
Di rumah sakit Keluarga Admaja , Terdengar suara tangisan bayi saling bersautan ,Ya !! Ara sudah melahirkan Anak kembarnya yang berjenis kelamin Laki-laki dan perempuan.
Kini mereka telah berkumpul di ruang rawat Ara, Yang masih baru sadar karena pengaruh obat bius , Jen yang sudah jengah sejak tadi mendengar ocehan Varo yang tidak sabar melihat' anak Willi dan Ara pun men jadi lega karena tampak dua orang suster masuk mendorong box bayi , tampak dua bayi mungil yang sudah di bersihkan .
Varo yang melihat itu langsung melompat dari duduk nya dan menghampiri Suter yang membawa baby twins berbeda jenis kelamin itu.
" Wow , mereka sangat menggemaskan !!" teriak Varo heboh hingga membuat Beby twins tersentak kaget dan menangis kencang .
Jen Melayang kan tatapan tajamnya pada bocah tampan yang tak lain adalah putranya itu .
" Ups!!!" Varo menutup mulutnya merasa bersalah karena telah mengganggu ketenangan Beby twins . Jen menarik pelan telinga Varo membuat bocah itu mengaduh kesakitan .
" Gak usah lebay !!" cibir Jen melepaskan jeweran nya .
Suster itu memberikan Salah satu anak yang berjenis kelamin laki-laki ke pada Ara untuk di berikan ASI , bergantian dengan Adiknya yang beda 3 menit saja . Derren ,Jen, Varo dan mama Willi keluar sebentar karena tak mungkin mereka disana ketika Ara sedang menyusui .
Setelah selesai dan suster itu keluar dari ruang rawat Ara , baru lah mereka di izinkan untuk masuk kedalam . dengan antusias Varo hendak berlari kedalam tapi dengan cepat pula Jen menarik kerah baju nya hingga ia tak bisa berlari lagi.
" Bunda !!! ih .. nyebelin banget sih ! ya ampun Abang tu mau ketemu sama Beby twins bunda ..! Gerutu Varo pada bunda nya .
" Abang gak boleh berisik ,oke !! Kasian adiknya mau istirahat " Ujar Jen Varo mengangguk patuh dengan apa yang di katakan oleh bundanya .
" God boy !!" Jen menggandeng tangan Varo masuk kedalam menyusul Yang lainnya .
" Kalian udah ada nama buat Beby twins ?" tanya derren
"Sudah dong !! Steven Arka Alexander , di panggil Arka dan Stevani Azzalia Alexandria bisa di panggil Azza " Jawab William sambil mengelus pipi gembul anak anak nya satu persatu .
" Nama yang bagus , Beby Ar dan Beby Azza " Jawab Jen sambil tersenyum bahagia. Mama Willi yang sejak tadi sudah tak bisa di katakan lagi apa yang ia rasakan saat ini .. ia benar-benar sangat bahagia , keinginan nya memiliki cucu dan tuhan memberkati nya dengan memberi cucu 2 sekaligus .
***
Di rumah Fira sedang bersiap ke kampus , Setelah itu baru dia akan ke rumah sakit menjenguk Aunty Ara dan beby twins , tadi bunda nya sudah menelpon jika Ara sudah melahirkan bayi kembar sepasang yang bernama Arka dan Azza . dia juga tidak sabar untuk melihat Beby twins itu , Jihan yang di rumah bersama Alia pun merengek meminta ikut dirinya yang hendak ke kampus .
" Kakak , Jihan mau ikut !!" Ujar bocah itu dengan nada cedal nya , Jihan berlari bergelayut di kaki Fira .Fira tak tega melihat adik nya itu ,tapi dia kan mau ke kampus .
" Sayang , Kakak mau ke kampus ! bagaimana nanti kalau kita ke rumah sakit melihat adik bayi setelah kakak pulang dari kampus , kakak janji tidak akan lama !" bujuk Fira
" Gak mau !! Aku mau ikut kakak sekarang " Rengek nya dengan mata berkaca-kaca .
" Jihan !! kakak Fira mau belajar sayang, kalau Jihan ikut nanti kakak Fira bisa di marah dengan Guru nya " jelas Alia mencoba memberi pengertian ,tapi tetap Jihan ingin ikut dengan Fira .
