
" jangan menatap ku seperti itu "
" Kenapa ?" tanya Fira
" Kau yang akan menanggung akibatnya nanti !" tegas Keanu tetap memandang wajah Fira
" Aku akan menerima nya dengan senang hati " jawab Fira Tersenyum manis
" Tidakkah kau akan menyesal ?"
" Tidak !"
" Sungguh ?"
" Yes i'm sure "
" CK .. sudah lah ! gaje banget sih "
" Hahaha .. kan kamu dulu tadi "Saut Fira tertawa lepas dengan tingkah konyol mereka yang tidak jelas . Keanu tersenyum tipis melihat tawa gadis yang membuta jantungnya berdegup kencang ..
Sejak kejadian yang membuat nya menjadi Pria yang dingin dan pendiam ,bersama Fira dia bisa menjadi dirinya sendiri tanpa membentengi dirinya dengan sikap dinginnya itu .
" Udah yuk ,lanjutin belajarnya keburu malam " Ujar Fira kemudian , Mereka melanjutkan belajar nya , sesekali Fira bertanya pada keanu jika tidak ada yang dia mengerti , sampai tak terasa sudah waktunya makan malam , Mama Keanu memanggil mereka untuk makan bersama . Mereka segera membereskan buku-buku yang berserak .
" Haih ! udah malam aja , Gimana nih kalau bunda nyariin !!" Fira resah sambil membereskan buku-bukunya.
" Jangan khawatir , aku tadi sudah menghubungi bunda Jen " jawab Keanu yang melihat Fira khawatir .
" Benarkah ? Terima kasih Kean " Ucap Fira tulus ,ia takut akan mendapat hukuman lagi dari bundanya itu jika pulang terlambat Seperti ini .
" Iya , ya udah ayo turun , kita makan malam dulu setelah itu aku antar kamu pulang " ajak nya
" Baiklah , ayo " Mereka berdua turun Ke lantai dasar menuju meja makan Sebenarnya Fira merasa tak enak jadi merepotkan mama Keanu , tapi jika dia langsung pulang sendiri pasti bundanya akan marah .Kalau Keanu langsung mengantarnya juga kan kasian karena Keanu belum makan malam .
Fira berjalan di belakang Keanu karena takut jika ada papa Keanu yang mungkin sudah pulang dari kantor , dan ternyata benar saat Fira mengintip kedepan dari balik punggung Keanu tampak di meja makan 2 orang paru baya sudah menunggu mereka untuk makan malam .
Fira menarik unik baju Keanu dari belakang membuat pemuda itu menoleh ke arahnya .
" Kean , gue langsung pamit aja deh ,gak enak sama bokap Lo " bisik Fira pada Keanu agar suaranya tak terdengar oleh orang tua pemuda itu
" CK , udah Lo gue lagi manggilnya " batin Keanu
" Gak ! kamu gak bisa pergi tanpa aku!" jawab Keanu dengan tegas membuat Fira mendesah pasrah , dia hanya takut jika papa Keanu tak menyukai kehadiran nya seperti papa Samuel ,tapi biarlah lagian dia dan Keanu kan tak ada hubungan apa-apa . pikirnya
" Kamu tenang aja , papa aku baik kok " Ujar Keanu membuat hati Fira sedikit lega .
" Kean !!Fira ! cepat kesini makan malam, kenapa malah ngobrol di sana !" Seru mama Keanu pada mereka
Papa keanu mengalihkan pandangannya pada Keanu dan Fira , Dia cukup terkejut karena sang istri memanggil nama seorang gadis , memang mama Keanu belum menceritakan tentang kehadiran Vira ,Jadi wajar jika papa keanu tidak tahu . Papa Keanu menatap sosok Fira dengan intens ,cukup heran karena selama ini putranya tidak pernah membawa seorang gadis pun ke dalam rumah apalagi mengenalkan pada mereka orang tuanya.
Papa Keanu Tersenyum tipis , ia berpikir anak nya kini sudah dewasa hingga sudah berani membawa gadis ke rumah . karena sejak kejadian dimana Keanu kehilangan seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya dia menjadi lebih tertutup. Bukan mereka tak sedih , tapi keanu yang jelas lebih terpukul dengan kejadian itu .Kini papa Keanu melihat senyuman putranya pun menjadi sangat bahagia.
