MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Episode 87


Hari pernikahan Ken dan letha yang ditunggu tunggu telah tiba . Sejak jam 4 pagi letha telah di bangunkan untuk di rias karena acara Ijab qobul di langsungkan jam 9 pagi jadi dia harus bersiap lebih awal .


" Sayang bangun !!" ujar mama Anita


" Letha , bangun . orang MUA sudah datang tapi kau belum juga bangun . astaga apa kau lupa jika hari ini hari pernikahan mu " omel sang mama


" Hm . iya ma !! " letha menerjapkan mata nya lalu bangun dengan malas nya. Letha bejalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum di rias .


Dua puluh menit membersihkan diri letha telah keluar dari kamar mandi . Kini Pihak MUA telah siap merias diri nya .


Setelah berganti pakaian seorang pelayan mengantar sarapan pagi untuk nya sebelum di rias.


tepat pukul 8 pagi letha telah siap dengan riasan wajah nya . Dia tampak beda dari sosok nya yang memang biasa nya dia hanya menggunakan make up tipis ,dan sekarang dia bagai di sulap bak seorang ratu . Aletha terlihat sangat cantik di hari spesial nya .


" Wah nona .. Anda terlihat sangat cantik .pasti tuan muda akan Terkagum melihat kecantikan anda " puji orang MUA


" Benar kah ? " tanya letha , ia melihat diri nya di dalam cermin tampak seperti bukan diri nya saja.


Pantas saja artis artis terkenal cantik cantik ,ternyata cantik karena make up , Pikir nya


" Nona ! mari saya bantu memakai gaun nya " Ujarnya pada letha


" baik " Mereka masuk ke ruang ganti .


Letha keluar sudah menggunakan Baju pengantin modern yang sangat indah membalut tubuh indah nya . karena dirasa Pekerjaan merek telah siap para MUA permisi keluar dari kamar letha . mereka tidak pergi karena nanti masih harus merias lagi berganti pakaian untuk acara resepsi.


ceklek


" Wah sayang kau cantik sekali !!" puji Jen yang baru masuk ke kamar letha untuk melihat apakah dia sudah siap apa belum karena sebentar lagi mungkin pihak pengantin pria akan segera tiba.


Jen sampai sekarang masih enggan untuk datang ke rumah Daddy nya sejak kejadian Operasi Ken beberapa bulan lalu . walau Daddy nya sudah meminta maaf pada nya .tetap saja ia merasa enggan untuk kesana .


" Benarkah ? Kak aku gugup sekali " ujar letha pada Jen


Jennie memegang tangan letha dan menenangkan nya


" Kakak juga mengalami hal yang sama dulu . kau masih lebih Beruntung dari ku karena kalian saling mencintai , sedangkan aku ? Kau tau sendiri bagaimana aku dan kakak mu menikah dulu " ujar Jen lembut


" Kakak benar , Tapi sekarang kalian terlihat sangat bahagia dan saling mencintai "


" Iya , memang begitu seharus nya . sekarang aku merasa menjadi wanita paling beruntung karena memiliki suami seperti kakak mu derren " ujar Jen sambil tersenyum bahagia


" kau harus rileks oke !! " Jen mengelus pundak letha sayang


Tak lama terdengar suara mobil datang . Jen melihat dari jendela kamar letha tampak beberapa mobil terparkir di halaman rumah kediaman Admaja , Itu pasti rombongan pengantin pria .


" Letha kita tunggu saja disini , Mereka sudah datang "


" Bagaimana ini kak , aku gugup sekali "


" Kau tenang lah , kakak disini menemani mu "


Di lantai bawah


Papa mama dan derren menyambut kedatangan pihak pengantin pria yang tak lain juga besan mereka .


Semua sudah siap , penghulu juga sudah bersiap di tempat nya . Ken menjabat tangan papa derren yang menjadi wali nikah aletha , putri satu satu nya Keluarga Admaja .


" SAYA TERIMA NIKAH DAN KAWIN NYA ALETHA PUTRI ADMAJA DENGAN MAS KAWIN TERSEBUT DI BAYAR TUNAI " Ken mengucapkan ijab qobul dengan satu tarikan nafas .


" Bagaimana saksi? Sah ?"


" SAH " ucap para saksi bersamaan


" Alhamdulillah "


Dikamar Jen menitikan air mata nya mengucap rasa syukur kini adik kesayangan nya telah dewasa dan menjadi suami orang yang tak lain adik ipar nya sendiri .Jen memeluk aletha dan mengucapkan selamat pada nya . Mereka memang sejak tadi menyaksikan proses ijab Qabul dari layar lcd di kamar letha yang di siarkan secara live .


Letha memang hanya di temani Jen . karena sahabat nya Key sedang berada di luar negri .bahkan ia sangat menyesal karena tak bisa pulang di hari bahagia sahabat nya .karena ada urusan yang sangat mendesak , Mau tak mau Letha harus mengerti kondisi dan keadaan sahabat nya itu .


" Selamat ya sayang ,kini kau sudah sah menjadi istri ken tapi status mu tidak berubah tetap menjadi adik ipar ku " kata nya sambil tersenyum


Aletha yang tadi nya gugup dan tegang pun menjadi tersenyum mendengar perkataan Jen .