" Aduh bagaimana ini? mana udah mau terlambat lagi " gumam Fira dalam hati . ia menggaruk pelipis nya memikirkan cara agar Jihan tidak menangis . jadi lah Fira menelpon Jen meminta izin untuk membawa jihan ke kampus karena jihan yang sudah menangis minta imut Jen mengizinkan Fira membawa nya .
Tapi dengan itu ia meminta Riko mengawasi Jihan , tentu dengan beberapa pengawal yang tak terlihat oleh mereka . Jen juga menghubungi pihak kampus tentang ini tanpa sepengetahuan fira , ia tidak ingin terjadi masalah dengan Fira dan mengganggu belajar Fira .jadi ia mengantisipasi nya .
" Oke !! Adek boleh ikut dengan syarat disana gak boleh nakal dan harus nurut sama kakak ! gak boleh pergi kemana pun tanpa kakak atau Om Riko ,juga gak boleh ganggu kakak belajar , gimana ?" Kata Fira pada Jihan , Jihan mengangguk patuh menyetujui perkataan Fira .
Kini mereka telah sampai di kampus , Jihan bocah kecil itu sangat senang melihat keramaian disana , dirumah dia merasa bosan dan kesepian hanya bersama dengan Alia . Jadi dia ingin ikut bersama Fira karena yang ia tau di sekolah pasti banyak temannya .Fira turun dari mobil bersama Jihan . Fira yang hari itu menggunakan baju santai , Celana Jeans ice blue ,Kaos Putih dan sneaker putih . Rambut panjang nya di ikat kuda tak lupa tas ransel hitam Favorit nya .
Sedangkan Jihan ,bocah berambut ikal sepinggang berwarna coklat tua , Mata bulat pipi gembul bibir merah alami itu memakai rok jeans selutut dan kaos putih seperti Fira . rambut panjang nya di biarkan tergerai ia juga memakai sepatu sneaker putih couple dengan Fira. Bocah berumur 2 tahun itu tampak sangat cantik dan menggemaskan.
Fira dan Jihan berjalan bergandengan ,karena Jihan tak ingin di gendong oleh nya . Banyak pasang mata yang menatap ke arah mereka dan bertanya-tanya tentang gadis kecil yang sangat cantik itu , kenapa bisa bersama Fira .pikir mereka .
" Ra !!" panggil seseorang
Fira menghentikan langkahnya dan melihat ke arah orang yang memanggilnya .
" Eh kak El ? ada apa ?" tanya Fira
"Gak apa-apa , Loh ini siapa Ra ? ya Tuhan cantik banget sih kamu , kayak boneka " Ujar Samuel gemas dengan Jihan dan mencubit pipi gembul nya.
" Stop!! jangan cubit pipi Jihan ! nanti tambah becal pipi nya " sunggut Jihan tak terima saat pipi nya di cubit Samuel walau pelan , Samuel yang mendengar ocehan jihan pun terkekeh .
" Emang kata siapa kalau pipi nya di cubit tambah besar ?" tanya Samuel , Ia berjongkok mensejajarkan diri nya pada Jihan . tangan Jihan masih bergandengan dengan Fira .
" kakak gak dengel balusan Jihan yang bilang " jawab gadis kecil itu membuat Samuel tertawa terbahak bahak.
" Ya ampun , kamu gemesin banget sih sayang " Samuel mengacak rambut Jihan gemas membuat gadis kecil itu merenggut karena rambut nya berantakan.
" Kakak jangan belantakin lambut Jihan , nanti Jihan gak cantik lagi " lagi-lagi Samuel dibuat tak bisa menahan tawanya oleh gadis kecil itu . ya Sifat memang tak jauh berbeda dari Varo . Tapi biasa nya Jihan jika bertemu orang baru akan menjadi pendiam tapi ntah mengapa dengan Samuel dia begitu bawel .
