MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Episode 32


Di Rumah sakit Bellevue Hospital Center Diruang Operasi terdengar suara tangisan bayi begitu nyaring menghangatkan hati Orang orang yang sedang menunggu di depan ruang operasi siapa lagi kalau buka Paman Mike,Ara dan Radith .


Tak lama seorang suster membawa bayi Jen keluar ruangan .mereka semua berdiri menghampiri suster tersebut .


" Keluarga Mrs Jennie " tanya suster


" Ya ,kami dok , saya Ayahnya " ucap paman Mike


" Dimana ayah nya " tanya suster lagi


Mereka semua saling pandang .


" Ayah nya sedang berada di luar negri sus " Ucap Mike


" Baiklah tidak masalah ,dan selamat bayinya laki laki Sangat sehat dan tampan sekali . Ibunya sedang ditangani oleh dokter mungkin 1 jam lagi sudah di pindahkan ke ruang rawat . ayo tuan ikut saya ke ruangan bayi " ucap suster


" Iya suster, dan tolong segera siapkan ruang VVIP untuk anak dan cucu saya ." perintah paman Mike


" Baik tuan " Jawab suster


" Dith tolong kamu disini tunggu Jen ,aku akan ikut dengan paman ke ruang bayi" ujar Ara


" Iya " jawab Radith


Paman Mike dan Ara mengikuti suster ke ruang bayi .


" Ya Tuhan, tampan sekali kamu boy " ucap paman Mike setelah bayi nya di letakkan di box khusus bayi.



" Iya paman benar , dia benar benar tampan wajahnya mirip sekali dengan ayah nya ,alis tebal hidung mancung , oh astaga derren junior " ucap Ara


" Mungkin dia takut tidak di akui oleh ayah nya " ucap paman Mike terkekeh geli .


" Benar paman , Hei boy , jika orang melihat mu di negara kita , mereka akan langsung bisa mengenalimu anak siapa " Ara tertawa lirih .


" Tuan , bayi nya akan saya bersihkan dulu setelah itu akan di pindahkan ke ruang VVIP bersama ibunya nanti " ucap seorang suster yang baru datang


" Baiklah silahkan , kami akan tunggu disini " ucap paman Mike bagaimana pun ia tak tega meninggalkan cucu kesayangan sendiri.


Disisi lain Jen sudah dipindahkan ke ruang rawat VVIP ada Raditya yang menemaninya sedang duduk sofa menunggu Jen yang belum sadar .


tak lama paman Mike dan Ara datang membawa putra Jen yang berada dalam box bayi.


Radith yang melihat itu langsung berdiri menghampiri mereka .


" Astaga , kenapa kau tidak menyisakan wajah ibumu sama sekali boy " ucap Radith tersenyum mengusap lembut pipi putra Jen .


Tak selang berapa lama Jen tersadar , ia menanyakan bayinya .


" Dimana anak ku ayah " tanya nya lemas


" Ini sayang , lihat lah dia tampan sekali " ucap paman Mike menggendong dan memberikan nya pada Jen .


Jen menggendong nya dengan hati hati . dia tersenyum melihat wajah anaknya yang mirip sekali dengan ayah nya .


" Akan kau beri nama siapa Keponakan ku yang tampan ini Jen " tanya Ara senang


" Giovaro Putra Admaja, " ucap Jen


" Wah nama yang bagus , welcome to the world baby Varo " Ucap Ara dan Radith bersamaan


Lengkap sudah kebahagiaan yang paman mike rasakan . ia bisa merasakan menjadi seorang kakek dan ayah walau bukan darah daging nya tapi dia menyayangi Jen seperti putrinya sendiri . dan sekarang ia bisa merasakan kebahagiaan yang luar biasa di hidupnya .


Setelah sampai di rumah, Paman Mike menyambut nya dengan gembira . berbagai Persia pan dilakukan oleh nya .


dari kamar bayi , mainan , dekorasi indah hingga semua perlengkapan baby Varo ia semua yang mempersiapkan untuk menyambut kedatangan cucunya.


