MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Bab 8


Note * Episode ini tentang Ara dan willi ya ..


Setelah pulang dari rumah Jen , Ara kembali kerumah nya dan langsung disambut oleh pemandangan yang tak mengenakan di ruang keluarga . Di sana ada Ibu Willi , William dan seorang gadis yang duduk di sebelah Willi , Mereka seperti nya sedang membicarakan hal penting .


Melihat kedatangan Ara mereka semua menoleh ke arah nya , Pandangan Willi masih dingin pada istri nya itu , sedang kan ibu Willi dan wanita itu menatap sinis ke arah Ara . Ara yang mendapat pandangan tak mengenakan itu pun tersenyum pada mereka lalu pergi ke atas ke kamar nya tanpa mengatakan apa pun . willi menatap istrinya Sampai tak terlihat dari pandangan nya .


" Cih ,dasar tak tau sopan santun , Ada orang tua dan tamu disini tak di sapa nya " Gerutu mama Willi , William melirik ke arah mama nya tanpa berkata apa pun .


" Kau lihat itu Will , Istri mu yang tak punya sopan santun itu ? Mama gak mau tau pokok nya kau harus menikah dengan Selly , kalau kamu gak mau kamu jangan harap bisa melihat mama lagi , mengerti !!" seru mama Willi


Mendengar itu Willi membelalakkan mata nya terkejut " Apa yang mama katakan !! Aku tidak bisa menikahi wanita lain ma , Hanya Ara istri ku dan Hanya dia yang aku cintai . . walau mama memaksa ku , Aku tidak akan mau !!" seru Willi menolak keras wanita disamping nya ini yang sejak tadi menempel pada nya yang membuat diri nya risih Hubungan nya dengan Ara sudah renggang sekarang di tambah Ara melihat nya dekat wanita lain . willi memijit pelipis nya lelah !


" Jadi kau memilih wanita mandul itu dari pada mama hah !!" teriak mama nya


Sedangkan wanita bernama Selly itu tersenyum tipis melihat mereka berdebat .. Bagaimana pun dia menyukai pria di samping nya ini . apa pun cara nya dia harus mendapatkan nya .


" Ma , Aku tidak bisa memilih salah satu di antara kalian. karena mama adalah orang tua ku dan Ara adalah istri ku . kalian sangat berharga untuk ku . ma tolong mengerti , bahkan pernikahan ku dan Ara baru satu tahun dan mama sudah seperti ini " Ujar Willi sedikit lembut mencoba memberi pengertian pada mama nya .


" Terserah !! Mama beri waktu untuk mu memutuskan , Selama itu jangan pernah bicara pada mama !" kata mama nya penuh tekanan dan langsung pergi ke kamar nya mengajak Selly . Selly menatap Willi dan mengedipkan sebelah mata nya menggoda william tapi pria itu sama sekali tak memperdulikan wanita itu .


Setelah mama nya pergi Willi mengusap rambut nya kasar . ia benar benar tak habis fikir pada mereka . Begitu pun dengan Ara yang menyuruh nya menikah lagi . apa mereka pikir dia itu barang yang bisa se enak nya saja di bagi pada orang lain .pikir nya prustasi .


Willi ke atas menuju ruang kerja nya . ia tak mau masuk kamar bertemu Ara akan membuat nya bertambah kacau . Dia tak ingin melampiaskan kemarahan nya pada istri nya itu nanti . jadi dia mencoba menenangkan diri di ruang kerja nya .


Tanpa mereka sadari ternyata Ara mendengar semua nya sejak tadi . Karena dia memang penasaran dan ingin tau apa yang akan terjadi .


Setelah ibu mertua dan wanita bernama Selly itu masuk ke kamar mama Willi Ara menutup pintu kamar nya kembali dan mengunci nya .


Sakit ?? Tentu saja !! Ara Menangis dalam diam .


'Benar apa kata Jen , Disaat seperti ini gak mungkin aku akan mengadopsi Leo !' Gumam nya dalam tangis .


Malam semakin larut , Dan Ara melewatkan makan malam nya ,ia hanya berdiam diri di dalam kamar . Setelah lelah menangis ia membersihkan


diri ke kamar mandi lalu merebahkan diri nya . lelah !! Ia sangat lelah dengan semua ini .. Keharmonisan rumah tangga nya hanya bertahan beberapa bulan saja setelah menikah . Tapi Ara masih mencoba untuk bertahan .


Willi di dalam ruang kerja nya juga sedari tadi tak keluar keluar ,ia tidak ingin makan malam bertemu mama nya dan wanita bernama Selly itu .


Willi memutuskan untuk tidur di kamar lain , Karena memang ia masih kesal dengan Ara . bukan apa-apa Dia hanya ingin Ara dirumah dan tidak bekerja , selain dia masih sanggup mencukupi kebutuhan nya dia juga ingin Ara dirumah bersama mama nya agar mama nya tidak kesepian dan menuntut cucu terus menerus . apa lagi sekarang sampai mengancam nya agar mau menikah dengan wanita lain dan memberi nya cucu . sungguh tak masuk akan menurut nya .


