
Saat ini tengah malam di London jennie sedang terlelap dalam tidur nya .
Sedangkan derren di negara nya semalaman tak bisa tidur dia terus mencari jennie sepanjang malam . sampai saat ini pukul delapan pagi dia baru sampai dirumah .
Sebelumnya ia sudah menyuruh Raka menggerakkan orang orang nya mencari Jen .
ia sudah mencari kerumah Daddy Jen , apartemen Ken dan ke tempat Gabriel tapi nihil dia tak menemukan Jen .
dia juga sudah mengecek bandara tapi tak ada penerbangan atas nama Jen .
ia berencana akan istirahat sebentar lalu ke apartemen Nadya memberinya pelajaran karena ulahnya Jen pergi meninggalkan dia .
Jen memasuki rumah nya dan terkejut melihat kedua orang tua nya yang sedang menatap nya tajam .
" Ma. pa , Sejak kapan kalian datang " tanya derren
Bukannya menjawab ia malah mendapatkan tamparan keras dari papanya .
ia sudah mengira pasti orang tua nya sudah tau jennie pergi dari rumah .
" apa yang kau lakukan hingga menantu ku pergi dari rumah" tanya papa derren menatap penuh amarah padanya .
" Aku akan jelaskan pa. tapi sebaiknya papa mama duduk dulu " jawab derren .
Papa mama nya pun menurutinya .mama derren mengelus lembut lengan suaminya . agar meredakan emosi nya. biarpun dia juga marah pada derren tapi dia ingin mendengar penjelasan anaknya .
"Tunggu sebentar " derren berjalan ke kamarnya dan mengambil berkas tentang Nadya .
Tak lama derren muncul membawa berkas itu dan diberikan nya pada papa nya.
Papa derren membuka map yang berisikan bukti bukti kebohongan Nadya .
" Apa maksudnya ini !!" ucap papa derren marah
" Maaf pa ......" ucap derren lalu ia menceritakan semuanya tanpa terkecuali dari saat dia ketemu Nadya dan dijebak hingga Nadya datang dan mengaku hamil anaknya memaksa derren untuk ia bisa tinggal dirumahnya sampai Jen pergi dari rumah setelah tanggal pernikahan ditetapkan .
"Ya Allah bagaimana dengan menantuku ,hatinya pasti sakit sekali ,cepat cari dia mama mohon ren , bagaimana keadaan nya sekarang Ya Tuhan semoga dia baik baik saja? " cemas mama derren menangis
papa derren memijit pelipisnya tidak tau bagaimana keadaan menantunya itu ,mama derren sedari tadi menangis mendengar cerita derren . betapa baik menantu nya itu sudah di hianati dan tinggal serumah dengan wanita tak tau diri itu . bagaimana perasaan nya Ya Tuhan semoga dimana pun Jennie berada selalu diberi kesehatan pikir nya.
" Terserah apa yang akan kau lakukan pada wanita ular itu, papa minta segera temukan Jen dan jelaskan semuanya . ini juga salah mu kenapa kau tidak mengatakan nya sejak awal jika kau memang yakin itu bukan anakmu, dan bisa bisa nya kau membawa wanita lain untuk tinggal bersama istrimu
" ujar papa derren tak habis pikir dengan anaknya itu
" Aku menyesal pa , hanya karena ingin tau bagaimana perasaan nya aku melakukan hal bodoh dan menyakiti nya" ucap nya tertunduk lesu
" Sudah lah . tidak ada gunanya menyesal . sekarang kau istirahat saja dulu setelah itu seret wanita itu ke penjara" perintah papa derren
" papa akan menyuruh orang orang papa mencari nya juga " lanjutnya lagi .
" lalu bagaimana dengan Daddy Jen " tanya mama derren yang sedari tadi diam .
" Daddy Rey sangat marah pada derren ma " ujar derren
" Biarkan lah daddy Jen tenang dulu nanti papa yang akan menjelaskan semuanya " ujar papa Jen menenangkan anak nya
" Baiklah derren istirahat dulu ma pa " derren berjalan ke kamar nya dengan gontai .
Dikamar ia melepaskan jas dan mandi . selesai mandi ia merebahkan tubuhnya di atas ranjang menatap langit langit dengan tatapan kosong .
" Dimana kau sayang , aku rindu " gumam nya
tak lama ia pun tertidur.
*******
Di London
Matahari pagi masuk ke selah selah jendela kamar jen dan membangun kan tidur nya.
Saat ia akan bangun kepalanya terasa berat ia pun menyenderkan kepalanya sebentar lalu beranjak bangun ke kamar mandi cuci muka dan gosok gigi lalu ia turun untuk sarapan . ntah kenapa biasanya dia bangun tidur langsung mandi tapi pagi ini dia malas sekali .
Dimeja makan sudah ada Ara yang sudah rapi begitu juga dengan Sam . Sam hari ini akan ke markas menemui paman mike . Jennie dan Ara akan menyusul setelah pertemuan nya dengan tuan Handoko.
" Hei kenapa kau belum mandi " tanya Ara
"kita akan bertemu dengan tuan Handoko jam 10, kenapa harus mandi sekarang ini kan masih jam 7 " jawab Jen malas
" Iya tapi kita kan harus ke kantor dulu menemui Radit " ujar Ara
" Iya . iya . nanti setelah sarapan aku bersiap " ucap Jen cemberut sambil memakan sarapannya
Ara hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah sahabatnya itu.
Setelah sarapan Sam pamit ke markas . Jen ke atas membersihkan diri nya ,Ara menunggu nya sambil memainkan ponselnya .
setengah jam kemudian Jen turun sudah siap ke kantor bersama Ara .
Tepat pukul 8 mereka tiba di gedung AJ' S group .
Mereka memasuki gedung itu dengan anggunnya para karyawan di kantor pusat tau nya Jen sahabat bos mereka Radith jadi dia bebas ke kantor itu . Semua mata tertuju pada Jen dan Ara betapa mereka mengagumi kecantikan mereka . Ada juga yang iri akan hal itu tapi tak memperdulikan itu dan terus berjalan ke ruangan Radith.
***********
Maaf ya kakak kalau up nya lama soalnya saya lagi sibuk di dunia nyata . hihi