" welcome to baby boy's " Ucap paman Mike ,kevan,Rio dan Sam bersama menyambut baby Varo .


Jennie sungguh bahagia walau ia jauh dari keluarga nya tapi disini ia tak kekurangan kasih sayang sebuah keluarga .


" Terima kasih banyak" ucap Jen terharu .


*********


Waktu berjalan begitu cepat Kini baby Varo sudah berusia 3 bulan dia sudah bisa tengkurap .


Kenzo tidak jadi mengunjungi Jen karena stelah ujian skripsi dia disibukkan dengan urusan Black Devils . Itu sengaja di atur Sang ketua karena ia tau Jen akan membuat kejutan untuk kedatangan nya ke Indonesia .


Saat ini Jen sedang mengemas barang barang nya . 1 jam lagi ia akan melakukan perjalanan jauh selama 16 jam ke negara nya bersama Ara dan Sam . Juga tak lupa membawa dokter pribadi hanya untuk jaga jaga di perjalanan karena membawa bayi itu harus siap siaga .


" Nak, sering sering lah main kemari , ayah sudah tak muda lagi . Sekarang semua ini milik Varo sementara Biar Radit ,kevan dan Rio yang menjalankan nya saat kau disana, karena kau lah wali sah nya .dan untuk urusan Black Devils Ayah akan membantu mu . sebelum usianya menginjak 18 tahun hanya kau yang ber hak mengambil keputusan . Semenjak perusahaan ini di gabung 2 bulan lalu GA Company Berkembang sangat pesat . bahkan di kancah internasional. dan pembangunan kantor pusat di Negara xx Mungkin 1 bulan lagi akan rampung , Dan saat peresmian nanti akan paman usaha kan untuk datang" ucap paman Mike panjang lebar .


" Terima kasih banyak Ayah, Untuk segala nya, Kau sudah mengajarkan ku banyak hal hingga aku bisa seperti ini . " ucap Jen tulus memeluk Paman Mike


" Tidak ada ucapan terima kasih untuk seseorang yang ayah, itu sudah menjadi kewajiban ku sebagai orang tua anak, jaga dirimu baik-baik disana tetap bahagia" kata paman Mike mengelus lembut kepala Jen.


" Baiklah sekarang apa kau sudah siap " ucap nya lagi


Jen mengangguk " Ayah jaga kesehatan mu , jangan terlalu lelah , jika ada apa apa segera hubungi aku .oke " ucap Jen menahan tangisnya .


" Aku mengerti , ayahmu ini bukan anak kecil lagi" ucap nya terkekeh


Mereka berjalan keluar kamar Jen menyuruh pelayan mengambil barang barang yang sudah di packing untuk dibawa ke dalam Jet pribadi yang sudah terparkir di Pekarangan rumah megah itu .


Di bawah sudah ada Baby Varo yang sedang tidur di pangkuan Ara .


" Ayah , aku pamit , jaga diri kesehatan ayah " Ucap Jen memeluk Paman Mike .


" Iya nak ,hati hati .jaga cucu ku dengan baik" ucapnya tersenyum berat melepas kepergian Jen ,Ara dan anaknya .


" Tentu ayah " jawab Jen tersenyum lembut pada ayah angkatnya itu.


Ara dan Sam juga pamit pada paman Mike .


" Sampai jumpa Ayah " ucap Jen dan Ara bersama an. .


Setelah melakukan perjalanan yang cukup melelahkan akhirnya mereka sampai di bandara markas black Devils .


Jen menghirup napas dalam-dalam .


" I am back" Lirih Jen


" Sam , aku dan Ara akan tinggal di apartemen Ara , Dan ya aku tak ingin di kawal . suruh saja anggota bayangan yang menjaga dari jarak jauh " ucap Jen


" Baik nona" ucap Sam .


" Dan tolong siapkan mobil kami akan langsung ke apartemen " ucap Jen lagi


Sam mengangguk dan menyuruh Supir mengantar Jen ke apartemen.


**********