MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Bab 11


Acara wisuda telah selesai , Kini Jen ingin merayakan pesta BBQ di Mension nya yang berada di London . hanya Keluarga dan teman teman Varrel tentu nya siapa lagi kalau bukan Ezhel dan Aiden . . Jen juga mengundang Radith dan Nada tentu nya juga dengan paman Mike ,Kevan dan Rio .. Paman Mike yang baru kembali dari Amerika tentu senang mendengar Varrel sudah lulus dengan dua Gelar sekaligus di usia yang baru menginjak 20 tahun .


Dan di sini lah mereka sekarang , Di Mension mewah Jen .Sedang mempersiapkan Pesta kecil kecilan perayaan kelulusan Varrel . Paman Mike sedang Asik bermain dengan cucu cucu nya juga ada derren Di sana. Radith kevan dan Rio sedang di taman mempersiapkan keperluan nanti seperti panggangan , tempat mereka duduk nanti dan lain nya . Nada dia juga turut membantu menyiapkan bumbu bumbu nya. Jen yang akan ke supermarket mencari daging dan lain nya yang belum ada .


" Abang !! Ayo antar bunda ke Supermarket membeli keperluan untuk nanti malam " Ujar Jen pada Varrel yang sedang asik bermain dengan adik adik nya . Sedangkan Ezhel dan Aiden mereka asik bermain PS , Tapi mendengar Jen akan ke supermarket mereka langsung menoleh dan tersenyum penuh arti.


" Oke bunda !!!" Bukan Varrel yang menjawab malah Ezhel dan Aiden yang menjawab nya .


" CK , Emang bunda ngajakin kalian !!" Gerutu Varrel ia langsung berdiri dan mengambil kunci mobil di atas Nakas.


" Ayo Bun !" ajak nya , Jen melihat wajah memelas Ezhel dan Aiden yang sedang menatap nya


" Kalian mau ikut ?" Dengan cepat mereka mengangguk


" Ya udah ayo !" Ajak Jen " Yank aku ke supermarket dulu ya , Varo baik baik di rumah dengan ayah dan Opa , Jangan Jahil sama Adek " Ujar Jen dengan nada memperingati


" Iya bunda !! Pulang nya beliin es krim "


" Siap tuan muda " ujar Jen sambil memberi hormat pada Varo


" Ayah , aku tinggal dulu ya " Ujar nya pada Paman Mike


" Iya ,hati hati nak !"


" Aku pergi dulu yank " Jen mencium pipi derren sekilas , Lalu beralih ke Varo dan Jihan " Dah sayang "


" Hati hati , Abang jangan ngebut !" Ujar derren


" Siap Ayah !!"


" Perasaan gue cuma mau ke supermarket ,tapi pamit nya kayak mau kemana gitu " Batin varrel merasa geli sendiri dengan tingkah bunda dan ayah nya .


Setelah drama berpamitan pada Ayah , Suami dan anak anak nya Jen , Varrel , Ezhel dan Aiden berangkat . Varrel yang membawa mobil dengan Jen di samping pengemudi ,Ezhel dan Aiden berada di belakang .


Sampai di Mall terdekat , Mereka turun Dengan Varrel menggandeng bunda nya , Aiden dan Ezhel berjalan di belakang mengikuti mereka seperti pengawal yang mengikuti tuan dan Nyonya nya .


Banyak pasang mata Yang memperhatikan mereka . Kecantikan Jen memang tak diragukan lagi , Di usia yang baru menginjak 27 tahun yang memang dari segi wajah Jen masih pantas jika menjadi kekasih varrel .


Mereka berjalan Samapi di supermarket di dalam mall tersebut , Jen mulai memilih milih bahan makanan yang di butuhkan , Varrel mengikuti dari belakang mendorong troli , Ezhel dan Aiden ikut memilih tapi hanya cemilan dan minuman kaleng yang mereka pilih.


