MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Episode 36


Pagi hari di kediaman Admaja dikejutkan dengan kedatangan Putra semata wayang keluarga Admaja . saat itu Aletha adik derren yang sedang libur kuliah kaget melihat kedatangan sang kakak.


" Oh God .. Apa aku tidak salah lihat . tuan muda Admaja ternyata masih ingat untuk datang kesini " ujar aletha memeluk sang kakak


" CK..Ya sudah kalau begitu aku pulang saja " ucap derren berpura-pura kesal pada adik nya itu


" eiiit... Enak saja ,apa kakak tidak merindukan aku . kau selalu sibuk bekerja dan melupakan adikmu yang cantik ini " ucapnya manja


" Kalau tau begitu kenapa tidak kau saja yang menemui kakak, dasar kau ini" ujar derren mengacak rambut aletha


" Stop It ..!! Aku bukan anak kecil lagi ,jadi berhenti mengacak rambut ku oke" Jelas aletha


" Oke. oke , sekarang kau sudah besar adik kecil ku , lalu apakah kau akan membiarkan kakak mu yang tampan ini berdiri disini saja ?" ujar derren


" Astaga aku lupa , tapi kenapa harus disuruh masuk dulu inikan rumah kakak juga " Ucap aletha menggandeng tangan kakaknya masuk kedalam rumah


" Mama...mama..papa..." teriak aletha


" Ya ampun ,bisakah kau tidak teriak teriak aletha " kata derren menutup telinga nya karena suara aletha yang memekik kan telinga. Sedangkan aletha hanya cengengesan merasa tak bersalah


" Ada apa sayang, kenapa kau berteriak seperti itu " Ucap mama derren menuruni tangga


" Oh ya ampun ada angin apa putra mama satu satunya datang kesini " ucap mama derren yang terkejut melihat putranya pagi pagi sudah ada dirumah utama . derren yang mendapat sambutan seperti itu hanya bersunggut kesal


" Pa.... Papa ...lihat siapa yang datang " teriak mama derren tak kalah heboh dari aletha


"Ya Tuhan kenapa dua wanita ini sangat heboh sekali , untung saja mereka sangat penting untuk ku . kalau tidak ....huh " ucap derren dalam hati


" Ada apa ma .. kenapa mama dan aletha Teriak teriak dari tadi " ucap papa derren yang baru saja selesai mandi setelah lari pagi masih dengan handuk kecil untuk mengeringkan rambutnya .


" Oh ternyata derren yang datang " ucap papa derren yang melihat sekilas anaknya sambil berjalan kearah mereka bertiga . derren aletha dan mama nya saling pandang melihat respon sang papa sampai papa derren menyadari ucapannya .


" Apa derren !!!, Oh God apa yang membuat putra papa ini datang kemari " ucap nya memeluk derren setelah menyadari yang datang adalah anaknya.


Mereka bertiga yang melihat itu menepuk jidat masing-masing bersama sama dan menggelengkan kepala mereka.


" CK . Emang ada yang salah jika derren datang . ini juga kan rumah ku " ucap derren berpura-pura kesal pada ketiga orang dihadapannya itu.


" Tidak tidak sayang , kami senang sekali kau datang kemari setelah sekian lama , ya kan pa,letha " ucap mama derren melirik ke arah suami nya dan putrinya dan mereka mengangguk bersama , derren tersenyum geli melihat tingkah keluarga nya .


" Iya .iya derren percaya ! Derren kesini punya kejutan kalian "


" Benar kah kejutan apa kak" tanya aletha antusias dan di angguki mama dan papa nya .


" Derren kesini membawa menantu untuk mama dan papa serta kakak ipar untuk aletha " perkataan derren seketika membuat wajah ketiga orang itu berubah tanpa ekspresi .


" Kenapa ? Apa kalian tidak senang? " tanya derren


" Ren , apa kau sudah tidak waras ? kau masih punya istri dan sekarang kau membawa wanita lain kesini . sampai kapan pun mama tidak akan setuju karena menantu mama hanya Jen ." seru mama derren menatap tajam derren


" Iya benar sampai kapan pun kakak ipar aletha hanya kak Jen" seru aletha .


