MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Bab 22


Di London


Hari ini adalah hari terakhir para mahasiswa dan mahasiswi melakukan ujian semester , Ezhel Aiden dan Roza Juga Varrel dan Vania saat ini sedang berkumpul di Cafe Depan Kampus mereka , Masih ada waktu satu jam sebelum Ujian terakhir di mulai jadi mereka memilih merefresh Pikiran mereka dengan berkumpul di cafe .


Dan Sejak terakhir Mereka pergi ke pantai dua Minggu lalu ,baru kali ini mereka berkumpul itu pun atas usulan Aiden yang mengajak mereka bertemu di cafe Setelah seminggu terakhir ini mereka sama sama sibuk belajar selama ujian .


Sedangkan Varrel dan Vania mereka menutupi kerenggangan Hubungan mereka dihadapan teman teman mereka .


" Eh gimana nih ? kita jadi kan liburan ke Indo ? tanya Roza Setelah sejak tadi mereka semua hanya diam tanpa kata menunggu pesanan datang .


" Ya jadi dong !! ya kan rel ?" Jawab Ezhel


" Terserah kalian aja sih " jawab nya singkat


" Oke deh , kalau gitu Lusa kita berangkat , gimana ? " Usul Aiden kemudian


" Boleh tu !! Ya kan Van ?" Roza menanyai Vania karena Vania sejak tadi diam sambil mengaduk aduk minuman nya .


" Hm , Gue ikut aja sih " jawab nya sambil tersenyum canggung , Vania merasa diri nya egois pada Varrel karena telah menjauhi nya . Terlepas apa yang terjadi pada Dia dan varrel , Mereka tetap lah sahabat , dan Vania harus bisa melupakan perasaan nya untuk itu .


" Oke deh kalau gitu , Gue udah gak sabar pengen ketemu adik cantik gue " Seru Ezhel membayangkan betapa gemas nya ia pada Jihan


Cletak


Sebuah sendok melayang di jidat Ezhel ,siapa lagi pelaku nya jika bukan Aiden , Ezhel langsung melayangkan tatapan tajam nya pada Aiden Karen a melakukan itu pada nya . sedangkan Aiden dia merasa tak melakukan kesalahan apapun


" Itu juga adik gue !!" ujar nya tak terima


" CK ,, Terserah deh Terserah !! yang jelas gue kangen sama Jihan !! titik "


Varrel hanya geleng-geleng kepala melihat kedua sahabat nya itu .


" Udah udah , Masuk yuk !" Ajak Roza sambil melihat jika Sudah waktu nya mereka masuk kelas melaksanakan ujian terakhir hari ini . Setelah membayar makanan mereka berjalan menuju kelas masing masing , begitu juga dengan Varrel dan Vania yang memang mereka berada dalam satu kelas selama ini .dalam perjalanan menuju kelas mereka berdua hanya berdiam diri tanpa ada yang memulai pembicaraan di antara mereka .


Dan Varrel Sesuai ucapan nya Minggu lalu , dia tak akan menggangu Vania sebelum Vania sendiri datang pada nya . Varrel berjalan duluan di depan Vania sedangkan Vania berjalan di belakang Varrel perlahan . Sungguh Vania ingin sekali bicara pada varrel tapi Rasa nya mulut nya seakan terkunci . sampai akhirnya dia memberanikan diri untuk memanggil Varrel .


" Rel !!"


Mendengar Seseorang memanggil nya dan dia yang kenal betul dengan suara orang itu ,Varrel pun menghentikan Jalan nya tanpa menoleh ke belakang .


" Rel " panggil Vania lagi setelah berada di samping Varrel .


Suasana Di koridor tampak sudah sepi karena saat saat ujian begini mahasiswa Mahasiswi banyak yang menghabiskan waktu belajar dari pada ngegibah tapi tak jarang pula yang Tak peduli akan belajar dan hanya sekedar nongkrong di cafe atau kantin kampus .


