirim pesan pada orang kepercayaan nya untuk membawa mama Ken ke markas Black Devils.
Menurut Ara ini adalah hukuman paling ringan untuk wanita yang bahkan sudah melenyapkan ibu kandung Jen dan sudah banyak membuat masalah.
" Sebentar lagi akan ada orang kesini untuk membawa nya , Aku permisi dulu Tuan muda ! Mari Om , Tante , Om Rey ! " Pamit Ara pada mereka
" Aku juga pamit , Om ,Tante ! ren kau harus bisa menenangkan diri mu ,yang di lakukan Ella sudah benar , Ibu nya di bunuh , Ayah nya di racuni , hidup nya menderita selama ini , Itu bahkan masih terlalu ringan untuk pelaku semua itu . jangan menyalahkan nya " Willi menepuk pundak derren , sebagai sahabat di mengerti perasaan derren tapi apa yang bisa di lakukan selain menghibur sahabat nya itu .
Bukan maksud derren menyalahkan tindakan Jen , Juga menurut nya jika dia yang berada di posisi Jen akan melakukan hal lebih dari itu , Tapi tidak di depan orang tua ,begitu lah pemikiran derren . tapi mendengar jika orang tua nya tak masalah dengan hal itu maka dia tak mempermasalahkan nya lagi .
tak lama Ada 3 orang pria datang kesana membawa mama Ken dari situ , Tuan Nugraha yang sejak tadi diam menyaksikan menemukan fakta baru tentang Jen yang dia tau jenius tapi sekarang lebih dari itu, Jika dia adalah ayah kandung nya dia tak akan pernah membiarkan nya menderita . terlepas kehilangan tapi seharus nya Rey harus sadar bahwa dia masih punya putri yang cantik dan cerdas dan bukan larut dalam kesedihan nya .
Derren mengantarkan Daddy Rey ke kamar nya. setelah itu dia ke kamar nya sendiri menyusul Jen .papa dan mama nya juga sudah ber istirahat di kamar mereka sendiri . Dilihat nya Jen sudah terlelap dengan damai .
" Maaf !" Derren mengecup kening sang istri Setelah membersihkan diri ia membaringkan tubuh nya di samping Jen .
***
Di kamar Ken
Ken duduk dengan pandangan mata yang kosong di atas tempat tidur .
Letha duduk di sebelah nya mengusap lembut lengan suami nya
" Beby kaymu harus sabar , Jangan menyalahkan kak Jen dalam hal ini , Siapa yang tidak terpukul mengetahui fakta seperti ini , Dia bahkan harus kehilangan kasih sayang seorang ibu di usia nya yang masih butuh perhatian orang tua , Tapi apa yang dia dapat kan ? aku sendiri tidak bisa membayangkan jika berada di posisi nya " ujar letha mencoba memberi pengertian pada Ken agar tak membenci Jennie karena membuat mama nya gila
" Aku tidak akan pernah membenci kakak , aku bahkan lebih menyayangi nya lebih dari wanita itu. Selama ini dia diam bahkan jika di perlakukan dengan kasar pun dia Hanya diam , Aku hanya menyesalkan perbuatan wanita itu . Dulu aku membenci nya karena dia meninggalkan papa dalam keadaan miskin, aku terpaksa ikut dengan nya atas bujukan papa , Aku tidak menyangka demi masuk ke keluarga Sanjaya wanita itu membunuh Mommy kakak Jen dan sekarang apa dia bilang? Dia meracuni Daddy? aku sungguh malu dengan kakak " Ken mengeluarkan keluh kesah nya pada letha , Letha sangat mengerti perasaan suami nya tapi harus bagaimana semua sudah terjadi .
" Dengan membuat nya gila saja itu tidak akan cukup untuk mengobati rasa sakit kakak, Apa yang harus aku lakukan !!" Ken meneteskan air mata nya ,ia benar benar merasa bersalah atas perbuatan mama nya pada keluarga Jen yang sudah sangat baik pada nya selama ini ,bahkan Daddy Rey tak pernah membedakan antara dirinya dan Jen .
" Kita akan minta maaf pada kakak besok Setelah kakak merasa tenang , Lebih baik sekarang kita istirahat " Kata letha dan di angguki oleh Ken .
Hari bahagia nya kini menjadi hari yang paling menyakitkan untuk Ken , Semua rasa yang ia rasakan tak bisa tergambar kan , Rasa marah, Rasa bersalah, Rasa kecewa , Ntah lah .. dia berharap ini semua hanya mimpi ,jika benar ia ingin segera bangun dari mimpi buruk ini,tapi sayang nya ini semua adalah nyata dan dia tak bisa merubah nya lagi , Jen adalah sosok kakak yang selama ini sangat ia sayangi melebihi ibu nya , Jen adalah sosok yang rela mengalah dan berkorban untuk nya , yang rela melakukan apa pun untuk nya agar dia sehat dan bahagia . Sekarang untuk menemui nya saja rasa nya Ken sudah tak punya muka di hadapan kakak nya itu .
**Bersambung
Hai ... Aku udah up 2 episode nih
Jangan lupa like,Komen dan vote yang banyak ya . .. dan dukung terus karya author
Happy reading gays
See you**