Jen menoleh kebelakang di lihat nya troli hampir penuh dengan makanan ringan dan minuman kaleng . Mata nya menyorot tajam pada 3 pemuda di hadapan nya itu .


Varrel Menggedikkan bahu nya lalu menunjuk pada Ezhel dan Aiden .


Sedangkan mereka cengengesan tak berani menatap Jen .


" Kenapa kalian mengambil banyak sekali makanan seperti itu , itu tak baik untuk kesehatan apa lagi jika berlebih " Omel Jen dengan kedua tangan nya di taruh di pinggang


"Sesekali Bun " Jawab Aiden memasang wajah memelas nya


" Iya tapi tidak sebanyak itu , You understand ? That is very bad!!" Ujar Jen " Return it to its place !!"( Kembalikan ke tempatnya !!) Kata Jen lagi


" Baik Bunda " Jawab Ezhel dan Aiden bersamaan dan membuat Varrel terkekeh .


Mereka pun mengembalikan Makanan ringan itu sebagian pada tempat nya lagi . setelah selesai mereka segera menuju kasir dan membayar nya .


" Bayar bang !" ujar Jen lalu ia berjalan begitu saja menunggu di Basemen . Varrel melongo melihat bunda nya


" Untung gue bawa dompet tadi ,kalau gak ****** dah, Untung bunda gue !!!" ujar nya dalam hati


Sedangkan Aiden dan Ezhel nyantai saja nunggu varrel karena jika mereka mengikuti Jen jelas Varrel akan kesusahan untuk membawa belanjaan nya .


Sejak tadi Kasir di hadapan nya mencuri curi pandang pada varrel, Di pikiran nya mungkin Varrel kekasih yang Baik karena rela membayar belanjaan sebanyak itu . Sudah tampan ,tajir , Baik lagi ..


Setelah selesai mereka keluar menenteng belanjaan di tangan masing-masing .


Sebenar nya Jen tadi keluar karena ada sesuatu yang mencurigakan , Dia tak sengaja melihat Beberapa orang sejak tadi mengikuti mereka saat belanja , Jen sudah curiga sejak tadi ,Maka dari itu Jen keluar untuk memastikan orang itu benar mengikuti nya atau tidak , Dan ternyata dugaan nya benar .


Tapi Jen masih Santai menunggu Anak anak nya di Basemen , Ia mengambil ponsel dan mengetikan sesuatu disana ,hanya untuk berjaga jaga .


" Ugh ,rasa nya sudah lama aku tak Berlatih , Dan sekarang mereka Menyerahkan diri sendiri pada ku " Gumam Jen menyeringai sambil merenggangkan otot otot nya .


Lalu dia mengecek ke dalam mobil ,dan ternyata ada yang ia butuh kan disana . Jen tersenyum sinis mata nya melirik orang orang tersebut , Mungkin ini bukan tempat nya ,tapi dia akan mencari tempat yang pas nanti .


" Kenapa kalian lama sekali ?" tanya Jen pada Ketiga pemuda yang baru datang


" Ngantri bunda " Jawab Varrel


" Masuk lah ,Bunda yang bawa mobil " ujar Jen setelah mereka meletakan Semua belanjaan kedalam bagasi "


Mereka telah masuk kedalam mobil , Jen melirik ke arah kaca spion melihat orang orang itu juga telah bersiap mengikuti mereka.


" Pasang sabuk pengaman kalian " Ujar Jen pada Aiden dan Ezhel


"Gak apa-apa Bun ,gak ada polisi pun !" jawab Ezhel malas memakai sabuk pengaman


" Pasang !!" Tekan Jen


" Baik lah "


Di lihat nya mereka telah memakai sabuk pengaman , Jen mulai menghidupkan mobil nya dan mulai melajukan keluar dari basemen .