Varrel melihat ke arah Vania yang berada di samping nya


" Maafin gue !" Varrel mengangakat sebelah alis nya seolah tak mengerti maksud Vania


" Maafin gue karena Belakangan ini menghindar dari Lo , Dan sudah bersikap ke Kanakan ! Lo mau kan maafin gue " Vania memberanikan diri menatap Varrel


" Gue gak pernah marah sama Lo , jadi gak usah minta maaf , gue Menjauh juga karena ingin kasih waktu sama Lo karena Lo bilang kalau Lo ingin sendiri , Lo tetap sahabat buat gue " Ujar varrel sambil menepuk pundak Vania


" Sahabat ??" batin Vania " Hanya sahabat !! gue harus sadar itu "


" Kita lupain kejadian di pantai Waktu itu ! Oke , Anggap aja gak pernah terjadi apapun ! Gue gak mau ada ke canggungan dalam persahabatan kita " lanjut Varrel lagi .


Vania menghela nafas nya kemudian ia mengangguk dan mencoba tersenyum pada varrel .


" Ya udah yuk masuk !" ajak varrel dan mereka pun berjalan beriringan masuk ke dalam kelas mereka.


**


Di negara xx


Satu Minggu sejak Fira kerumah Jen membahas tentang kuliah Fira , Jen sudah mendaftarkan Fira di Universitas YASRI salah satu universitas terbaik di kota itu . Dan sudah satu Minggu juga Fira tinggal dengan Jen di kediaman nya itu membuat Varo juga Jihan sangat senang ..


Fira sudah mengikuti ujian masuk ke universitas itu dan Lusa adalah hari pengumuman dia lulus atau tidak nya , Bisa saja Jen langsung memasukan Fira ke sana tapi Fira tidak mau dia ingin masuk dengan Kemampuan nya sendiri dan itu sangat di dukung oleh derren dan Jen .


Mereka tidak ada yang tau jika lusa Varrel akan pulang bersama teman teman nya ,sengaja varrel tidak memberi tahu ayah bunda nya agar menjadi kejutan untuk mereka .


Waktu begitu cepat berlalu hingga kini tiba hari dimana Fira akan melihat pengumuman kelulusan nya nanti , Karena pengumuman itu akan di umumkan secara online jadi dia tak perlu ke kampus untuk melihat nya . pagi ini Fira membantu Jen di dapur memasak sarapan untuk keluarga mereka.


" Bun nanti Fira boleh tidak keluar ?" tanya Fira sambil memotong motong sayuran yang hendak di masak


" Mau kemana sayang ?" Jen mengalihkan pandangan nya menatap Fira


" Hanya ingin jalan-jalan saja Bun"


" Baik lah sayang , nanti biar di antar oleh Riko ya sekalian belanja kebutuhan kamu untuk kuliah nanti dan kamu juga bisa hafal jalanan kota agar sewaktu waktu tidak kesulitan " ujar Jen sambil tersenyum pada Fira " Maaf bunda gak bisa nganterin kamu , Bunda mau ke kantor nanti , Tapi jika kau ingin bunda temani bunda pulang Sebelum jam makan siang , bagaimana ?" kata Jen lagi


" Tidak apa bunda , Fira sama Kak Riko aja ! Pulang dari kantor bunda kan pasti capek "


" Ya sudah , Bagaimana baik nya saja !! yang terpenting jangan pergi sendiri , Oke !! "


" Baik bunda !"


Jen Tersenyum dan melanjutkan pekerjaan nya,


Riko adalah Salah satu orang kepercayaan Jen untuk menjaga anak anak nya .


Setelah selesai Fira menghidangkan nya di atas meja makan , Dia memanggil Adik adik nya dan Jen memanggil Derren di kamar nya .


" Varo ayo turun sarapan ! " Ajak Fira pada varo yang baru selesai memakai baju


" Kakak!! kalau masuk ketuk pintu dong !! Untung aku sudah selesai pakai baju !" gerutu Varo yang membuat Fira Tersenyum sambil menggelengkan kepala nya . itu sudah hal biasa untuk nya jika mendapat Omelan Varo jika dia masuk kamar Varo tanpa mengetuk pintu .


" Oke ! oke ! maaf kakak lupa " Fira menanggapi dengan senyum manis Omelan dari adik nya itu


" Sini biar kakak yang sisir rambut kamu " Fira mengambil Sisir di atas meja kaca dan mulai menyisir rapih rambut adik tampan nya itu .