" kemari lah nak , jangan takut !" ujar papa Keanu kemudian ,karena ia melihat Fira sepertinya takut padanya .
" I .. iya om "Keanu tersenyum tipis melihat kecanggungan Fira , ia menarik tangan Fira ke meja makan . Keanu mendudukkan dirinya di sebelah Fira , saling berhadapan dengan papa mama Keanu .
" Ra , Ayo makan , jangan malu ! anggap aja rumah sendiri , Tante senang kamu disini ,besok-besok sering main kesini ya ? biar Tante gak kesepian kalau papa Kean juga Kean pergi , mereka ini sama-sama sibuk" Tutur mama Keanu tersenyum tulus pada Fira
" I... iya Tante " jawab Fira Tersenyum canggung , dia tak mengerti kenapa orang tua Keanu begitu baik padanya ,tapi dia senang di terima baik di rumah Keanu .
" Mana bisa begitu ma. dia tu lagi dihukum sama bundanya gak boleh keluar rumah selain ke kampus . ini aja tadi aku yang ijinin sama bunda Fira untuk belajar di sini " saut Keanu santai sambil memasukan makanan ke dalam mulut nya . tak sadar jika ia sudah mendapat tatapan tajam dari Fira .semua itu tak luput dari pandangan papa mama Keanu .
Papa Kean sedikit terkejut mendengar Keanu yang bicara panjang , biasanya anak itu hanya akan bicara ,satu dua kalimat saja , tapi sekarang ??
" Loh memang kenapa bisa sampai dihukum ?" tanya mama Keanu penasaran
" Itu ? karena dia naik motor kebut-kebutan " jawab Keanu enteng , Fira yang mendengar jawaban jujur Keanu pada orang tuanya sampai tersedak . Cepat cepat Keanu memberi air minum pada Fira .
" Kalau makan hati-hati ! Kau ini ceroboh sekali " gerutu Keanu sambil menepuk-nepuk punggung Fira .Fira hanya menatap kesal pada pemuda itu , dia jadi semakin tanggung pada kedua orang tua Keanu , pasti mereka berpikir aku anak nakal ? batin Fira
" Sudah lah tak apa-apa , Wajar saja namanya anak muda " saut papa Keanu Tersenyum tipis .
" Gadis ini sangat menarik dan berbeda , pantas jika Keanu menyukai nya " batin papa Kean
Seusai makan malam , Keanu mengantar Fira pulang kerumahnya , Dia juga tak lupa minta maaf pada Jen karena memulangkan Fira terlambat dan menjelaskan semuanya .
" Maaf tante ,om ! Kami pulang terlambat , tadi setelah belajar kami makan malam lebih dulu baru pulang " jelas Keanu yang kini sudah berada di ruang tamu bersama Jen dan derren . Fira masuk ke kamarnya untuk mandi . Varo dan Jihan tidak kelihatan seperti nya mereka sudah tidur .
" Tidak apa-apa ! bukannya tadi kau sudah bilang ?" ujar Jen tersenyum
" Iya , tapi ... "
" Tidak masalah ,yang penting kalian sudah kembali dengan utuh dan selamat " Jawab derren .
" Em .. kalau begitu saya pamit pulang dulu om , Tante ,sudah malam juga takut mama khawatir nanti " pamit Keanu pada Jen dan derren
" Tidak menunggu Fira selesai dulu ?" tanya Jen
" Tidak usah Tan , dia juga pasti lelah seharian belajar katanya ingin mendapat nilai terbaik di ujian nanti " Jawab Keanu Membuat Jen dan derren Tersenyum , jelas mereka tahu alasannya Fira ingin mendapat nilai terbaik .
" Ya sudah , hati-hati dijalan " ucap Jen .
**
Ke esokan harinya ,Fira yang sedang berada di perpustakaan seorang diri tiba-tiba seseorang menghampiri nya .membuat Fira melihat ke orang itu .