" Makasih kak , kini ikatan kita akan menjadi lebih kuat lagi " ujar letha dan di angguki oleh Jen


" Ayo keluar ! temui suami mu " Jen menuntun letha keluar dari kamar menuruni tangga menghampiri mempelai pria yang sudah menunggu di bawah .


Pandangan Ken Beralih pada sosok dua wanita cantik yang sedang berjalan perlahan menuruni anak tangga .


" Ya Tuhan betapa indah ciptaan mu itu " batin Ken mengagumi kecantikan aletha sampai diri nya tidak sadar jika letha telah duduk di samping nya


" Kedip kan mata mu Beby " bisik Jennie yang menyadar kan Ken dari lamunan nya .Jen hanya terkekeh geli melihat sang adik terpesona oleh kecantikan istri nya. yang membuat Ken berdecak kesal .


" sekarang silahkan mempelai wanita mencium tangan mempelai pria " perintah pak penghulu


Ken mengulurkan tangan nya pada letha ,letha menyambut nya dengan senyum bahagia dan mencium punggung tangan pria nya g kini sudah sah menjadi suami nya .


" Lalu pengantin pria mencium kening mempelai wanita"


Ken dengan lembut mencium kening wanita yang sudah sah menjadi istri nya itu .


Setelah itu acara tukar cincin , Mama Ken memberi kotak cincin pada Ken . Ken membuka kotak tersebut mengambil cincin di dalam dan menyematkan ke jari manis sang istri.dan begitu sebalik nya .


Tepuk tangan terdengar diruangan itu . Kemudian para tamu bergantian mengucapkan selamat atas pernikahan mereka dan satu persatu tamu berpamitan untuk pulang . Tinggal acara malam nanti . acara resepsi yang hanya akan di hadiri rekan rekan bisnis keluarga mereka dan teman teman dari derren , Jen ,Ken dan letha .


Ken dan letha kini sudah berada di dalam kamar hotel yang sudah di pesan khusus untuk pengantin baru . setelah tamu undangan pada pulang mereka semua pergi ke hotel GA tempat di langsungkan nya acara resepsi pernikahan Kenzo dan Aletha.


Kini mereka sama sama merasa kan ke gugupan .


" Kau mandi lah lebih dulu , setelah itu gantian dengan ku " kata Ken memecah keheningan di antara mereka


" Baik " Letha berjalan ke arah kamar mandi


karena dia memang sudah merasa lengket dan gerah . Dua puluh menit dia sudah menyelesaikan mandi nya . tapi dia tak berani keluar karena lupa membawa baju ganti . hingga 30 menit berlalu Ken mengetuk pintu kamar mandi memastikan aletha baik baik saja .


" Sayang !! Apa kau baik baik saja ? kenapa lama sekali ?" tanya Ken dari dalam kamar


" Lalu kenapa lama sekali , aku juga ingin mandi , Atau kau sedang menunggu ku untuk mandi bersama mu?" tanya Ken menggoda aletha . aletha di dalam cepat cepat membuka pintu kamar mandi .


ceklek


Pintu kamar mandi terbuka , tapi letha tidak berani keluar hanya menampakkan kepala nya melihat Ken ternyata berada di hadapan nya


" Kenapa ?" tanya Ken


" Bisa tolong ambil kan baju ganti ku ?" tanya letha malu malu


" Astaga sejak tadi kau di kamar mandi karena tidak membawa baju ganti ? kenapa tidak bilang dari tadi " gerutu Ken tapi tetap mengambilkan baju ganti untuk letha di dalam koper nya .


" Nih " dia menyodorkan baju yang ia ambil pada letha .


" Terima kasih " letha menutup kembali pintu kamar mandi . tak lama ia keluar sudah lengkap dengan pakaian nya . dia hanya menggunakan kaos santai dan celana panjang . karena nanti juga akan di rias lagi dan berganti pakaian lagi .


Ken gantian masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri , karena dia juga sudah merasa gerah dan lelah . Setelah Ken masuk letha mengeringkan rambut nya , dirasa cukup ia berdiri menghubungi pihak hotel untuk menyiapkan makanan untuk mereka . karena dia hanya makan sarapan pagi tadi dan sekarang sudah jam 4 sore . Mungkin sebentar lagi pihak MUA akan datang untuk merias mereka lagi jadi lebih baik mereka makan lebih dulu .


Tak berapa lama pesanan makanan nya datang . dia menunggu Ken yang sudah hampir satu jam belum keluar juga dari kamar mandi .


" Sedang apa dia lama sekali " gumam letha


ceklek


tampak Ken keluar dengan menggunakan handuk sebatas pinggang yang menampakan tubuh sexi nya . yang membuat letha meneguk ludah nya kasar .


" Astaga apa dia tidak malu . disini kan masih ada aku " gumam nya sambil memalingkan wajah nya menahan malu .


Ken mengambil pakaian di dalam koper lalu masuk ke kamar ganti untuk berganti pakaian . mereka menempati kamar President Suite yang sudah di dekor untuk pengantin baru .


