MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Episode 59


Hotel's GA


Acara berlangsung lancar sampai pada acara inti derren Memperkenalkan Varrel kepada rekan rekan bisnis mereka .


" Selamat Malam " Suara derren berhasil mengalihkan pandangan semua orang termasuk keluarga nya " Terima kasih sebelumnya karena Bapak Ibu sudah hadir memenuhi undangan dari kami , Disini saya ingin memperkenalkan seseorang pada kalian semua " Dia menjeda kalimatnya sejenak " Perkenalkan Ini Varrel Rahardian Admaja , Putra pertama kami " para tamu yang mendengar itu seketika riuh berbisik bisik .ya tentu saja bagaimana bisa mereka punya putra sudah sebesar itu .


" Oke , Disini saya tidak akan menjelaskan panjang lebar Cukup kalian tahu bahwa Varrel adalah putra pertama Saya dan Jennie ,Dia kelak yang juga akan Menjalankan Bisnis keluarga kami bersama Varo putra kedua saya , Terima kasih atas perhatiannya , silahkan Nikmati jamuan nya " Derren menutup perkataan nya dengan menimbulkan banyak pertanyaan di benak semua orang tak lain juga keluarga Jen dan keluarga nya . Mungkin dia akan menjelaskan pada keluarganya nanti bersama Jen ,tapi tidak untuk orang lain dia tidak ingin orang-orang mengetahui jika varrel hanya putra angkatnya .


Bagaimana pun mereka tidak berani mempertanyakan apa yang ada di pikiran mereka , siapa yang berani membantah keluarga Admaja disini . Tidak Ada ! Mereka adalah hukum dan peraturan di negara ini .


***


Setelah Acara Kini Ke Dua keluarga berkumpul di salah satu Ruang Keluarga kamar VVIP di Hotel GA , Kamar VVIP Hotel GA di pasilitasi seperti Apartement Lengkap dengan Ruang Keluarga dapur kamar pribadi dan kamar mandi yang Mewah .


Mereka semua Menunggu Penjelasan dari derren dan Jen .


" Sekarang Bisa kalian jelaskan " tanya papa derren


" Jadi......" Derren menjelaskan seperti apa yang di jelaskan Jen padanya . Mendengar itu keluarga mereka dengan senang hati menerima Varrel . Apa lagi mama derren tak bisa dipungkiri lagi bahwa dia orang yang paling bahagia di antara mereka.


Mereka pun menghabiskan waktu dengan bercerita , Varrel tak kalah bahagia karena kecemasannya sejak tadi sudah berakhir dengan perlakuan hangat dari keluarga Ayah bunda nya .


Aletha sejak yang tadi pandangan nya hanya tertuju pada Kenzo , sedangkan yang di pandang hanya asik bermain ponsel nya sambil tiduran di pangkuan Jen . Sekarang dia merasa punya saingan lagi selain Varo yaitu Varrel jadi tingkat kemanjaannya pada Jen semakin meningkat ,tapi bagaimanapun dia tetap sayang pada kedua ponakannya itu. Jen yang mengetahui pandangan mata aletha pun tersenyum misterius .


" Beby Bagaimana pekerjaan mu " tanya Jen mengelus kepala Kenzo


" Semua baik baik saja kak " Tanpa mengalihkan pandangannya dari ponselnya


" Hei , kakak bertanya padamu , kenapa kau dari tadi hanya sibuk dengan ponsel mu itu ,apa Yang kau lihat di ponsel itu apa kekasih mu ?" tanya Jen ,dia sengaja berkata begitu karena ingin melihat reaksi aletha,karena yang ia dengar mertuanya akan menjodohkan mereka tapi aletha menolak nya mentah mentah . walau bagaimanapun Jen itu orang yang sangat peka ia bahkan bisa melihat jika aletha tertarik pada adiknya yang nakal itu . Memikirkan itu membuat Jen tersenyum tipis ,sangat tipis .


Kenzo yang mendengar ocehan kakaknya seketika bangun dari posisi nya melihat sang kakak


" Jangan memulai ,Oke ! Sudah ah aku mau istirahat dulu , by kakak " Ia mengecup pipi Jen sebelum berdiri " Dad , ma , Om ,Tante , kakak ipar , Aku keluar dulu , Ayo Rel keponakan Uncle yang tampannya gak melebihi uncle ayo kita istirahat dikamar kita " Mendengar perkataan Kenzo semua orang yang berada disitu hanya geleng-geleng kepala dan tersenyum dengan tingkah Ken


" Baiklah selamat malam Bunda ,ayah ,Oma ,Opa " tak lupa Jen Juga mencium pipi putra nya itu .