" Apa yang di katakan mama dan adikmu benar ren, apa yang kau lakukan. biarpun jennie belum ditemukan tapi dia tetap masih istri mu karena kalian belum bercerai. bagaimana jika suatu saat dia kembali dan melihat mu sudah menikah dengan wanita lain . tidak . papa tidak setuju. apa yang akan dikatakan oleh Rey nanti , sampai sekarang saja dia masih salah paham. apa kau akan membenarkan semua nya " tegas papa derren


Derren yang mendapat ocehan dari keluarganya hanya bisa memijit pelipisnya mendengar itu semua..


" Ren apa mama tidak akan menerimanya Mama tidak akan membiarkan wanitata mana pun masuk ke dalam rumah ini" Teriak mama derren tak dipedulikan oleh derren yang terus berjalan keluar.


Ia membuka pintu mobil mendapati Jen sedang bermain dengan Varo .


"Sayang ayo . mereka semua memarahiku mengira aku membawa wanita lain kesini" ucap derren terkekeh.


" Benarkah ? " tanya Jen dan di angguki oleh derren . ia turun dari mobil derren menggenggam tangan Jen yang berjalan dibelakang nya menggendong Varo .


mereka dihadang oleh papa mama dan aletha di depan pintu dengan posisi Jen dibelakang derren yang tak menampakan wajahnya.


" STOP Disitu !!!, Jangan coba-coba injakan kaki di dalam rumah ini " seru mama derren dan di angguki aletha . sedangkan papa derren menatap mereka dengan tatapan Dingin.


" why?we're married why can't we enter ?" Ujar derre


" APA ?" Pekik sang mama dan adiknya yang terkejut dengan apa yang dikatakan derren .


" Tidak .tidak bisa !! Mama tidak akan menerimanya! menantu mama hanya Jen tidak ada yang lain. titik" seru sang mama


Jen yang berada dibelakang derren hanya tersenyum tipis dan melangkah maju ke hadapan mertua dan adik iparnya .


" Apa kalian tidak akan menerima ku dan cucu kalian ma, pa ??" tanya Jen tersenyum


Mereka bertiga melihat Jen menggendong Varo yang sedang tersenyum kepada Oma dan opa serta aunty nya seakan memberi salam pada mereka yang sedang terkejut melihat nya.


" Hallo Oma ,Opa , Aunty Aku Varo ,Salam kenal " ujar Jen menirukan suara anak kecil yang membuyarkan keterkejutan mereka.


" Ya Tuhan , Apa ini kenapa derren Anak ku menjadi kecil seperti ini " ujar sang mama meraih Varo dalam gendongan Jen .


" Pa , Letha lihat , kenapa derren menjadi bayi lagi . ya Tuhan bagaimana ini " ujar mama derren yang belum menyadari itu cucu nya .dan di angguki boleh letha dan papa nya.


Melihat tingkah keluarga nya derren tertawa terpingkal pingkal mengalihkan pandangan ketiga orang itu pada nya .


" Ma, pa , itu kakak. lalu ini ...oh God apa ini , kenapa ada derren junior disini , ma coba cubit aku cepat " pekik aletha dan mendapat cubitan sang mama


" aww sakitt.. ini nyata " seru nya


" ya iya lah nyata . ma . pa .itu Varo anak derren dan Jen " ucap derren tersenyum geli yang melihat keluarga nya masih terbengong .


Tangan kecil Varo menyentuh wajah sang Oma mengalihkan pandangan mama derren menatap derren dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


" Sayang benar ini cucu ku , Terimakasih Ya Allah " Ucap mama derren membelai lembut wajah mungil Varo tanpa terasa air matanya menetes . Mama derren sungguh bahagia .


ia menatap Jennie sendu


" Terima kasih sayang " ucapnya membelai rambut jennie sayang.


Papa derren tak kalah bahagia ia memeluk menantunya meminta maaf dan mengucapkan terima kasih , Aletha juga sangat heboh ia sungguh sungguh bahagia kepulangan kakak iparnya dan ditambah dengan kehadiran Varo keponakan nya .


Mereka Masuk kedalam rumah melepas rindu dengan menantu dan cucu kesayangan Mereka . Papa dan mama derren meminta mereka untuk tinggal di rumah utama . awalnya derren menolak tapi dengan bujukan sang mama yang mengatakan bahwa ia tak rela cucu nya di asuh Beby siter dan Jen juga pasti akan kerepotan barulah derren menyetujui nya . dia bisa bermanja manja dengan istrinya jika Varo di jaga sang Oma. pikirnya yang juga mengingatkan kejadian kemarin saat dirumah ..Hahaha


Bersambung