" Sempurna !!" ujar Fira kemudian


" Kakak mau lihat Jihan dulu ya di kamar nya , Kamu turun duluan aja , Mungkin bunda dan ayah sudah menunggu di meja makan "


" Oke kakak Cantik !!" Jawab varo sambil mengacungkan jari nya membentuk huruf O .


Safira keluar dan berjalan menuju kamar sebelah kamar Varo yaitu kamar jihan .Jihan dan Varo memang sudah tidur terpisah karena permintaan Varo yang ingin tidur sendiri.


" Mbak Alia , Jihan sudah selesai ?" tanya Fira pada Alia yang tampak merapikan tempat tidur Jihan dan Jihan tampak sedang duduk manis memegang botol susu


" Sudah nona !" jawab Alia tersenyum


" Uhh Adik kakak sudah cantik !! Kita sarapan dulu ya sayang " Safira menggendong Jihan dan mencium nya dengan gemas membuat Jihan tertawa terbahak Karena merasa geli .


" Mbak , Jihan aku bawa kebawah ya , Nanti Mbak Alia nyusul kita sarapan bersama " Kata Fira pada Alia


" Baik nona !"


" Pagi yah !" sapa Fira


" Pagi sayang !" jawab derren Tersenyum hangat pada Fira


" Loh ayah gak ke kantor ?" tanya Fira yang melihat derren hanya mengenakan pakaian Santai


" Gak kak ! Ayah hari ini hanya mau menemani bunda saja ke kantor nya setelah itu mau daftar sekolah untuk Varo " jawab derren dan di angguki oleh Fira


Setelah sarapan Derren Jen dan Varo pergi ke kantor GA COMPANY karena ada urusan penting disana sengaja Derren menggunakan baju santai selain ini bukan kantor nya sendiri dia ingin menikmati hari libur nya . sebenarnya bukan hari libur karena Hari ini tidak banyak pekerjaan di kantor nya jadi dia menyerahkan semua nya pada Raka dan dia meluangkan waktu untuk mendaftar sekolah Varo .


Sedangkan Safira dia tidak langsung Pergi karena dia ingin menunggu hasil pengumuman dari kampus nya terlebih dahulu .


Tepat pukul 10 Ada Email masuk dari Universitas YASRI yang di dalam nya dia di nyatakan lulus masuk ke universitas itu dengan nilai tertinggi No 2 Setelah salah satu Orang yang juga mendaftar seperti diri nya mendapat nilai tertinggi di urutan pertama .


" Alhamdulillah Ya Allah " Ucap nya penuh syukur tanpa terasa air mata nya keluar begitu saja karena sangat senang .


Dan hal itu membuat Fira sangat senang , Walau bukan yang terbaik tapi Fira sangat bahagia karena bisa lulus dengan usaha nya sendiri .dia akan membagi kabar bahagia Nini dengan ayah dan bunda nya nanti setelah mereka pulang dari urusan mereka masing masing .


Tepat setelah makan siang ia bersiap hendak jalan jalan di antar Riko orang kepercayaan Jen dan derren .


" Nona mari !!" Ujar Riko membukakan pintu belakang mobil dan di angguki oleh Fira


" Kita akan kemana nona ?" tanya Riko Setelah mereka berada dalam mobil


" Aku hanya ingin berkeliling dan melihat kampus ku nanti kak , Setelah Itu kita ke Pusat perbelanjaan karena tadi bunda menyuruh ku mencari keperluan untuk kuliah " jawab Fira


" Baiklah nona !!"


Sesuai rencana Safira berkeliling kota dan melihat kampus tempat nya akan menimba ilmu disana , Setelah itu dia mencari kebutuhan nya seperti buku juga baju casual ,tas dan sepatu untuk kuliah . Walau Jen sudah memberi nya kartu tanpa batas tapi Fira tidak membeli barang-barang mahal ia malah membeli barang-barang yang terbilang sangat murah untuk kalangan orang kaya .


**


Di London Hari Minggu malam lima sekawan itu telah bersiap untuk liburan ke negara tempat dimana Derren dan Jen tinggal , Saat ini mereka telah berada di bandar Udara Heathrow London .


Mereka menaiki pesawat Umum karena Mereka tak ada yang tau jika Keluarga varrel memiliki beberapa Pesawat pribadi dan varrel juga tak berniat memberi tahu nya .