Pagi hari ini Ara tak seperti biasa nya yang menggunakan pakaian formal di hari Senin , Ia masih menggunakan kaos oblong dan celana pendek selutut dengan menguncir rambut panjang nya secara asal . Setelah mencuci muka Ara menuruni anak tangga untuk ke dapur membuat sarapan .


" Pagi bi .." Sapa nya pada bi Imah yang sedang meracik bumbu , Karena memang masih jam setengah enam Willi yang ntah tidur di kamar mana dia tak tau pasti juga belum bangun begitu pun dengan ibu mertua nya .


" Pagi juga non " Jawab bibi ramah pada nya .


" Biar Ara yang masak bi , Bibi mau masak apa ?" tanya Ara kemudian


" Tidak usah non , Ini hanya mau bikin nasi goreng aja non" jawab bibi sambil menolak permintaan Ara


" Gak apa-apa bi,. Ara cuma ingin masakin buat Willi dan mama ,selama ini kan Ara gak pernah masakin untuk mereka karena terlalu sibuk bekerja " Ujar nya dan bibi pun memaklumi nya . memang selama menikah Ara belum pernah memasak untuk Willi karena ia selalu berangkat pagi pagi dan tak sempat menyiapkan sarapan . hari Minggu pun Willi melarang nya untuk ke dapur . ntah apa alasan nya dia pun tidak tau .


" Tapi non... Bagaimana jika tuan marah ??" tanya bibi takut


" Ya bibi gak usah bilang kalau Ara yang masak"


" Baiklah non" Dengan terpaksa bi Imah membiarkan Ara memasak nya .


Ara mulai memasak Nasi goreng nya. Ia menambahkan sosis , udang dan cumi ke dalam nya . tak lupa telur mata sapi dan kerupuk juga lalapan . Dengan lihai Ara memasak semua itu . bi Imah yang tak pernah melihat Ara memasak pun sedikit terkejut . ia berfikir selama ini Ara gak bisa masak makanya gak pernah masak .


Setelah matang Ara menata nya di atas piring . Jadi lah nasi goreng seafood Buatan nya dengan telur mata sapi dan Timun juga kerupuk sebagai pelengkap .Ara hanya menata menjadi 3 piring . dengan 2 gelas susu dan 1 gelas teh . Karena mama Willi memang biasa minum teh di pagi hari .


" Bi ,tolong Siapkan di meja makan ya , Ara mau mandi dulu "


" Baik non " Ara Tersenyum pada nya lalu berjalan ke kamar nya untuk mandi . karena setelah memasak badan nya terasa lengket lagian dia juga belum mandi kan tadi .


30 menit Ara sudah keluar dari kamar mandi ,Tampak Willi sudah berada di kamar seperti menunggu nya karena dia juga mau mandi . Setelah Ara keluar Willi masuk ke kamar mandi tanpa menegur nya .Ara yang melihat itu menatap Willi dengan wajah sendu .


Ara berganti pakaian menggunakan kaos putih ,Dan rok plisket Selutut .. Ia memoles tipis wajah nya dengan make up dan lip tint karena memang ia tak berniat kemana mana . setelah nya ia mengeringkan rambut nya dengan hair dryer lalu menguncir kuda rambut panjang nya .Simple dan tak mengurangi kecantikan nya . mata Kehijauan yang meneduh kan rambut kecoklatan alami yang menambah kecantikan nya .


Setelah nya Ara menyiapkan pakaian kerja Willi dan meletakkan nya di atas tempat tidur .


Ara meraih ponsel nya , mengechat Jen bahwa dia tidak akan masuk ke kantor tapi sesekali dia akan kesana . dan dia akan membantu Jen dari rumah. begitulah keputusan Ara . dia akan menuruti Willi dirumah aja tapi dia juga akan membantu Jen dari rumah , Dan akan ke kantor jika mendesak .


Ceklek


Willi keluar dari kamar mandi ,sekilas menatap Ara ia bingung karena ini hari Senin dan Ara tidak menggunakan pakaian seperti mau ke kantor .tapi ia tak bertanya hanya membiarkan kebingungan nya . Willi memakai pakaian nya di ruang ganti setelah nya keluar dan mengambil dasi Dan memasang nya di depan cermin .


Tapi sebelum itu Ara sudah mengambil nya dari tangan Willi .


Willi sedikit menunduk menatap wajah Istri nya yang menyiratkan kesedihan didalam nya . Willi dapat melihat itu tapi ia masih diam .


Setelah selesai Ara mengambil Sisir . ia menuntun Willi agar duduk di depan meja rias . Ara menyisir rapih rambut suami nya Setelah itu memberi Pomade .


" Selesai " Ara Tersenyum hangat walau Willi menatap nya dingin


Willi hendak berdiri tapi di tahan oleh Ara .


" Maafkan aku .. Aku udah mutusin untuk tidak bekerja dan dirumah mengurus keluarga kita " Ujar Ara menatap Willi yang masih duduk di hadapan nya . Mendengar itu seketika Willi mendongak menatap Ara yang berdiri .


