
Hari ini , Lima orang yang bersahabat itu berencana pergi berkeliling dan berwisata kuliner di kota B tersebut .tampak Varrel sedang bersiap-siap di kamarnya ,ia menyisir rambut nya yang sudah tampak memanjang. tak lama setelah selesai varrel menelpon seseorang .
"......"
" Iya , Tolong siapkan Semuanya ! Saya mau sebelum jam makan malam semua sudah selesai " Ujar Varrel pada orang tersebut
" ......"
" Baik !! Say tunggu hasil nya dan saya harap tidak mengecewakan !!" tegas varrel , Setelah itu Varrel Keluar dari kamarnya di ruang tamu ke empat temannya sudah berkumpul .
**
Kini mereka memutuskan untuk pergi ke Taman Budaya Wisnu kencana yang memiliki Daya tarik, patung Garuda Wisnu, patung Garuda, street theater, lotus pond, Indraloka garden,amphitheatre . Dan setelah dari sana mereka akan ke Pura tanah lot yang sama terkenal di Bali . pemandangan unik pura yang berada di tengah laut, pemandangan sunset dan sarana penunjang pariwisata sangat lengkap.
Sesampainya disana mereka sangat terkagum-kagum melihat Patung Garuda Wisnu
Patung yang masih dalam tahap pengerjaan ini terbuat dari 4.000 ton tembaga dan kuningan. Menurut rencana, saat selesai dibuat, patung ini akan berdiri setinggi 150 meter dengan bentangan sayap garuda mencapai 64 meter. GWK akan menjadi patung terbesar di dunia.
" Waw !! Sangat menakjubkan !" seru Ezhel dan Aiden
" Hm , Tapi seperti nya patung ini belum selesai " ujar Varrel
" eh , Ayo kita foto disini untuk kenangan , Lo bawakan kamera nya rel ?" tanya Roza
" Bawa ! Nih " Varrel mengambil kamera di tas ransel yang ia bawa
Mereka meminta tolong pada pengunjung lain untuk memfoto kan mereka , Banyak code yang mereka peragakan dari mulai tingkah konyol , Manis , Foto Kendit dll .tak lupa mereka mengucapkan terimakasih pada orang yang telah mereka mintai tolong .
Lalu mereka berjalan kembali menuju patung yang kedua yaitu Patung Garuda. Patung ini diletakkan di tengah area yang dinamakan Kolam Teratai (The Lotus Pond), yaitu area bertangga menurun dengan kotak-kotak batuan kapur raksasa di sisi kanan dan kirinya. Bagian ketiga adalah tangan dari Wisnu. Patung ini untuk sementara waktu ditempatkan di lokasi bernama Tirta Agung.
GWK didirikan di atas kawasan seluas 240 hektare yang dirancang akan menjadi taman budaya kelas dunia yang menampilkan pertunjukan hiburan dan budaya bagi masyarakat lokal maupun mancanegara.
Di sisi kiri dari pintu masuk kawasan ini, terdapat panggung amphitheater. Di panggung itu, setiap harinya dipertunjukkan beberapa tari tradisional Bali. Tari-tari Bali yang dipentaskan tersebut antara lain tari cilinaya, tari topeng tua, tari cenderawasih, tari legong keraton, tari baris, dan tari barong rangda.
GWK tidak sekadar menawarkan daya tarik panorama yang indah. Di tempat ini, juga dipentaskan kekayaan seni tradisional Bali yang akan membuat kunjungan Anda ke Pulau Dewata meninggalkan kenangan yang berkesan.
Bagi Ezhel dan Aiden tempat itu sangat lah indah , Mereka juga dapat mengambil banyak pelajaran dari tempat tersebut . Begitu juga dengan Varrel,Vania dan Roza , walau mereka orang indo tapi ini kali pertama nya mereka pergi kesana .
" Kalau gue ke Indonesia lagi ,gue pastiin akan berkunjung ke Bali lagi . disini masih banyak banget tempat wisata yang harus gue tau , Kota ini sungguh indah !! pantas saja banyak turis datang kesini " Ujar Aiden kini mereka telah berada didalam mobil hendak menuju pura tanah lot ,tapi sebelum itu mereka memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu
Sesampainya di restoran seperti biasa mereka akan memilih berbagai macam masakan khas Bali , Lidah merek benar benar dimanjakan dengan cita rasa makanan yang mereka makan .
