
Setelah pertemuan mereka dengan Tn. Luther, Varrel dan Derren berserta vino kembali ke kantor .
Sesampainya di sana derren mengajak Varrel untuk ikut keruangan nya .
" Ini " derren menyerahkan berkas yang di tanda tangani oleh tuan Luther tadi, Varrel menerima itu dan membacanya dengan seksama .
" Ayah !! Ini ??" tanya Varrel cukup terkejut
" Ya ! sekarang kau pemilik perusahaan xx dan perusahaan kita saat ini sudah menjalin kerjasama, Kau mengerti apa artinya ini bukan ?" tanya derren
" Iya ayah , aku mengerti !" Varrel Tersenyum tipis karena derren telah memberi jalan keluar atas masalahnya .
" Untuk sekarang aku tidak akan muncul disana , sampai waktunya tiba " Kata Varrel dan di angguki oleh derren
" Itu juga yang aku inginkan , kau datanglah kesana saat rapat pemegang saham , sekarang perusahaan itu milikmu beserta saham dan properti yang di miliki oleh nya pun kini menjadi milikmu , Dan Tanpa dia tahu aku telah membeli saham milik orang lain di perusahaan itu " jelas derren
" benarkah ?? Haih !! aku tidak sabar untuk melihat bagaimana reaksinya saat Dia tau kalau saat ini dia sudah tak punya apapun " sambung Varrel , derren menoleh ke arah Verrel menatapnya dengan serius .
" Kau tidak menyesal sama sekali ? Bagaimana pun dia ayah kandung mu !" tanya derren ingin tahu bagaimana perasaan Varrel yang sebenarnya .
" untuk apa aku menyesal pada orang yang yang sama sekali tak pernah menganggap aku putranya" jawab Varrel dengan santai
" Ya sudah kembalilah ke ruangan mu , Besok jangan lupa untuk melihat proyek yang ada di kota B " Ujar derren kemudian
" Siap boss !!" Varrel Tersenyum dan melenggang pergi dari ruangan pria yang sudah ia anggap sebagai ayahnya sendiri .
Sesampainya diruangan Varrel memeriksa ponsel nya yang khusus dia pakai saat di London . Varrel mengaktifkan ponsel itu dan banyak sekali chat dari Vania yang isi nya permintaan maaf semua karena tak bisa menemuinya sebelum pergi .
Varrel menghela nafas nya , bahkan seharian ini dia tak ingat sama sekali dengan Kekasihnya itu , ntah lah , mungkin karena dia sedang kesal padanya . Varrel hanya membaca tanpa membalasnya, dan ia pun melanjutkan pekerjaannya kembali .
***
Sore itu setelah Keanu pulang Fira menyuruh adik-adiknya untuk mandi karena sudah sore , dia memandikan Jihan , gadis kecil itu terus saja berceloteh tentang Keanu , dia ingin ikut dengan Fira besok ke kampus ,tapi Fira belum mengiyakan nya karena Fira ingin belajar fokus menjelang ujian semester yang akan di laksanakan 1 bulan lagi.
" Em .. sayang kakak kan di kampus harus belajar , kakak tidak ingin aku merasa bosan nanti , bagaimana kalau sepulang kuliah kakak suruh kak Keanu untuk kesini aja , lagian besok kan hari Sabtu jadi kakak pulang nya cepat kok " tawar Fira pada Jihan , tampak gadis kecil itu berfikir sejenak sebelum mengiyakan tawaran Fira
" Tapi Kakak janji ya akan mengajak Keanu ke sini " ujar Jihan mengulurkan jari kelingkingnya
" Siap tuan putri!" Jawab Fira Tersenyum terpaksa , karena ia memikirkan. Bagaimana caranya mengajak keanu ke sini karena dia masih merasa malu dengan apa yang terjadi diantara mereka tadi.
" Huh !! Rileks Fira , oke !! dia sahabat Lo " batin Fira galau .
" Sayang !!" teriak seorang wanita dari luar kamar Jihan dan membuka pintu kamar itu .
" Bunda !!!" teriak Jihan langsung melompat dari tempat tidur ,padahal dia belum berpakaian lengkap karena Fira masih memakaikan baju tadi .
