MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Bab 87


**Im Back Gays, Sorry ya baru up ! Selain sibuk kemaren juga lagi gak enak badan jadi lama gak up . Semoga kalian masih setia nunggu kelanjutannya ☺️🥰


Happy Reading


****


Stelly tampak sedang mempersiapkan dirinya , Malam ini ntah mengapa ia berdandan sangat cantik padahal hanya ingin bertemu dengan Calvin, Keanu memperhatikan tingkah adik kembarnya yang sedang sibuk mondar-mandir mencoba pakaian yang cocok untuk nya . Keanu yang sejak tadi memperhatikan Stelly hanya menggelengkan kepalanya sambil duduk santai di tepi ranjang kamar stelly .


Tadi dia berniat menemui stelly untuk menanyakan sesuatu ,tapi dilihatnya stelly sedang sibuk jadi Keanu memutuskan untuk menunggunya Disana .


" Hais kenapa tidak ada yang cocok " Gerutu Stelly sambil masuk kembali kedalam ruang ganti kamarnya .


Keanu yang sudah jengah melihat adik kembarnya mondar-mandir pun berdiri dan menghampiri stelly , kamar yang tadinya rapi sudah seperti kapal pecah saja . pikirnya .


Tangan Keanu mengulur mengambil salah satu dress berwarna baby blue dan memberikannya kepada stelly.


" Pakai ini ! Dan segeralah bersiap aku sudah lelah sejak tadi melihat mu tak berhenti berganti pakaian " Gerutu Keanu dengan kesal .


Dengan Kesal pula stelly menerima dress pemberian kakak kembarnya itu dan segera berganti dengan pakaian yang Keanu pilihkan. Keanu mengurungkan niatnya u6 bertanya sesuatu pada stelly , ia memilih membiarkan stelly bersiap bertemu Calvin .


Stelly Sedikit menata rambutnya dan memoleskan make up tipis diwajah nya.


" Perfect " Gumam nya sambil melihat penampilannya kembali di dalam cermin. lihatnya Jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh malam, stelly bergegas keluar kamar dan pergi ketempat dimana dia dan Calvin akan bertemu, setelah berpamitan pada Mamanya dan Keanu tentunya .


Sesampainya di Restoran, ternyata Calvin sudah lebih dulu sampai Disana .


" Maaf membuat mu menunggu, Apa kau sudah lama ? " tanya stelly sedikit tidak enak .


" Tidak , aku juga baru sampai " jawab Calvin sambil tersenyum .


" Benarkah ? "


" Ya , Apa aku terlihat seperti berbohong ?"


" Hm ? tentu saja tidak " Jawab Stelly sambil tersenyum .


" Kau mau pesan apa ?" tanya Calvin


" Apapun ? Aku tidak pemilih makanan " Jawab nya


" Baiklah " Calvin memesan makanan yang sama untuk mereka. Mereka berbincang bincang ringan sambil menunggu pesanan mereka datang .


Pandangan Calvin tak lepas dari Stelly yang tampak cantik malam itu , Stelly yang ditatap seperti itu tentu saja merasa tak nyaman .


" Kenapa kau menatapku seperti itu? Apa ada yang salah dengan wajahku?" tanya stelly sedikit canggung.


" tidak !tampak menawan malam ini" Jawab Calvin sambil tersenyum menggoda gadis cantik itu .


" Apa semua wanita mendapat Godaan seperti ini dari mu tuan ?" Tanya stelly setelah menghilangkan rasa Canggung nya .


" Tentu saja tidak ! Kau gadis pertama yang aku perlakuan seperti ini " ucap Calvin sedikit berbohong, Tentu dia berbohong ! Semua juga sudah tau bagaimana bucin nya dia saat bersama Zoya dulu .


" Sayangnya aku tak percaya " saut Stelly dengan santai nya .


" Baiklah , Kau memang tak harus percaya padaku soal ini , Tapi kau harus percaya padaku akan satu hal " Calvin meraih tangan Stelly dan menggenggamnya cukup erat , Sorot mata tajam yang terpancar menatap wajah ayu gadis berdarah jerman tersebut.


