
Di lain tempat Tampak seorang pemuda duduk disebuah restoran Menunggu seseorang . tak lama seorang pria bertubuh tinggi dan tampan berjalan mendekati meja seseorang buang telah menunggunya .
.
" Katakan " tanpa basa-basi William duduk dihadapan Raka.
" Santai dong , nikmati aja dulu ,Lo mau pesan apa " Raka melambaikan tangannya pada pelayanan
" cappucino coffe " ujar William pada pelayanan menghampiri mereka
" Oke sekarang katakan kenapa Lo ngajak ketemu gue "
iya Raka mengajak William bertemu tanpa sepengetahuan derren .karena dia baru dapat kabar jika Willi berada di negara ini ,dia ingin persahabatan mereka kembali seperti dulu , bagaimana pun semua ini hanya kesalahpahaman dan Raka juga sudah mengumpulkan bukti-bukti ketidak bersalahan derren dia akan memberikan nya pada Willi karena Raka tau jika dia hanya berbicara Willi tidak akan percaya seperti sebelumnya .
" Gue kangen aja ma Lo , kenapa gak ngabarin kalo Lo udah 3 bulan ini disini " tanya Raka
" CK . kita gak sedekat itu sampai gue harus ngabarin keberadaan gue sama Lo "
" Biar bagaimanapun Lo tetep sahabat gue "
" terserah Lo " William malas berdebat dengan Raka dia memilih diam , karena dia tidak ada dendam dengan Raka , William hanya kesal Raka yang selalu membela derren menurut nya . tak lama minuman William datang , setelah pelayan itu pergi Raka mengambil sesuatu di saku jas nya Sebuah chip bukti bukti kesalahpahaman ini dan memberikan nya pada Willi.
Willi menerima itu mengerutkan keningnya
" Lo liat aja ,ntar juga Lo tau sendiri , setelah Lo liat itu Lo bisa nilai sendiri mana yang benar mana yang tidak " Raka berdiri dari tempat duduknya " Kalau pikiran Lo udah jernih lusa gue tunggu Lo di Bar xx jam 8 malam " setelah mengatakan itu Raka berjalan keluar dari restoran tersebut meninggalkan William dengan kebingungan nya .
Willy melihat chip yang diberikan Raka mengepalkan dalam genggamannya Dia meminum sedikit minumannya nya dan beranjak pergi dari situ .
Tak berapa lama Willi sampai di kantor nya , dia mengambil chip disaku nya , menyalakan laptop untuk melihat isi dari chip tersebut .
Disitu berputar video tentang Alexa di hotel bersama seorang pria tapi bukan derren , sedang melakukan hubungan suami istri disebuah kamar hotel . dan juga video saat Alexa mencoba menjebak derren dan kecelakaan tunggal nya " William terduduk lemas di kursi kebesarannya .
Bertahun-tahun bahkan dia selalu menyalahkan derren karena sudah menolak adik nya yang ia kira sedang hamil anak derren hingga kematian Alexa yang dia fikir derren penyebab nya .
" Bodoh , kenapa aku begitu bodoh " gumamnya
Lusa dia akan menemui Raka dan meminta maaf pada derren. sungguh dia menyesal ... banyak sekali kejadian yang dia alami sampai saat ini ,semua kebenaran tentang Ella / Jennie yang ternyata istri dari seorang yang dia anggap musuh Sebelum nya . lalu sekarang kebenaran bahwa dia memusuhi orang yang salah .
*******
Di apartemen Ara sedang bersantai karena hari ini dia tidak bekerja . ia menikmati hari weekend nya berdiam diri di apartemen nya dengan bersantai .Tapi tiba tiba handphone nya berbunyi tampak nama " B Jen " tertera dilayar ponselnya
" Huh , tidak bisakah dia membiarkan ku bersantai sebentar saja " gerutu nya Ara membiarkan saja ponselnya dan tak menjawab telepon Jen
tak lama Sebuah pesan masuk dari Jen
Ting
* Hei Nona Kiara ,berani beraninya kau tidak mengangkat telepon dari ku , sudah bosan hidup hmm * isi pesan Jen yang membuat Ara berdecak dia pun menghubungi Jen
" Ada apa, tidak bisakah kau membiarkan ku bersantai sebentar hah " dengan suara kesal nya
Jen terkekeh geli mendengar sahabatnya itu kesal
" Ra siapkan pesta Minggu depan , jamuan untuk para kolega kolega kita , sekalian aku ingin memperkenalkan seseorang pada mereka " ujar jen
" Hmm . oke " Ara langsung mematikan ponselnya dia melanjutkan Aktivitas nya menonton drama tak lupa dengan cemilan ditangannya .
