MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Bab 86


" Bee .. Will you marry me?"


Vania menatap Varrel tak percaya , Seakan ini semua hanya lah mimpi ,tapi tidak !! ini adalah kenyataan . Mimpi terindah setiap pasangan kekasih . Vania menatap Varrel penuh Cinta .


" Yes !! I want " Ucap Vania sambil mengangguk beberapa kali sebagai jawaban nya . Sungguh !! ia sangat bahagia hari ini .


Mendengar jawaban Vania , Varrel langsung mengeluarkan Cincin itu dari kotaknya dan memasangnya di jari manis Vania . Kemudian Varrel mencium dengan lembut Jari manis yang sudah terpasang cincin tersebut .


Varrel berdiri tepat dihadapan Vania saat ini , ia mendekatkan wajahnya dan mencium kening Vania penuh kasih sayang membuat kenyamanan pada diri mereka masing-masing . hingga sebuah deheman berhasil mengakhiri Keromantisan mereka .


" Ehem !! "


Varrel Dan Vania menoleh kearah orang tersebut yang tak lain adalah Fira . yang sejak tadi melakukan Video call bersama Keanu.


Tak merasa bersalah karena telah menghentikan pasangan kekasih yang sedang dimabuk asmara , Fira malah menyapa Roza , Ezhel dan juga Aiden yang sejak tadi juga merasa Bahagia dengan kelanjutan hubungan Sahabat mereka .


" Hallo kak , Apa kabar ? " Ucap Fira sambil memeluk Roza .


" Aku baik Ra , kamu bagaimana ? seneng banget deh bisa ketemu lagi sama kamu " Ucap Roza membalas pelukan Fira .


Ezhel yang memang punya ketertarikan pada Fira sejak awal tentu saja merasa senang bertemu kembali dengan gadis itu .


" Hai Ra " Sapanya sambil tersenyum manis


Fira membalas senyuman Ezhel dengan ramah .


" Hai kak , Apa kabar ? " Tanya Fira sambil menjabat tangan Ezhel .


" Baik dong, Apa lagi setelah bertemu dengan mu " Goda Ezhel membuat Fira terkekeh mendapat gombalan receh dari pemuda tampan keturunan Inggris tersebut.


" Ehem , Sebaiknya sekarang kita mulai saja acara nya . Kami sudah mempersiapkan semuanya " Saut Aiden


Varrel Dan Vania tersenyum dan mengangguk , Vania melepas rindu pada sahabat sahabat nya itu . Malam itu bukan makan malam romantis setelah Acara lamaran Varrel ,tapi Mereka merayakannya dengan pesta BBQ dipinggir pantai .


Malam yang sangat membahagiakan untuk Vania , apalagi dia bisa bertemu dan berkumpul melepas rindu pada sahabat-sahabat nya .


" Ra kenapa Kean tidak ikut ?" Tanya Varrel yang tidak mengetahui apapun saat ini tentang masalah Fira .


" Emm, Dia lagi Sibuk bang, banyak Pekerjaan yang harus dia selesaikan, Lagian tadi dia Video call dan menyaksikan Kalian tadi " Jawab Fira seolah tak ada apapun .


Varrel mengangguk mengerti ,tanpa mereka sadari sejak tadi Ezhel bertanya-tanya siapa Keanu ?


" Siapa Keanu ?" Bukan Ezhel tapi Aiden lah yang bertanya karena ia juga ikut penasaran , karena varrel tidak akan bertanya jika orang itu tidak penting untuk nya .


Karena saat pertama mereka bertemu Fira , saat itu Fira masih baru masuk universitas dan belum berteman dengan Keanu .


" Tentu saja kekasih adik ku yang Cantik ini " Saut Vania sambil mengacak rambut Fira ,membuat Fira mencebikan bibirnya kesal sambil menata kembali rambutnya yang berantakan karena Vania .


" Kakak" Rengek nya dengan Manja .


" Apa !! Fira sudah punya kekasih ?" seru Ezhel cukup terkejut mengetahui ini .


" Iya , Kenapa ?" Tanya Varrel dengan santai


" Astaga !! Potek hati gue " Ezhel berbicara bahasa Indonesia walau nadanya masih terdengar kaku di telinga teman-temannya . Mendengar Ocehan Ezhel , Varrel , Vania , Aiden dan Roza pun menertawakan sahabat mereka yang sedang patah hati itu .Sedangkan Fira terkekeh karena menurutnya Ezhel sangat lucu .


Malam itu mereka memutuskan untuk menginap di resort karena sudah sangat larut .


***


Di tempat lain , setelah menelepon Fira ,Keanu kembali melanjutkan pekerjaannya . Memang Fira tak sepenuhnya berbohong Saat ditanya oleh Varrel saat itu ,Keanu memang masih berada dikantor saat itu , Cukup lama Keanu menyelesaikan pekerjaan nya agar besok dia bisa menyelesaikan masalahnya dengan Adele yang menurutnya sangat merepotkan.


Tampak Keanu sedang menghubungi seseorang Disana , sambil menatap ke luar kaca ruangannya yang menampakkan indahnya malam hari dari atas gedung itu .


" bagaimana ?" ucap Keanu pada Orang tersebut


" ...."


" Bagus , jangan tunda lagi ! beri sedikit guncangan untuk memancingnya keluar, aku yakin setelah ini dia akan menampakan dirinya" perintah Keanu pada orang yang berada di sebrang sana.


" ......"