" Udah . udah . kak El tadi ada ap panggil aku !! kalau ada yang penting nanti aja ya aku udah telat nih takut dihukum" kata Fira buru-buru berbalik hendak meninggalkan Samuel .tapi Samuel menahan tangan nya
" Apa lagi sih kak ??? ya ampun !!" kesal Fira
" Biar Jihan ikut aku ,kamu masuk aja , Dia adik kamu kan ? Anak Tante Jennie ?" Fira mengangguk mengiyakan pertanyaan Samuel
" Jihan mau dengan kak El dulu ? kakak cuma 1 jam kok belajar nya , Tapi tunggu ! kak El gak ada kelas lagi emang ?" tanya Fira
" Gak !! aku baru selesai nanti jam 1 baru ada kelas lagi " jawab El dan di angguki Fira . ya ini memang sudah jam 10 . Fira masuk jam 10 hari ini .
" Iya ! Jihan sama kak El aja " jawab gadis kecil itu . ntah mengapaJihan mau ikut bersama El Padahal mereka baru saja bertemu dan itu pun terlihat jika Jihan tadi sangat kesal dengan El , Tapi kini gadis itu mau ikut dengan nya .
" Ya udah ! kalau gitu titip bentar ya kak ! tadi dia tuh nangis mau ikut aku ke kampus jadi deh aku ajakin aja , bunda lagi dirumah sakit jengukin aunty Ara lahiran " jelas Fira dan Samuel mengangguk mengerti , lalu Fira berjalan meninggalkan mereka berdua .
Ya hubungan Fira dan Samuel sudah membaik , walau Fira belum menerima nya kembali tapi mereka menjalin hubungan baik .Fira juga percaya El bisa menjaga Jihan , lagian ada Riko yang selalu mengawasi gadis kecil itu . jadi dia tidak khawatir , Jihan juga anak yang cerdas ia tak sembarang mau ikut bersama orang yang di anggap nya tidak baik
Samuel mengajak Jihan ke kantin kampus dengan menggendong nya di atas pundak Pemuda tampan itu. Jihan sangat senang di perlakukan seperti itu. ia merasa punya teman baru .
" Jihan ,kamu mau makan apa ?" tanya Samuel pada Jihan , Setelah mereka berada di kantin yang cukup ramai .
Sejenak Jihan berfikir hendak makan apa
" Es krim deh "jawab nya cedal
" emang boleh makan es krim sama bunda ?" tanya Samuel ,dia tak ingin sembarangan memberi makanan pada Jihan
" Boleh asal satu aja gak boleh lebih " jawab Jihan dengan wajah polos nya
" Siap tuan putri !! kamu mau rasa apa?"
" Buah aja deh yang bagus untuk kesehatan !" jawab Jihan lagi sekena nya
Astaga !! lagi-lagi Samuel di buat kagum dengan kepolosan dan kecerdasan gadis kecil itu .
Samuel memanggil Penjaga kantin untuk membawakan pesanan Jihan .tak lama es krim rasa buah datang , Samuel membukan bungkus nya dan memberikan nya pada Jihan .diam tanpa bicara Jihan memakan es krim nya dengan anggun .
Samuel memperhatikan Jihan sejak tadi , Bisa gitu gadis kecil yang baru berusia 2 tahun makan es krim tanpa mengotori baju nya . Jika ada sedikit saja berantakan Jihan akan menyeka nya sendiri dengan tisu itu pun cara menyekanya sangat elegan .
" Benar-benar anak orang kaya mah beda " batin Samuel sambil tersenyum. menatap Jihan .
" Woi !!" seru seseorang mengejutkannya
Plak
" A***r Lo ngagetin aja !!" Samuel memukul lengan Dion sahabat nya .
" wih .. santai dong Man !!" sahut Dion lalu ia duduk di hadapan Samuel . saat itu baru dia menyadari ada gadis cantik di samping Samuel sedang menikmati es krim rasa buah Apel dengan anggun nya .
"Subhanallah !!Anak siapa nih yang Lo culik. cantik banget ! liat deh cara makan nya !! Udah kayak putri keraton aja nih bocah " tutur Dion ,gak tau aja kalau Jihan itu bawel dan narsis seperti Abang nya Varo .
" Enak aja Lo bilang gue nyulik , dia kaki yang mau ikut gue tadi " jawab Samuel santai dan perkataan nya itu mendapat tatapan tajam dari Jihan .