Ken yang melihat itupun tak terima " Kakak kau curang ,Aku bahkan yang mencium mu tapi kau malah mencium Keponakan ku "


Derren bahkan sudah biasa melihat tingkah laku kakak beradik itu yang tidak ada habisnya dalam berdebat , Tapi jika sudah timbul sikap manjanya jangan ditanya bahkan melebihi dirinya yang bermanja pada Jen .tapi dia tak mempermasalahkan itu , karena menurutnya itu bentuk kasih sayang yang terjalin diantara mereka sebagai saudara .


" Hei dasar kau ini , apa kau tidak malu bagaimana bisa kau iri pada ponakan mu sendiri ,CK ,Bukankah kau yang bilang sendiri bahwa kau bukan anak kecil lagi lalu kenapa sekarang kau bertingkah seperti itu ,bahkan kau sudah pantas menikah , Segera bawa kekasihmu itu pada kakak Agar aku percaya bahwa adik kecilku sudah besar , sudah sana pergi kekamar mu " ujar jen


" Oke .oke ,fine aku akan segera bawa kekasih ku, selamat malam semuanya !" Kenzo pun keluar di ikuti Varrel menuju kamar mereka .


Tanpa mereka sadari aletha yang diam sejak tadi mendengar jika kenzo akan membawa kekasihnya dada nya seketika merasa sesak ,dia juga tidak tau kenapa , disaat Ken menyapa semua orang bahkan seolah dia tidak dianggap keberadaan nya oleh Ken , Tapi siapa dia bahkan berkenalan secara langsung saja tidak pernah ,yang mereka tau adalah mereka adik dari kakak dan kakak ipar nya . pikir Letha .


Jen dapat melihat raut wajah kecewa dari aletha pun tersenyum Tipis , kini dia tau pasti jika adik iparnya ini benar-benar tertarik pada adiknya Kenzo.


" Ya sudah kalau begitu Daddy dan mama pamit dulu , Jaga dirimu baik-baik ya sayang , Sering lah kerumah jenguk Daddy ajak suami dan anak-anak mu yang tampan itu " ujar Rey Daddy Jen


" Iya dad , Daddy juga jaga kesehatan jangan terlalu lelah , kenapa tidak bermalam disini saja dad" Jen memeluk Rey


" tidak nak , besok pagi Daddy ada mitting kalau dari sini akan terlambat nanti "


" Baiklah hati hati Daddy , mama "


" Iya , Ren jaga mereka untuk Daddy " ucap Rey menepuk pundak derren


" Mari tuan , Nyonya dan Nona aletha kami permisi dulu " dibalas anggukan dan senyuman oleh mereka


" Hati hati Rey " ujar papa derren ,Mereka mengantar Daddy dan mama Jen sampai depan pintu setelah dirasa mereka sudah tidak terlihat lagi , Mereka memutuskan untuk masuk kedalam .


" Aletha ,ada apa dengan mu ,kenapa mama lihat sejak tadi kau seperti banyak pikiran " ucap Mama Anita yang sejak tadi juga menyadari perubahan putrinya .


" Hah .. Tidak ada ma , aletha kekamar dulu , selamat malam semuanya " aletha berjalan keluar dengan lesuh yang membuat mereka


semua heran tapi tidak dengan Jen karena ia sudah mengetahui penyebab perubahan Aletha .


" Ada apa dengan nya " gumam mama aletha sekarang hanya tinggal mereka berempat di ruangan itu .


" Dia sedang patah hati ma" jawab Jen yang mendengar gumaman mama Anita .


" Patah hati ? Bagaimana bisa ? " tanya sang mama


"apa mama tidak menyadari nya sejak tadi , Bahkan pandangan nya tak lepas dari Ken " jelas Jen


" Ooh pantas saja , CK dasar anak itu kemarin saja saat ingin dijodohkan dia tidak mau , sekarang giliran dia mendengar Ken akan membawa kekasihnya dia begitu " gerutu mama Anita


" Ya jelas dia tidak mau , sedangkan kita kan tidak bilang akan dijodohkan dengan siapa " jawab Papa derren


" Dia juga kan tidak tanya pa , lagian kenapa dia main nolak gitu aja ,papa dengar sekarang Ken malah sudah punya kekasih " Jen yang mendengar itu terkekeh


" kenapa tertawa yank"


" Tidak mas , Ma ,pa Ken itu belum punya kekasih , Aku bahkan tau tadi jika Ken sedang main game , aku hanya ingin melihat bagaimana reaksi aletha jika mendengar Ken punya kekasih , dan mama lihat kan dia bahkan sangat kecewa " mama Anita mendengar itu sangat senang


" Kau memang Hebat sayang , Seperti nya kita tidak perlu menjodohkan mereka ,mama yakin Tanpa dijodohkan mereka akan bersama "


" Iya mama benar "


Setelah pembicaraan itu , mereka memutuskan untuk beristirahat di kamar masing-masing . Varo yabg sejak tadi sudah tidur tampak masih terlelap dengan damai dalam alam mimpi .


**Bersambung


Adek Varo



Abang Varrel



Bunda



Ayah



**