
Jen berjalan santai mendekati mereka sambil memainkan Pistol nya yang sengaja ia putar-putar di jari tangannya .
" Bunda !! tamat lah kalian semua !! Dewi kematian kalian sudah datang " gumam Fira Tersenyum misterius
" Hei !! hei kalian semua kemari !! jangan Beraninya sama anak kecil " Seru Jen menjentikan jari telunjuk nya pada mereka .
" Cih sombong sekali wanita itu " Gumam ketua komplotan itu , Ia berjalan mendekat kearah jen dengan wajah menantang .
" Kau ketua nya ??" tanya Jen
" Ya !! apa urusannya dengan mu !! kami hanya ingin membawa wanita itu tapi kalian mempersulit kami !! jadi jangan salahkan kami jika kalian tidak bisa melihat matahari esok hari!" seru Ketua kelompok itu sambil menuding pada Jen
" Hei !! turun kan tangan kotor mu itu !! Lagian kau ini apa tidak ada kata-kata lain ? kenapa meniru ucapan ku !!! tapi kau mimpi saja lah dengan itu semua ! kemari kalian yang masih bisa berdiri ku beri waktu kalian 5 menit untuk menyerangku dan aku tidak akan melawan sama sekali ! tapi jika dalam waktu 5 menit kalian tidak berhasil menyentuhku , maka jangan salahkan aku jika kalian habis di tangan cantik ku ini " Jen memberi penawaran pada mereka yang masih tersisa 10 orang yang masih bisa berdiri .
" Cih banyak bicara sekali kau !!! Serang dia !!!" perintah ketua itu pada anggota nya yang masih tersisa
" Hanya lalat saja sombong !!!haih rasa nya sudah lama sekali aku tidak menangkap lalat !!" Jen berucap sambil melemaskan jari-jari tangan nya
10 orang yang tersisa mulai menyerang Jen bersamaan , dari mulai Menendang , memukul ,bahkan ada yang menggunakan senjata tajam juga melayangkan tembakannya pada Jen . Namun Tidak ada satupun yang berhasil menyentuh ke tubuh Jen . mata Jen yang jeli dan mampu Melihat keadaan secepat kilat ia menghindari serangan bertubi-tubi dari mereka . Peluru bahkan mampu melesat Tanpa menyentuhnya .
Rafi ,Keanu ,Fira dan Airin sungguh tegang melihat adegan itu . Fira khawatir terjadi sesuatu dengan bundanya . Tapi ke khawatiran nya tidak lah beralasan , Jangan kan 10 orang , 50 orang saja Jen mampu melawannya sendiri tanpa luka di tubuh nya .
" CK !! terlalu lama !! ini bahkan sudah lewat Dari 5 menit , Maka sekarang giliran ku !! Hanya perlua waktu 30 detik untuk melumpuhkan kalian !!! tidak ! tidak !! itu terlalu lam !! bagaimana kalau 10 detik !! Oke !! sepakat ! 10 detik " Jen tersenyum sambil melipat tangan nya di dada melihat wajah mereka yang kelelahan karena menyerangnya ,
" Sombong sekali kau nona !!"Seru ketua kelompok itu . padahal dia sudah gemetar melihat Jen mampu menghindar dari serangan bertubi-tubi anggota nya . bahkan peluru saja mampu ia hindari .
Jen mulai menyerang sambil berhitung .
Bugh !! " One "
Dor !! " Two "
Klak !! " Three "
Sampai detik ke sepuluh 10 orang itu sudah tumbang semua . kecuali ketua kelompok itu yang memang Jen sisa kan , tapi tetap dia sudah tidak bisa kemana-mana karena Jen menendang titik dimana ia tidak akan bisa berjalan .
Rafi , Keanu dan Airin terbengong melihat aksi Jen . mereka seperti melihat adegan film Action dan ini real !! Sungguh luar biasa !! mereka bertanya-tanya siapa wanita cantik ini ?? pikir mereka tak akan ada yang menyangka jika diri nya sudah mempunyai 2 orang anak kandung dan banyak anak angkat yang ia rawat sejak kecil.
" Bereskan semua ini " Jen bicara pada seseorang yang tersambung langsung dari Earphone bluetooth nya .
"....."
