MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Bab 24


" Assalamualaikum " Seru seseorang dari luar yang membuat mereka semua mengalihkan pandangan nya pada pintu ruangan itu


" Wa'alaikum salam " jawab bibi membukakan pintu untuk Fira


" Eh ,non Fira sudah pulang ?" tanya bibi


" Sudah bi , Ayah dan bunda kemana bi ?" tanya Fira


" Ada di ruang keluarga non " jawab bibi


" Oh ya sudah , Aku mau membersihkan diri dulu deh Bi , nanti aku turun menghampiri mereka "


" Em.. iya non " bibi mengurungkan niat nya memberi tahu Fira jika varrel datang


Fira berjalan menaiki anak tangga menuju kamar nya ,yang memang tidak kelihatan dari ruang keluarga , Bibi yang tadi sedang membuat minuman dan menyiapkan cemilan untuk Mereka pun kembali ke dapur guna melanjutkan pekerjaan nya tadi . tak lama selesai bibi mengantar kan minuman dan makanan itu ke ruang keluarga .


" Siapa yang datang bi ?" tanya Jen pada bibi yang sedang meletakkan makanan dan minuman di meja


" Itu ... " belum sempat bibi mengatakan nya , Suara Fira menghentikan ucapan bibi


" Bunda !!" panggil Fira sambil berjalan menunduk membersihkan Baju tidur nya yang ketumpahan bedak tabur yang tak sengaja ke senggol oleh nya .


" Fira ??" Gumam Varrel ,dia terkejut sudah lama sekali di tidak melihat adik nya itu ternyata sekarang gadis itu banyak berubah terlihat sangat cantik dan lebih dewasa


" Cantik banget !!" batin Aiden terpaku


" Bidadari gue !!" seru Ezhel dalam hati


" Eh sayang ! sini " ujar Jen pada Safira , Safira yang memang berjalan menunduk belum sadar sampai ia berdiri di hadapan ayah dan bunda nya . Safira meraih tangan Derren dan Jen dan mencium nya .


" Fira !!" Mendengar seseorang memanggil nya dan itu bukan suara ayah dan bunda nya ,Fira pun menoleh ke arah sumber suara itu


" Abang !!" Fira terkejut melihat Varrel , tidak bisa di pungkiri ia juga sangat bahagia ,walau bagaimanapun mereka tumbuh bersama di yayasan sampai Jen menjemput Varrel untuk kuliah di luar negeri .


Fira berjalan menghampiri Varrel dan mencium tangan nya , tanda dia menghormati varrel karena memang Pria itu memang lebih tua dari nya. Pria yang sudah ia anggap seperti Kakak kandung nya sendiri . Karena varrel dulu memang selalu menjaga nya .


" Duduk sini !" ujar Varrel Tersenyum pada Vira sambil menepuk Tempat di sebelah nya


" Kamu apa kabar ? " tanya Varrel mengacak rambut Fira


" Aku baik , Abang sendiri ? " Tanya Fira pada nya


" Seperti yang kau lihat , Bun apa Fira sekarang tinggal disini ?" tanya varrel pada Bunda nya


" Iya , Dia Tinggal disini karena dia akan kuliah disini " jawab Jen Tersenyum


" Benarkah ? " Varrel merangkul Fira dan menatap gadis itu


" Hm " jawab Fira singkat


" Oh ya sayang , bagaimana hasil nya tadi ?" derren menanyakan hasil kelulusan Fira


" Alhamdulillah , Aku lulus yah " jawab Fira senang


" Alhamdulillah !!" ujar Jen dan derren bersamaan


" Kamu ambil jurusan apa ra ?" tanya Varrel


" Kedokteran bang " jawab Fira singkat , Ya memang Fira adalah gadis yang pendiam dan tak terlalu suka banyak bicara , dia lebih memilih bertindak dari pada bicara .


" Kamu serius dengan cita cita mu itu ?" tanya varrel yang memang sudah tau sejak dulu Fira sangat ingin menjadi dokter


" Hm " jawab Fira sambil tersenyum


" Abang !! lepasin tangan Abang ! ini kakak cantik Varo " seru Varo sambil melepas tangan Varrel dari pundak Fira .dan Varo menarik Fira menjauh dari Varrel


" CK ,dasar !! Posesif sekali ! " Decak Varrel


Sedangkan ke empat sahabat varrel hanya diam sejak tadi memperhatikan interaksi mereka , Dalam benak mereka bertanya tanya siapakah gadis cantik ini ? Vania yang juga sejak tadi menatap mereka dengan tatapan sendu ntah apa yang ia rasa kan , dada nya terasa sesak .