**
Di sebrang sana " CK . gadis ini tidak bisakah dia tidak mematikan telepon nya begitu saja , dasar " gerutu Jen
" Ada apa sayang " tanya derren
" gak , nih Ara aku belum selesai ngomong dimatiin gitu aja telpon nya " ujar Jen
" Biarkan saja mungkin dia lelah " saat ini derren dan Jen sedang berada dikamar mereka yang ada di markas black Devils . Varrel sedang sibuk bersama adiknya , dia mengajak Varo berkeliling bersama Sam di ikuti Alia melihat para anggota black devils latihan .
" Yank , Sini deh aku mau tanya sesuatu ma kamu " ujar derren , Jen pun menurut dan duduk di sebelah derren yang sedang duduk di sofa kamar .
" Ada apa mas "
" Berapa umur Varrel "
" 15 tahun " jawab Jen santai
" 15 TAHUN ???, wait ... kalau baru 15 tahun kok kamu bilang tadi dia mau masuk universitas "
" iya , Kenapa sih mas ?" tanya Jen berlagak bingung
" Sayang , aku tanya serius loh "
" iya . iya . Varrel itu anak yang jenius mas , Dari SD sampai SMA sekarang dia cuma perlu waktu 8 tahun. aku bangga banget ma dia " ujar Jen
" hmm, sekarang ayo kita pulang , Minggu depan kita akan ngadain pesta penyambutan untuk putra sulung kita . oke "
" Siap bos !! yang gimana kalau kita ajak Varrel kerumah pasti mama papa seneng deh "
" Boleh sih , tapi besok kan dia harus sekolah mas "
" kan bisa berangkat dari rumah "
" tapi jauh mas ,kasian dia "
" kamu nih kayak orang susah aja deh , Tinggal dianterin pakai heli kan bisa "
" No no no. aku gak mau buat kegaduhan disekolah ya nanti , lagian nih ya aku yakin Varrel gak akan mau "
" iya juga sih , ya udah lah besok aja sekalian Minggu depan dia kan udah selesai ujian juga "
" Oke , sekarang kita pulang "
Varrel pulang di antar supir tadi , masih pukul 5 sore mobil yang dikendarai derren sudah sampai di kediaman Admaja.
Mereka masuk bersama disambut oleh Anita mama derren . dia sudah sangat merindukan Varo cucu nya itu . sejak kemarin dia tidak bermain dan tidur dengan Varo Oma muda itu benar benar merindukan cucu nya .
**
Dua hari berlalu saat ini derren sedang berada di kantor nya .
Tok tok tok
" Masuk "
Raka masuk kedalam ruangan derren
" Ada apa " tanya derren masih fokus pada pekerjaan nya
" Ren ntar malam ada undangan dari si Marvel di Bar nya dia ngadain pesta gitu " bohong Raka dia sudah mengatur pertemuan Derren dan Willi .
" Jam berapa"
" Jam 8 "
" Nanti gue hubungi Jen dulu kalau akan pulang terlambat "dia mengambil handphone nya yang berada di atas meja segera dia menghubungi sang istri bercinta bahwa akan pulang telat . Jen pun memaklumi nya .
" CK . dasar bucin " mendengar penuturan Raka derren melirik nya dengan tatapan tajam .
cletok
" Issh sakit derrennnn " kesal Raka mengusap keningnya yang terkena lemparan pena oleh derren
" Lo cari mati hah ,ngatain gue bucin "seru derren
Raka cengengesan memasang ancang-ancang untuk kabur dari ruangan derren .
" Gak . gak sorry ... udah ah jangan lupa ntar malam jam 8 , , Bucin " Raka menekan kata bucin sebelum derren menghajarnya dia sudah kabur dari ruangan derren .
" huh ... Selamat " Raka menghela nafas lega setelah berada diruangan nya
Sedangkan diruangan derren
""RAKA BRENGSEK , gue doain Lo lebih bucin dari pada gue " Teriaknya kesal
" Sabar ren , Jangan sampai Lo struk gara gara darah tinggi karena marah marah , inget Lo masih punya 2 anak yang menjadi tanggung jawab Lo . eh salah 9 anak " gumam derren terkekeh dalam bayangannya bagaimana jika mereka tinggal bersama . pasti akan seru pikirnya .
***Bersambung
Jan lupa like comment n vote nya gays .
Happy reading .. Coment kalian ingin visual siapa disini dan di chapter sebelumnya udah gue kasih visual Uncle Ken sama aunty Ara . dicek ya. see you**
Nih buat cuci mata ada uncle Gabriel dan Uncle Radit nih
Duh yang mo nikah galau amat pak
Ada uncle Radith juga nih yang cinta dalam diam ma bunda .