MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Episode 56


Pagi menjelang Jen bangun dari tidur nya , ia bergegas membersihkan diri di kamar mandi setelah itu tak lupa ia menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim , lalu keluar mengecek ke kamar varo apakah putranya itu sudah bangun atau belum . ternyata Varo masih terlelap dalam tidurnya , sedangkan Alia sudah Bangun karena tidak ada di kamar itu mungkin sedang membersihkan diri . Jen menutup kembali pintu kamar Varo dan turun ke dapur menyiapkan sarapan setelah dirasa cukup ia kembali kekamar mengganti pakaiannya dengan pakaian Casual ,hari ini dia akan pergi ke hotel GA tempat diselenggarakannya pesta Jamuan sekalian perkenalan untuk Varrel .



" Varo belum bangun juga Alia ? " saat ini Jen sudah berada di kamar Varo lagi


" Belum Nona " jawab Alia


" Biarkan saja , Saya hari ini mau ke hotel Tolong jaga Varo ya " ujar Jen lembut ia berjalan mendekati anak nya membelai lembut pipi gembul Varo mengecupnya sekilas karena ia takut mengganggu tidur sang anak .


" Karena Varo belum bangun sebaiknya kamu sarapan dulu Alia " perintah nya


" Tidak nona , nanti saja " tolak nya


" Ya sudah saya kebawah dulu " kata Jen di angguki oleh Alia .


Sebelum ke bawah dia kekamar nya terlebih dulu mengambil tas dan kunci mobil ,sambil berjalan Menuruni anak tangga Handphonenya berdering


" Iya Ra ?"


"......."


" Hah serius ? "


"....."


" Oke setengah jam lagi gue sampai Lo siap siap "


Jen mematikan Ponselnya melanjutkan langkahnya ke meja makan ,disana sudah ada mama papa dan Aletha di meja makan sedangkan derren mungkin belum bangun karena semalam dia pulang larut .


Jen hanya menyapa semuanya dan mengambil roti dan minum susu untuk sarapan nya ,itu pun ia melakukan nya terburu-buru


" Pelan pelan dong sayang ,kenapa buru buru banget " ucap mama Anita


" Maaf ma , Jen udah di tunggu Ara soalnya dia baru aja ngabarin kalau Jen harus segera ke kantor " jelasnya


" Iya gak apa-apa ,mama cuma gak mau kamu kesedak ntar , Oh ya apa Varo belum bangun dan derren juga kenapa belum turun ?"


" Varo belum bangun ma , derren juga " jawab Jen santai " Ya udah aku pamit dulu ya ma ,pa " ia mencium tangan kedua orang tua derren " Dah letha " ia sedikit berlari keluar rumah menuju garasi mobil. Jen melajukan mobil dengan kecepatan tinggi menuju apartemen Ara


" Dasar anak itu " mama derren tersenyum menggelengkan kepalanya melihat tingkah Jennie .


" Biarkan saja ma , Kita harus mengerti tanggung jawabnya sangat banyak bahkan papa baru mengetahui jika dia punya yayasan di kota B "


" Serius pa "


" Hmm"


" mama sangat pada Jen selain cantik dia juga sangat baik "


" Mama benar , semoga tidak akan ada masalah lagi untuk hubungan mereka , walau kak Jen sangat sibuk tapi dia tidak melupakan tangung jawab nya pada keluarganya dia selalu memprioritaskan Suami dan anaknya di sela sela kesibukannya pasti sangat berat mengurus perusahaan sebesar itu " saut aletha


" Iya kau benar ,mama juga kadang kasian melihat kakak ipar mu itu ,dia bahkan tidak pernah mengeluh sedikitpun , dia juga selalu berusaha dirumah sebelum kakak mu pulang kerumah "


" sudahlah , letha apa kau tidak ke rumah sakit " tanya sang papa mengalihkan pembicaraan mereka


" Hari ini letha libur pa "


" Baguslah ,kau bisa menghabiskan waktu bersama Keponakan mu yang semakin hari semakin menggemaskan saja " ujar papa nya


" iya papa benar , bahkan saat aku kerja aku selalu merindukan nya "


" Letha apa kau sudah punya kekasih "


"uhuk uhuk " mendengar pertanyaan Papanya aletha tersedak air liur nya sendiri ia mengalihkan pandangannya menatap sang papa


" Kenapa papa bertanya seperti itu ?" aletha menatap papa nya dengan rasa curiga" Jangan bilang papa akan menjodohkan ku seperti kakak , jika benar buang jauh jauh pemikiran papa itu aku tidak akan menerimanya apalagi aku bahkan belum menyelesaikan Koas ku " ujarnya penuh penekanan


" Berati jika sudah wisuda boleh dong " ujar papanya santai tak merasa bersalah sama sekali


" NO " Tolaknya mentah mentah


" Are you sure"


" Sure " jawabnya mantap " Baiklah kau jangan menyesal nanti " saut papa nya santai Membuat aletha bingung dengan ucapan sang papa . sebenarnya dia menolak karena dia sudah menyukai seseorang, sejak lama tapi sudah hampir 2 tahun ini dia tidak pernah bertemu dengan pria itu lagi sejak pertemuan pertama mereka di acara pernikahan sang kakak waktu itu . tapi sebenarnya tidak orang itu bahkan ada saat peresmian GA Company tapi karena vokusnya saat itu pada Jen jadi aletha tak memperhatikan nya .