" Oh ya Ra , Kenalin ini sahabat sahabat Abang " ujar varrel , Walau Fira bingung tapi ia tetap memperkenalkan diri nya pada teman teman Abang nya , Ia bingung karena Dulu Varrel sangat tidak ingin memiliki teman. tapi sekarang ? Walau ia bingung tapi ia bahagia karena Abang nya sudah memiliki sahabat .


Ezhel terus saja menatap Safira , Walau tanpa make up dan hanya mengenakan baju tidur gadis itu tampak sangat cantik . Varrel yang menyadari tatapan Ezhel entah kenapa ia Menjadi kesal . Varrel yang dulu pernah memiliki perasaan lain selain Seorang adik pada Fira , Dan di London perlahan ia mulai melupakan perasaan nya itu tapi ntah mengapa sekarang setelah sekian lama mereka bertemu kembali perasaan itu ternyata masih ada .tapi tidak dengan Fira ia menghormati Varrel dan menganggap nya hanya sebagai saudara atau tepat nya sebagai seorang kakak .


Lalu varrel beralih melihat Vania , gadis yang belakangan ini mengisi hari hari nya di sana .. ntah perasaan apa yang ia punya untuk gadis itu , tapi yang jelas ia merasa nyaman dengan Vania .


Karena sudah larut malam Jen menyuruh mereka semua untuk beristirahat , Jen baru teringat bibi yang tadi meyiapkan bahan makanan banyak , Jen Tersenyum karena berfikir pasti varrel yang menyuruh bibi tidak memberi tahu nya .


**


Pagi hari , Jen bangun lebih awal dari biasa nya ia harus menyiapkan sarapan untuk keluarga dan teman-teman anak nya . Di lihat bibi juga sudah bangun padahal masih pukul setengah lima pagi.


" Nyonya sudah bangun ?" tanya bibi


" Ya sudah dong bi , Kalau belum kan gak mungkin aku di sini " gurau Jen yang membuat bibi tersenyum .


" Nyonya Mau buat sarapan apa ?" tanya bibi


* Kayak nya sandwich aja deh Bi yang gampang " ujar Jen dia mengambil bahan bahan dan mulai membuat nya .


" Bi nanti tolong buat kan susu nya ya , Aku mau ke atas dulu sekalian mandi , soal nya nanti mau ke kantor " ujar Jen


" Baik nyonya "


Karena masih jam setengah 6 Jen memutuskan mandi terlebih dulu . Setelah selesai dan melakukan kewajiban nya ia membangunkan derren yang masih tertidur , semalam derren bilang akan ada mitting pagi jadi Jen membangun kan nya juga pagi .


" Sayang bangun ! kata nya ada mitting ? Aku juga mau ke kantor nih " ujar Jen menepuk pelan pipi derren


Cup


Satu kecupan mendarat di bibir derren yang membuat mata pria itu langsung terbuka .


" Jangan menggodaku pagi ini sayang !! Nanti aku bisa telat " Gerutu nya


" Maka dari itu , Cepat bangun !!" kata Jen sambil berjalan ke meja rias . Jen Sudah mengenakan pakaian Formal dia mengeringkan rambut panjang nya yang kecoklatan . derren berjalan menghampiri dan mencium pipi Jen sekilas lalu ia berjalan ke kamar mandi . Jen hanya tersenyum tipis dengan perlakuan suami nya .


Tak lupa Jen menyiapkan keperluan suaminya yang hendak ke kantor, setelah itu jen keluar kamar Melihat Anak anak nya . Varo yang masih tidur di biar kan saja karena hari ini dia juga gak ada kegiatan apa apa . Fira juga dirumah jadi dia tak perlu khawatir dengan itu .


Saat Jen mau mengetuk pintu kamar Fira ternyata Fira sudah lebih dulu membuka nya .


" Eh , sayang kamu sudah bangun ?" tanya Jen melihat Fira sudah Mandi tapi hanya menggunakan kaos dan celana panjang ,karena Di rasa di rumah ini banyak pria selain Keluarga nya dia memakai baju yang sopan walau memang Fira selalu berpakaian sopan sih .