" Uh .. udah mandi ya my princess " Jen menciumi pipi gembul Jihan dengan gemas ." Pakai baju nya dulu gih , bunda mau mandi juga ayah pasti sudah siap mandi nya Setelah itu kita makan malam " ujar Jen kemudian di angguki oleh Jihan .
" Ra kamu belum mandi kah ?" tanya Jen
" Belum bunda " jawab Fira cengengesan .
" Ya udah setelah Jihan berpakaian segeralah mandi " Jen menggelengkan kepalanya sambil tersenyum dan berlalu dari kamar putri bungsu nya .
***
Keesokan hari nya tampak Jen sedang menyiapkan sarapan bersama Fira , derren yang baru bangun segera membersihkan diri dan memakai pakaian yang sudah istrinya siapkan , ia memakai kemeja putih jas hitam dan dasi hitam sebagai paduan nya . derren menyisir rambutnya sambil berkaca .
" CK , Orang tampan mah mau gimana juga tetap tampan " gumam derren Tersenyum pada dirinya sendiri . ia dengan narsis memfoto dirinya yang sedang bercermin . sampai di kejutkan akan kehadiran istrinya
" Udah tua gak usah Narsis ,bisa ?" sindir Jen
" Hei sayang ! Aku belum tua asal kau kau lupa ,kita hanya beda 3 tahun saja" protes derren tak terima di bilang tua .
" Tetap saja sudah tua !" Ejek Jen sambil mengambil handuknya hendak mandi tapi derren malah memeluknya dari belakang .
" Mas jangan begini , aku belum mandi " ucap Jen sambil berusaha melepaskan pelukan suaminya , tapi bukannya lepas derren malah semakin mempererat pelukannya , ia juga Mencium gas pipi Jen dari samping .
" Tidak masalah sayang , kau tetap cantik walau tidak mandi sekali pun " Goda derren membuat pipi Jen bersemu merah
" Cie .. Yang lagi malu !!!" godaan derren semakin membuat Jen malu dan kesal ...
" Lepasin ih , nanti kamu telat loh "
" Gak masalah , I'm Big boss ! emang kamu gak ke kantor ? " tanya derren tanpa melepaskan pelukannya
" Gak , gak banyak kerjaan jadi di kerjain dirumah aja " jawab Jen
" Ikut ke kantor aku yuk " ajak derren
" Gak ah ! Aku ingin menghabiskan waktu bersama anak-anak ,kasian kan mereka kota sibuk terus dan jarang sekali menghabiskan waktu bersama mereka " ujar Jen kemudian ia berbalik menatap derren
" Kamu benar sayang " derren menyelipkan anak rambut Jen yang sedikit kedepan .
" Setelah masalah dengan Tuan Luther selesai kita akan ajak anak-anak berlibur , bagaimana ?" ujar derren lagi .
" Boleh !" jawab Jen Tersenyum hangat menatap wajah tampan suaminya " Ya udah kamu tunggu di bawah aku mau mandi sebentar " Kata Jen dan di angguki oleh derren , sebelum keluar dia mencuri ciuman singkat di Bibir istrinya itu .
" Ra , Nanti berangkat sama bunda ya ,sekalian Anter Varo ke sekolahan nya juga " ujar Jen setelah mereka berkumpul di meja makan
" Bunda gak ke kantor ? " tanya Fira
" Gak sayang !"
Derren dan Varrel berangkat bersama ke kantor nya .sedangkan Jen setelah mengantar varo dan fira ia dan Jihan mampir ke supermarket untuk mencari bahan makanan yang sudah habis ,ya tadi Jihan merengek ingin ikut , Dan Jen dengan senang hati mengajak putrinya itu .
Jen mendorong troli yang berisikan Jihan didalam nya , ya Jen memasukan Jihan kedalam troli agar putrinya tak lelah berjalan ,itu malah membuat Jihan kegirangan .
" Bunda , ayo belanja bahan kue ,aku mau bikin kue untuk kak Keanu karena nanti dia akan datang bermain dengan ku !" celoteh jihan , dan Jen mengangguk mengiyakan permintaan putrinya. ya dia tak terkejut lagi karena Fira sudah bilang pada nya semalam setelah makan malam ,dan Jen tak masalah akan hal itu .
