MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Episode 43


Acara di Perusahaan GA Company Berjalan dengan lancar .


Tuan Mike , kevan ,Rio dan Sam memilih kembali ke Markas . Derren dan keluarga nya juga sudah kembali ke kediaman Admaja. Begitu juga dengan keluarga Sanjaya dan yang lainnya .


Sesuai janji Jen pada Ayah nya ia akan mengunjungi Markas bersama Derren dan Varo.


Saat ini Mereka Sedang berada di perjalanan .


" Sayang , Kenapa tempat nya terpencil seperti ini" tanya Derren karena melihat sepanjang jalan sangat sepi seperti perkebunan .


" Tidak juga mas akan lihat nanti tempat nya sangat indah disana " ujar Jen


" hmm, benar kah " ujar derren menaikan sebelah alisnya dan di angguki oleh Jen


" yank kau berhutang penjelasan pada ku " tutur derren


" Penjelasan apa?" Jen pura pura tak tau


" Kenapa kau tidak mengatakan apapun sebelum nya tentang GA Company"


"Karena mas tidak pernah tanya , lagian aku juga sudah jawab kan saat mas tanya putri ayah Mike "


" iya seh " derren menggaruk tengkuknya yang tak gatal .


" tapi kan seharusnya kau menjelaskan padaku , kenapa harus menutupi semuanya ,dan kenapa identitas mu tidak di publikasikan"


" Hanya untuk privasi saja . Juga melindungi diri " ujar Jen


Derren pun tak mempermasalahkan lagi . Dia juga baru ingat dulu saat dirinya mengikuti Jen dan Jen diserang penjahat bisa dengan mudah mengalahkan mereka . sekarang derren tau alasannya . siapa yang bisa mengalahkan putri ketua black Devils . Biarpun dirinya juga hebat dalan beladiri tapi tidak se cerdik Mafia yang memang dunia nya dalam hal itu .sedang dirinya hanya murni pembisnis .


" Mas belok kanan , nanti ada pertigaan Belok kiri nah disitu tempat nya " ujar Jen memberi tahu jalannya


derren hanya mengangguk sebagai jawaban nya .


Sedangkan Beby Varo sejak tadi tidur dipangkuan sang bunda .


tak berapa lama mereka sampai di gerbang Markas .


Derren sungguh takjub Melihat pemandangan dihadapannya . Sungguh indah !!!


" Selamat datang Nona , tuan muda " sapa Penjaga memberi hormat pada Jen dan derren.


Jen mengangguk dan derren hanya cuek dan memasang wajah datarnya .


Mereka berjalan Memasuki Mension utama .Tapi Jen tidak menemukan Ayahnya .


ia pun bertanya pada pengurus Mension


" Bi ,dimana ayah " tanya Jen


" Tuan berada di ruang latihan nona "


" baiklah terima kasih bi, Aku akan taruh Varo dikamar dan menyusul ayah ke belakang tolong jagain Varo ya bi " ujar Jen tersenyum lembut


" Tentu nona "


Setelah menidurkan Varo di kamarnya Jen mengajak derren menemui ayah Mike .


Setelah berjalan agak jauh mereka dapat melihat tuan Mike sedang duduk memperhatikan Kevan ,Rio dan Sam melatih para anggota mengasah kemampuan Mereka .


Derren sungguh takjub melihat kemampuan anggota black Devils .baik dari segi beladiri maupun senjata api dan logam.. Mereka benar benar hebat .


" Nak kau sudah datang "sapa tuan Mike melihat Jen dan derren


" Iya ayah " Jen memeluk tuan Mike


" Senang bertemu dengan paman " ucapnya menjabat tangan tuan Mike .dan dibalas dengan pelukan oleh tuan Mike


" Aku juga senang bertemu dengan mu nak , Kenapa tidak mengajak ayah dan ibu mu tadi "


" Papa tadi pergi ke kantor paman ada rapat yang harus dihadiri karena aku kesini jadi papa yang menggantikan " jelas derren


" Baiklah lain kali aku yang akan menemui ayah mu " ujar nya tersenyum hangat pada derren


Derren yang melihat itu menghapus pikirannya tentang Ketua black Devils yang ia pikir Bengis dan kejam ternyata sangat baik tapi juga tegas dan berwibawa.


lalu ia memperhatikan para anggota yang sedang berlatih begitu juga dengan jennie .


" Mas ayo berlatih dengan ku" ajak Jen


" ayo "


Jen merakit Senjata nya dengan cekatan derren memperhatikan nya dan dengan cepat merakit nya juga . Derren orang yang sangat cerdas jadi hanya dengan sekali lihat ia dengan mudah mempraktekkan nya .


