
Note * Yang menginginkan Ara hamil sabar ya !! Semua itu butuh proses . Yang pasti Ara bakal hamil . Udah ada alur nya ya readers !!! jadi tetap stay disini dan nantikan saat itu tiba .oke !!!
Di Bab sebelum nya Aku juga udah tambahin visual Ara dan willi . bagi yang kangen cus liat !!
**************
Setelah sarapan Ara meraih tas kerja Willi dan memberikan nya pada suami nya itu , Ara mengantar Willi sampai kedepan rumah tak lupa Willi mengecup kening Ara sekilas lalu masuk ke mobil nya .
" Hati hati honey !!" Ujar Ara sambil melambaikan tangan nya yang di balas senyuman manis oleh William .
Ara berbalik masuk kedalam rumah ,disana masih ada Selly dan Mama mertua nya yang menatap sinis ke arah nya . Ara memberikan senyum manis nya lalu pergi ke kamar nya . Di sana Ara membuka laptop nya mengecek File yang akan ia kirim pada Jen .
Di jalan Willi sangat bahagia karena keputusan Ara dia pergi ke kantor dengan suasana hati yang baik .
Di tempat lain pagi yang sama Jen sedang berdebat dengan Derren karena derren tak mengizinkan nya masuk ke kantor . tapi akhir nya derren mengizinkan juga karena Jen memberitahu jika Ara telah tak bekerja lagi siapa lagi kalau bukan diri nya yang mengurus perusahaan.
Varrel bahkan belum Lulus kuliah .
" Aku hanya sebentar , Aku hanya akan memberi tahu saja pada Sam Tentang pekerjaan nya sekarang , Setelah itu aku akan pulang . janji !!" Jen berucap sambil membuat huruf V dengan jari nya menandakan dia berjanji dengan ucapan nya .
" Benar ??" tanya derren meyakinkan
" Iya my Hubby !!" jawab Jen sambil bergelayut manja di lengan derren
" Baik lah , Aku hanya tidak ingin kau kelelahan , Kau kan baru saja sembuh " ujar derren mengelus kepala Jen
" Iya sayang !!"
" Ya sudah , Ayo aku antar !! nanti pulang nya biar di jemput supir " Kata derren tak bisa di bantah .
" hm " Jawab Jen cemberut
**
Setelah beberapa bulan hubungan Willi dan Ara sangat membaik , dengan sepengetahuan Willi Ara membantu Jen dari rumah , Willi pun tak masalah dengan itu .Ara juga sudah program dengan dokter walau kemungkinan nya kecil tapi Ara tetap berharap . Dan itu semua tanpa sepengetahuan Willi karena Ara tak ingin Willi tau tentang itu yang akan membuat mereka berdebat . Willi memang tak ingin membebani Ara dengan anak sedang kan mama Willi masih saja gencar mendekat kan Willi dan Selly tapi hasil nya tetap nihil . Willi tak merespon sama sekali .
Di rumah Jen ,tampak keluarga itu sedang bersiap-siap untuk pergi . Ada Mama papa derren dan Ken juga letha di sana mereka semua menitip hadiah untuk Varrel atas kelulusan nya . Ya derren dan Jen akan pergi ke London karena lusa adalah hari dimana varrel wisuda S1 dengan 2 gelar sekaligus . Yaitu Sarjana management bisnis dan Sarjana Arsitektur .
" Kami berangkat dulu Ma , Pa , Ken ,letha " ujar derren pada mereka semua Setelah memasukan barang barang hendak berangkat ke bandara
" Iya nak , Hati hati di jalan ,hubungi kami kalau sudah sampai " jawab mama derren
" Iya kak, salam kangen untuk varrel ya " ujar letha
" Dan jangan lupa ajak dia pulang " Sambung Ken
" Baik lah , Kami tidak janji dia pulang atau tidak karena mungkin dia akan melanjutkan S2 disana " jawab Jennie
" Iya ,tapi setidaknya ajak dia pulang setelah liburan " Ujar papa derren
" Baiklah , kami berangkat dulu "
" Varo jangan Nakal di sana , Oke !!" Seru Ken
" CK, Uncle Aku tidak pernah nakal " jawab nya cemberut yang membuat mereka terkekeh
" Uncle jaga adik ku yang masih di dalam perut aunty , Awas kalau uncle sampai macam macam " ujar Varo menatap Ken tajam
" Lah ,kapan uncle pernah macam macam ?" tanya Ken bingung
" Itu ,belum lama aku melihat nya uncle menindih aunty saat di kamar , apa itu bukan macam macam ? huh itu bisa membuat adik ku gepeng nanti , Awas jika uncle melakukan nya lagi akan ku pukul uncle nanti " celoteh Varo yang memang pernah melihat adegan itu . sontak semua orang melongo mendengar nya . Ken hanya bisa cengengesan dan menggaruk kepala nya yang tak gatal sedang kan letha wajah nya sudah merah menahan malu .
