MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Episode 48


Selesai mandi dan berganti pakaian dengan piyama tidur nya Derren merebahkan tubuhnya di samping Jen dan memeluk Jen dari belakang menenggelamkan wajahnya di tengkuk leher Jennie. Tidak lama dia pun terlelap karena hari ini dia merasa benar benar lelah berkeliling mencari sang istri yang ternyata sudah berada dirumah .


Pagi hari derren bangun tidak mendapati jennie disampingnya tapi terdengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi ,mungkin dia sedang mandi pikir nya .dan benar saja tak berapa lama Jen keluar sudah rapi sambil mengeringkan rambut nya dengan handuk berjalan ke meja rias .


Derren yang melihat itu langsung berjalan menghampiri sang istri dan memeluk nya dari belakang .


" Sayang ..maaf " lirihnya


"......" hening


" Yank, maafin aku ,aku bener bener gak tau kalau dia kekantor dan melakukan itu ".


"......" hening


" Yank aku tau aku salah karena biarin dia begitu ,maafin aku yank"


" ......" Jen tetap asik merias diri dan tidak memperdulikan derren dalam hati nya dia tertawa puas melihat suaminya begitu ,biar tau rasa ini balasan telah berciuman dengan wanita lain ya walaupun dia tau bukan derren yang memulai tapi tetap saja dia merasakan nya


" Yank ,jawab dong !!! "


Setelah dirasa cukup dengan penampilan nya Jen berdiri melepas tangan derren dan berlalu pergi tanpa menjawab apa pun yang derren katakan ,Jen turun kebawah menemui Varo yang sudah rapi dan wangi ,ia akan mengajak Varo pergi bersama nya mengunjungi yayasan ,sekalian melihat apakah km mobil Varrel sudah di antar apa belum . dia menyerahkan urusan perusahaan pada Ara yang mendapat Omelan panjang kali lebar dari sahabatnya itu .


" Anak bunda udah ganteng aja , Are you ready baby ?" Jen mengambil Varo dari stroller nya .


" Alia , Kamu siap siap ya ikut aku , Aku mau ajak Varo pergi bersama ku "


" Baik nona " Alia langsung bergegas bersiap dan juga tak lupa menyiapkan keperluan Varo .


Setelah Alia naik ke kamar Varo terlihat derren turun sudah dengan pakaian nya yang rapih ,ia melihat Jen sedang duduk di meja makan memangku Varo , juga sudah lengkap dengan keluarga nya .


" Pagi ma ,pa ..." sapa nya duduk disebelah Jen


" Sayang kau makan saja dulu biar Varo bersamaku " Ucapnya biasa seperti tidak terjadi apapun didepan keluarga nya .


" tidak kau saja sarapan lebih dulu ,aku bisa nanti " jawabnya karena Jen tidak mau permasalahan nya dengan derren diketahui mertua nya . cukup mereka saja yang tau . Tapi jelas mama Anita tau karena sebelumnya derren mencari cari Jennie .


Tidak mau berdebat derren pun mengambil piring dan mengisi nya dengan nasi dan lauk nya agak banyak yang membuat orang di meja makan sedikit heran .


" Ren ,apa kamu yakin akan menghabiskan semua itu" tanya mama Anita


Derren hanya tersenyum menanggapi mama nya .


" Sayang buka mulut mu" ujarnya pada jennie sambil menyodorkan sendok yang berisi makanan.


Jen melihat ke arah Mama Nita yang tersenyum dengan tingkah derren .


karena tidak ada pilihan lain Jen membuka mulutnya menerima suapan dari tangan sang suami . mereka makan bergantian hingga makanan dalam piring tersebut habis tak bersisa.


Setelah sarapan Jen tetap mengantar derren kedepan yang hendak berangkat ke kantor .


tapi sampai didepan Jen memasang wajah dingin nya meraih tangan derren dan mencium nya lalu ia pun langsung berlalu masuk tanpa menunggu derren pergi .


Derren yang melihat sang istri masih marah padanya hanya menghela nafas panjang. Ia sudah berencana nanti dia akan pulang cepat dan memberi kejutan Jen .


****


Setelah berpamitan pada mertua nya Jennie pergi ke yayasan melihat anak anak nya bersama Alia dan Varo .


Disisi lain Ara sepanjang hari hanya mengomel saja karena diberi pekerjaan begitu banyak oleh Jen . walau begitu ia tetap mengerjakan pekerjaan nya .


" Kalau begini gimana bisa punya pasangan ,Haih nasib jomblo mah begini nih "keluh nya. .