" Ra !!" Panggil orang itu
" Hm!!" jawab Fira tanpa mengalihkan pandangan nya dari buku yang ia baca
" Ra , aku ingin bicara padamu " ujar El
" Iya , aku akan mendengarkan , bicara saja kak !" jawab Fira .El cukup senang karena Fira memanggil nya seperti itu , seperti saat dulu . walau dia lebih senang jika Fira memanggil nya El saja .
" Huh !! Ra aku ingin bicara tapi gak disini "
Fira menghela nafas nya , memang benar tempat ini tidak tepat untuk berbicara dengan Samuel , dia juga ingin menyelesaikan urusannya dengan pemuda ini .Fira menatap Samuel yang menatapnya sendu
" Baik lah " Fira menutup bukunya dan mengembalikan buku itu pada tempatnya . Fira berjalan ke roodrof kampus di ikuti oleh El , disana sepi dan cukup cocok untuk mereka bicara . sesampainya di roodrof ,Fira berhenti dan berbalik ke arah Samuel yang berdiri dibelakang nya .
" Kak El mau ngomong apa ?" tanya Fira
" Ra aku ingin minta maaf masalah kemarin , Gak seharusnya aku langsung menyalakan mu tanpa menanyakan apa yang terjadi sebenarnya , Ra maaf " Fira menghela nafas pelan sebelum menjawab permintaan maaf Samuel , dia sebenarnya tidak marah ,hanya kesal saja pada pemuda itu
" Aku tidak marah , kenapa kakak meminta maaf ! jujur aku memang kesal karena ternyata aku jadi mengetahui seberapa besar kau percaya padaku , dan dari kejadian itu aku jadi sadar bahwa aku memang belum cukup mengenal kak El , Begitu juga dengan kak El yang belum cukup mengenal ku dengan baik " Fira menatap wajah El dan Tersenyum " Belakangan ini aku selalu berpikir tentang hubungan kita dan permintaan Kak El untuk kembali seperti dulu " mendengar itu El tersenyum dan memegang tangan Fira
" Apa kau sudah memutuskan untuk kembali padaku Ra ? Aku masih sangat mencintai mu " Ujar El sambil menatap mata Fira
Fira melepas tangan El yang menggenggam tangan nya " Maaf kak , aku sudah memikirkannya tapi aku gak bisa kembali seperti dulu " jawaban Fira membuat Samuel lemas dan tertunduk kecewa
"Maaf kak, Awalnya aku mengira jika aku masih mencintaimu seperti dulu, Bahkan saat kau meninggalkanku , aku tidak bisa melupakan mu barang sedetikpun ,aku selalu bertanya-tanya kau dimana ? jika bosan Kepada ku kenapa kau tidak memberi alasannya ? sampai akhirnya kita dipertemukan kembali, saat itu kau yang akan bertunangan dengan Jessy dan muncul alasan kenapa kau pergi begitu saja "
" Kak El , aku sangat berterima kasih karena cintamu yang begitu besar untuk ku, Sampai kau rela menjauhi orang yang kau cintai untuk keselamatan dirinya ,tapi cintaku saat ini tidak cukup untuk cinta mu yang begitu besar itu, Aku sadar selama ini aku hanya Ingin tau alasan mu meninggalkan ku begitu saja , Hingga aku selalu bertanya dan tak bisa melupakan mu , Kak El benar dulu aku mencintaimu , sangat !! tapi seiring berjalannya waktu cinta itu tak lagi utuh , dan aku tak bisa menerima mu dengan cinta yang tidak utuh , Maafkan aku !" Fira sebenarnya tak tega dengan Samuel , bagaimanapun dia telah berkorban untuk nya demi keselamatan dirinya ,walau papa nya tetap selalu berusaha mencelakai nya tanpa sepengetahuan dari Samuel .tapi perasaan tak bisa di paksakan , Fira tak ingin tambah menyakiti Samuel nanti .
Samuel yang mendengar semua penjelasan Fira pun Hanya terdiam ,mencerna setiap perkataan dari Fira , memang salahnya sejak awal tidak memberi tahu Fira saat itu , memang salahnya yang tidak memberi kejelasan saat itu , memang salahnya yang percaya pada papa nya tidak menyakiti Fira saat itu , Memang salahnya tidak percaya pada Fira dan malah menyalahkan gadis itu begitu saja , bodoh ya dia yang termakan ucapan wanita yang sudah ia anggap seperti adik sejak kecil . Samuel menyalahkan semua hal pada dirinya sendiri karena ia merasa begitu bodoh dan lemah .