" wow , mas apa kau pernah melakukan ini sebelum nya " tanya Jen


" tidak . aku baru pertama kali melakukan nya . Kalau beladiri aku terbiasa tapi tidak dengan senjata aku tidak pernah mempelajari nya " jujur derren


" tapi melihat mu dengan sangat mudah merakit Senjata seperti sudah terbiasa " ujar Jen


" Aku hanya melihat mu melakukan nya" jawab derren


" Hanya melihat sekali saja dia bisa melakukan nya, Sungguh luar biasa " gumam Jen


" Baiklah ayo ,pakai ini " Jen memberikan penutup telinga pada derren


Dor dor dor


Suara tembakan dari senjata Jen menggema diruangan itu dan seperti biasa tembakan Jen tidak pernah meleset .


Derren Hanya memperhatikan Jen sedari tadi . setelah Jen selesai Ia melakukan Seperti apa yang dilakukan Jen


Dor Dor Door


Suara tembakan derren Jen yang melihat nya sungguh takjub . bagaimana tidak derren yang bilang belum pernah melakukan itu tapi tembakan nya sangat akurat mencapai titik tengah.


setelah itu Jen meletakkan Apple di atas papan tembak dan menyuruh derren membidik nya .


Dor


Hanya dengan sekali tembak Apple itu hancur .


Suara tepuk tangan menggema diruang tembak Mereka melihat kebelakang Paman Mike tersenyum kearah Meraka .


" Luar biasa nak , sungguh menakjubkan "


" Apa kau berminat bergabung dengan kami " tawar paman Mike


Derren berfikir sejenak ia sebelumnya tidak ada niat untuk masuk ke dunia hitam tapi melihat istri nya sudah terlibat dan sudah jelas akan anak nya yang akan menjadi pewaris semua ini . dia memutuskan untuk bergabung semata mata untuk melindungi istri dan anak nya . sehebat apapun Jennie tetap lah wanita . dia sebagai Suami harus bisa melindungi istri nya . lagian Black Devils organisasi Legal dan tidak diragukan juga tidak pernah terlibat dengan hal hal ilegal .


" Bolehkah paman " tanya nya


" Tentu saja nak , Kau bisa memimpin ini dan akan dibantu Jen nanti Aku akan sangat Senang jika kau yang memimpin Organisasi ini . jika Jen sendiri Masih ada rasa khawatir dalam diriku , jika ada Kamu paman akan merasa tenang ada kau yang akan menjaga Jen , aku tidak meragukan kemampuan nya , tapi alangkah baiknya jika kalian bersama Memimpin organisasi ini" ucap paman Mike tulus .


" Baiklah paman , Tapi aku perlu mengasah kemampuan ku "


" Aku percaya padamu nak "


Jen sangat senang dengan keputusan ini . serasa beban di pundak nya Berkurang puluhan kilo .


" Ayo sekarang masuk , Ayah Sangat rindu bermain dengan cucu Ayah yang tampan itu " mereka mengangguk dan berjalan masuk kedalam Mension.


******


Ditempat Lain seseorang sedang menikmati minuman nya diruang kerjanya .


Ia sangat berfikir keras menyusun rencana menghancurkan seseorang ,


Dia Alexander William Pengusaha sukses Pemilik Perusahaan Iklan di Berbagai negara .


Ia ingin membalas kan dendam nya Pada Derren .


Sedikit cerita tentang mereka.


Mereka Dulunya adalah sahabat William,Derren dan Raka, Semasa kuliah Mereka selalu bersama hingga sampai terjadi kesalahpahaman diantara Derren dan Willi . Raka yang mengetahui semua permasalahan nya tidak membela siapapun bukan berarti dia mengikuti Derren dia membenci Willi . tidak!! Karena ia tau itu hanya kesalahpahaman dan derren tidak bersalah itu lah kenapa ia lebih memilih mendukung derren . sangat diam sayang kan oleh nya persahabatan mereka hancur begitu saja . ia sudah mencoba berulang kali menjelaskan yang sebenarnya pada William tapi William tidak pernah mau mendengarkan nya.


ia lebih percaya dengan apa yang ia lihat dengan mata kepalanya sendiri .


Tapi jauh didalam lubuk Hati William ia masih sangat menginginkan persahabatan nya kembali utuh mengingat sudah banyak moment yang mereka habiskan bersama .


Tapi hal itu tertutup dengan egonya yang begitu besar. ..


* Bersambung


# Di episode selanjutnya akan ada Flashback tentang mereka ya ........


# Ada yang coment kalo visual derren kurang pas .


Kalian bisa komen dan kasih masukan untuk ganti visualnya derren . ada juga yang minta diganti aktor Thailand . Kalo aktor Thailand author ngefans nya cuma sama Jirayu tapi kalo Jirayu yang jadi tokoh derren rasanya kurang pas karena wajah nya Jirayu terlalu imut ..


Jadi tolong kasih masukan ya ...