" Stelly , Aku tau kita baru saling kenal , Bahkan untuk dekat pun kita belum cukup , Tapi saat pertama kali aku melihat mu ntah mengapa ada sesuatu yang membuat ku tertarik pada diri mu , beberapa bulan ini aku mencoba mencari tahu tentang ini dan kenyataan nya aku ingin lebih mengenal diri mu , semakin aku mengenalmu maka aku semakin tidak ingin jauh darimu. Stelly Aku mencintaimu ,bukan hanya karena siapa kamu tapi juga karena menjadi apa diriku saat bersamamu ! Aku tidak akan meminta kau menjadi kekasihku tapi maukah kau menjadi di pendamping hidupku aku? Menjadi istri ku ? Menjadi ibu dari anak-anakku ? "


Deg deg deg


Jantung stelly berdegup kencang , Ia menatap intens wajah Calvin ,ia menatap kedalam mata Pemuda itu , Tidak ada secuil kebohongan pun Disana . Ini pertama kalinya selama hampir 21 tahun hidupnya ia merasakan perasaan seperti ini , Selama ini hidupnya hanya berjalan dibawah tekanan Soni dan menurufi semua keinginan nya untuk belajar dan belajar tanpa menikmati apa itu cinta , kesenangan, bahkan sahabat pun Soni melarang hal itu .


Tapi kini ia telah merasakan perasaan yang luar biasa , Jangungnya berdetak untuk seseorang, iya akan merasa bahagia saat bersama orang itu, Ia juga akan merasa gelisah saat jauh darinya.


Stelly tidak bisa berkata apapun untuk menjawab pertanyaan Calvin , Ia hanya bisa membalas genggaman tangan pemuda itu dan menganggukkan kepalanya sebagai jawaban atas pernyataan cinta dari pemuda yang pernah mengisi hatinya belum lama ini.


" Jadi ? kau setuju ?" Tanya Calvin dengan binar mata kebahagiaan.


" Ya " Jawab Stelly tersenyum lembut .


" Oh my God ! Terima kasih !! Terima kasih sayang " Calvin mencium tangan Stelly dengan bahagia . Merasakan kebahagiaan lagi setelah sekian lama dan ia tidak akan menyia-nyiakan gadis dihadapannya itu untuk selamanya .


***


Keesokan harinya Calvin Bersiap untuk pergi ke suatu tempat , Dimana ia telah menangkap ikan yang telah ia pancing sebelumnya .


Calvin menelpon seseorang untuk memastikan sesuatu .


" Hallo , segera bereskan !! dia sudah tertangkap " Ucap Calvin pada orang itu


" ....."


Setelah sarapan Calvin segera pergi menemui orang yang telah ia sekap di ruang bawah tanah Kediamannya sendiri , Semalam saat dia pergi orang-orangnya telah membereskan target yang telah terpancing keluar dan tentu saj mereka berhasil .


Tap tap tap


Suara langkah kaki yang tegas terdengar memenuhi lorong yang dingin. Calvin menyeringai penuh arti menatap wajah seorang gadis dengan keadaan yang cukup memprihatinkan .


" Bawa kemari bukti-bukti nya " perintah Calvin pada anak buahnya .


" Baik tuan muda " Jawab Orang itu sambil membungkukkan badannya memberi hormat pada tuan mereka .


Tangan Calvin mengulur mengambil pistol di saku jasnya , Ia berjalan mendekati gadis yang telah terikat Disana .


Tangan Calvin mengelus wajah gadis yang tertunduk dengan rambut berantakan tersebut dengan pistol di tangannya. Calvin meraih dagu gadis itu dengan pistol agar gadis itu mendongak menatap nya .


" CK , Ternyata benar apa yang dikatakan Keanu dia sangat mirip dengan Stelly ,Untung dia sudah memberitahuku jika tidak aku pasti akan mengira bahwa dia dia stelly , Tapi .... ada yang berbeda !!! Tentu saja stelly ku lebih baik dari dia segalanya " Gumam Calvin dalam hatinya


Perlahan Adele membuka matanya menatap Calvin yang sedang tersenyum sinis menatap dirinya.


