MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Episode 58


Pukul 6 Jen sampai , ternyata derren belum pulang . Jen berlalu membersihkan diri dan menyiapkan makan malam dibantu oleh bibi dan ibu mertua nya . setelah itu Jen menghampiri Varo yang sedang bersama aletha diruang tv sambil menunggu derren pulang dari kantor . Jam 7 derren datang Jen menyambut nya mengambil tas kerja derren dari tangannya dia sudah melupakan jika semalam derren membohongi nya . Karena Willi juga sudah mengatakan jika derren bersama nya dan Raka semalam .


Setelah makan malam Jen menidurkan Varo dikamar nya ,lalu ia Turun bergabung dengan keluarga nya di ruang keluarga .


" Ma ,pa Hari Sabtu Di Ga hotel Akan ada pesta Jamuan makan malam sekaliagus ada kejutan untuk kalian " ujar Jen yang sudah duduk di samping derren


" Benarkah , kejutan apa sayang " tanya Anita mama derren


" Ada deh ma , jika Jen bilang bukan kejutan lagi dong namanya" jawab Jen tersenyum penuh arti


" iya juga ya , ya udah deh mama dan papa akan tunggu kejutan dari kalian "


" Ren bagaimana perusahaan " tanya papa derren


" Baik pa , tidak ada masalah "


" Lalu bagaimana pembangunan cabang di Korea " tanya sang papa


" Alhamdulillah sudah berjalan 80% pa Mungkin 1 bulan lagi sudah bisa diresmikan "


" Baguslah kalau begitu , Kau jangan terlalu lelah papa tidak ingin kau jatuh sakit karena terlalu sibuk bekerja , Jika masih bisa di handle dari rumah tidak perlu berangkat ke kantor , lihat Jen saja bisa menghandle pekerjaan nya dari rumah jika memang penting baru lah datang ke perusahaan " saran sang papa


" Iya pa , Tapi akhir ini memang lagi banyak pekerjaan yang mengharuskan derren datang ke perusahaan "


" Baiklah , yang penting jaga kesehatan mu , sekarang istirahat lah "


Derren dan Jen saat ini berada di kamar mereka .


Jen sedang duduk dimeja rias memakai handbody dan cream malam di wajahnya , derren berdiri dibelakang nya memakaikan sesuatu di leher Jen . Kalung Berlian yang simpel dan indah menggantung dileher jenjang jennie .


" Maaf kan yang semalam sayang " ujar derren mengecup puncak Jen yang Ter ekspos


" Aku sudah memaafkan mas , tapi jangan di ulangi lagi untuk membohongi ku "


" hmm . Mas janji , Apa kau suka ? " tanya derren


Jen yang mengerti pertanyaan derren untuk kalung yang melingkar di lehernya pun menjawab dengan anggukan .


" hmm , sangat indah . terima kasih sayang " Jen berbalik dan berdiri menatap derren . Derren mengecup sekilas bibir Jen dan menatap Jen dengan intens .


" Kau tak kan meninggalkan ku kan " tanya derren masih menatap Jennie dia teringat akan william bahwa Jen adalah Ella gadis kecil willi .


" Apa yang mas katakan , Aku mencintaimu , mana mungkin aku meninggalkan mu " mendengar jawaban Jennie derren memeluk tubuh istri nya penuh perasaan .


" Aku juga sangat mencintaimu sayang " derren melepas pelukannya kembali menatap Jen dan mendekatkan wajahnya mencium lembut bibir Jen . Ciuman itu berubah menjadi lumatan dan ciuman panas untuk mereka membangkitkan gairah kedua nya . sampai larut dalam permainan mereka sendiri .


Sepasang suami istri Itu menghabiskan malam panjang penuh gairah dan cinta Hingga Pukul 2 dini hari permainan mereka baru berakhir karena lelah mereka terlelap saling berpelukan dalam balutan selimut tanpa sehelai benang pun ditubuh mereka .


Pagi hari Jen terbangun merenggangkan otot otot nya yang terasa kaku akibat pergulatan nya dengan sang suami . sejenak Jen memperhatikan Wajah derren yang masih terlelap , tangannya terangkat menyusuri wajah derren Sungguh indah ciptaan Tuhan batin nya .


" Apa sudah puas memandang wajah suami mu yang tampan ini Hmm " Jen tidak terkejut tangannya masih mengelus pipi derren , Derren membuka matanya menatap wajah cantik Jennie


" Morning My Hubby " Ujar Jen tersenyum hangat di pagi hari


" Morning to my wife " Jawab derren meraih tangan Jen yang berada di pipinya mencium lembut telapak tangan Jennie .Jen melepas tangannya beranjak dari tempat tidur hendak ke kamar mandi untuk membersihkan diri . tapi tangannya ditarik kembali oleh derren


" Lepas dong mas, Udah subuh nih belum sholat juga aku belum nyiapin sarapan "


" Bareng . oke " ujar derren tersenyum penuh arti pada Jen, Jen yang sudah menduga itu hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah suami nya yang seakan pikiran nya hanya berisi hal begituan . tapi bagaimana pun dia menuruti permintaan derren .