" Astaga !! Kalian ini " Gumam mama derren " Sudah sudah , Kalian berangkat lah nanti terlambat , Varo biar nanti Oma yang akan memarahi uncle mu jika menyakiti adik mu lagi .oke !! "
" Hm " jawab nya singkat
Setelah berpamitan pada semua Derren ,Jen Varo ,Jihan dan Alia pun berangkat menuju bandara . Ya Alia ikut karena Jen pasti kerepotan nanti jika sendiri . mereka seperti biasa menumpangi pesawat pribadi keluarga mereka .
Sedangkan dirumah Jen ,Ken mendapat siraman rohani dari istri dan ibu mertua nya karena telah ceroboh .
" Ken !! "
" Iya sayang , maaf kan aku "
" CK kalian ini , jangan berani beraninya mengotori pikiran cucu ku , habis kau nanti !!" Ujar mama Anita menatap tajam pada Ken dan letha
" iya ma, kami tak sengaja , Saat itu lupa jika Varo sedang berada di rumah lagian dia kan sibuk dengan ponsel nya ma dan kami lupa mengunci pintu " kata Ken memberi alasan .
" CK , dasar !! ingat jangan di ulangi lagi kecerobohan kalian " ujar mama Anita
" Iya ma !" jawab mereka bersamaan , sedangkan papa dari tadi hanya diam mendengarkan . Setelah berbincang mereka pulang ke rumah masing-masing meninggalkan rumah Jen .
Setelah menempuh perjalanan hampir enam belas jam Derren ,Jen dan yang lain nya telah sampai di Bandar udara Heathrow .
" Ayah , Bunda !!!" Seru seorang pemuda tampan sambil melambaikan tangan nya pada mereka .
" Ayah !" Varrel melepas pelukan Jen dan beralih ke arah derren sang ayah
" Apa kabar sayang ?" tanya derren memeluk Varrel dan menepuk punggung nya lembut
" Baik ayah , Bagaimana dengan kalian? "
" Seperti yang kau lihat sayang "
" Kalian juga ikut menjemput ?" tanya Jen yang melihat Ezhel dan Aiden bersama Varrel
" Of course we are mothers, we miss you too, especially the handsome Varo "
(Tentu kami ikut bunda , Kami juga sangat merindukan kalian , apalagi si tampan Varo ) jawab mereka bersamaan
Jen Tersenyum melihat nya. Varrel menggendong Varo dan menciumi pipi gembul adik nya .
" Abang stop !!! I have grown up okay!! " seru Varo tak terima di cium begitu yang membuat mereka semua terkekeh .
Varrel juga sangat ingin menggendong adik perempuan nya yang sangat cantik dan menggemaskan itu yang sedang berada di gendongan Alia ,tapi ia urungkan melihat adik nya sedang tidur . Mereka semua kembali ke apartemen Varrel menggunakan 3 mobil karena Aiden dan Ezhel tadi memang membawa mobil sendiri tadi .
Sesampai nya disana ternyata varrel sudah memasak untuk semua orang tadi sebelum ia menghubungi Ezhel dan Aiden untuk menjemput ayah bunda nya . Setelah membersihkan diri mereka semua makan malam menikmati masakan Varrel yang sebelum nya sudah di hangat kan kembali .
" Wah ini semua kamu yang masak bang??" tanya Jen yang memang sangat paham masakan Varrel
" Iya bunda" Jawab nya sambil menata makanan di atas meja makan .
