MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Bab 44


Di London , hari itu Vania sudah di buat khawatir pasalnya Varrel tak bisa di hubungi sejak semalam , saat ia sudah pulang dia langsung menghubungi Varrel tapi kekasihnya itu tak bisa dihubungi sama sekali . Sampai pagi ini Vania masih mencoba menghubungi nya namun hasilnya tetap nihil


" Apa dia sangat marah padaku ?" gumam Vania , Dia memutuskan untuk membuat sarapan untuk dirinya dan Varrel , pagi ini dia berniat untuk ke apartemen kekasih nya itu ,masih jam 6 pagi dia sudah selesai membuat sarapannya dan menatanya ke dalam kotak makan , Vania bergegas mandi dan segera pergi ke apartemen Varrel yang hanya berjarak 1 blok dari apartement nya .


Vania memilih berjalan kaki untuk kesana , itung-itung olahraga pagi , hanya sekitar 10 menit dia sampai di gedung yang menjulang tinggi itu . Vania berjalan memasuki Apartement sampai di lantai dimana letak Apartement kekasihnya. Vania mencoba memencet bel tapi setelah beberapa kali tidak ada sahutan sama sekali .


" apa dia belum bangun ?" gumam Vania , Vania memutuskan untuk masuk dan memencet password apartement varrel .


klik


Pintu itu terbuka dengan sempurna , Vania berjalan memasuki Apartement mewah itu ,di lihatnya sekeliling masih tampan sepi dan dingin seperti tak berpenghuni . Vania meletakan makanannya di atas meja makan ,dan berjalan ke arah kamar Varrel di lantai 2 .


tok tok tok .


" Bee !!" seru Vania ,namun tak ada jawaban dari dalam


" gak biasa nya dia tidur sampai jam segini " gumam Vania


" Bee .. aku masuk !!" Ujar nya perlahan tangannya membuka pintu kamar itu .


ceklek


" Gak di kunci " gumam Vania


.Perlahan Vania masuk ke sana , mata nya menatap tempat tidur yang ternyata kosong dan malah tertata dengan rapi .


" Kemana dia ? apa dia sudah pergi ? tapi kan dia sudah gak ada kegiatan lagi di kampus tinggal nunggu wisuda aja ! apa di kamar mandi ya ? " Gumam nya , tapi jika di kamar mandi tidak terdengar suara gemericik air sama sekali. Vania berjalan mendekati ranjang dan duduk di tepi ranjang itu , dia berniat merogoh ponselnya dan menghubungi kekasih nya ,tapi matanya melihat ke sebuah kertas kecil yang berada di atas Nakas samping tempat tidur .


" Eh ??" Vania mengambil kertas itu dan membukanya. Mata Vania membulat sempurna membaca Note tersebut , matanya berkaca-kaca dan ia tampak menyesal tidak menemui Varrel semalam .


*Dear my queen


Bee , Aku pergi !! maaf sebelumnya karena pergi tanpa pamit , Ayah meminta ku untuk kembali karena ada masalah mendesak , semalam aku ingin pamit secara langsung tapi karena kau tak bisa kesini terpaksa aku pergi tanpa menemui mu .


Jaga diri baik-baik disini , aku akan kembali saat acara wisuda nanti .


See you again my Love


Varrel*


Vania meremas Kertas itu , tak terasa air mata nya jatuh begitu saja .


" Maaf bee " Vania terus merutuki diri nya sendiri , kemudian Vania mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada varrel karena ponsel Varrel tidak aktif sejak semalam .ia menuliskan permohonan maaf karena tidak bisa menemui nya .


" hah !! aku pasti akan sangat merindukan mu " gumam Vania sambil menghapus air mata nya , ia menatap sekeliling kamar itu yang masih menyisakan harum khas tubuh Varrel .


" padahal sebelum kita berjauhan aku ingin menghabiskan waktu satu bulan ini bersama mu ,jalan jalan , bersenang-senang , mengukir kenangan indah untuk kita berdua , tapi sekarang ??" Vania mendesah penuh sesal ,tapi ia tak bisa berbuat apa-apa sekarang selain menunggu .


