
Hotel's GA
" Sayang pinjam sebentar nak handphone nya " kata Jen pada Varo . kini di meja Jen sudah ada Disha dan Gabriel , Radith dan Nada .juga Ara dan William . Dan tak lama ternyata Raka datang bersama Dokter Via . Dokter yang menangani Ken beberapa bulan lalu .
mereka berkumpul Setelah mengucapkan selamat pada pengantin baru Ken dan aletha .
" Should not!!! " Tegas Varo sambil mengalihkan ponsel nya menjauh dari Jen
" Hanya sebentar , bunda hanya ingin lihat apa yang kau lakukan dengan ponsel mu itu "
" Can not !! This is my privacy bunda " tegas nya pada jen
" Astaga !! Privasi kata nya ??" gumam Jen sedangkan yang lain tertawa melihat tingkah lucu balita itu .
" Privasi apa yang kau maksud hm? Kau bahkan masih sekecil ini " ledek Gabriel
" Papa !! I am already big ok !!!" Jawab nya tak suka di bilang masih kecil oleh Gabriel
" Riel siapa yang mengajarkan dia bahasa seperti itu ?" tanya Gabriel pada Jen . Jen hanya mengangkat bahu nya tak tau karena dia memang tak pernah mengajarkan bahasa Inggris pada varo . tapi semenjak pulang dari London sesekali dia akan menjawab dengan bahasa Inggris .
bukan dia tak mau mengajarkan pada anak nya . tapi Jen berfikir anak nya itu masih bayi .bahkan umur nya belum genap 2 tahun jadi belum waktu nya belajar semua itu pikir Jen .
" Varo ? Dari mana kau belajar bahasa Inggris ?" tanya Gabriel penasaran . jika Jen tak tau maka hanya Varo lah yang tau .
" Abang !" jawab nya singkat
walau pandangan nya tak lepas dari ponsel , tapi jika di tanya dia tau dan akan menjawab mendengar Jawaban Varo mereka semua saling pandang
" seriously ?? Abang yang ajar kan ?" tanya derren memastikan
" Iya , saat di London kemaren !!"
Jen dan derren mengerutkan kening nya bingung? kapan ? pikir mereka
Memang disana Varo sering bermain dengan varrel . tapi mereka tau jika itu hanya bermain .jadi kapan varrel mengajarkan bahasa itu .
" Saat akan tidur " kata Varo seakan tau kebingungan ayah dan bunda nya .
Dan mereka semua hanya ber O ria . Gabriel dan disha berharap anak nya akan sepintar Varo nanti . Ara dan William berharap cepat di beri momongan seperti Varo juga nanti . Radith dan Nada berharap jika menikah dapat di Karuniai anak seperti Varo . Raka akan menjadi penggemar Varo mulai saat ini. Sedang kan dokter via dia merasa akan jadi pengagum Balita tampan itu .
Ya sosok Varo tampan .imut , Jenius dan ceplas-ceplos.
Jen memeriksa ponsel nya melihat keberadaan Tn Nugraha yang ternyata sudah di depan hotel .
" the game starts immediately" Gumam Jen yang masih terdengar oleh derren . derren menoleh ke arah sang istri yang sedang tersenyum menatap ponsel nya dengan senyum yang mengerikan .
" Yank , jangan macem macem deh ! ini hari pernikahan adik adik kita " bisik derren se oleh tau jika akan ada badai yang datang .Jen hanya tersenyum manis kepada suami nya itu . yang membuat derren mendesah pasrah . tidak bisa di cegah lagi oleh diri nya.
Tak tak tak
Suara derap langkah kaki memasuki hotel reception building . semua mata tamu undangan dan juga mempelai tak terlewatkan juga orang tua Jen dan derren . penasaran dengan siapa yang datang .kenapa terdengar bukan hanya satu atau dua orang melainkan ada sekitar lebih dari itu .pikir mereka
Terlihat Paling depan Seorang pria paru baya yang terlihat masih gagah dan tampan mirip dengan Ken tentu nya .
dengan sekitar 6 orang di belakang nya seperti bodyguard, tapi setelah sampai di dalam 6 orang itu berpencar ke setiap sudut ruangan.