" Tapi janji gak lama , nanti keburu habis waktu subuh nya "


" Siap boss " dengan senang hati derren menggendong ala bridal tubuh Jen ke kamar mandi. Mereka pun mandi bersama sekaligus melakukan aktivitas pagi mereka di kamar mandi . setelah itu tak lupa mereka melaksanakan kewajiban mereka . lalu Jen keluar menuju dapur menyiapkan sarapan sedang kan derren menuju kamar Varo . dilihatnya Varo sudah bangun dan sudah mandi .


" Alia , biarkan Varo bersama ku . kau keluar lah siapkan sarapan untuk Varo "


" Baik tuan " Alia keluar dari kamar Varo , Derren pun menggendong putranya keluar di ajak nya Varo berjalan jalan di sekitar rumah menghirup udara pagi melihat sunrise di pagi hari .


Setelah sarapan Mereka kembali ke aktivitas masing-masing . Jen dan derren memutuskan tidak ke kantor mereka menghabiskan waktu bersama anak nya Varo .


Hari ini , Hari yang di tunggu-tunggu pun akhirnya Tiba . Tampak di GA hotel Para tamu sudah berdatangan Memenuhi undangan Sang empunya Acara.


Jen yang sudah tampil cantik dan elegan tak kalah derren juga sudah Gagah dan tampan . Begitu juga yang lainnya sudah pada berkumpul termasuk Keluarga Sanjaya juga Ayah Mike pun turut hadir .di sudut ruangan juga sudah terlihat william dan Raka yang sedang berbincang ,Hanya Kenzo dan bintang utama malam ini yang belum tampak siapa lagi kalau bukan Varrel .Karena Kenzo ditugaskan Jen menjemput Varrel . sebenarnya Ken belum tau siapa yang dia jemput, Jen hanya mengatakan menjemput Varrel di kota B . saat ingin bertanya Jen sudah bicara agar tidak banyak pertanyaan .


Aletha yang juga terlihat sangat cantik dan manis malam itu tampak sedang duduk di salah satu meja memangku Varo bersama Moza Teman seprofesi nya sekaligus sahabat nya yang sengaja ia undang .


Jen dan derren Terlihat sedang mengobrol dan menyapa rekan rekan bisnis mereka , sedangkan papa dan mama derren sudah duduk di salah satu meja bersama orang tua Jen


Tak berapa lama Yang di tunggu tunggu pun akhirnya datang .


Tampak 2 orang pria beda usia yang sangat tampan di ikuti 2 bodyguard di belakang nya masuk kedalam aula hotel . siapa lagi kalau bukan Kenzo dan Varrel .


Jen dan derren yang melihat itu menghampiri mereka .


" Sudah datang sayang " sapa Jen Varrel meraih tangan Jen dan mencium nya lalu Jen memeluk juga mencium kening Varrel, semua orang yang saat itu sedang terfokus pada mereka pun bertanya tanya siapa pemuda tampan yang di perlakukan begitu oleh Pemilik Perusahaan GA Company. Begitu juga dengan keluarga Jen dan derren .


Aletha yang saat itu sedang mengobrol dengan Moza pun mengalihkan pandangannya ke arah mereka . Seketika dia terkejut melihat sosok yang selama ini Dia sukai ,berada di antara mereka .


" Itu Kan dia " gumamnya


" Bunda , Kenapa ramai sekali " ucap Varrel berbisik pada Jen dan hanya di jawab senyuman oleh sang bunda . Varrel beralih pada derren mencium tangan derren dan derren pun memeluk putra sulungnya itu lalu menepuk pundak nya .


" Kau ikuti saja kemauan bunda mu " ujar nya


Ken yang berada didekat mereka pun terkejut mendengar kata bunda .


" Bunda ? kau bisa jelaskan kak " ujar Ken


" Oh Beby , Aku sampai melupakan mu karena bertemu putraku " kekeh Jen memeluk adik tersayang nya itu . " CK aku sudah terbiasa kau lupakan " kesal Ken


" Jangan Marah , Nanti tidak tampan lagi " goda Jen


" Mana bisa , Aku sudah tampan dari lahir jadi tidak bisa di ganggu gugat "


" Cih . percaya diri sekali kau ini " seru Jen mencubit pipi Kenzo gemas


" Stop It. Jangan perlakukan aku seperti anak kecil oke . Kapan adikmu ini akan punya pasangan jika kakak saja seperti ini padaku " Ken memasang wajah memelas nya .


" Kau tenang saja , kakak sudah siapkan jodoh untuk adik kesayangan ku ini " tangan Jen beralih mengacak rambut Kenzo


" Kakak " sunggut Ken


Interaksi mereka tak luput dari penglihatan seseorang yang bertanya tanya . Siapa pria itu kenapa sedekat itu pada Jen .


" Sudah sudah , ayo kesana kita mulai acara nya " ajak derren menengahi perdebatan kakak beradik itu yang jika di biarkan tak ada habisnya .


Bersambung


Jen



Derren



Kenzo



Aletha



Varrel