Tampak setelah makan mereka berbincang bincang sejenak , Tapi tidak dengan Vania yang sedang memainkan ponselnya hingga ia tak sadar jika seseorang memperhatikan nya sejak tadi .
Bagaimana tidak Vania memainkan ponselnya sambil tersenyum senyum sendiri membuat orang tersebut Kesal setengah mati .
" Van !! Lagu bahagia banget kelihatannya !!" Ujar Aiden
" Hah !! oh ya jelas bahagia dong ! siapa sih yang gak bahagia bisa liburan apa lagi bareng kalian " jawab Vania lalu ia meletakkan ponselnya di atas meja .
" Bukan itu ,kalau itu sih kita juga bahagia "
" Lalu ?"
" tuh dari tadi Lo senyum senyum sendiri sama tu ponsel " Saut Ezhel
" Oh !! gak kok itu tadi kak Alvin , lagi lucu aja makanya senyum gue " jawab Vania santai karena memang sejak tadi ia chat dengan Alvin
" Alvin ? Cowok kemarin ?" tanya Ezhel memastikan .
" Hm !!" Jawab Vania mengangguk
" Lo pacaran sama dia ?" tanya Ezhel serius , karena stoknya Vania menyukai Varrel , jadi dia sedikit bingung jika Vania pacaran dengan Alvin.
" Hah !!!" Vania terkejut mendengar pertanyaan Ezhel " Eh ... Eng ..." belum sempat Vania menjawab Roza lebih dulu memotong perkataan Vania
" Udah yuk ! kita lanjut lagi ntar keburu Sore loh kita ketinggalan sunset " Ujar Roza , sengaja ia memotong perkataan Vania ,dia ingin melihat bagaimana reaksi Varrel jika memikirkan bahwa Vania berpacaran dengan Alvin. Roza sejak tadi sudah memperhatikan gelagat Varrel yang sudah tidak nyaman dan menahan rasa kesal , Roza dapat melihat dari sorot mata varrel yang sedang cemburu .
" Oke deh !! berangkat !! Tapi Van Lo masih hutang penjelasan sama kita " Ujar Ezhel lalu mereka pergi dari restoran tersebut .
Sesampainya di pura Tanah lot , tak jauh berbeda dengan Taman Budaya Wisnu kencana tadi , mereka juga sangat antusias disana . tak lupa mereka mengabadikan moment saat berada disana , Tapi tampak ada yang berbeda dengan Varrel sejak pembicaraan mereka saat di restoran tadi. Dan hanya Roza yang menyadari hal itu . Roza Tersenyum memikirkan jika varrel juga mencintai Vania jadi temannya itu tidak akan memendam perasaan yang selama ini ia pendam .
Kini mereka tengah berdiri menatap ke arah laut menantikan keindahan sunset .karena memang daya tarik dari Pura tanah lot itu adalah keindahan pemandangan sunset dengan siluet pura.
Varrel berdiri di samping Vania Mereka sama sama menantikan keindahan itu .
Varrel sengaja menggenggam tangan Vania membuat Vania tersentak dan langsung menatap Varrel yang berdiri dibelakang nya . Varrel Tersenyum dan merasa tak melakukan apapun ,Vania berusaha melepaskan tangannya tapi Gagal karena Varrel terlalu erat memegang nya . Vania hanya bisa Pasrah membiarkan Varrel melakukan itu karena dia tidak ingin teman temannya yang lain tau apa yang Varrel lakukan ,hal itu akan membuatnya malu , dan itu membuat varrel tersenyum menang .
" Za fotoin kita berdua dong " ujar varrel pada Roza ,tangan nya masih memegang tangan Vania saat keindahan sunset sudah tampak.
" Oke " Jawab Roza senang hati
" Van ayo dong !!" ajak Varrel karena Vania tampak enggan berfoto dengan varrel, atau lebih tepatnya dia malu .
" Gak ah ! kamu aja " tolak Vania
" udah Van Sono jarang jarang nih dapet pemandangan bagus begini " ujar Roza sambil mendorong Vania agar dekat dengan varrel
" Iya . iya ! jangan dorong dorong dong za " omel Vania membuat Roza hanya cengengesan tak merasa bersalah .