Saat masuk ke jalan raya Jen mulai menancap gas mobil dengan kecepatan tinggi yang membuat mereka semua terkejut bahkan Varrel juga bingung , sedangkan Ezhel dan Aiden yang awal nya terkejut sekarang mereka kegirangan melihat cara Jen menyetir , bahkan dengan mudah Jen menyalip kendaraan yang berada di hadapan nya


" Wo hoo...!! Bunda keren !!" Seru Ezhel dan Aiden


" Diam lah , Kita akan bermain main dulu " Ujar Jen menyeringai , Varrel yang berada di samping bunda nya menoleh ke belakang , dan di lihat nya Banyak mobil yang mengikuti mereka. Jen dengan sengaja memutar jalan ke arah rumah nya mengambil jalan sepi . Varrel yang sudah tau pun tersenyum tipis dan acuh


" Seperti nya mereka sudah bosan hidup , Malah mengejar Dewi Maut !!" Gumam nya dalam hati


" Bun Kenapa lewat sini ? Kan tambah jauh ?" Tanya Ezhel


" Kita akan bersenang-senang sebentar " jawab Jen lalu ia tiba-tiba mengerem mobil nya mendadak yang tadi nya kecepatan mobil itu sangat tinggi . hingga mobil itu memutar dan berhenti menghalang jalanan . Jen membuka Atap mobil dan mengambil Pistol kecil di Dalam dasbor mobil nya . Jen meloncat di atas cap mobil . untung tadi dia hanya menggunakan Celana Jeans panjang ,kaos dan jaket jeans jadi tidak menyusah kan nya dalam bergerak .


" Bunda ia the best !!!" Ezhel dan Aiden berdecak kagum melihat Jen .


Sedangkan mobil Mobil yang mengikuti mereka tadi kewalahan hingga saling berbenturan karena mobil yang paling depan mengerem mendadak .


" Shit !! " Seru Salah seorang dari mereka . lalu mereka semua yang berjumlah puluhan orang itu keluar dari puluhan mobil yang mereka bawa .


yang mereka lihat Jen hanya duduk santai di atas cap mobil sambil memainkan Pistol kecil nya .


Jen sudah memasang Handset bluetooth di telinga nya yang sudah ia sambungkan ke orang orang black Devils yang sudah ia hubungi tadi .


" Kalian mau keluar gak ?" tanya Varrel , " Tapi Ezhel dan Aiden ragu karena melihat puluhan orang di sana ,tapi mereka juga tak ingin jadi pengecut jika hanya di dalam mobil .


" Kalau ragu mending di dalam aja , Tapi kalau yakin mau keluar nih bawa ini " ujar Varrel memberikan pistol pada mereka " Bisa kan gunain nya ?" tanya Varrel , Mereka saling pandang lalu mengangguk bersama .


Memang mereka bisa menggunakan pistol ,karena mereka pernah belajar atas permintaan Papa mereka tapi mereka tak pernah serius saat berlatih karena malas jadi ya mereka tak terlalu mahir hanya saja bisa .


Varrel keluar lebih dulu ,ia berdiri di sebelah Jen memasukan tangan nya kedalam saku celana panjang nya . menatap Sinis pada orang orang itu.


" Bun ,biar aku aja !" ujar Varrel


" Kamu yakin. Mereka bawa banyak senjata seperti nya ini akan sedikit Menyenangkan !!" ujar Jen


" Hm , Yakin saja jika tidak kan masih ada bunda " Jawab Varrel enteng


" CK , kau ini !!" decak Jen


Aiden dan Ezhel pun ikut keluar dengan wajah songong nya .Jen hanya geli melihat wajah mereka yang seperti itu .


**Bersambung


Jen



Varrel



Ezhel



Aiden



Maaf nya Agak sedikit ,tapi juga 1500 kata kok, Capek banget gays abis mantai .... Penasaran sama Kelanjutan nya .... !!! Kasih like , comment n vote yang banyak . oke !!!


Happy reading


See you**