" hm.. Pagi bunda " Sapa Fira mencium pipi Jen


" Pagi sayang , Ya sudah kamu bangunin Abang gih , bunda mau lihat Jihan dulu "


" Baik Bun " Fira hanya perlu berjalan beberapa langkah karena kamar Varrel hanya di sebelah kamar nya .


tok tok tok


Tak ada sautan dari dalam


" Abang !!!" seru Fira


" Masuk aja kali yah " gumam nya


Ceklek


" Eh gak di kunci "


Fira melongok ke dalam kamar , ia mengedarkan pandangannya mencari varrel


" Abang sudah bangun kali ya ?" Ultimatum nya sendiri


Fira memberanikan diri untuk masuk ke dalam kamar Varrel .


" Bang !!" panggil nya tak ada sautan dari varrel


" Ah sudah lah , Mungkin dia sudah bangun dan lari pagi " gumam nya hendak keluar dari kamar itu . tapi suara pintu terbuka menghentikan langkah nya


ceklek


Safira menoleh ke sumber suara .


" Abanggg !!!" teriak nya karena terkejut melihat varrel hanya menggunakan handuk sebatas pinggang


" Apa sih !! berisik tau " Varrel segera memakai kaos nya


" Lagian Abang kenapa gak pakai baju ?" Gerutu Fira


" Lah kan Abang habis mandi dek " jawab nya enteng


" iya kan bisa pakai baju di kamar mandi " omel fira lagi


" Eh .. iya ya ! ini kamar nya dia " gumam Fira yang masih terdengar oleh Varrel membuat varrel gemas melihat nya


" Em itu ,tadi bunda nyuruh aku buat bangunin Abang " Kata Fira sambil berbalik menghadap varrel yang sejak tadi di belakang nya


Duk


" Issh " Fira mengusap jidat nya yang terbentur dada bidang Varrel


" Abang bisa gak sih gak bikin Aku terkejut , Ngapain coba Abang di belakang ku ?"


Varrel mengerutkan keningnya menatap Fira , Gadis itu sungguh cantik apa lagi di pagi hari seperti ini ,wajah nya benar benar bersih tanpa cacat sedikitpun .


" Kamu sekarang bawel ya ?" Ujar Varrel jujur


" Itu karena Abang sekarang menyebalkan , Sudah lah ayo keluar ayah dan bunda sudah nunggu sejak tadi " Fira berbalik sambil meraih tangan varrel menyeretnya ke bawah .


Ternyata disana Sudah ada Ayah ,bunda dan teman teman nya Varrel .


Ezhel dan Vania memperhatikan Fira dan Varrel yang begitu sangat akrab , bahkan Fira masih memegang tangan varrel tanpa ia sadari .


" Pagi yah , Bun ?" sapa Varrel mencium pipi ayah dan bunda nya.


" Pagi sayang "


" Loh Varo dan Jihan kemana Bun ?" tanya Varrel Setelah menyadari ketidak hadiran adik adik kecil nya


" Mereka masih tidur biarin saja , Oh ya kak ? kamu hari ini gak kemana mana kan ? " tanya Jen pada Fira


" gak Bun , kenapa ?"


" Tolong awasi Varo ya ,kasian mbak Alia pasti kerepotan menjaga Jihan , kamu tau sendiri jika Varo pasti ada saja ulah nya nanti " ujar Jen


" Baik Bun " jawab Fira Tersenyum


" Kalau kalian rencana nya mau kemana hari ini ?" tanya Jen pada teman teman Varrel


" Mungkin Kami ingin jalan jalan dulu sekitar sini Bun. aku ingin melihat indah nya kota J " jawab Ezhel " Kalian mau kan ?" tanya nya pada teman teman nya


" Oke ! kita jalan jalan hari ini "


" Ya sudah ,dimakan dulu sarapan nya "


Setelah sarapan Derren dan Jen pamit pada mereka hendak ke kantor .


Setelah Jen dan derren berangkat Varrel dan teman teman nya duduk di ruang tamu sedang kan Fira naik ke atas melihat apakah Varo sudah bangun atau belum .


" Kakak !!" seru Varo yang baru selesai mandi dan hanya memakai handuk


Fira berbalik menghadap pintu


" Astaga kenapa aku sial sekali hari ini , tadi Abang , Sekarang adik " gerutu nya


" Jangan lihat kesini " Omel Varo


" hm "


" Sudah belum ??" tanya Fira Setelah lima menit dia berdiri menghadap pintu


" Dek ?" Varo tak menjawab dia asik menyisir rambut nya yang mulai panjang


" Varo ??"