Sedangkan Ken dan mama nya yang mengenal orang itu membulatkan mata nya se olah tak percaya dengan apa yang ia lihat .dalam hati Ken ia sangat bahagia bisa melihat papa nya lagi setelah sekian lama , dia memang tak pernah membenci sang papa karena saat dulu orang tua nya berpisah Ken sudah cukup besar dia tau jika mama nya lah yang salah , Dia terpaksa ikut sang mama karena dia harus sekolah sedangkan papa nya sudah bangkrut , itu pun atas paksaan papa nya dia mau ikut dengan mama nya .
Tapi tidak dengan mama nya , Mama Ken gelisah , ketakutan menjalar ke tubuh nya . dia mengingat apa yang sudah ia lakukan pada pria itu , penghianatan !! bahkan harta pria itu juga habis karena nya yang suka foya foya dan berselingkuh.mama Ken meremas Pinggir gaun yang ia kenakan malam itu .
" Bagaimana bisa dia datang kesini ? Bagaimana jika dia membongkar semua yang aku lakukan di masa lalu di hadapan Rey , tidak. tidak , aku bisa hancur jika begini " batin mama Ken
Jen berdiri Dari duduk nya ia menghampiri sang papi yang masih berdiri mencari nya .
" Apa kabar papi ?" Jen mencium punggung tangan Tn Nugraha dengan senyuman manis nya , begitu juga derren yang ikut menyambut nya .
" Papi baik baik saja Nak " Tn Nugraha mengelus lembut kepala Jen .dan menepuk pelan bahu derren .
" Ayo Pi ,silahkan !!" Derren mempersilahkan Tn Nugraha untuk duduk bersama mereka.
" Nanti saja nak , aku ingin mengucapkan selamat lebih dulu pada mempelai nya " jawab nya tersenyum tulus pada derren
" Baik lah , Ayo aku akan mengantar papi " Ujar derren
" Aku juga akan mengantarkan papi menemui Ken dan istri nya " kata Jen
Mereka semua bertanya tanya siapa Pria paru baya itu , kenapa derren ? Tuan muda Admaja Orang paling berpengaruh di Asia bisa begitu menghormati orang itu . pikir mereka
Jen derren berjalan mendampingi Tn Nugraha dengan berada di sisi kanan dan kiri nya . dengan langkah anggun dan tegas Mereka berjalan Menuju Pelaminan ,disana Ada Papa mama derren , Daddy dan mama Ken juga sepasang pengantin baru . mama Ken semakin gelisah melihat orang itu mendekat .
" Pa ,ma kenalin ini Tn Nugraha , beliau pemilik perusahaan KN CROPS di Eropa " ujar derren memperkenalkan Tn Nugraha
" Pi , ini papa dan mama ku " kata derren kemudian pada Tn Nugraha.
Papa dan mama derren terkejut mendengar Pemilik Perusahaan besar di Eropa bisa hadir di acara pernikahan ini , mereka bahkan tidak mungkin mengundang nya karena selama ini memang tidak ada yang tau pemilik perusahaan besar itu.dan apa tadi yang mereka dengar derren memanggil nya papi ? bagaimana bisa .
" Senang bertemu Tuan dan nyonya Admaja " Kata Tn Nugraha sambil mengulurkan tangan nya pada papa dan mama derren
Lalu mereka ber alih pada Daddy dan Mama Ken .
" Dad Kenalin ini Tuan Nugraha " ujar Jen Tersenyum tulus pada Daddy nya
" Salam kenal Tuan Nugraha , Saya Rey " ujar Daddy Rey mengulurkan tangan nya pada tuan Nugraha
" Alley Nugraha " Jawab nya juga tersenyum tulus pada Daddy Rey sambil menyebut nama lengkap nya . Ya Daddy Rey biasa saja dia juga tersanjung bisa bertemu pemilik perusahaan terbesar di Eropa , Karena memang dia belum tau yang sebenar nya .