" Sungguh ? ini semua kau yang masak rel ?" tanya Ezhel dengan bahasa Indonesia . karena dia sudah bisa bahasa Indonesia selama berteman dengan Varrel , begitu juga dengan Aiden walau tidak Pasih
" Hm" jawab nya singkat
" Liar biasa !!" seru Aiden
" Terima kasih ya sayang !!"
Alia pun membantu varrel menata makanan , Setelah selesai mereka menikmati masakan Abang Varrel dengan nikmat di selingi canda tawa oleh kedua Sahabi varrel yang memang konyol .
Setelah makan malam mereka semua berkumpul di ruang keluarga berbincang bincang , karena lelah Alia memutuskan ke kamar bersama Jihan untuk beristirahat .
" Ezhel , Aiden , bagaimana kuliah kalian ?" tanya derren
" Baik baik saja yah , Tapi kami belum lulus seperti varrel" jawab Ezhel sedih
" Tidak masalah ,Kalian bisa terus berusaha " ucap nya memberi semangat
" iya paman , tapi kami juga banyak belajar dari nya .. kami sangat beruntung mempunyai sahabat seperti varrel " jawab Ezhel
" Uggh so sweet nya !!" Ujar Jen sambil memasang wajah imut nya .
" Varo !! Kata nya kangen Dengan Abang Varrel tapi di sini malah main ponsel " Kata Jen pada varo .
" Iya tuh Bun , Abang jadi sedih" Jawab Varrel memasang wajah memelas
"CK , Aku sedang mengecek saja Bun " jawab varo lalu mematikan ponsel nya dan meletakan nya di meja lalu ia melompat ke pangkuan Varrel dan Mencium pipi sang Abang .
" Jangan sedih , Aku sangat merindukan mu bang !" ujar nya sambil bergelayut manja di leher varrel .
" Kau sungguh menyebalkan !! Kau sendiri tidak mau di cium tapi kau mencium ku begini , Haih sudah tak suci lagi pipi ku ini " gerutu Varrel yang membuat semua orang terkekeh .
" Abang !!!" Seru nya kesal mengerucutkan bibir mungil nya .
Sampai jam 10 malam mereka berbincang ,karena merasa lelah Mereka semua memutuskan untuk ber istirahat di kamar masing masing . karena besok adalah Hari penting untuk Varrel.
**
Di kediaman William
Beberapa hari kemarin Ara merasa tak enak badan , tapi hari ini dia sudah merasa baikan .. Mama Willi masih saja bersikap seperti itu pada nya . sudah 4 bulan semenjak dia tidak bekerja tapi hari ini dia ijin pada Willi untuk ke kantor Menggantikan Jen sementara karena Jen sedang ke London dan Willi pun mengijinkan nya karena hanya seminggu Ara Menggantikan Jen .Jen juga sudah bicara sendiri pada Willi . dan Willi juga tak enak menolak permintaan wanita yang sudah di anggap adik nya sendiri .
Pagi ini Ara bersiap untuk ke kantor
Saat menuruni tangga , mama mertua nya menatap sinis ke arah nya . sungguh itu pemandangan setiap hari yang harus di telan nya ,tapi jika di hadapan Willi sekarang dia berubah menjadi baik pada Ara . dan menunjukan perhatian nya tapi jika Willi sudah pergi pasti mama mertua nya itu akan bersikap buruk pada Ara . bukan Ara tak bisa melawan hanya saja Ara masih menghormati nya sebagai orang tua .
Willi beranggapan Mama nya sudah berubah dan bisa menerima Ara kembali , karena sebulan ini memang mamanya tak pernah membahas tentang cucu dan pernikahan Willi dengan wanita lain lagi . Willi merasa lebih tenang sekarang . Tapi tidak dengan Ara dia seakan punya pirasat jika mama mertua nya itu punya rencana besar di balik sikap nya tersebut . tapi ntah lah hanya Author yang tau akan hal itu .
**Bersambung
Maaf ya kemarin gak up , Aku lagi gak nemu ide untuk alur nya ,jadi ya gitu deh ... Sorry yaa... kalian bisa kasih masukan di kolom komentar !!!
Jangan lupa like comment n vote nya ya ,supaya author tambah semangat nulis nya .
Happy reading gays
See you**