" Semoga kau menjaga hati mu disana " Vania beranjak keluar dari kamar itu dan pergi dengan langkah gontai meninggalkan apartement varrel Setelah mengunci nya kembali .


Hari ini dia tak ada jadwal kuliah tapi dia dan teman kelompoknya akan mengerjakan tugas kelompok buang di berikan oleh dosen mereka .


**


Di Kampus , Setelah jam pelajaran pertama telah usai Fira , Airin ,Rafi dan Keanu memutuskan untuk ke kantin ,karena nanti masih ada kelas lagi , sesampainya di kantin ,Vira dan Airin memesan makanan untuk mereka berempat.


" Ra kok Jihan gak ikut lagi sih , sumpah gue ngefans banget sama adik Lo yang comel itu!" ujar Rafi sambil memasukan bakso ke dalam mulutnya


" Makan dulu raf. ntar kesedak baru tau rasa " saut Fira tanpa menjawab ucapan Rafi tentang Jihan


" Lo nyumpahin gue Ra !!" Seru Rafi dan dia malah tersedak beneran .


" Tu kan gue bilang juga apa ! makanya kalau makan jangan sambil ngomong , nih minum dulu " omel Fira sambil menyodorkan air mineral pada Rafi .


" Eh , ntar pulang kuliah ngemall yuk gays " ujar Airin pada teman-temannya


" Gak bisa gue , gue lagi di hukum sama bunda ! gak boleh kemana-mana selain ke kampus " jawab Fira dengan lesuh


" Hah !! kok bisa ??" tanya Airin heboh


" Iya gara-gara kemarin gue naik motor kebut-kebutan, jadi ya gitu deh "


" Hah ,serius Lo Ra !!" Bukan Airin melainkan Rafi yang kini berteriak hingga mereka menjadi perhatian banyak mahasiswa yang sedang berada di kampus itu


Plak


" Gak usah ngegas woi , Liat tuh kita jadi di perhatiin orang-orang " geram Airin pada Rafi sambil memukul lengan pemuda itu


" iya . iya !!" jawab Rafi sambil mengusap lengannya yang di pukul Airin


" Ya jelas di hukum kalau begitu !" kali ini Keanu yang menyaut


" Ya ellah Kean , sekali-kali ,lagian gue tu lagi kesel kemarin udah telat dan sampai di kampus mood gue tambah rusak karena seseorang !" jawab Fira tanpa sadar membuat teman-teman nya bertanya-tanya tentang seseorang yang ia sebut tadi .


"UPS , ****** gue !!"Rutuk Fira dalam hatinya


"Lo harus jelasin sama kita !!" ujar Rafi dan Airin menatap Fira dengan serius


" Iya nanti gue jelasin ! eh gue mau ke toilet dulu ya ,ntar kalau lama kalian duluan aja ke kelasnya " ujar Fira sambil beranjak dari duduknya .


" Gue ikut "


Fira sedikit merapikan rambutnya di toilet , Karena sudah siang dan terasa hari ini tampak panas Fira mengikat rambutnya agar tak terlalu kepanasan . walau kampus itu menggunakan AC tapi tetap saja di luar tampak panas .


Fira keluar toilet menunggu Airin yang belum keluar , tapi tiba-tiba seseorang menarik nya menjauh dari toilet itu ke arah taman belakang kampus . seseorang itu tak lain adalah Vanya .


" eh ?? apa-apaan sih Lo !" seru Vania sambil menghempaskan tangan Vanya


Vanya melipat tangan nya di dada dan memandang Fira dengan sinis .


" Apa ?? " Ujar Vanya dengan santai


" Apa maksud lo narik narik gue seperti itu ?" Tanya Fira memandang Vanya tak suka


" Gue peringatin sama Lo Jauhi Samuel ,kalau gak ?? Gue yang akan buat Lo di jauhi sama dia !" Bisik Vanya tepat di telinga Fira dengan nada penuh ancaman .