" Siapa sebenarnya kau nona ??" tanya Orang itu sambil merintih kesakitan
Jen yang hendak menghampiri Fira dan teman-teman nya pun menoleh ke arah orang itu .
" Kau bertanya pada ku ??" ujar Jen
" Ya !!"
" Apa kau benar-benar ingin tau ?"
Orang itu mengangguk sebagai jawaban nya ,ia sudah takut akan nasib nya ,sudah misinya gagal dan malah berakhir seperti ini .
Jen mendekat dan membisikkan sesuatu pada orang itu . Dan itu mampu membuat nya pucat Pasih bak mayat hidup .
" Brengsek !! kenapa Aku harus berurusan dengan Black Devils hanya karena bayaran tak seberapa ! Organisasi terhebat di negara ini pun tak ada yang berani menyentuh mereka dan ini kami malah ingin menculik putri nya !! tamat sudah riwayat ku !!!" batin orang itu yang sudah tak tau harus berbuat apa . dia benar-benar menggali kuburan nya sendiri .
". Kenapa kau begitu pucat ? tenang lah aku tidak akan menghabisi mu !! karena aku masih membutuhkan nyawa mu " ujar Jen santai , ia berbalik menghampiri Fira dan teman-teman nya .
" Kau baik-baik saja sayang?" tanya Jen sambil mengusap lembut wajah Fira
" IM fine Bunda " jawab Fira Tersenyum
" Bunda ???" Seru Rafi dan keanu terkejut sedangkan Airin yang sudah keluar dari mobil tidak terkejut karena tadi saat Fira menelpon bundanya Airin sudah melihat foto profil Jen di ponsel Fira .
" Kalian kenapa ?" tanya fira heran
" Serius ini bunda Lo Ra ??" tanya Rafi penasaran
Fira Tersenyum begitu juga dengan Jen.
" Iya !! saya Bunda nya Fira ? kalian pasti teman-teman Fira ya ? makasih nya udah mau lindungi dia dari para lalat-lalat tadi " ujar Jen sambil terkekeh
" I .. iya Tante " jawab Rafi terbata , Ia masih terkejut tidak percaya bunda Fira masih muda dan cantik , bahkan mereka tampak seperti adik kakak .
" ya udah kalau gitu ,mampir dulu aja kerumah ! gak jauh lagi kok dari sini ! sekalian makan malam dirumah Tante gimana ?" pinta Jen
" Baiklah Tante !!" Jawab Keanu
" Oh ya nama kalian siapa ?"
" Aku Keanu Tante "
" Rafi Tan "
" Airin Tante "
mereka satu persatu memperkenalkan diri pada Jen sambil menjabat tangan wanita muda yang sudah di panggil bunda itu .
" Ya udah yuk ! Ra kamu sama bunda aja ya "
" Iya Bun"
Mobil Jen melaju lebih dulu di ikuti oleh mobil yang di Kendarai teman-teman Fira. didalam mobil mereka ngegibah tentang Fira dan bunda nya .
" Eh bunda Fira cantik banget gila !! pantes anak nya cantik gitu ! masih kelihatan muda banget lagi ! udah gitu nih kalian semua lihat kan tadi bagaimana bunda Fira ngalahin orang-orang itu , Keren Banget !! Gue berasa ngeliat film Action secara live " Rafi bicara panjang kali lebar mengagumi sosok Jen
" Iya !! bener banget ! gue tadi sempat larang Fira untuk keluar tapi dia maksa dan marahin gue ! gak tau nya dia jago berkelahi , tapi wajar sih bunda nya hebat gitu " sambung Airin
" Tapi tadi kalau Fira gak keluar kita udah tinggal nyawa kali Rin " saut Keanu
" iya juga sih !! Tapi gimana ya nasib orang-orang tadi ? Takutnya nanti bunda Fira kena masalah gak sih ?" Ujar airin yang cukup masuk akal . jika bukan di dunia hitam dan sangat berkuasa sudah pasti Jen akan masuk penjara.
" Mudah-mudahan gak sih ! lagian kan mereka yang salah " jawab Rafi kesal .
" Ayo masuk !! Napa bengong disitu " Ajak Jen pada mereka yang baru turun dari mobil dan masih melihat sekeliling rumah mewah itu .
" I . iya Tante " mereka masuk mengikuti Jen dan Fira.
