MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Episode 46


Sudah seminggu semenjak pertemuan Jen dan William di supermarket itu ,


" Ra , bagaimana dengan Iklan hotel kita apa sudah ada kabar dari Perusahaan Onenova " Jen saat ini sedang Berada di ruangan nya bersama Ara, " iya Kata mereka Besok iklan nya sudah tayang " Jawab Ara sambil memeriksa Dokumen untuk rapat nanti " Secepat itu ? Tidak salah aku memilih perusahaan desain itu " Kata Jen tanpa mengalihkan pandangan nya dari laptop dihadapannya.


" iya kau benar , Perusahaan itu tidak diragukan lagi , Oh ya Jen bagaimana keadaan putra ku ,sudah lama aku tidak melihat nya "


"Dia baik ,Kau saja tidak pernah berkunjung kerumah "


" Jangan menyalakan ku , Disini kau yang salah karena memberi ku banyak pekerjaan sampai sampai aku lupa mencari jodoh " gerutu Ara membuat Jen terkekeh mendengar ocehan temannya itu


"Tidak usah tertawa , seperti nya kau senang sekali melihat teman mu ini jadi perawan tua " Kesal nya .


" Oke oke . setelah proyek kita semua uang di Kota Y selesai kita akan liburan di villa kita "


" seriously?? " antusias Ara


" Yes, of course" Ara begitu senang mendengar nya ,ia sangat bersemangat karena ia tau villa yang di bangun Jen itu sangat indah . setelah selesai dengan pekerjaannya Mereka bersiap untuk mitting .


*****


Jam makan siang Jen pergi ke kantor derren untuk makan siang bersama , sebelum itu Jen mampir ke restoran terlebih dulu memesan makanan . ia sengaja tidak memberi tau derren karena ingin memberi kejutan suaminya dan sudah lama juga Jen tidak berkunjung ke kantor derren .


Dikantor derren sedang membereskan berkas-berkas yang sudah selesai ditandatangani


Tok tok tok


" Masuk " Ucapnya dari dalam


" Pak ,Ada nona Sisil ingin bertemu dengan anda ,saya su....." belum sempat sekertaris derren menyelesaikan ucapannya Sisil sudah menerobos masuk keruangan derren .


Seketika derren ekspresi wajah derren berubah menjadi dingin melihat wanita itu


" Untuk apa kau kemari " ucapnya sinis tanpa melihat wanita itu.


" Yank ..." Sisil melirik sinis pada sekertaris derren , mendapatkan tatapan seperti itu Keyla mengerti dan langsung keluar ruangan bos nya .


Melihat Sekertaris derren sudah keluar sisil langsung berjalan menghampiri derren dan duduk di pangkuan derren mengaitkan tangannya dileher derren dan langsung mencium bibir derren , Derren yang mendapat perlakuan mendadak seperti itu dari Sisil membulatkan matanya terkejut


Jen yang saat itu sudah sampai di gedung Admaja berjalan santai menuju ruangan suaminya , para karyawan kantor itu yang sudah mengetahui siapa jennie memberi tanda hormat padanya dan dibalas senyuman hangat oleh Jen . saat sampai depan ruangan derren Jen menyapa keysa sekertaris baru derren .


" Key apa Tuan ada "


" Ada nona ,tapi tuan sedang ada tamu " jawab key


" Oh ya udah gak apa-apa " Jen berjalan keruangan derren saat ia akan masuk Jen berhenti di depan pintu yang tidak tertutup rapat mendengar suara derren yang sedang marah.


" Apa yang kau lakukan !!!!" seru nya mendorong Sisil tapi tidak berhasil karena tangan Sisil yang mengait kuat di leher nya


" Lepaskan!!" teriak nya lagi


" Tidak !!Sayang,aku merindukan mu, aku tau aku salah ,maafkan aku .aku menyesal ,aku masih sangat mencintai mu ,ku mohon kembali lah pada ku baby" ucap Sisil dengan nada manja nya


" Apa kau gila Hah !! Pergi kau dari sini Ja***g "


Jen yang mendengar dari luar sudah mengepalkan tangannya , dan membuka pintu itu dengan tendangan nya hingga menimbulkan suara yang keras mengejutkan derren dan Sisil .Karena keterkejutan nya kaitan tangan Sisil yang melemah ,derren langsung mendorong tubuh Sisil hingga tubuh Sisil terjungkal .


