MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
EPISODE 53


" Ya udah kalau gitu ayo ikut bunda , Mas , Sam ayo " Mereka berjalan menuju penjara bawah tanah , banyak pertanyaan di benak Varrel siapa sebenarnya bunda nya ini , dan tempat apa ini ,di tempat yang indah ini ternyata ada tempat yang mengerikan .


Sepanjang berjalan banyak anggota Black Devils yang berjaga memberi hormat pada mereka .sampai pada tujuan dapat terlihat seseorang yang berdiri dengan kedua tangannya yang terikat ke atas begitu juga kakinya di dirantai . Varrel yang baru pertama kali melihatnya pun terkejut dengan pemandangan didepannya itu betapa mirisnya keadaan orang itu .


Jen memberi tatapan pada penjaga sebagai kode untuk membukakan pintu Besi penjara itu .Jen masuk di ikuti derren.


" Ini orang nya " tanya derren di angguki oleh Jen .


seketika derren menoleh ke arah pria itu menatap nya tajam dan bahkan sangat tajam ,Pria bertubuh tinggi besar itu berani beraninya dia pikirnya apa mereka ini tidak tau siapa istrinya itu , wajahnya memang seperti malaikat tapi jika berhadapan dengan musuh dia akan menjelma sebagai iblis .Bodoh sekali pikir derren .


" Katakan siapa yang menyuruh kalian " tanya derren Dingin dan menusuk


Orang itu tertawa sinis , bagaimana pun darah nya mengalir dara mafia yang sudah bersumpah akan kesetiaannya pada ketua Mereka .


" Lebih baik aku mati dari pada harus memberi tau kalian " ujarnya santai


" Cih , ternyata kau orang yang setia , tapi....." derren mendekati orang itu dan membisikkan sesuatu pada nya


" Bagaimana jika istri dan anak mu yang tidak bersalah itu menanggung semua kesalahanmu ,dan juga Tiger White .... Aku yakin dalam hitungan menit saja ....BAM !!" Ucap derren lirih dan mematikan lalu dia menegakan tubuhnya


" Dan yaa .. Sebelum menabuh genderang perang coba cari tau dulu siapa lawan kalian , aku tau Penyerangan ini Bukan murni karena permusuhan tapi ada yang membayar kalian . Benar ? " Derren tersenyum sinis menatap tajam pria itu .


" Emm... biar ku beri tahu kau satu lagi siapa yang kalian lawan ini " derren membungkuk berbisik ditelinga orang itu "BLACK DEVILS" seketika tubuh orang itu gemetar mendengar nama Tersebut ,wajahnya pucat Pasih dia tau betul organisasi itu adalah Organisasi terbesar dan paling ditakuti diberbagai Negara " Habislah sudah " pikir pria itu


" Sam " derren menengadah kan tangan meminta sesuatu ,Sam yang mengerti memberikan cambuk pada derren


" jika kau juga tidak ingin bicara ,maka nikmatilah ini "


Plak Plak ( Anggap aja suara cambuk ya )


Dua kali cambukan dari derren , orang itu meringis kesakitan Varrel yang berada diluar dapat melihat betapa mengerikannya pemandangan ini ,apa sebenarnya yang dilakukan orang itu sampai ayah bisa marah seperti itu pikirnya .


" Aku tidak akan membunuh mu , Tapi aku akan membuat mu memohon untuk ku bunuh " ucapnya menyeringai dia melanjutkan siksaan nya hingga orang itu merasa sudah tidak sanggup lagi ,dan akhirnya dia pun membuka suara dia berpikir walau ia tak mengatakan apapun mereka akan menghancurkan Tiger White dan yang lebih parah istri dan anaknya yang tidak tau apa . lebih baik dia membuka mulut agar keluarga nya aman walau dia harus tiada nanti .


" Tuan tolong , sayaakan berbicara ,Ta... tapi saya mohon Lepaskan anak dan istri saya " ucapnya terbata bata


" Katakan "


" Si ..silia ..yang membayar kami untuk melenyapkan nona itu , Itu murni perintah dari bos besar Tiger White tapi ketua kami tidak mengetahui apa apa . Bos besar menerima bayaran yang pantastis jadi dia gelap mata menyuruh kami melakukan itu tanpa sepengetahuan ketua " terang nya dengan suara yang lemah


mendengar nama itu derren mengepalkan tangannya kuat menahan emosi yang akan memuncak . Jen yang melihat itu mengelus lengan derren agar bisa tenang .