" Cih , Siapa Lo ngancem gue Seperti itu ? coba aja kalau bisa !" tegas Fira menatap Vanya dengan tatapan tajam


" Lo liat aja !! "


Plak


Vanya dengan cepat meraih tangan Fira dan menampar pipi nya sendiri tepat di saat seseorang melihat mereka .


Fira masih terkejut dengan apa yang terjadi karena itu begitu tiba-tiba , Fira melihat ke tangannya yang baru saja menampar Vanya cukup keras .


" Fira !!" seru seseorang


Vanya tertunduk memegang pipi yang tertampar sambil menyeringai licik mendengar orang itu meneriaki nama Fira


Samuel menarik tangan Fira dan menatap tajam ke arah nya .


" Apa yang Lo lakuin !!" tanya Samuel dengan tatapan dingin, Fira masih mematung mencerna apa yang terjadi , Dia Tersenyum remeh setelah memahami situasi nya .


" Seperti yang Lo lihat !!" jawab Fira tak kalah dingin , alih-alih menjelaskan Fira membenarkan tuduhannya . Samuel tak menyangka Fira melakukan hal ini


" Kenapa Lo nampar Vanya ?" tanya Samuel tak suka


" Sam udah gak apa-apa , tadi dia cuma peringati aku buat jauhi kamu , tapi karena aku nolak dia marah dan nampar aku " bukan Fira tapi Vanya yang menjawab dengan jawaban yang 100% hanya kebohongan .dia bergelayut manja di lengan Samuel .Fira sudah menduga atas jawaban Vanya , tapi dia ingin melihat sejauh mana El percaya padanya . sejauh mana El mengenalnya .


" Kamu yakin Fira bicara seperti itu ? " tanya Samuel seolah tak percaya dengan apa yang Vanya katakan ,ia cukup mengenal Fira walau dia cemburu tak mungkin dia melakukan hal itu . pikirnya


" Bukankah kamu lihat sendiri dia nampar aku " jawab Vanya dengan mata yang berkaca-kaca ,membuat El tak tega melihat sahabat kecilnya itu .


" Ra ,bisa kamu jelasin yang sebenarnya ?" tanya El pada Fira , dia tak ingin memihak pada siapapun , keduanya wanita yang penting dalam hidupnya ,tapi dia pasti akan membela yang menurutnya benar .


" Kenapa ?" tanya El dingin " Kenapa kamu lakuin itu ? dia sahabat aku Ra , Kenapa kamu minta dia buat jauhi aku? Aku gak pernah minta teman-teman kamu buat jauhi kamu , tapi kamu ? aku gak percaya ini ! kamu berubah Ra " Setelah berbicara seperti itu Samuel pergi dari sana menarik tangan Vanya , Vanya melihat ke arah Fira dan Tersenyum penuh kemenangan .


" Cih , dasar wanita ular !! Kebohongan gak akan bertahan lama , nikmati aja kemenangan Lo , gue bukan gadis lemah !!" Fira pergi dari tempat itu menuju kelasnya ,tanpa beban seperti tak pernah terjadi hal barusan . dari situ dia bisa melihat seberapa besar kepercayaan Samuel padanya .mungkin karena tak pernah bertemu selama 1 tahun dia merasa tak mengenal Fira yang dulu .


" kamu tau El. Fira yang dulu telah mati seiring berjalannya waktu , saat kamu milih ninggalin aku saat kamu lebih percaya dengan wanita yang kau sebut sahabat itu ! sekarang kamu akan tau Fira yang sekarang seperti apa " gumam Fira dalam hati tangannya mengepal kuat ,tapi saat ia sampai di kelas ia berubah biasa saja di hadapan teman-temannya.


" Ra Lo dari mana ? kok Lo ninggalin gue di toilet sih ?" tanya Airin sambil cemberut


" Gue ada urusan bentar tadi " jawab Fira santai dan di angguki oleh Airin , dia tak ingin bertanya lebih lanjut ,jika waktunya tiba Fira pasti akan menceritakan nya sendiri .