Saat mereka bertiga asik mengobrol dimeja makan tampak seseorang masih mengenakan piyama keluar dari kamar tamu yang berada dilantai bawah yang membuat terkejut ketiga nya


" Loh kak derren kenapa bisa tidur


dikamar tamu " tanpa menjawab pertanyaan adiknya derren berjalan membuka kulkas mengambil minuman dingin dan menenggak nya lalu ia duduk dengan lesuh bergabung dengan keluarga nya yang sudah selesai sarapan .


" Kak , Kenapa begitu mukanya "


" Semalam aku pulang sampai jam 2 dini hari Jen marah dan menyuruh ku tidur diluar " jawabnya lesuh


" APA " jawab aletha dan mama nya heboh sedangkan papanya hanya diam stay cool mendengarkan sang anak


" Apa pekerjaan mu begitu banyak sampai kau pulang selarut itu " tanya mama anita


" Lalu? "


" Kemarin sore aku menghubungi Jen meminta ijin jika pulang malam karena ada pertemuan penting dan dia sudah mengijinkan nya "


" Lalu kenapa bisa dia menyuruh mu tidur diluar? " tanya mama nya heran pasalnya dia tidak percaya jika Jen melakukan itu jika memang hanya masalah pekerjaan .


" Aku berbohong padanya , semalam aku menghadiri pesta Marvin di bar nya sampai lupa waktu hingga pulang larut" jelas derren mama Anita yang mendengar itu berdiri dari duduknya sebelum beranjak dia berkata


" Kau pantas mendapatkan itu" kata nya dengan kesal lalu pergi ke kamar Varo untuk melihat cucu kesayangannya itu Di susul oleh papa derren tanpa menghiraukan derren


" yang sabar brother " ejek aletha langsung berlari menyusul mama dan papanya


" CK , Menyebalkan " gerutunya


Diapun beranjak bersiap ke kantor karena akan ada Rapat direksi jam 9 nanti . Setelah sarapan pagi tak lupa berpamitan pada penghuni rumahnya iapun berangkat ke kantor nya . masalah istrinya nanti dia akan membujuknya sepulang dari kantor .


****


Disisi lain Jen sampai di apartemen Ara dan menghubungi nya agar segera turun karena ia malas Naik ke apartemen Ara. tak lama Ara muncul sudah rapi dan berjalan dengan elegan memasuki mobil Jen .


" CK , kemana mobilmu sampai berani beraninya meminta jemput Bos " sindir Jen


" Hei , Jangan bersikap body dihadapan ku nona , CK , menyebalkan " omelnya ,Jen terkekeh mendengar Omelan Ara


" Oke. oke , Lalu Ada masalah apa dengan Gabriel, kau sampai membuat ku panik saja " tanya Jen sambil melajukan mobilnya menuju Perusahaan GA Company sebelum ke hotel


" Bulan depan Gabriel akan menikah " jawab Ara seketika Jen mengerem mendadak mobilnya dan membuat Ara terkejut


" Hei Nona , apa kau ingin membunuh ku , Aku ini masih jomblo belum merasakan surga dunia jadi tolong nanti saja jika kau menginginkan nyawaku " gerutunya


" Cletak " jitakan mendarat di kening Ara yang membuat nya meringis


" Astaga kau benar-benar menyiksa ku "


" Kalau Bicara itu disaring terlebih dahulu , Lagian kau juga yang membuat ku terkejut , apa apaan kau bilang Gabriel akan menikah .kenapa dia tidak memberi tahuku ,lihat saja nanti akan ku beri pelajaran padanya " mendengar Omelan Jen Ara hanya berdecak kesal


" Bukan dia tidak memberi tahu mu , kau yang tidak ada saat dia ingin memberi tahu mu , Kemarin dia datang kekantor saat kau tak datang ke kantor untuk memberi tahu masalah ini ,dan ya dia dijodohkan sama seperti mu "


" Serius ? " di angguki oleh Ara


" Bagus lah semoga dia bahagia dan bisa segera terlepas dari status kejonesan nya " Jen terkekeh sendiri dengan kata-kata nya


" apa kau Sedang menyindirku " Ara melipat tangannya di dada kesal


" Tidak . sudahlah " Jen melajukan mobilnya lagi menuju kantor nya .


Setelah pekerjaan nya dikantor selesai mereka menuju hotel yang tidak jauh dari kantor untuk mengecek sudah berapa persen persiapan yang dilakukan Pihak WO . walau hanya jamuan dan perkenalan Jen ingin terlihat tidak tanggung-tanggung untuk memperkenalkan Putra nya .


" hallo Ken "


" ...."


" Hmm , kakak hanya ingin memberi tahu saptu nanti datang lah ke GA Hotel jam 7 bersama Daddy dan mama ,kakak menghubungi Daddy tapi tidak dijawab "


" ...."


" Tidak ada hanya jamuan makan malam sekalian merayakan kesuksesan pengenalan GA Hotel juga akan ada seseorang yang akan kakak kenalkan disana nanti "


" ......"


" Hmm, se you baby jaga kesehatan mu salam untuk Daddy dan mama "


" ....."


" Miss you to sayang , Kau saja yang terlalu sibuk sampai tidak pernah mengunjungi kakakmu yang cantik ini"


" ......"


" Aku tidak narsis , memang begitu kenyataannya "


"....."


" oke. oke .by sampai jumpa " Jen memutuskan panggilan nya .lalu bersiap pulang kerumah setelah mengantar Ara .


Bersambung


Uncle Ke



Aunty Aletha



ayah nya Varo ganteng ya gays