" Oh ya kenal kan ini istri saya Niken " Kata Daddy Rey memperkenalkan mama Ken .
Tn Nugraha Tersenyum miring melihat wanita yang sangat di benci nya itu . Wanita yang sudah menghabiskan harta nya , Wanita yang sudah membuat nya harus berpisah dari putra nya , wanita yang telah mengkhianati nya .
Tuan Nugraha mengulurkan tangan nya pada Niken mama Kenzo .
" Alley " Ujar nya singkat ia bahkan tak menatap wajah wanita itu . Niken yang gugup tak membalas uluran tangan tuan Nugraha . Karena lama tak ada sambutan dia ber alih ke arah Ken dan istri nya.
Kini mereka berjalan ke arah pasangan pengantin baru Ken dan letha. Ingin sekali rasa nya Niken mencegah pria paru baya itu bertemu anak nya , tapi posisi nya saat ini tidak memungkinkan diri nya untuk bertindak seperti itu .Niken meremas gaun nya , dia begitu takut dengan apa yang akan terjadi hingga tak sadar jika Daddy Rey sejak tadi memanggil nya .
" Ma !!! " Panggil Daddy Rey agak keras hingga menyadarkan Niken mama Kenzo .
" Iya pa ?" tanya mama Ken bingung
" Kau ini Kenapa ? Tidak sopan sekali ,tadi tuan Nugraha mengulurkan tangan nya untuk berkenalan dengan mu tapi kau malah membiarkan nya , sungguh memalukan " gerutu Daddy Rey sambil berbisik pada mama ken
" Ken " gumam Tn Nugraha . beliau sudah sejak lama bahkan bertahun tahun ia menahan gejolak untuk tidak bertemu dengan putra kesayangan nya itu.
" Papa!!" Lirih Ken , Ken yang sudah tak bisa membendung Rasa rindu nya pun langsung memeluk sang papi yaitu tuan Nugraha . Semua orang yangng melihat itu pun bertanya tanya siapa kah Pria itu kenapa Bahkan sang mempelai pria begitu dekat dengan nya .
" Papa ! Aku sangat merindukan mu , kau kemana saja ? Aku bahkan mencari mu tapi tidak pernah menemukan keberadaan mu ? dan sekarang bagaimana bisa papi ada di sini ? " Cerca Ken pada Tn Nugraha masih dalam pelukan nya.
Tn . Nugraha menepuk nepuk punggung nya dengan lembut " Bagaimana papi akan menjawab semua pertanyaan mu jika kau bertanya seperti itu?" ujar nya sambil tersenyum
" Papa akan menjawab semua nya , Tapi nanti ! Di sini moment nya tidak tepat , Pernikahan nya harus berjalan dengan lancar " Lanjut nya lagi
" Apakah kau tidak akan mengenal kan papa pada Istri mu yang cantik itu?" kata nya sambil tersenyum hangat
" Iya benar " Ken Mundur menghampiri Letha yang juga merasa bingun yang sejak tadi " Sayang kenalin ini papa aku " Ujar Ken pada letha dengan suara yang lumayan keras hingga papa mama derren serta Daddy Jen dapat mendengar nya . dan betapa terkejut nya mereka mendengar hal itu .tapi untuk bertanya pun ini bukan waktu yang tepat pikir mereka .
" Eh , Iya .. Letha om " letha memperkenalkan dirinya dengan mengulurkan tangan nya pada Tn Nugraha , walau bingung ia tetap berpegang pada perkataan suami nya .mungkin ini Papa kandung Ken pikir Letha ,karena memang mereka sangat mirip Hanya saja ini Versi Lebih tua nya . dan Ken versi muda . walau begitu tuan Nugraha masih terlihat tampan dan gagah .
" Hm . Semoga pernikahan kalian selalu bahagia sampai maut memisahkan" Kata Tn Nugraha sambil mengelus kepala Letha sayang .