Fira meraih pundak Samuel yang sejak tadi tertunduk mengepalkan tangannya . Fira sedih melihat keterpurukan El , karena walau sedikit ia masih menyimpan perasaan itu pada Samuel .
" Kak El , Maaf !! bisa kah kita berteman ?" tanya fira ragu , ia takut El menolaknya karena bagaimanapun dia sudah menyakiti hati pemuda tampan itu .
Samuel mendongak menatap wajah Fira , dia diam sejenak sebelum berkata apapun
" Teman !" Ujar El tersenyum sambil mengulurkan tangannya menjabat tangan Fira .dengan senang hati Fira menyambut tangan Samuel dan tersenyum tulus pada pemuda itu .
" Baiklah , teman ! Aku berharap kak El bisa mendapatkan gadis yangencintai kak El dengan tulus dan kak El juga harus mencintainya " Ucap Fira dengan senyum ceria , rasanya beban di pundak Fira seakan terangkat setelah mengatakan keputusan nya pada Samuel , ia tidak ingin menggantung perasaan seseorang lebih lama dan semakin menyakiti nya , lebih baik sekarang dari pada nanti bukan ? .
" Boleh kah aku memelukmu sebagai teman ?" tanya El ragu , Fira terdiam mendengar permintaan Samuel ,lalu kemudian gadis itu mengangguk mengiyakan permintaan itu .
Samuel memeluk Fira dengan erat , ia ingin menumpahkan kekecewaan nya dengan pelukan itu , dia harus menerima keputusan Fira , El bukan orang yang egois hingga ia harus memaksakan cinta nya pada gadis itu , dia tidak mau Fira menerimanya dengan terpaksa dan menyakiti gadis yang ia cintai , dia akan bahagia melihat Fira bahagia walau bukan bersama dirinya .
" Boleh aku bertanya satu hal ?" ujar Samuel setelah melepas pelukan mereka
" Bukankah itu sudah termasuk pertanyaan yang ?" jawab Fira terkekeh geli
" iya sih ! " Samuel Tersenyum melihat senyuman gadis itu
"Baiklah , kak El mau tanya apa ?" ujar Fira kemudian .
" Apa kau sudah mencintai seseorang sekarang ?" tanya Samuel , walau ia takut jawaban Fira akan menyakiti nya, tapi ia ingin tau bagaimana perasaan Fira sekarang
" huh !! Ntah lah , aku juga tidak tau kak ! yang jelas saat ini aku ingin menata hati ku lebih dulu sampai seseorang itu bisa masuk kedalam nya dengan keadaan hatiku yang sudah rapih " jawab Fira dengan senyuman geli karena perkataan nya sendiri .
Samuel Tersenyum mendengar jawaban Fira ,
" Seperti Keanu cocok dengan mu " seloroh Samuel sambil mengacak rambut Fira
" Hahaha ... benarkah ?? Tapi dia seperti beruang kutub , Dingin " Fira terkekeh dengan ucapannya sendiri , sedangkan El hanya tersenyum membenarkan jawaban Fira .walau saat bersama Fira keanu tak sedingin saat pada orang lain ,tapi tetap pemuda itu tak lepas dari wajah datarnya . Fira kadang ingin tau apa yang membuat pemuda itu seperti itu ? apa memang begitu sejak lahir atau ada faktor lain . ntah lah nanti jika sudah saat nya dia pasti akan tau juga .
.
.
.
**Bersambung
Yang patah hati
Gak tega tauk
Napa Kean ?
Hai Readers penggemar Varrel Vania , Next part kita beralih ke mereka ya . untuk part ini Aku mau nuntasin dulu hubungan Samuel dan Fira , kalau Varrel Vania kan mereka baru Baikan tinggal nunggu varrel wisuda aja . jadi kita Selesaikan dulu masalah Fira .oke !!
Happy reading gays**