" Kalian Bersih-bersih dulu gih , Nanti ganti nya biar Tante siapkan , Airin ikut Fira aja ke kamar nya ,Keanu dan Rafi nanti biar di kasih tau pelayan kamar nya , setelah itu kita makan malam "
" Baik Tante !! terima kasih , Maaf udah ngerepotin " jawab Airin sungkan
" Gak ngerepotin kok ! Tante seneng kalau dirumah rame ! ya udah Tante mau ke atas dulu "
Setelah membersihkan diri Jen melihat Jihan dan Varo , ternyata mereka sedang bermain di Kamar .
" Hallo sayang !!" sapa Jen pada anak-anak nya
" Bunda !!!" seru mereka langsung menghampiri Jen dan memeluk nya . Jen menghadiahi kecupan bertubi pada pipi Jihan . tapi saat akan mencium Varo dia menolak keras hal itu .. tapi Varo lah yang mencium Jen bertubi-tubi di pipi nya .
" Kau ini !!" Jen mengacak rambut Varo dengan gemas .
Saat ini mereka sudah berkumpul di meja makan , Derren belum pulang dari perjalanan bisnis nya ke luar kota . jadi mereka makan lebih dulu , Derren juga sudah mengabari akan makan diluar , Dia tidak ingin jika anak istrinya harus menunggunya pulang untuk makan malam karena dia akan terlambat sampai rumah .
Setelah makan malam , mereka berkumpul diruang keluarga , Jihan Yang memang biasa tidur cepat pun sudah dibawa Alia ke kamarnya . Varo asik dengan ponselnya duduk di samping Jen .
Tadi teman-teman Fira akan pamit pulang tapi Jen belum memperbolehkan nya karena dia ingin tau kejadian tadi bagaimana awalnya .
" Fira kamu ada masalah apa dengan keluarga Johnson ? Sampai Tn. Jordan ingin menculik mu ? " tanya Jen serius . Ya Jen sudah mengetahui siapa dibalik kejadian tadi . dia Tn. Jordan Johnson
" Keluarga Johnson ? Aku bahkan tidak tau siapa mereka Bun !" jawab Fira jujur
" Apa teman di kampus kalian ada yang dari keluarga Johnson ? " tanya Jen pada Fira dan teman-teman nya
Airin berfikir keras mengingat nama keluarga itu , dia pernah mendengar nya tapi siapa .
" Ada Tante !! Samuel " Keanu menjawab karena dia kenal betul dengan keluarga itu . Orang tua nya rekan bisnis papa Samuel dia bahkan sering menemani Papa nya bertemu dengan klien-klien nya termasuk papa Samuel , dia juga pernah bertemu samuel dengan papa nya .
Deg
Fira mendengar jika keluarga itu Samuel pun langsung ingat jika nama Samuel adalah Samuel Dwayne Johnson.
Tapi kenapa papa nya Samuel menginginkan dirinya ? pikir Fira
" Samuel ?? kau kenal sayang ?" tanya Jen pura-pura tak tau . tentu saja Jen tau hanya saja dia ingin mendengar sendiri dari mulut Fira .
" I .. iya Bun aku mengenal nya ! tapi aku tidak mengerti kenapa papa nya ingin menculik ku " jawab Fira
" Lalu apa hubungan mu dengan Samuel ?" tanya Jen lagi
Mendengar pertanyaan itu Fira meremas ujung bajunya ,ia tidak ingin menceritakan masa lalu nya apa lagi di hadapan taman-taman nya . Dia sungguh belum siap untuk hal itu .
Jen sangat mengerti dengan ekspresi wajah Fira , dia menggenggam tangan Fira menenangkan nya.
" Ceritakan saja ! Bunda yakin kau akan merasa lebih baik jika kau berbagi " ujar Jen ,tapi Fira melirik ke arah teman-teman nya dan Jen mengerti arti lirikan itu
" Bukankah mereka sahabat mu sayang ? Mereka bahkan rela mempertaruhkan nyawa nya demi melindungi mu ! kau harus percaya pada mereka " ucapan Jen berhasil menyadarkan Fira akan hal itu . ia tau betul bagaimana perjuangan Rafi dan Keanu untuk melindungi nya tadi .jadi apa yang diragukan dari persahabatan seperti itu . jika Airin ,gadis itu memang tidak bisa berkelahi jadi wajar saja dia takut apa lagi orang-orang jahat itu begitu banyak .
