
**Flashback On
Di Cambridge Harvard university**
Tiga pria Tampan Semester akhir berjalan menyusuri koridor kampus yang menarik perhatian para mahasiswi disitu . bagaimana tidak ketampanan ketiga nya tidak diragukan lagi . siapa lagi kalau bukan
Derren, Raka ,dan William . Persahabatan Raka dan derren terjadi sejak kecil sedangkan dengan William mereka bersahabat sejak masuk kuliah .
Selama ini mereka tidak pernah berseteru dalam hal apapun ,Tapi tidak lepas dari perdebatan perdebatan konyol mereka .
mereka mahasiswa Berprestasi di situ , kecerdasan Meraka tak diragukan apa lagi derren walau dia anak orang kaya tapi dia masuk ke universitas Harvard karena beasiswa ,tapi derren tidak mengambil beasiswa nya . itu ia berikan pada mahasiswa kurang mampu .
Setelah tidak ada mata kuliah lagi Willi tampak terburu buru membereskan Buku-buku nya .
" Woy Will, mau kemana Lo buru buru gitu " tanya Raka
" Gue mau jemput Alexa di bandara " William keturunan Inggris indo . jadi dia bisa bahasa indo karena ia juga tadinya dari Taman kanak-kanak hingga SD di Indonesia ,karena Papa nya harus pindah ke Amerika jadi mereka pun pindah ke Amerika .
" Alexa ? adik Lo ? " tanya derren , selama ini Alexa kuliah di London jadi selama mereka berteman Raka dan derren belum pernah bertemu Alexa , hanya mereka tau jika William punya adik perempuan bernama Alexa Atau lebih tepatnya saudara kembar nya .
" Iya ,dia hari ini balik gue harus jemput dia " ucap Willi
" Boleh kita ikut , Bosen nih gak ada kegiatan " ucap Raka " Sekalian kenalan ma adik Lo " lanjutnya lagi cengengesan .
" Boleh ayo " mereka beranjak keluar kelas tapi berhenti di depan pintu melihat derren yang tak bergeming dari duduknya .
" Lo gak ikut ren " tanya Raka
Derren berfikir sejenak
" Okelah ayo " lalu ia pun beranjak dari duduknya dan mereka bertiga pergi ke bandara Derren mengendarai mobil sport nya bersama Raka , Willi juga naik mobil nya sendiri .
Tiba di bandara mereka duduk diruang tunggu , tak berapa lama muncul wanita cantik berwajah Asia melambaikan tangan ke arah Willi .
" Will tu adik Lo ,maksud gue kembaran Lo " tanya Raka , sedang derren sejak tadi asik bermain game di ponselnya .
" Iya ,itu Alexa " sambil melihat Alexa berjalan ke arah mereka
" tapi kok gak mirip sama Lo , wajah nya kayak orang indo dan Lo ....." ujar Raka menggantung perkataanya
" iya dia lebih mirip nyokap gue " jawab William
Raka hanya ber O ria .Alexa menghampiri Willi dan memeluk nya 3 tahun ia baru kembali ke Amerika karena biasanya William dan kedua orang tua nya yang mendatangi Alexa jika mereka rindu padanya . tapi lain halnya tahun ini mereka sama sama sedang sibuk . jadi Alexa yang pulang .
Setelah memeluk Willi ia melihat ke arah raka dan derren . Willi yang mengerti itu memperkenalkan mereka
" Oh ini sahabat gue , Raka dan itu derren " ujar William
" Hai ,Alexa " ucap nya mengulurkan tangannya pada Raka lalu berpindah melihat derren yang masih asik dengan game nya sampai raka memukul lengan nya dan membuat derren mengumpat karena kalah .
" Shit ...!!!" serunya
" Napa sih Lo njirr ,kalah kan gue" kesalnya pada Raka
" Oh , Derren " ucapnya santai sambil tersenyum tipis
Alexa yang melihat derren terpesona dan menjadi gugup
" eh ...eu ..Alexa" menyambut uluran tangan derren .
" Oke , Udah yuk balik gue mau lanjut main neh " ucap derren pada mereka
" Dasar Lo " Ucap Raka .
Willi sedari tadi memperhatikan Alexa ia tau jika lexa menyukai derren . tapi ia juga tau derren seperti apa . suka gonta-ganti pasangan . jadi dia tak ingin Alexa tersakiti . tapi walaupun derren suka gonta-ganti pasangan dia tak pernah bertindak lebih dari ciuman .itu yang membuat Willi salut pada nya derren mempunyai prinsip' no sex before marriage' .
Semenjak pertemuan itu Alexa gencar mendekati derren .tapi derren gak mau karena memang derren tidak tertarik pada lexa , Dia juga tidak mau mempermainkan lexa dengan memberi harapan palsu alasan nya karena dia adik Willi sahabat nya ..
Sampai pada saat Alexa memohon untuk kencan dengan derren karena tak enak selalu menolak derren pun menyetujui nya .Disitu Alexa gunakan untuk menjebak derren memberikan obat bius dan membawanya ke kamar hotel ,lalu Alexa mengambil foto mereka dalam keadaan tidak memakai baju tertutup dengan selimut dan memeluk derren .
Saat itu Alexa hamil ntah dengan siapa dia menjadi kan derren sebagai pelaku nya . Willi yang mengetahui itu menghajar derren dan meminta nya mempertanggungjawabkan perbuatannya .
tapi derren menolak karena ia tidak merasa melakukan nya .
Karena penolakan Derren Alexa memilih mengakhiri hidupnya ,ia melajukan mobil dengan kecepatan penuh dan menghantam kan nya Ke pohon dengan keras hinggap hidupnya benar benar berakhir .
Disitu lah William mulai membenci derren dan menyalahkannya atas kematian adik kembarnya.
Dia tidak pernah mau mendengarkan penjelasan dari siapapun dan akan membalas dendam pada derren . William orang yang baik dan ramah , sejak kejadian itu ia menjadi sosok yang kejam pada orang lain tapi tidak dengan orang yang ia sayangi .
Flashback off
Dikantor William
" Ella dimana kau sekarang , aku sungguh merindukanmu " gumam nya memejamkan mata
Ella adalah sosok gadis kecil sahabat William ,gadis cantik lembut dan ceria yang selalu mengisi hari hari Willi jadi berwarna .
" Kak Willi ,jangan tinggalin Ella .Ella gak ada temen lagi disini" ucap gadis kecil menangisi sosok william yang akan pergi
" Ella jangan nangis , kak Willi janji setelah dewasa nanti kakak akan kembali mencari Ella dan menemani Ella kembali .oke "
" " Kakak janji " ucap Ella menghapus air mata nya dan mengulurkan jari kelingking nya
" iya kakak janji " William mengaitkan jari kelingking nya dengan Ella.
" Kalau udah janji gak boleh bohong , suatu saat nanti kakak harus temui Ella ,Ella akan selalu tunggu disini " ucap nya memeluk William
" Oke , kamu pakai ini biar nanti Jika kamu udah dewasa dan kakak tidak mengenalimu kakak bisa tau itu kamu dari gelang ini , Disini ada nama kita " tunjuk William pada gelang indah yang berukirkan nama mereka
Ingatan tentang gadis kecil yang berumur 3 tahun lebih muda darinya itu selalu terngiang di telinga William . ia sudah mencari nya kemana mana tapi belum menemukan nya.
" huuh " ia menghela nafas panjang mengingat semua kejadian yang menimpa nya.
**Bersambung