Setelah berbelanja ,kini ibu dan anak itu berkutat di dapur membuat kue sesuai keinginan putrinya . karena mereka tak tau kue kesukaan nya Keanu ,jadi Jen membuat kan kue tiramisu , brownis juga Red valvet .itu semua kesukaan dari derren dan anak-anaknya . yang memiliki selera masing-masing , siapa tau di antara itu Keanu juga menyukainya .
" sayang kenapa kamu sebagai ini ketemu kakak Keanu ?" tanya Jen hati-hati
" karena kak Keanu sama seperti Abang Varrel dan Abang Varo bunda , tapi dia mau bermain dengan Jihan ,kalau Abang Varrel jarang dirumah dan selalu bahagia sibuk , kalau Abang Varo dia lebih suka bermain sama dira , jadi Jihan sayang kak Keanu dia mau main sama Jihan " jawab Jihan panjang lebar dengan wajah polos dan mata sendu saat bicara tentang Varrel dan Varo ,tapi mata nya langsung berbinar saat dia berbicara tentang Keanu .
Jen sangat mengerti jika Jihan merasa kesepian , banyak nya orang di rumah ini tapi tetap dia butuh kasih sayang lebih dari keluarga nya .
Di kampus Fira bingung memikirkan caranya mengajak Keanu kerumah, sudah jelas jika Keanu pasti mau ,tapi kan Keanu juga punya kesibukan lain tentu nya apa lagi yang Fira tau pemuda itu selain kuliah dia juga membantu papa nya di perusahaan sepulang kuliah .
" Huh ! aku jadi serba salah " gumam Fira
Bruk
" Aww!! Hei kalau jalan lihat lihat dong !" seru orang yang menabrak Fira
"Cih , si ular ini !! bukannya dia yang nabrak ya ?" Ucap Fira dalam hati sambil menatap tajam Vanya yang telah sengaja menabrakkan tubuhnya pada Fira membuat baju Fira sedikit sakit .
" Kenapa Lo ? natap gue Seperti itu ? minta di colok mata Lo ?" Seru Vanya , malas menanggapi wanita ular itu Fira memilih berlalu begitu saja .
tapi dengan cepat Vanya menarik tangan nya hingga Fira berbalik menatap nya .
" Mau Lo apa sih ?" tegas Fira menghempas tangan Vanya dengan kuat
"Gue mau Lo Jauhi Samuel !" ujar Vanya
" Cih, Bahkan gue udah gak pernah bicara lagi sama dia setelah kejadian kemarin , dan Lo masih nyuruh gue jauhin dia , Ambil aja Sono gue gak butuh !! lagian gue heran deh sama Lo , kalau Lo memang orang yang penting untuk dia kenapa Lo mesti takut dia berpaling dari Lo ? atau karena Lo yang merasa gak mampu buat tetap berada di sisi samuel ? haih ! gue sebenarnya kasian sih ya sama Lo " Fira menatap Vanya dari atas sampai bawah
"Lo itu cantik , seksi juga , gue yakin deh pasti banyak cowok yang suka sama Lo , gue kasih tau ya ! kita ini cewek gak perlu ngejar cowok gak ada harga diri banget Lo jadi cewek , Kalo bisa nih kita cewek yang di kejar-kejar sama cowok ! heran gue , jual mahal dikit Napa, murah tau gak " Jleb !!! perkataan Fira yang panjang kali lebar langsung menusuk tepat ke hati Vanya gadis itu mengepalkan tangannya menahan emosi yang bergejolak tidak mungkin dia menampar Fira di sini karena posisi mereka berada di koridor dan banyak mahasiswa Mahasiswi yang berlaku lalang .
Jika di lihat sekilas mereka hanya tampak mengobrol biasa ,tapi siapa tau ternyata di antara mereka terjadi ketegangan .
Setelah berkata seperti itu ,Fira Tersenyum sinis dan berlaku dari hadapan Vanya . Keanu yang tak sengaja mendengar perkataan Fira pun tersenyum tipis ,ntah mengapa tapi dia senang .karena dia juga baru datang dan melihat Fira di tarik oleh seseorang dan dia tau siapa wanita itu yang tak lain adalah wanita yang bersama Samuel kemarin .
" Hallo gays !!!" Seru Airin pada ke tiga sahabat nya . melihat Fira dan Keanu juga Rafi satu persatu ,tumben banget mereka pada diem ? pikir nya
Fira memutar bola matanya malas menanggapi teriakan Airin. Airin menyeringai misterius ! Seperti nya gadis itu mempunyai ide cemerlang .