" Kenapa ?" Tanya nya datar


" Karena aku tidak ingin hubungan kita semakin jauh , Dan Sebelum mama menyetujui untuk kita mengadopsi anak aku tidak akan mengadopsi nya , menurut mu bagaimana ?" tanya Ara meminta pendapat


" Terserah kau saja , Apa kau serius tidak akan bekerja lagi ?"


" Iya, Aku sudah memberi tahu Jen kemarin dan dia menyetujui nya " jawab Ara


" Terima kasih sayang , maaf kan aku kalau begitu egois . aku hanya tidak ingin kau ke lelahan . Dengan ada nya kau dirumah aku berharap mama tidak kesepian lagi dan tidak selalu menuntut cucu dari kita , apa lagi memikirkan untuk menikahkan ku kembali " Willi mencium tangan Ara ..


" Lalu bagaimana ke adaan Ella dan keluarga nya ??" tanya Willi


" Mereka baik ,dan Jen sudah mengingat semua nya , Maka dia yang akan menghandle perusahaan " jawab nya dan di angguki Willi


" Ayo turun sarapan " kata Ara kemudian Willi bangun dan mencium bibir Ara sedikit Melu*** nya . Lalu ia menggandeng tangan istri nya keluar kamar menuju meja makan .


Sesekali mereka Willi mengganggu nya membuat ia tertawa sampai mereka tak memperhatikan bahwa sejak tadi ada dua pasang mata menatap tak suka pada mereka .


Sampai di meja makan Willi dan Ara terkejut ternyata wanita bernama Selly itu menginap disini dan sekarang sudah berada di meja makan bersama mama nya .


Tapi Ara mencoba bersikap biasa saja, Begitu pun Willi ia tak mempedulikan wanita itu .


" Karena tadi Ara hanya menata Nasi goreng buatan nya cuma 3 piring jadi dia memberikan nya pada Willi karena uang dua sudah ada di hadapan mama mertua nya dan wanita itu. karena memang ia Tak tau jika wanita itu menginap di sini.


" Sayang dimana sarapan mu ?" tanya Willi pada nya


" Nanti aku ambil di belakang , sekarang kau makan lah lebih dulu " jawab Ara sambil tersenyum hendak ke dapur mengambil sarapan nya . Untung tadi dia masak Lebih jadi tak perlu memasak lagi .tapi Tangan nya di tahan oleh Willi dan menyuruh nya untuk duduk


" Duduk lah ,kita makan ber Dua. " ujar nya


" Tapi ..."


" Cih ... Biarkan saja dia mengambil makanan nya lagi , Jangan terlalu di manja " sinis mama nya


Tapi Willi tak menanggapi nya . ia malah menyendo nasi goreng itu menyodorkan nya ke mulut Ara . Ara yang melihat itu tersenyum dan membuka mulut nya menerima suapan dari suami nya . Sedangkan Selly yang melihat itu mengepalkan tangan nya di bawah meja ,ia benar benar kesal .


Kemudian Willi berganti memakan Nasi goreng itu . Saat sudah masuk ke mulut nya ia terdiam sesaat merasakan masakan itu berbeda dari ya g biasa bi Imah masak .


" Bi... Bi Imah !!!" Panggil nya


" Ia tuan .." Jawab bi imah menghampiri nya di meja makan


" Ada apa ? Kenapa teriak teriak seperti itu?" tanya Ara lembut sambil mengelus lengan nya . Willi tak menjawab pertanyaan suami nya


" Bi siapa yang masak ini? Ini tak seperti masakan bibi?" Tanya Willi dengan wajah datar . Ara melirik bi Imah dan mengangguk . ia tak ingin bi Imah terkena marah oleh suami nya karena kesalahan nya . Mungkin Willi tak menyukai masakan nya . pikir Ara


" I .. Itu tuan ... Nona Ara yang memasak nya " jawab bi Imah menunduk . karena ia sudah tau jika Ara mengijinkan nya untuk bicara


Mendengar itu Willi menoleh ke arah Istri nya dengan wajah sama


" Sayang ... Benarkah kau memasak ini??" tanya nya


" Iya .. maafkan aku.. Jika kau tidak menyukai nya aku tidak akan memasak lagi " Jawab Ara merasa bersalah karena masakan nya suami nya tidak jadi sarapan .


" Hei .. siapa bilang ?? Ini sangat lezat . kau tau ? bahkan restoran mewah pun rasa nya tak ada yang se lezat ini , Terima kasih sayang !! Karena ini masakan pertama mu untuk ku jadi aku akan memberi hadiah apa pun yang kau mau " Kata Willi tersenyum hangat dan mengelus lembut kepala Ara .


" Benarkah ,?? Akan aku catat itu sebagai janji . oke !! Aku tidak akan meminta nya sekarang ,tapi jika aku sudah ingin aku akan meminta nya dari mu " ujar Ara senang karena dugaan nya salah ternyata Willi menyukai masakan nya .


" Oke . janji !!" . Selly dan mama nya semakin kesal melihat itu semua . Willi melanjutkan makan nya bergantian menyuapi Ara hingga habis tak tersisa .....


Bersambung


yang kangen Willi dan Ara