" Mam*** Lo marah noh dia " kata Dion yang membuat Samuel mengalihkan pandangannya pada Jihan.
Jihan masih terdiam menghabiskan es krim di tangannya setelah itu Jihan menyeka mulutnya nya dan menatap Samuel kembali.
" Kakak jangan memutar balikkan fakta ! tadi bukannya kakak sendiri yang mengajakku untuk ikut bersama dengan Kak El" Sunggut Jihan sambil berkacak pinggang menatap El .
Bukan nya kesal El dan Dion pun terkekeh geli juga gemas melihat tingkah gadis itu . kini mereka tahu jika Jihan sedang makan Dia tidak akan berbicara dia akan menikmati makanannya dengan hikmat. tapi setelah itu baru dia akan menjawab apa yang di katakan oleh orang pada diri nya.
" Iya . iya !! tadi kakak yang mengajak mu " jawab Samuel kemudian . mereka asik mengobrol sambil menikmati minumannya . tapi tidak dengan Jihan karena dia tidak makan apapun karena bunda nya melarang makan sembarangan jadi dia lah yang sejak tadi banyak bicara . Samuel dan Dion nyemil dan minum Capuccino .
Jihan berbicara panjang kali lebar , dia akan ngomel kalau Samuel atau Dion menjawab perkataan nya karena mereka sedang makan , dan jika makan tak boleh bicara . tapi jika mereka diam tak menjawab pertanyaan Jihan gadis itu akan bilang tidak baik jika ada orang bertanya tidak menjawab nya .ntah lah gadis kecil itu sangat menggemaskan . penat karena belajar pun hilang karena Jihan .
Satu jam fira dan teman teman nya pun keluar dari kelas mereka . Fira menelpon Samuel menanyakan keberadaan mereka , Setelah tau mereka dimana Fira dan teman-teman nya pun menyusul nya ke kantin .
Rafi dan Keanu sangat antusias begitu juga dengan Airin karena mengetahui Jihan ada di sana .Keanu yang pendiam bisa tertawa lepas bersama gadis kecil itu .dengan segala tingkah nya yang menggemaskan . mereka sudah dekat karena mereka sering main ke rumah Jen untuk belajar bersama .
" Kak Keanu , kak Afi , Kak Alin !!" teriak Jihan langsung melompat dari duduk nya .
" Hay My Princess!!"
" Hai My Queen !"
" Hai Beby " jawab mereka bertiga . mereka punya panggilan sendiri untuk Jihan . princess panggilan Dari Rafi , Queen panggilin dari Keanu dan Beby panggilan dari Airin .
" Ya ellah .. kak Fira doang nih yang gak di sapa " ujar Fira pura-pura memasang wajah kesalnya.
" Udah tua ! gak usah cembelut nanti tambah tua " jleb !! jawaban Jihan mampu membuat semua orang yang mendengar nya tertawa
terbahak-bahak .
" Sabar !! Jihan cuma belcanda , Kakak jangan Cedih . oke !!" Ujar Jihan mencoba menenangkan Fira dengan mengusap punggung Fira dengan tangan kecil nya .
" Jihan jahat ih ! Awas ya nanti kak Fira gak mau lagi ajakin kamu ke kampus !" Ancaman Fira berhasil membuat Jihan takut dan langsung memeluk dan menciumi Fira . mendapat perlakuan seperti itu tentu Fira Tersenyum penuh kemenangan.
" Jangan bilang begitu ! Jihan janji deh nanti beliin kak Fira es krim ,tapi pakai uang kakak ya , soalnya Fira gak punya uang , kata bunda fira masih kecil gak boleh bawa uang nanti di culik" jelas gadis kecil itu dengan wajah polosnya .
" Ya ampun!! gue bawa pulang ntar Lo dek " saut Dion yang merasa sangat gemas dengan Jihan.
Karena sudah tak ada jam lagi , Fira dan Jihan juga teman-teman Fira pun ikut ke rumah sakit menjenguk Ara dan bayi nya . Samuel dan Dion tidak bisa ikut karena mereka masih ada kelas nanti .
Bersambung
El
Fira