Tak berapa lama dosen mereka masuk memberi materi , Saat ini Fira tak ingin memikirkan Samuel dan teman wanita nya , dia ingin fokus menjalankan hukuman dari bundanya dan mendapat nilai sempurna di ujian semester yang tinggal satu bulan lagi . tapi jika wanita itu masih mengganggu nya , jangan salah kan dirinya berbuat kejam .


Setelah jam kuliah mereka berakhir , mereka berempat jalan menuju parkiran kampus .


" Ra Lo naik apa ?" tanya Rafi


" Gue di jemput bang Varrel nanti " Jawab Fira


" Loh bang varrel pulang ?" tanya Rafi , mereka tau jika Varrel sudah kembali ke London 2 bulan lalu


" iya , Dia bantu ayah ngurus perusahaan "


" Lah emang gak kuliah Ra ?" tanya Airin


" Gak , dia baru selesai sidang dan tinggal nunggu wisuda aja "


" Wih keren !! Kayak nya Abang Lo masih muda deh Ra kok udah lulus aja, emang berapa sih umur bang Varrel " tanya Rafi penasaran


" 20 tahun , dia bahkan udah lulus S2 " jawab Fira santai


" S2 Ra ??" tanya mereka bertiga serempak di angguki oleh Fira


" Iya , S1 dia selesai hanya 2,5 tahun di 2 jurusan , Manajemen Bisnis dan Arsitektur .S2 nya dia cuma ambil MB doang , dan selesai cuma dalam waktu 8 bulan " jelas Fira , ia bangga pada pria yang sudah ia anggap sebagai Abang nya itu.


" Wow.. Gue jadi makin ngefans sama bang varrel ,udah ganteng maksimal eh tapi masih ganteng ayah Derren , tapi karena ayah Derren udah punya bunda Jen yang cantik maksimal jadi gue ngefans nya sama bang varrel aja. !!" ujar Airin Tersenyum dan mungkin dia membayangkan wajah tampan varrel


Pletak


Fira menyentil kening Airin " Gak usah ngayal , bang Varrel udah punya kak Vania, kalau Lo lupa " kata Fira Membuat Airin cemberut , Keanu dan Rafi terkekeh melihat hal itu


" Ra mending Lo pulang bareng kita aja !" tawar Keanu


" Gak deh Kean, kalian duluan aja .. gue gak mau buat bunda khawatir lagi seperti kemarin , gue kan lagi dihukum juga gak boleh pulang atau pergi ke kampus kalau gak sama supir , ayah , bunda , Riko atau bang Varrel , inti nya harus dengan orang suruhan bunda " jelas Fira menolak ajakan Keanu


" Tapi kan ini kita Ra ! sahabat Lo " ujar Rafi , ya karena memang Rafi dan Keanu selalu ke kampus bersama


" Lain kali ya , makasih Loh sebelumnya " ujar Fira


" Ya udah deh kalau gitu ,kita tunggu Lo sampai bang varrel Dateng " Ujar Airin tersenyum


" Itu sih mau Lo Rin "saut Rafi tak suka .


" Biarin ..!!" jawab Airin ketus


Keanu dan Fira hanya menggeleng kan kepala melihat mereka . Mereka berempat berdiri di dekat mobil Keanu sambil berbincang-bincang menunggu Varrel datang , mungkin pria itu terkena macet karena memang ini waktunya makan siang.


" Eh ,kita tunggu di cafe depan aja yuk , sekalian makan siang ,laper nih gue " ajak Airin


" Boleh deh ayo " jawab Fira lalu mereka berempat berjalan memasuki cafe tersebut yang memang biasa menjadi tempat nongkrong para mahasiswa .


tak sengaja tatapan Fira menangkap dua orang yang sedang makan dan saling bercanda , mereka terlihat sangat dekat , mereka tak lain adalah Samuel dan Vanya , tangan Samuel dengan gemas mengacak rambut Vanya sambil tertawa . ntah apa yang mereka perbincangkan tapi itu berhasil membuat Fira kesal .