Fira menarik nafasnya perlahan ,menatap teman-temannya sambil tersenyum kemudian ia melihat ke arah Jen . Varo sebenarnya sejak tadi mendengar mereka walau dia tampak sibuk dengan ponsel nya tapi Bocah itu mampu mencerna ucapan Orang-orang dewasa di sekeliling nya .
" Sebenarnya aku dan El dulu punya hubungan bunda , Dia ... Dia Cinta pertama ku , Tapi ...." Fira menceritakan bagaimana Samuel mendekati nya ,perjuangan yang tak sebentar hanya untuk seorang gadis , gadis pendiam dan cuek hingga ia bisa berubah menjadi gadis yang ceria berkat Samuel . Tapi 6 bulan menjalin hubungan , saat Samuel Naik ke kelas 3 SMA dan dia naik ke kelas 2 Samuel menghilang bak di telan bumi tanpa penjelasan, Sampai saat Fira mengetahui Samuel kuliah di kampus yang sama dengan diri nya. Fira selalu menghindar dan menggunakan masker saat di kampus selama Ospek karena muel Kaka senior mereka dan mereka sering bertemu jadi dia memilih menggunakan masker untuk menghindari Samuel .
Hingga tiba kemarin merasa bertemu di toilet secara langsung , itu pun saat Samuel ingin bicara Fira , Fira menghindari nya dan cepat berlalu dari hadapan Samuel . Tapi kini kenapa bisa masalah seperti ini terjadi , dia juga tidak tahu akan hal itu .
Mereka mencerna setiap penjelasan dari Fira , Sampai seseorang mengeluarkan pendapatnya
" Dari cerita itu , bisa disimpulkan kalau Papa kak Samuel gak setuju dengan hubungan kak Fira sama kak Samuel , Mungkin itu sebabnya kak Samuel pindah sekolah dan ninggalin kak Fira tanpa penjelasan . kini saat kalian satu kampus dan saling bertemu papa nya ingin bertindak untuk memisahkan kalian " suara tegas namun santai terdengar dari mulut kecil Varo .itu pun dia masih menatap ponselnya .
Ke 5 orang dewasa itu menoleh ke arah bocah cilik itu , Ke 3 teman Fira tentu saja terkejut bocah sekecil itu bisa berfikir sampai kesitu bahkan mereka belum memikirkan nya .tapi tidak dengan Jen dan Fira mereka sudah tau tingkat kecerdasan bocah ajaib' itu .jadi mereka tak heran lagi .
" God boy !!" Jen mengacak rambut Varo dengan gemas .
" Kalau gitu masalah nya , kamu tenang aja sayang ! bunda akan beresin semua ! kamu ikuti aja rencana bunda ! Dan bunda saranin kamu bicara deh baik-baik dengan Samuel . bunda yakin apa yang di bilang Varo benar , mungkin dia di ancam oleh papa nya untuk menjauhi mu , Jadi kamu bicarakan dulu sama dia . oke !!"
" Baik bunda " Fira menurut apa yang Jen katakan . besok dia akan bicara pada Samuel di kampus .
" Kalian mau kan bantuin Tante ! Tante punya rencana untuk itu " Jen membicarakan rencana nya pada mereka .
Dengan antusias mereka mengangguk pasti .karena menurut mereka papa Samuel sudah sangat keterlaluan sampai ingin menculik Fira ,hanya karena anak nya berhubungan dengan putranya .
" Wah .. seperti nya lagi asik nih ngobrol nya ! Sampai sampai ayah pulang gak disambut !!" ujar derren yang baru datang dan berjalan menghampiri mereka yang ada di ruang keluarga .
" Daddy !!!!" seru Varo langsung menaruh ponselnya di sofa dan berlari menghampiri derren
Jen dan Fira mengerutkan keningnya mendengar Varo memanggil Derren dengan sebutan Daddy .
" Daddy ?? Sejak kapan nih bocah manggil gue Daddy !! eh tapi keren juga sih " batin Derren sambil tersenyum . ia merentangkan tangannya agar Varo dengan mudah masuk dalam pelukannya.
Bersambung
Daddy
Jen mom
Varo
Hai .. Jangan Lupa like comment n vote nya ya gays !!!
Happy reading