" Em . Rafi gue duduk bareng Lo ya " ia langsung menarik tangan Keanu yang hendak mendaratkan bokongnya di bangku nya . Airin menyerobot dan langsung duduk di tempat Keanu sebelah Rafi
" Apaan sih Lo Ai , Seneng banget Lo dari kemarin deket-deket gue " Saut Rafi menggoda Airin ,padahal dia tau apa maksud Airin .
" Helleh !! gak usah GR deh Lo raf " Saut Airin mengusap wajah songong Rafi gemas
"Rin kalau kamu duduk sini , terus aku ?" tanya Keanu yang masih berdiri di tempatnya
" Ya Lo duduk sama Fira dong Kean " jawab Airin enteng , Tidak tau jika Fitra sudah menahan rasa kesal dan sekaligus malu karena setelah kejadian kemarin dia jadi canggung jika berdekatan dengan Keanu .
" Ya udah !" jawab Keanu singkat dan berjalan ke bangku dekat Fira dan duduk di sebelah gadis itu .
Fira menunduk mengalihkan pandangan nya dari Keanu ia membuka bukunya dan pura pura membaca buku .Keanu yang melihat itu malah terkekeh membuat Fira melihat ke arahnya . matanya menatap Keanu seolah bertanya ada apa?
" Buku kamu terbalik " jawab Keanu yang mengerti arti tatapan Fira . Fira yang mendengar jawaban Keanu melongo dan melihat buku nya dan ternyata benar bukunya terbalik . Fira menepuk jidatnya merasa malu dengan tingkah nya sendiri .
" Gak usah ketawa " ketus Fira dan hanya di acuhkan oleh Keanu .
Tak lama seorang mahasiswa yang mungkin Asisten dosen datang ke kelas mereka memberi tahu jika dosen mereka tidak masuk dan memberi tugas yang akan di kerjakan oleh para mahasiswa termasuk Fira dan teman-temannya .
" Hais tau gini gue gak berangkat tadi " keluh Fira Terdengar oleh Keanu
keanu menoleh ke arah nya
" Kalau gak masuk kamu gak tau dong kalau dapat tugas seperti ini " ujar Keanu kemudian ,muncul ide di benak Fira karena menemukan alasan mengajak Keanu ke rumahnya .
" Iya sih , Em Kean ! ke rumah gue yuk kita ngerjain tugas ini bareng " ajak Fira sambil tersenyum manis , Keanu seperti berfikir tak langsung menjawab perkataan Fira dan malah menatap gadis itu penuh selidik seperti punya maksud tertentu
" eh ,gak usah gitu juga kali liatinnya , Gak cuma Lo kok kita berempat sama Rafi dan Airin , kan lebih gampang tuh kalau belajar bareng ,mau ya " bujuk Fira agar Keanu mau tanpa curiga padanya
" Lagian nih ya Kean ,kita setelah ini kan gak ada kelas lagi ,nah sekarang masih jam 10 mau ngapain coba . ini kan weekend , berhubungan gue lagi dihukum gak boleh kemana-mana jadi kalian lah yang main ke rumah gue sekalian kita ngerjain tugas "Lanjut Fira dengan alasannya yang di buat sedramatis mugkin dan itu berhasil meluluhkan hati Keanu ,apa lagi melihat wajah imut Fira ,mana mungkin dia bisa menolak gadis itu .yang entah sejak kapan membuatnya memikirkan dirinya setiap saat .Keanu Tersenyum tipis mengacak rambut Fira dan mengangguk mengiyakan ajakan gadis itu .
" Yeay !!" seru Fira membuat Keanu terkekeh . merasa salah tingkah Fira tersenyum kikuk dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal . ia mengalihkan pandangan nya merasa malu dengan sikapnya sendiri .
Rafi dan Airin yang melihat mereka saling pandang dan mengancingkan jempol mereka sambil tersenyum lebar , karena merasa usaha mereka tak sia-sia untuk mendekatkan Keanu dan Fira .
.
.
.
**Bersambung
Keanu
Fira
Rafi
Airin
Jangan lupa untuk like this page . comen juga vote
Happy reading n See you gays**