Ezhel dan Aiden tampak diam menikmati keindahan alam dihadapan nya yang tidak pernah mereka dapatkan di negara mereka , Di negara mereka juga banyak tempat wisata tapi setiap tempat wisata kan memiliki keindahan masing-masing dan berbeda . jadi biarkan mereka menikmati keindahan tersebut .
Varrel dan Vania berpose dengan berbagai gaya. Vania yang awalnya canggung pun sekarang dia merasa senang melakukan nya .
Hari mulai petang , mereka memutuskan untuk kembali ke resort . Tepat jam 7 malam mereka tiba di resort . Aiden dan Ezhel sudah masuk lebih dulu ke kamarnya selain lelah mereka juga harus mandi setelah itu mereka akan pergi makan malam , Begitu pun dengan Roza dan Vania . tapi saat Vania hendak masuk ke kamar menyusul Roza yang sudah masuk lebih dulu varrel menarik tangan Vania dan menutup mulut nya agar Vania tidak berteriak . Varrel membawa Vania masuk kedalam kamar yang ia tempati tepat sebelah kamar Vania dan Roza .
" Tidak ada ! aku hanya ingin bicara padamu !" jawab Varrel santai ,ia semakin mendekatkan dirinya pada Vania , membuat gadis itu memundurkan langkahnya sampai ia tak bisa Mundur lagi karena punggung nya telah menempel pada dinding kamar itu .
" A.. apa Ya .. yang ingin kau bicarakan ?" tanya Vania gugup sambil mendorong tubuh varrel tapi tidak berhasil
" Kenapa kau gugup seperti itu ?" Tanya Varrel terus mendekatkan wajahnya hingga kini jarak diantara mereka hanya tinggal beberapa senti saja. Sampai nafas mereka pun mampu menyentuh kulit wajah mereka .
Varrel menatap Vania dengan intens ,Matanya menyusuri setiap lekuk wajah Vania , tangan nya mengulur melepas kaca mata yang Vania kenakan
" A.. Aku tidak gugup ! kenapa kau melepas kacamata ku " Ujar Vania kesal ia memberanikan diri menatap varrel .
Sejenak mata mereka beradu , " Karena kau lebih cantik seperti ini " Jawab Varrel sambil mengelus pipi Vania dengan jari telunjuk nya .
" Ji.. jika ingin bicara ya bicara saja ! jangan sedekat ini " seru Vania sekuat tenaga mendorong tubuh varrel . hingga mereka jatuh bersama dengan Vania menimpa tubuh Varrel karena varrel saat akan terjatuh ia juga menarik tubuh Vania dengan sengaja .
Mata Vania terbelalak dengan kejadian itu , Ia menatap wajah tampan varrel yang sangat sempurna Dimata nya
"kenapa dia begitu tampan " ujar nya dalam hati
". Apa aku begitu tampan hingga kau tak berkedip melihat ku " Perkataan varrel langsung menyadarkan nya Vania buru buru bangkit dari tubuh varrel tapi karena gugup ia malah terjatuh lagi .membuat Varrel memejamkan matanya merasakan Tangan Vania yang tak sengaja menyentuh daerah terlarangnya , dan itu membuat sang empu ya bereaksi.
" hei !! jangan menggodaku " seru varrel prustasi " Cepat bangun lah ! atau aku tidak akan bisa menjamin apa yang akan terjadi padamu nanti " ancam Varrel , bagaimana pun dia pria dewasa dan belum pernah merasakan nikmatnya surga dunia .
" Ma. . maaf " Vania langsung bangun dan tertunduk malu , wajah nya memerah bak Kepiting rebus ,sungguh ia benar-benar malu akan kejadian itu . Tapi saat ia hendak keluar varrel menahannya.
" Ada apa ? Aku ingin membersihkan diri " ujar Vania tertunduk
" Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat ! Bersiaplah , aku tidak ingin kau menolak nya " ujar Varrel ,ia melepaskan tangan Vania yang sempat ia genggam . karena tak ingin berada lebih lama disana vania pun mengangguk mengiyakan permintaan Varrel .
" Tunggu !!"
" Apa lagi " jawab Vania tanpa menoleh
" Pakai lah pakaian yang sudah aku siapkan di kamarmu "
" Baik " Vania cepat cepat keluar dari kamar Varrel , ia menghela nafas lega setelah keluar dari sana , Ia memegang dada nya yang hampir copot .