" CK anak ini " Fira berbalik menatap Varo dengan tajam


" Kenapa kakak tanya gak dijawab ?" omel fira


" itu hukuman untuk kakak ,karena kakak selalu ceroboh dan masuk ke kamar ku tanpa mengetuk pintu lebih dulu " jelas Varo dengan santai


" iya . iya maaf " Fira duduk di ranjang Varo


" Dek , kakak bosan nih ngapain ya enak nya " Fira berfikir hendak melakukan kegiatan apa dengan Varo


" Kan ada Abang kak" jawab varo


" CK , Abang mau pergi jalan-jalan dengan teman teman nya" jawab Fira


" kenapa kakak gak ikut ?"


" Gak ah , lagi gak mood "


" bagaimana kalau kita berlatih memanah ?" usul Varo dan Fira langsung menyetujui nya .. karena itu memang salah satu hobi nya selain menembak . Jen memang melatih anak anak yayasan hanya untuk berjaga jaga juga bekal untuk diri mereka sendiri . walau bukan dia yang mengajarkan langsung tapi orang kepercayaannya lah yang melatih mereka atas perintah Jen .


" Ya sudah ayo temani aku sarapan dulu setelah itu kita ke belakang " ujar Varo dan Fira mengikuti adik nya itu ke meja makan .


Di ruang tamu Varrel dan yang lain nya memutuskan untuk jalan jalan nanti saja setelah jam makan siang , Setegah hari ini mereka akan bersantai dirumah .


" Eh rel , Fira tu siapa Lo kok kelihatan nya Deket banget sama keluarga Lo ?" tanya Aiden


" Dia Adik gue " jawab nya singkat , Vania yang mendengar itu hati nya Seketika menjadi lega.


" Really ?? Boleh dong gue deketin dia ?" Saut Ezhel dan varrel langsung menatap nya dengan tajam


" Gak usah macem macem " jawab nya dingin


" CK Rel , gue gak akan macam macam ,lagian mana berani gue sama ayah bunda Lo kalau macam macam sama adik Lo "


" Biar dia fokus dengan kuliah nya " saut Varrel


" Udah deh , Zhel Lo harus lebih berusaha untuk dapetin restu dari varrel " ejek Roza sambil terkekeh


" Eh Van , Lo gak ada Niatan pulang ke rumah orang tua Lo. ? biar kita sekalian tau rumah Lo dimana " tanya Aiden yang mengingat Rumah Vania juga di negara ini


" Em .. Besok aja deh .gimana ?" jawab nya


" Oke " jawab mereka bersama


Tak berapa lama tampak Fira dan Varo yang menggunakan pakaian berlatih berjalan melewati depan pintu ruangan itu , Karena mereka akan ke Tempat latihan di belakang rumah dan harus melewati pintu samping yang dekat ruang tamu tempat mereka berkumpul.


" Eh tu Fira dan Varo mau kemana ?" tanya Roza yang memang duduk nya menghadap ke pintu sedangkan Varrel dan Ezhel membelakangi pintu


Varrel menoleh di lihat nya Fira dan Varo menggunakan pakaian berlatih yang membuat dia mengerti jika mereka akan ke ruang berlatih .


" Oh .. Paling juga ke ruang berlatih "Jawab Varrel santai


" Hah ?? berlatih apaan ?" tanya Roza kepo


" Apa aja. " jawab varrel lagi


" Kita boleh lihat gak " pinta Roza penuh harap


" boleh , Ayo gue Anter "


Mereka pun berjalan mengikuti Varrel menuju ruang berlatih , disana Tampak Fira dan Varo sedang memilih busur yang hendak mereka pakai .


" Waw ... Tempat ini lengkap banget ! Kayak di film film Action yang sering kita tonton , dan ini nyata " Roza terus bicara karena terkagum baru kali ini dia melihat tempat berlatih yang sangat lengkap seperti itu , Dari berbagai jenis bela diri, Menembak ,memanah dan yang lain nya .


Mereka memilih duduk memperhatikan Fira dan Varo yang sudah siap dengan busur mereka .


**Bersambung


Safira



Varo



Ayo dong Like dan Komen serta Vote sebanyak banyak nya .. Dukung terus karya Author agar lebih semangat lagi nulis nya, yang baca Lebih dari 100rb loh masa like 2rb aja gak tembus ya !!!


Walau like nya gak ada 2rb , aku tetap akan kasih bonus 1 chapter untuk hari ini ..


tetap semangat ya !!


Yang mau Follow IG author boleh ya


di Sini @Noveliaprasojo


Happy reading