MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Extra Part


Setelah hari pertunangan Keanu dan Fira , Samuel kembali ke Negara dimana ia tinggal saat ini , kali ini dia harus benar-benar melepas Perasaannya pada Fira , Ntah ini benar atau tidak tapi dia harus melakukan itu untuk kebahagiaan orang yang ia cintai .


Keanu juga sudah berdamai dengan perasaan Cemburu nya terhadap Samuel , Fira hanya bisa berdoa untuk Samuel agar mendapat wanita yang lebih baik dari dirinya dan tentu Samuel bisa mencintai wanita itu lebih dari cinta Samuel padanya selama ini .


" Kau baik-baik saja ?" tanya Keanu saat Samuel telah pergi , Ya ! mereka mengantar Samuel ke bandara saat ini , Masih sangat pagi memang , Karena penerbangan Samuel berangkat pukul 6 pagi .


" Tentu saja ,Aku baik! hanya sedikit perasaan bersalah yang masih mengganggu hati ku , Mungkin nanti setelah dia menemukan cinta yang baru , Rasa bersalah itu akan hilang " Jawab Fira sambil menatap Kean yang berada disampingnya .


" Hm, Aku sangat mengerti !! dia pasti mendapatkan nya " Ucap Keanu sambil merengkuh Fira dalam pelukannya .


" Kita pulang My Queen ?" Goda Keanu sambil membungkukkan badannya dan mengulurkan tangannya pada gadis yang telah mengisi hatinya saat ini .


" Ya ayo !!" Fira menyambut uluran tangan keanu dengan senang hati . Mereka berjalan bergandengan keluar dari Bandara dengan sengum bahagia menyertai wajah mereka masing-masing .


" kita mau kemana ?" tanya Keanu saat mereka sudah berada didalam mobil .


" Em .. Tentu saja mengganggu pengantin baru " Ucap Fira dengan semangat .


" Pengantin baru yang mana ?" tanya Keanu sambil melirik kearah Fira .


" Bagaimana kalau Dua-dua nya "


" CK , Dasar Nakal !!" Ucap Keanu sambil mengacak rambut Fira dengan tangan kirinya .


" Tapi kau suka kan ?"


" Hm , terpaksa !!"


" Apa !!!" seru Fira tak terima


" Tidak !!" Jawab Keanu tanpa merasa bersalah .


" Jawab , Ayo !! Aku dengar tadi " Sunggut Fira tak terima


" Jika dengar kenapa bertanya lagi " Ucap Keanu menggoda Fira mbuat gadis itu bertambah kesal .


" KEAN !!!!"


" iya sayang !!"


" AKU AKAN MARAH PADAMU SELAMA SEMINGGU !! JANGAN HUBUNGI AKU LAGI. MENGERTI!!!"


" Baiklah "


" KEANUUUUU!!!! Kau menyebalkan !!"


" Terima kasih atas pujiannya Sayang !!"


"Astaga!! Astaga !! Sabar Fira, Sabar .Kenapa ada orang seperti ini Ya Tuhan ... Untung sayang " gerutu Fira dalam hatinya sambil mengelus dada nya sendiri , Fira melipat tangannya tak mau lagi menyauti Keanu yang semakin menyebalkan menurutnya .


Keanu yang melihat Fira seperti itu terkekeh geli dan tentu ia merasa senang berhasil membuat kekasihnya itu kesal, Dan itu membuat kesenangan sendiri untuk dirinya .


Tak berapa lama mereka telah sampai di kediaman Calvin dan Stelly , Ya Setengah bulan setelah Varrel dan Vania menikah mereka pun juga melangsungkan Acara pernikahan mereka .Dan kini stelly sudah Tinggal bersama Calvin di rumah Peninggalan orang tua Calvin sebelumnya .


Ting tong Ting tong


Fira terus saja memencet bel tanpa henti dari luar .


" CK , Dasar tamu tak berperasaan ,mana ada orang bertamu begitu berisik, Pasti ulah anak nakal itu , Apa dia tidak menginginkan keponakan ? " Gerutu Calvin yang sangat terganggu oleh suara bel , Stelly hanya menggelengkan kepala melihat suaminya itu mengomel . Dia pun jelas tau siapa lagi yang bertamu Seperti itu kalau bukan Fira , Dan para pelayan pun tak akan ada yang membukakan pintu , Karena Fira tak akan masuk jika bukan Calvin sendiri yang membukanya.


" Sayang kau disini saja , Aku akan memberi pelajaran pada Bocah nakal itu dulu " Ucap Calvin sambil turun dari tempat tidur , Ini bahkan masih terlalu pagi untuk pengantin baru seperti mereka ,bagaimana dia tidak kesal coba .


Ceklek


Tampak Wajah 2 manusia yang sedang tersenyum tanpa dosa saat Calvin membukakan pintu untuk mereka .


Tentu saja Mereka mendapat tatapan tajam dari sang empunya rumah , Walau begitu mereka tetap saja masuk begitu saja melewati tuan rumah yang sedang kesal pada mereka , Dengan santainya Keanu dan Fira duduk di meja makan dan menyuruh pelayan menyiapkan Sarapan untuk mereka tanpa memperdulikan tatapan tajam dari seseorang .


" Hei .. Apa kalian sudah Bosan Hidup hah !!!" Seru Calvin kemudian , Bukannya takut mereka malah dengan santai dan tak tau malunya memakan sarapan mereka tak memperdulikan Calvin sama sekali .


" Astaga !! Punya dosa apa gue di kehidupan masa lalu sampai punya kakak ipar dan adik seperti mereka Tuhan !!" Keluh Calvin sambil berjalan meninggalkan Keanu dan Fira kembali ke kamar untuk mandi dan memanggil stelly .