" Ken , Papa tinggal kesana dulu , Ayo nak " Ajak nya pada Jen dan derren . mereka mengangguk bersama .
" Kak , kau berhutang penjelasan pada ku " kata Ken di angguki oleh Jen
" Ma ! Bisa kau jelaskan apa ini? kenapa dia bilang jika dia papa Ken ,apa itu benar ?" Tanya Daddy Rey pada mama Ken sambil berbisik karena tak ingin orang lain mendengar . Tapi tetap mama Ken masih bungkam tak bisa bicara apa pun .
" Mungkin itu papa kandung Ken ya pa , Mama baru menyadari saat mereka berdiri bersama terlihat seperti pinang di belah dua " bisik mama Anita pada papa derren
" Hm . Sudah lah kita bahas nanti saja "
Kini mereka telah kembali menyambut para tamu yang memberikan selamat pada mereka. Sedangkan di sudut lain ruangan itu Jen , derren dan Tn Nugraha duduk terpisah dari teman teman Jen dan derren
" Pi , Bagaimana Ke adaan perusahaan disana?" tanya Jen
" Semua sudah papi persiapan kan , Perusahaan disana juga sudah stabil berkat dirimu nak ,terima kasih !" jawab tulus Tn Nugraha
" Tidak ada kata Terima kasih untuk itu pi , papi juga orang tua ku , Lalu apa rencana papi Setelah ini ? " tanya jen
" Ntah lah , bagaimana menurut mu ?"
" Em , aku tadi berfikir akan menghancurkan Tante Niken di acara ini ,tapi Aku tidak ingin merusak moment indah adik ku , melihat nya ketakutan dengan kehadiran papi saja sudah membuat ku senang , Apa lagi jika terbongkar semua kejahatan nya maka saat itu juga .... Boom !!!! Dia akan hancur tak tersisa " jelas Jen penuh misteri
" CK . kau bahkan lebih berbahaya dari ku dalam hal ini " ujar Tn Nugraha
" Yank , Jangan macam macam sekarang ! jika kau melakukan itu Bukan hanya Daddy yang malu tapi seluruh keluarga akan menanggung nya !" ujar derren mewanti-wanti istri nya yang menurut nya sangat mengerikan jika sudah seperti itu .
" Aku sudah bilang tidak untuk sekarang . tapi aku tidak janji jika nanti " kata Jen e Tersenyum tanpa beban " Dan Kau juga masih berhutang penjelasan padaku mas " lanjut Jen lagi
" Penjelasan ? Apa ?"
" Zoya"
Derren mengerutkan kening nya bingung, Zoya ? Dia mengingat ingat nama itu , tapi tetap tak mengingat nya .
" Siapa Zoya ?" tanya Derren bingung
" Kita bahas itu nanti , Sekarang Nikmati saja pesta nya , Setelah ini banyak yang harus ku kerjakan , apa lagi anak mu itu" tunjuk Jen pada varo yang masih duduk bercanda dengan uncle uncle dan aunty aunty nya di meja tadi " Aku curiga dia melakukan apa yang aku lakukan,karena aku sangat tau jika dia tidak pernah bermain game di ponsel nya , Dia hanya sering Selfi sesekali dan ada satu hal lagi yang aku curiga dia lakukan dan ... Kau harus waspada seperti nya perusahaan mu yang menjadi bahan percobaan nya " Kata Jen panjang lebar , dia sudah bisa menebak apa yang di kerjakan anak nya itu , Karena buah jatuh tak akan jauh dari pohon nya .
" Emang apa yang kau lakukan ,sampai anak kita bisa melakukan hal yang sama dengan mu?" tanya derren yang memang tak tau jika Jen ahli dalam meretas dan menjatuhkan orang lain ..
**Bersambung
bagi penggemar Ken aletha . sudah aku kasih visual di episode sebelum nya ya .Juga Beby Varo yang menggemaskan ada di episode sebelum pernikahan Ken**