" Si .. siapa kau ?" tanya Adele terbata


" Tentu saja aku malaikat maut mu " jawab calvin dengan santai .


" Apa yang kau inginkan ?" Tanya gadis itu tanpa rasa takut .


" Tentu saja nyawa dan kehancuran keluarga mu , seperti yang kau lakukan pada keluarga ku " Jawab Calvin ,tapi kali ini pandangan mata Calvin berubah menjadi dingin


" A. . apa maksud mu ?" Tanya Adele sedikit takut melihat tatapan mata Calvin padanya.


" Kau tidak tau ? atau pura-pura tidak tau ? " tanya Calvin dengan sinis


" A.. Aku ..."


" Cukup ! tau atau pun tidak aku akan menjelaskan padamu sekali ! hanya sekali dan kau dengarkan baik-baik !! karena setelah aku selesai menjelaskan kau tidak akan ada kesempatan untuk bernafas setelah itu " Pandangan mata Calvin berubah menjadi gelap saat ini , Emosi telah menyelimuti seluruh tubuh nya .


Adele Gemetar ketakutan,tapi sebisa mungkin gadis itu menutupi ketakutan nya, jika tidak pasti pemuda itu akan semakin senang menindas nya .


Tangan Calvin mengulur meminta bukti-bukti pada orang kepercayaan nya .


" Lihat ini !!! Apa kau ingat sekarang , siapa mereka ?" tanya Calvin dengan suara yang semakin mendingin


" A. . aku ti.. tidak kenal me.. mereka " Jawab Adele sambil meremas jari-jarinya yang terikat .


" CK , kalau kau tidak mengakuinya kau tidak akan bisa menghindar dari kematian saat ini!!"


" Biar aku ingat kan padamu ! Mereka adalah orang-orang yang telah kau tabrak beberapa bulan lalu , Dan mereka adalah orang tua ku ! Kau melarikan diri setelahnya dan menutup semua bukti tentang kasus ini , dan membuatnya menjadu kasus kecelakaan tunggal .kau bahkan masih berani kembali ke negara ini setelah itu dan ingin menghancurkan kebahagiaan adik ku !! MIMPI !!!" Tangan Calvin meraih ponselnya dan mengetikan sesuatu Disana .


" Kau lihat ini ? bahkan keluarga mu sudah hancur sekarang !!" ucap Calvin sambil menyeringai dan menunjukan bukti kehancuran perusahaan Keluarga Adele . tentu Keanu yang berada dibalik semua itu . Karena perusahaan mereka sudah di ambang kehancuran Keanu hanya sedikit memberi Garam pada luka yang sudah menganga .


" Tidak ! Tidak ! ini tidak mungkin ?!" seru Adele yang tidak terima akan semua itu.


" mengapa tidak mungkin? keluargamu hancur itu juga karena ulahmu sendiri ! kau telah membunuh kedua orang tuaku ! Dan masih berusaha untuk merebut kebahagiaan adikku dengan mendekati keanu agar Perusahaan keluarga mu yang akan bangkrut bisa bangkit kembali , Tapi kau salah telah masuk kedalam Kandang singa nona !! Sekarang kau harus membayar atas apa yang telah kau lakukan . Darah dibayar dengan nyawa !! "


DOR


Satu tembakan melesat tepat mengenai Dada Adele . sesuai apa yang Calvin katakan sebelumnya saat dia selesai menjelaskan maka tidak ada kesempatan untuk adele. bisa bernafas detik itu juga.


" Bereskan kekacauan ini !" perintahnya pada orang-orang kepercayaannya.


" Baik tuan muda "


" Aku sudah membalas kematian kalian ma , Pa ! Aku harap kalian bisa tenang Disana " gumam Calvin dalam hatinya .


.


.


.


.


.


**Bersambung


Jangan lupa like,koment n Vote ya .


See you** .