Gabriel yang saat itu berkunjung ke GA Company dimanfaatkan Ara untuk membantu nya . ntah nasib Gabriel yang sial atau nasib Ara yang beruntung ntah lah . yang jelas Gabriel ke GA Company tadi emang mau menemui sahabat sahabat nya Untuk memberi tau jika Dia akan Menikah bulan depan karena dijodohkan orang tuanya . tapi malah dapat pekerjaan seperti ini dari Ara .sial emang.....


" Nah , kebetulan banget Lo kesini " ujar Ara riang


" Apaan ? " Ara tersenyum penuh arti dan melirik berkas dihadapannya


" Ayo dong briel nih sih jennie gak masuk dan ngelimpahin ini semua ma gue " keluh nya


" CK .. Kasian ,oke deh gue bantuin . Emang si Ariel kemana "


" Tauk dah tu anak ,pagi tadi dia ngabarin kalau gak bisa Dateng dan nyuruh handle perusahaan karena dia akan kesuatu tempat " terang Ara Kembali mengerjakan pekerjaannya dibantu Gabriel .


" Eh Lo tadi mau ngomong apa emg "


" Bulan depan gue mau nikah " katanya santai


" Serius ?" ucap Ara sedih


" Napa Lo , patah hati gue nikah " canda Gabriel


pletok


" issh sakit Ara " Gabriel mengusap keningnya yang mendapat jitakan Ara


" Lagian kalau ngomong suka bener " ujar Ara yang membuat Gabriel melongo


" Seriusan ??"


Bukannya menjawab Ara malah tertawa melihat ekspresi Gabriel yang seperti orang bodoh menurut nya .


" Ya kagak lah , ya kali gue suka ma Lo ,gue cuma sedih aja kenapa gak ada yang mau nikahin gue " ucap Ara mendramatisir


" gak usah pasang muka begituan ,jijay gue liat nya .bukan gak ada yang mau nikahin Lo . Lo nya aja yang gak ada waktu untuk punya pasangan " sergah Gabriel .


" Bodo' ah gue juga lagi happy hidup begini . eh tadi Lo ngomong mau nikah , Nikah ma siapa? "


" Gue dijodohin "


" Serius ,dan Lo mau aja gitu ? "


" Gak ada alasan gue buat nolak Ra , Nyokap gue sakit dan ngancem gue kalo gue gak mau " lesuh nya


" Ya udah yang sabar aja , Gue yakin Lo akan mencintai pasangan Lo nanti dan hidup bahagia seperti Jen sekarang "


" Iya ,gue harap juga begitu "


Mereka melanjutkan pekerjaannya sambil berbincang-bincang jadi tidak terasa jika pekerjaan mereka sudah selesai sebelum makan siang . karena jam makan siang Ara juga harus mitting diluar jadi Gabriel memutuskan untuk kembali ke rumah .


*****


Di Tempat lain William mendapat kabar dari orang suruhan nya bahwa sudah menemukan Gadis kecilnya , Sungguh dia sangat bahagia ...


Diruangan nya dengan cepat dia membuka Dokumen berisikan informasi tentang Ella gadis kecil yang selama ini dia rindukan .


Willi membaca setiap informasi dengan hati hati , betapa terkejutnya dia bahwa selama ini tanpa dia sadari sudah bertemu dengan Ella yang tidak lain Ariella Jennie Sanjaya istri dari Musuh nya itu . Sungguh dia tidak akan sanggup menghancurkan kebahagiaan Gadis yang selama ini ia sayangi .jika dia menganjurkan derren sudah jelas Ella juga akan hancur karena dia tau persis bagaimana Jen sangat mencintai derren .


Perlahan dia membuka satu persatu Foto Jen dari kecil hingga sekarang .


tanpa terasa air mata nya menetes membasahi foto Jen


" Kau tumbuh menjadi wanita yang sangat cantik sayang , Apa yang harus kakak lakukan sekarang , apa kakak harus mengikhlaskan kepergian Alexa dan melupakan semuanya , tolong beri tahu solusi tentang ini Ella , Kakak tidak akan sanggup Menghancurkan kebahagiaan mu dan melihat kau membenci kakak Ella " Gumamnya lirih dia memang mencintai gadis kecil nya itu dan dia juga membenci derren tapi dia tidak ingin menjadi egois menghancurkan kebahagiaan wanita yang di cintai nya hanya demi sebuah balas dendam,mungkin Willi akan memilih mati daripada dibenci oleh Ella gadis kecilnya .


Bersambung


Bonus Babang Varrel nih