Derren yang panik melihat Jen bergegas menghampiri sang istri yang sedang menatap nya tajam . Jen juga berjalan melewati derren meletakkan makanan yang ia bawa di meja kerja derren .


" Ini makan siang mu " Suara nya terdengar dingin ,sorot mata nya yang tajam dan tegas melihat ke arah Sisil yang sedang kesakitan akibat didorong derren .


" Sayang aku bisa jelasin semuanya " derren meraih tangan Jen tapi langsung ditepis oleh sang istri . Jennie pun langsung berjalan keluar dengan kekesalannya tanpa menangis sedikit pun .


Saat derren akan mengejar jennie tangannya ditarik oleh Sisil . seketika amarah derren pun memuncak melihat wanita itu .


" Apa mau mu hah ! ! Kau lihat dia istri ku , Karena kau dia jadi salah paham , dan aku ingat kan padamu Jangan pernah tampakan wajah mu yang menjijikkan itu dihadapan ku ataupun keluarga ku lagi . jika kau masih melakukan nya ,Kau tidak akan bisa membayangkan apa yang akan ku lakukan padamu . Mengerti !!!" Tegas derren yang sudah di kuasai emosi


" Tidak ,Aku tidak mengerti dan tidak mau mengerti , Apa hebat nya wanita murahan itu hah, Aku wanita yang kau cintai , wanita ****** itu pasti hanya menginginkan hartamu saja ,Kau jangan bodoh derren" teriak Sisil sambil menangis


Derren yang mendengar ucapan Sisil tentang Jen tambah tidak bisa mengontrol emosi nya . Tatapan nya pada Sisil semakin tajam dan dingin


" Ucapan itu hanya pantas untuk mu , Pergi dari sini sebelum aku berbuat kasar padamu " Dengan suara rendah dan penuh penekanan


Sisil yang melihat situasi ini langsung melangkahkan kakinya dengan kesal keluar dari ruangan derren .


Derren melampiaskan amarahnya pada barang barang diruangan nya .


"Aaaaaarrrrrhhkkk " teriak nya menghancurkan isi ruangan itu . lalu ia meraih kunci mobil dan berlari keluar berniat mengejar Jen walau dia tau itu sia sia sudah pasti Jen tidak ada lagi dikantor nya . Lalu dia pun bergegas menaiki mobilnya menuju rumah orang tuanya .


Saat tiba di mansion Utama dia tidak memperhatikan mobil Jen yang tidak ada di situ .


" Sayang .. yank ..." teriak nya


" Ada apa sih ren teriak teriak seperti itu, Varo lagi tidur loh kalau kamu berisik nanti dia bangun lagi " omel Mama Anita


" Jen mana ma "


Mama Anita menyerngitkan dahinya heran melihat anak nya siang siang begini nyari Jen yang jelas jelas ada dikantor nya .


" Bukannya Jen dikantor " Jawab mama Anita


" Jadi dia tidak kembali kerumah " Wajah derren jadi panik dan membuat mama nya semakin penasaran .


" Emang apa yang terjadi pada Jen " tanyanya


" Nanti aku jelasin , sekarang aku mau cari jennie dulu" derren pun berlalu keluar meninggalkan sang mama yang jadi khawatir melihat kepanikan anak nya itu .


Dengan kecepatan penuh dia menuju Gedung GA Company ,disana ia bertemu Ara yang mengatakan jika Jen tadi hanya pamit ke kantor nya . Dia menyusuri jalanan dan bahkan Mencari ke mansion mereka juga kemarkas tapi hasilnya juga nihil .,malah dia mendapat ceramahan oleh ayah Mike .Pukul 10 malam ia Memilih kembali kekediaman orang tuanya dengan ke adaan kacau karena tidak berhasil menemukan istri nya.


**BERSAMBUNG


# Jangan lupa Like , coment ,n vote nya ya ..biar author semangat nulisnya .


Dan juga kalian bisa kasih kritik dan Saran Untuk kelanjutan cerita ini ....


*HAPPY READING GAYS**