Mereka duduk di bangku yang tak jauh dari posisi Samuel dan Vanya , ketiga teman Fira tak ada yang menyadari Samuel disana .


" Rin Lo duduk dekat Rafi gih , gue pengen duduk dekat Keanu " ujar Fira pada Airin , mereka sempat heran dengan pernyataan Fira , tapi Airin menurut saja .


Setelah memesan makanan , Fira teringat belum menghubungi Varrel , kalau-kalau abangnya itu mencari dirinya nanti di kampus .


" Hallo bang !! Abang dimana ?"


" Hallo , Abang di jalan , bentar lagi juga nyampe " jawab Varrel di sebrang sana


" Oh , Fira nunggu di Cafe depan kampus ,nanti Abang ke sini aja sekalian kita makan siang , Abang mau makan apa biar Fira pesen dulu jadi Abang sampai gak nunggu lama " tawar Fira


" em.. Abang gak makan ,kamu aja !! " Varrel memikirkan masalah perusahaan aja sudah pusing , dia tak memiliki selera makan saat ini .


" Huh .. ya udah deh "


Fira mematikan sambungan telepon nya , tapi nanti dia akan membujuk Varrel untuk makan setelah pria itu sudah berada disini .


" mbak pesen Ayam bakar madu nya satu ya sama minumnya lemon tea " Ujar Fira pada seorang pelayan memesankan makanan untuk Varrel .


" Buat bang Varrel Ra ?" tanya Airin di angguki oleh Fira .


Tak lama tampak Varrel memasuki cafe tersebut , tentu banyak para mahasiswi yang memperhatikan dirinya dengan tatapan memuja , di tambah pria itu sudah tak menggunakan jas nya hanya kemeja putih yang di Gulung Sampai siku menambah kesan keren pada diri nya .


" Bang !!" Fira melambaikan tangan pada Varrel , varrel Tersenyum dan berjalan menghampiri adiknya itu .Fira meraih tangan Varrel dan menarik nya agar duduk di sebelah nya , jadi lah Fira di tengah antara Varrel dan Keanu .


Banyak para mahasiswi yang mengira bahwa pria tampan itu kekasih Fira , termasuk Vanya yang merasa iri dengan Fira yang di kelilingi pria tampan .


Tak berapa lama pesanan mereka pun datang .


" Loh kamu pesan makanan untuk Abang ?" tanya varrel di angguki oleh Fira


" Abang kan kerja , jadi harus makan jangan sampai nanti sakit " jawab Fira perhatian " Ayo makan !!" kalau gak makan aku juga gak mau makan " ancam Fira , Varrel Tersenyum mengacak rambut Fira gemas .


" Baiklah " jawab Varrel kemudian


Mereka makan bersama dengan suasana yang tenang , Varrel sedikit melupakan masalahnya melihat senyum gadis yang ia anggap seperti adiknya sendiri.


Keanu sejak tadi memperhatikan kedekatan antara Fira dan varrel , Dia berpikir andai dia punya adik perempuan pasti mengasikan ,pikirnya dan hidupnya tak akan monoton seperti ini , pulang kerumah ada wajah adik yang tersenyum ceria menyambut nya seperti Fira . dia melihat jika Varrel itu orangnya cuek dan dingin seperti dirinya . tapi dia bisa hangat dan ceria bersama adiknya . mau bagaimana lagi dia sudah terlahir sebagai anak tunggal . masak iya dia mau menjadikan Fira adiknya yang ada dia bisa jatuh cinta pada gadis itu yang sudah memiliki seseorang dalam hatinya .tidak menutup kemungkinan siapapun bisa jatuh cinta pada gadis cantik di sampingnya itu .


**Bersambung


Hallo gays . aku udah banyakin nih up nya jangan lupa buat like komen n vote nya ya .


Dan jangan lupa baca juga Novel aku yang Sweet Night , disana aku juga udah up . semoga kalian suka ya ..


Bang Varrel



Fira



Keanu



Rafi



Airin



happy reading gays


See you** .