Vania Masuk ke kamarnya tapi ia tidak mendapati Roza di sana.
" Kemana dia ?" gumam Vania , lalu ia melihat ada paper bag di atas tempat tidur. Vania membuka dan melihat isi dari Paper bag tersebut yang ternyata sebuah dress Selutut berwarna putih lengan panjang yang sangat indah namun simpel.
Melihat itu Vania teringat perkataan varrel yang akan mengajaknya ke suatu tempat.
" Mau kemana dia mengajakku !! Haih malu sekali rasanya jika teringat hal tadi , Bagaimana aku akan menghadapi nya nanti , Ya Tuhan !! Tolong lah hamba Mu ini " Gumam Vania . Vania bergegas mandi dan bersiap dari pada dia nanti mendapat amukan dari Varrel .
Setelah bersiap Vania memakai pakaian yang sudah disiapkan oleh Varrel , ia mencepol rambut nya Keatas dan memoles sedikit wajah nya agar terlihat lebih fresh . tak berapa lama seseorang mengetuk pintu kamar nya .
tok tok tok
Ceklek
Vania membuka pintu , tampak Varrel sudah siap dan terlihat sangat tampan dengan jas yang melekat ditubuhnya . Varrel juga tak kalah terkesiap dengan kecantikan Vania , kali ini Vania tidak menggunakan kacamata nya . karena varrel tidak mengembalikan nya tadi .
" Kau sudah siap ?" Tanya Varrel
" I .. iya " jawab Vania gugup , Varrel meraih tangan Vania dan menggandengnya keluar resort menuju mobil . tapi tiba-tiba Vania teringat sesuatu .
" tunggu!! Dimana yang lain ?" tanya Vania Setelah menyadari ketidak hadiran teman teman nya yang lain
" Mereka sudah berada disana lebih dulu " jawab varrel sekenanya
" Hah ?? beneran ? kenapa mereka tidak menunggu kita ? Sungguh menyebalkan " Vania langsung masuk kedalam mobil dengan kesal . Varrel hanya tersenyum tipis sambil menggelengkan kepalanya .ia pun berjalan memutar menaiki kursi pengemudi .
" Tunggu !! Seperti nya ada yang beda dari dirimu ?" ujar Varrel sambil memperhatikan Vania dari atas kebawah
" Apa ??" tanya Vania bingung
" Emm " Varrel tampak berfikir sambil mengetuk ngetik Dagunya dengan jari telunjuknya
" Cepat katakan !! Jagan membuat ku kesal !" Sunggut Vania , dia merasa tidak nyaman di perhatikan varrel seperti itu
" Em .. Dimana Kaca Mata mu ?"
" CK .. bukankah kau yang mengambil nya tadi ?" Jawab Vania dengan kesal sambil melipat tangannya di dada
" Iya kah ? kenapa aku tidak mengingat nya ?" goda varrel seperti berfikir mengingat yang dikatakan oleh Vania .
" Jangan memulai , cepatlah jalan !! aku sudah lapar " Ucap Vania Kesal , ia memalingkan wajah nya menatap ke arah jendela
" Baiklah tuan putri " ucapan varrel mampu membuat nya Bushing sampai pipi nya terlihat sangat merah dan terasa panas .
Varrel yang menyadari itu tersenyum geli , ia pun langsung menyalakan mobil nya ke tempat tujuan nya yang sebenarnya tidak jauh dari resort , bahkan berjalan kaki pun sampai. tapi Varrel akan mengerjai Vania sedikit dengan berkeliling Kota Bali ,sampai pada akhirnya Mereka kembali lagi ke resort dan berjalan ke tempat tujuan sebenarnya .
Sepanjang jalan Vania yang biasa nya diam ,kini ia tak berhenti mengomel , didalam hati nya ia menyumpah serapahi Varrel tak ada habisnya . Tapi begitu sampai dimana Varrel telah menyuruh Orang-orang untuk menyiapkan nya . Vania begitu terkesiap melihat keindahan dihadapan nya itu . Makan malam romantis di pinggir pantai dengan dekorasi yang menambah kesan Romantis malam itu .
Bersambung
bonus Varo