" Wanita Ja**Ng itu benar benar !!!" geram nya


" Tenang lah ,kita akan memberi nya pelajaran nanti " ucap Jen " Sam kau urus orang ini , dan beri kompensasi pada keluarga nya " ujar Jen menggandeng tangan derren keluar dari penjara itu .


" Ayo bang " Varrel mengikuti mereka dari belakang ,dia masih terkejut dengan kejadian barusan . di jadi berfikir setelah melihat semuanya siapapun akan melakukan itu jika ada seseorang yang akan membunuh istrinya tapi dia tak habis pikir dengan bundanya setelah hampir terbunuh masih bisa berbaik hati memberikan kompensasi pada keluarga pelaku . haih ntah terbuat dari apa hati bundanya itu ..


saat ini mereka telah duduk di sofa ruang kerja Jen . Jen akan membahas ini dengan Varrel agar menghilangkan rasa penasaran anak nya itu.


" Kau sudah melihat semua nya bang " Varrel Mengangguk membenarkan


" Akan bunda beri tau semua nya ,siapa bunda . pekerjaan bunda dan tentang ini semua .dimasa depan kau akan memegang kendali ini semua bersama adikmu Varo ," Jen mulai menjelaskan semuanya pada Varrel tanpa ada yang ditutupi termasuk GA Company , Black Devils ,sampai kejadian tadi malam yang membuat derren menyiksa orang itu . sungguh Varrel terkejut dengan kenyataan ini tapi dia akan menerima nya. dia berjanji tidak akan mengecewakan bunda dan ayah nya .


" Kau tau, ayah hanya sendiri mengurus perusahaan , sedangkan bunda ada Tante Ara , paman Kevan , paman Radith paman Sam dan paman Rio ,dan ayah hanya sendiri " ujar derren memasang wajah memelas varrel terkekeh melihat nya .


" Hei dia anak ku ,enak saja kau mau menguasai nya " seru Jen melipat tangannya di dada .


" Kau juga jangan lupa sayang kalau aku juga ayah nya jadi aku juga berhak atas diri nya " seru derren tak kalah sengit


" Tidak bisa , aku yang merawat nya dari kecil , enak saja "


" Huh aku tidak salah dengar , kau bahkan meninggalkan nya selama 5 tahun "


" Ya. ya. ya . aku tau itu tapi aku juga tidak melepaskan tanggung jawab ku pada nya . dan aku menyuruhnya menunda masuk universitas untuk bersenang-senang bukan bekerja seperti katamu "


" aku tidak menyuruhnya bekerja hanya belajar mengurus perusahaan "


" CK ,kau ini menyebalkan sekali " decak Jen


Perdebatan mereka tak ada habisnya , Varrel yang melihat itu menggeleng kan kepalanya dia bahagia melihat keharmonisan bunda dan ayah nya . memang mereka berdebat tapi di pandangan Varrel itu sebuah keromantisan yang belum pernah dia lihat .


" Ayah . bunda . stop !! " suara Varrel menghentikan perdebatan mereka


" Abang akan turuti apapun yang ayah dan bunda katakan ,oke ! jadi berhenti berdebat , Abang laper " ujar Varrel


Jen yang mendengar kata lapar dari mulut varrel heboh sendiri


" Oh ya Tuhan , Bunda sampai melupakan jika anak orang belum makan "


Varrel Berdecak mendengar penuturan Jen


" CK . Apa bunda sudah tak mengakui aku anak sampai bunda bilang aku ini anak orang " sunggut nya


" Sudah biarkan saja bunda mu , ayo kita keluar makan siang , pelayan pasti sudah menyiapkan nya , Yank kau panggil lah Alia untuk makan siang dan juga putra bungsu mu itu yang sedari tadi tidur bangunkan nanti bertambah bulat badannya jika tidur terus " derren bicara sambil merangkul Varrel berjalan keluar menuju meja makan .


Jen berdecak sebal mendengar penuturan derren


" Menyebalkan " gumam nya .


**BERSAMBUNG


Kalau gak sibuk ntar sore gue kasih 1 chapter lagi gays


Jangan lupa Like coment n vote nya ya**


yang kangen Uncle nya baby Varo nih




Aunty Khaira ( Ara )