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 16 jam pesawat yang mereka tumpangi mendarat di bandara internasional Soekarno Hatta.


" Wellcome to Indonesia" Seru Mereka bersama


" Rel Lo gak ngabarin bunda atau ayah ?" tanya Aiden yang dijawab gelengan oleh varrel .


" Oke deh nggak masalah !! biar sekalian kita bikin kejutan untuk ayah dan bunda" ujar Aiden lagi


" Dasar !! Kita kemarin kan sudah ngomongin ini dan memang itu kan rencananya, membuat kejutan untuk orang tua varrel " Gerutu Roza


" Loh iya kah ??" tanya Aiden yang memang kemarin saat mereka membahas ini dia tak terlalu memperhatikan Kate asik dengan game nya .


" CK ,, Sudah sudah ayo kita cari taksi " Ajak Varrel menengahi perdebatan mereka yang jika dibiarkan Tak akan ada habis nya.


Di rumah Jen dan derren baru saja sampai pukul 3 sore dari sekolahan Varo yang akhirnya mereka memilih sekolahan yang tidak jauh dari rumah mereka.


" Sayang kamu mandi dulu gih Setelah itu istirahat ,oke !!" ujar Jen mengusap lembut kepala Varo


" Oke Bun !!" Varo berlari menuju kamarnya untuk membersihkan diri sebelum istirahat.


Begitu juga dengan derren yang berjalan lebih dulu ke kamar nya , Sedangkan Jen ia melihat Jihan terlebih dulu yang ternyata sedang tidur . Setelah memastikan Jihan , Jen Ke kamar nya juga untuk membersihkan diri dan mengistirahatkan tubuh nya sebentar sebelum Memasak untuk makan malam nanti .


Tepat pukul empat sore Varrel dan teman teman nya sampai di kediaman Derren .


" Waw !! Ini mah istana , bukan rumah !" seru Aiden norak melihat bangunan megah di hadapan nya


" Please !! Gak usah norak Ai !!" Cibir Roza padahal ia sendiri juga terkagum dengan Rumah di hadapan nya ini .. sedangkan Vania dan Ezhel mereka hanya diam memperhatikan Rumah tersebut yang benar-benar indah dari luar pagar besi yang menjulang tinggi


" Ayo !" ajak varrel kemudian ia berjalan menyeret koper dan di ikuti oleh Ke empat sahabat nya .


Varrel memencet bel di luar gerbang , Dengan cepat penjaga melihat dan langsung membukakan gerbang Setelah tahu siapa yang datang .


" Tuan Muda Varrel !!" ucap nya sambil membungkuk memberi hormat dan hanya di angguki oleh varrel


Varrel dan teman teman nya berjalan cukup jauh untuk sampai ke rumah Derren karena halaman nya yang sangat luas dan hal itu yang membuat Varo selalu menggerutu kesal jika ia hendak bermain di rumah gabriel .


" Assalamualaikum " Seru Varo karena pintu rumah nya terbuka , ia masuk begitu saja dari dalam tampak bibi dan beberapa pelayan menyambut nya .


" Tuan muda Varrel pulang ??" Ujar bibi Tersenyum senang


" Iya Bi , bibi apa kabar ? " tanya Varrel kemudian


" Alhamdulillah bibi Sehat tuan " Mari bibi bawakan koper nya tuan


" Tidak usah bi , tolong siap kan saja kamar untuk teman teman saya , Oh ya ayah bunda kemana bi ?"


" Tuan dan nyonya sedang istirahat tuan baru saja pulang tadi " jawab bibi


" Ya sudah , jangan kasih tau bunda atau ayah dulu ya bi kalau aku pulang , aku istirahat dulu di kamar " Varrel menoleh ke arah teman teman nya


" Kalian mau kamar sendiri sendiri atau berdua ?" tanya varrel


" Berdua aja deh " jawab Roza


" Oke , Bi tolong minta pelayan yang lain siap kan 2 kamar untuk mereka ya "


" Baik Tuan muda "


Mereka pun memutuskan untuk istirahat karena merasa lelah setelah menempuh perjalanan selama 16 jam .


**Bersambung


Varrel



Vania



Fira



Jangan lupa like comment n vote nya ya ...


selalu dukung karya author ..


Happy reading n See you**