***


Di tempat Lain , Jen tampak sedang menyiapkan sarapan untuk Suami dan anak-anak nya , Tak lama terdengar suara Bel pintu berbunyi .


" Bi tolong bukakan pintu sebentar ya " Ucap Jen pada bibi Ann karena dia sedang menata makanan dimeja .


" Baik Nona !!"


Tak lama kemudian Datang Varrel dan Vania yang memang mereka lah yang memencet bel tadi , Sekarang mereka telah tinggal di rumah mereka sendiri yang tidak jauh dari sana .Varrel membeli rumah itu dari hasil kerja keras sendiri , Awalnya Jen dan derren ingin membelinya untuk mereka tapi Varrel menolaknya karena dia ingin membeli rumah untuk dia tinggali bersama keluarga kecilnya nanti dari hasil kerja keras nya sendiri , dan tentu saja Jen tak bisa berkata apapun lagi .


"Kalian datang !!" Sambut Jen dengan senyum hangat nya .


" Iya Bun, kami ingin sarapan bersama dengan kalian hari ini " Jawab Varrel sambil mendudukkan dirinya di hadapan Jen yang sedang asik dengan makanan yang ia masak .


Vania dengan cekatan membantu Jen menyiapkan makanan tersebut yang belum sempat Jen tata dimeja .


" Itu bagus , bunda sangat merindukan kalian , Bahkan setelah kalian pindah baru kali ini kalian datang ? " Eluh Jen pada mereka


" Iya Bun, maaf kami sibuk mengurus rumah , Karena belum ada yang membantu membereskan Disana" Jawab Varrel kemudian


" Bunda kan sudah bilang untuk membawa pelayan dari sini , tapi kau tidak mau "


" Seperti nya aku akan menerimanya kali ini Bun, Karena besok rencananya kami akan pergi bulan madu " Jawab Varrel tanpa malu ,sedangkan Vania yang mendengar Varrel bicara sudah memerah wajahnya karena malu dihadapan Jen .


" Wah , Mau bulan madu kemana ?" tanya derren tiba-tiba yang baru turun sudah rapi dengan pakaian kantornya .


" Seperti yang Ayah dan bunda rencanakan , Kami berencana akan pergi besok " Jawab Varrel kemudian


" Bagus kalau begitu, Lebih cepat lebih baik !! Selama Disana kau jangan memikirkan pekerjaan , Fokus lah berlibur Disana , Ayah akan menanggung semua nya dan jangan menolak , Ini hadiah dari kami " Tegas derren karena ia tau jika mereka akan menolak jika dia yang membiayai semua nya selama Varrel dan Vania pergi berlibur selama satu bulan di berbagai negara .


Karena Varrel menolak Jika mereka membelikan rumah dan lainnya ,jadi derren dan Jen merencanakan bulan madu mereka ke berbagai negara yang mereka inginkan .


" Baiklah ayah , terima kasih banyak !"


" Apa kau perlu terlalu sungkan seperti itu " Saut derren


" Tentu saja tidak , Bahkan jika aku menghamburkan uang kalian dengan berkeliling negara selama satu bulan ,aku yakin kekayaan kalian tidak akan berkurang walau dari 0,1 persennya " Saut Varrel dengan santainya .


" Kau ini !!" Desi Vania sambil mencubit pinggang Varrel yang bicara seenaknya saja .


" Ish , Kenapa kau mencubit ku bee " Eluh Varrel sambil mengelus pinggangnya yang terkena jepitan Kepiting dari Vania .


" Bicara seperti itu apa pantas pada ayah dan bunda " Bisik Vania pada suaminya itu , Ntah lah setelah menikah ntah kemana sikap dingin pemuda itu pergi jika dihadapan dirinya ataupun keluarganya .


" Tidak masalah Bee , Tanya saja pada ayah dan bunda , Mereka tidak akan keberatan , Ya kan Bun ?" Tanya Varrel sambil cengengesan


" Ya . Ya , Terserah kau saja ! Asal kau bahagia " Jawab Jen , Dan derren hanya menggelengkan kepalanya melihat kekonyolan keluarga nya , Dia sangat tau varrel tak akan melakukan hal seperti itu , Jika pun ia , tidak ada masalah untuk nya sama sekali .


" Pagi Ayah , Bunda ! " Seru Jihan dan Varo yang baru turun dari kamar mereka .


" Abang sama kakak disini , Yeay ! " teriak Jihan dengan riangnya ia naik keatas pangkuan Varrel .


" Iya sayang, kami sangat merindukan mu dan bang Varo , makanya kami datang " jawab Varrel sambil menciumi pipi gembul gadis kecil itu .


Kali ini mereka sarapan tanpa keheningan , Karena tingkah lucu Jihan mbuat suasana. dimeja makan terasa hangat , Varo juga tampak senang walau dalam hatinya ia ingin Varrel tinggal bersama mereka ,namun ia mengerti jika abangnya itu sudah berkeluarga dan harus hidup mandiri bersama istrinya sekarang .


Kini Varo memutuskan untuk Menyelesaikan pendidikan nya dengan cepat , agar ia bisa membantu Ayahnya segera di perusahaan . setelah ini yang ia tau Varrel mungkin akan membangun perusahaan nya sendiri walau dibawah naungan Perusahaan Derren tetap dia akan sibuk dengan perusahaan nya sendiri . Varo tidak ingin ayah dan bundanya terlalu bekerja kerasa hingga ia ingin segera membantu mereka dikemudian hari.


.


.


.


.


.


Happy reading gays ...