" Ayo makan dulu " ajak letha Setelah Ken selesai berganti pakaian .


" Hm " mereka makan dalam diam . tak lama setelah makan Orang Yang akan merias mereka pun datang mengetuk pintu kamar mereka .


Ken membuka kan pintu untuk mereka, tampak dua orang wanita di hadapan nya .


" Maaf tuan , kami kesini untuk merias Nona dan tuan muda " kata salah satu dari mereka .


" Silahkan " Ken mempersilahkan mereka masuk . selama letha di rias Dia duduk di sofa memainkan Ponsel nya .


Hingga letha selesai dan sudah berganti dengan gaun yang sangat indah membalut tubuh nya Ken tidak menyadari nya .


" Tuan mari silahkan ganti baju anda " Seorang dari mereka memberikan tuxsendo yang senada dengan gaun letha malam ini pada Ken . Mendengar biru Ken mengalihkan pandangan nya dari ponsel di tangan nya . Tapi pandangan nya


terpaku pada sosok sang istri yang terlihat sangat cantik dengan gaun tersebut dan riasan wajah yang terlihat natural rambut nya di tata rapi dan simple .


Ken berjalan menghampiri letha , Dia meraih tangan sang istri dan mencium nya lembut


" Kau cantik sekali sayang ! Rasa nya aku tidak rela jika kecantikan mu harus di lihat oleh banyak orang " kata ken sedikit berbisik di telinga letha yang membuat sang empu nya merinding geli .lalu ken meraih tuxsendo di tangan wanita penata rias dan berlalu ke ruang ganti .


Ken sangat tampan malam ini dengan balutan tuxsendo senada dengan letha . yang berwarna putih tulang , wajah nya di make up sedikit agar terlihat lebih fresh .


Tak berapa lama Mama Anita datang menjemput mereka untuk keluar menemui para tamu yang sudah mulai berdatangan . bagai Raja dan ratu sehari merek tampak cantik dan tampan . menyalami para tamu yang mulai berdatangan memberi mereka selamat . Jen dan keluarga nya duduk di salah satu meja yang tersedia disana . Jen menunggu kedatangan seseorang yang sudah cukup lama tidak bertemu . dia berjanji di hari pernikahan putra nya dia akan hadir .tapi sampai sekarang Belum bisa di hubungi oleh Jen .


" Bagaimana ?" tanya derren


" Gak bisa di hubungi mas" jawab nya sambil terus meng utak-Atik ponsel nya. Jen memeriksa GPS keberadaan tuan Nugraha ternyata beliau berada di bandara . jadi mereka harus menunggu sekitar empat puluh lima menit sampai beliau sampai di sini.


" Dia di bandara " Ujar Jen dan di angguki oleh derren .


" Jen "


" Hai kak "


Sapa Radith dan Nada yang datang bersamaan .


" oh hai , Kalian baru datang ?" tanya Jen dengan senyuman hangat


" Ya , aku tiba Sore tadi dan langsung menjemput nya Lalu kemari " jawab Radith di angguki oleh jen


" Apa kabar tuan muda Admaja " Radith mengulurkan tangan nya pada derren . derren dengan senyum ramah menyambut uluran tangan Radith.


" Kau masih saja memanggil ku tuan ?" kata derren menatap tajam pada Radith , bukan nya takut Radith malah terkekeh melihat nya


" oke oke . Apa kabar Ren ?" ujar Radith mengulang pertanyaan nya tadi


" CK . Jelas aku baik baik saja . kau juga sudah melihat nya bukan " jawab derren santai se olah jawaban nya tak membuat orang itu kesal .Jen hanya menggeleng kan kepala nya melihat mereka . itu sudah biasa sejak Di London Minggu lalu derren dan Radith jadi dekat dan saling berdebat walau akhir nya mereka Batak ada yang menang atau pun kalah .


" Sudah , jangan berdebat lagi ! Lo mau memberi selamat pada pengantin atau berdebat dengan raja ku ?" tanya Jen sambil melirik ke arah derren


" Cih, Raja apaan !! Noh baru nama nya raja, hidup bebas tanpa beban " jawab Radith sambil menunjuk Varo dengan dagu nya yang duduk anteng di tengah Jen dan derren bermain ponsel nya tanpa memperhatikan sekitar .


" Raja Handphone maksud nya " sambung Radith yang membuat mereka tertawa bersama .


Memang terkadang Jen juga heran apa yang di lakukan Varo pada ponsel nya . jika dia melihat Varo akan menutupi nya dia tidak mau di ganggu jika sedang bermain dengan ponsel nya . Tapi bukan game . Jen tau itu . ntah lah nanti dia akan menyelidiki nya pikir Jen .


Radith menghampiri Ken dan letha di atas pelaminan dan mengucapkan selamat pada mereka . Semoga pernikahan mereka langgeng sampai maut memisahkan mereka .


Bersambung


Hai jangan lupa like comment n vote nya ya.


aku udah up 2 episode nih hari ini . jadi tetap beri semangat dengan like dan komen yang banyak ya .....


Nah Lo penggemar Ken Dan aletha




Happy reading gays


See you