" Hmm"


Setelah berkata seperti itu Keanu mematikan sambungan teleponnya , Ia menatap tajam dan tersenyum sinis ntah pada siapa .


" Berani bermain dengan ku , kau akan hancur " Gumam Keanu tersenyum misterius .


Tak berapa lama terdengar suara ketukan pintu dari luar, Keanu menoleh melihat siapa yang datang menemuinya malam-malam begini di ruangan kantornya.


" Apa kau tidak mau pulang?" Tanya orang tersebut


" Hm, Ayo kita pulang " Keanu berjalan menutup laptopnya dan membereskan berkas-berkas pekerjaannya. dan berjalan menghampiri stelly saudara kembarnya yang mungkin dia juga tadi sedang lembur menyelesaikan pekerjaannya.


Keesokan harinya, Tampak stelly sedang menuruni anak tangga , sepertinya gadis itu telah siap untuk berangkat ke kantor.


" Pagi ,pa , ma , Kean " sapa stelly pada keluarganya .


" Pagi sayang " jawab Mama dan papanya


" Hm " Hanya itu yang Keanu jawab sebagai balasan santan selamat pagi dari saudara kembarnya itu.


" CK, bicara saja pelit sekali " Gerutu Stelly sambil mendudukkan dirinya disebelah Keanu .


Kedua orang tua mereka hanya bisa tersenyum bahagia melihat kedua anak mereka yang memang selalu seperti itu setiap kali mereka bersama dalam hal apapun itu.


Usai sarapa Kean berpamitan pada kedua orang tuanya dan keluar bersama stelly .


" Stell , Aku hari ini mau ke kantor kak Calvin , Apa kau akan ikut ?" tanya Kean saat mereka sudah berada di dalam mobil yang sama.


" Mau apa kau kesana ?" tanya stelly penasaran


" Aku ada sesuatu yang harus aku bahas dengannya saat ini, Jika kau tidak ikut juga tidak masalah " Jawab Keanu dengan santainya


" Eh . . Aku ikut deh " jawab Stelly tanpa malu , ntah lah Saat bertemu Calvin dia merasakan sesuatu yang beda dalam hatinya , membuat nya selalu ingin menatap wajah tampan Calvin,tapi jelas saja dia tidak bisa melakukan itu, sebagai seorang wanita tentu dia masih mempunyai rasa sungkan dan malu.


" Oke " Jawab Keanu tersenyum tipis . Keanu memang sudah menyadari perasaan stelly pada Calvin , begitu juga dengan Calvin . tapi ntah apa yang membuat mereka sampai sekarang masih belum mengungkapkan perasaan masing-masing.


Sesampainya di perusahaan Calvin ,Keanu turun dari mobil dan Disusul oleh Stelly .


Karena sudah membuat janji tentu mereka dengan mudah bisa bertemu dengan Calvin yang kebetulan baru saja sampai di kantor .


" Kean , Stell , Silahkan duduk " Ucap Calvin saat mereka sudah sampai diruangan Calvin . Mata Calvin menatap Stelly sejenak dan kemudian mengalihkan pandangannya kepada Keanu .


" Ini berkas yang Kakak minta " Ucap Keanu sambil memberikan berkas tersebut pada Calvin . Calvin menerima dan memeriksa berkas tersebut dan terusir senyum sinis di sudut bibirnya .


" Terima kasih , ini sangat berguna untuk ku !!" Ucap Calvin pada Keanu


" Tidak masalah , ini memang sudah seharunya , Kau harus selesaikan ini dengan segera , Aku sudah Tidak bisa jika terus menjauh dari Fira " Ucap Keanu membuat Calvin berdecak kesal .


" Ya . ya !! aku akan selesai kan mereka ! Kau sudah bisa tenang sekarang jika harus terus bersama Fira , Tapi biarkan Stelly Pergi bersama ku malam nanti . bagaimana ?" Nego Calvin sambil memainkan sebelah alisnya membuat Keanu bergidik ngeri melihat nya seperti itu .


" Itu terserah pada stelly , jika dia mau ya sudah pergi saja " saut Keanu dengan mudahnya tanpa melihat ekspresi steling yang sudah menahan malu sejak tadi , wajah gadis itu merona di tatap terus oleh Calvin .Calvin yang melihat itu semakin gemas dan ingin mencubit pipi stelly saat ini ,Tapi tentu saja dia tidak mungkin melakukan itu karena masih ada Keanu bersama mereka.


" Baiklah aku pergi dulu , Terima kasih kak Atas hal ini " Ucap Keanu dengan tulus .


" tidak perlu sungkan ! Aku melakukan ini selain karena Fira juga karena aku punya urusan sendiri dengan mereka yang belum terselesaikan" jawab Calvin sambil menyeringai. sesaat Keanu bergidik ngeri melihat tatapan mata Calvin yang membara, tapi Keanu segera menetralkan ekpresi menjadi datar kembali .


.


.


.


.


Bersambung


Hai Readers , jangan lupa untuk like , komen n Vote nya ya .


Untuk beberapa hari kedepan saya sangat sibuk, karena Ada acara keluarga .Dan mungkin tidak bisa nulis sementara.Jadi harap maklum ya all. Sebenarnya saya juga ingin up terus dan segera Rampung kan Season 2 ini ,karena saya juga mau kejar Season 3 tentang Varo akhir bulan ini ,tapi karena keadaan yg seperti ini saya gak bisa berbuat apa-apa . Tapi saya akan usahakan untuk kalian .


Terima kasih


Happy reading gays