
Derren Yang baru pulang kala itu sedikit terkejut dengan panggilan baru Varo pada nya .
" Daddy ???" gumam Jen dan Fira yang juga sedikit aneh .
" Pasti gara-gara kebanyakan nonton Drakor deh, Tapi kenapa harus Daddy ? kenapa bukan appa ? " batin Jen dan Fira
Varo berlari ke dalam pelukan derren , Hal itu memang ia sering lakukan jika Derren baru pulang bekerja . Tapi panggilan Daddy baru kali ini dia menyebutkan nya .
" Night sayang ! Ada angin apa kau memanggil ayah dengan sebutan Daddy ? hm ? " tanya derren sambil mengelus Lembut kepala Varo yang berada di gendongan nya .
" Aku hanya menirukan seseorang yang ada di drama yang aku tonton tadi , Dan itu terdengar keren jadi biarkan aku memanggil ayah dengan Daddy " jawab varo membuat semua orang yang ada disana terkekeh .
" Oh ya ? Sayang kenalin mete teman-teman Fira " Kata Jen sambil berjalan menghampiri derren dan mengambil tas kerja nya . tak lupa ia mencium tangan suaminya itu .
" Airin Om "
" Rafi om " .
" Keanu om "
" Derren ayah Fira " jawab derren mereka bersalaman satu persatu . karena hari sudah cukup larut Keanu , Rafi dan Airin pamit untuk pulang ,lagian mereka berfikir ayah Fira baru pulang bekerja pasti lelah dan ingin istirahat .
Mereka sudah sepakat untuk menjalankan rencana mereka Minggu depan saat Varrel dan teman-teman nya kembali dari liburan dan sebelum mereka kembali ke London . Sampai hari itu tiba mereka akan menyiapkan acaranya.
***
Ke esokan hari nya ,Fira tengah bersiap berangkat ke kampus ,hari ini dia sudah berniat akan menemui Samuel dan meminta penjelasan apa yang sebenarnya terjadi . Sebenarnya dia bisa saja melepas Samuel dengan hati yang lapang tapi karena kejadian kemarin seperti nya ia memang butuh penjelasan .
" Sayang kau sudah mau berangkat ?" tanya Jen
" Iya bunda ! Bunda gak ke kantor ?ayah juga gak kekantor ?" tanya Fira
Karena sudah jam 9 Mereka masih berada dirumah .
" Gak sayang , Nanti uncle Ken dan aunty aletha akan datang ! mereka kemarin baru tiba dari Eropa tempat Opa Nugraha , Bunda juga kangen banget sama Kenzia " Ujar Jen senang
" Wah !! benarkah ?? Pasti bakalan seru nih ! Nanti aku usahain untuk pulang lebih awal. aku juga kangen dengan Kenzia Bun , Ya udah aku berangkat dulu ya Bun , Yah !! Dah adek kakak yang cantik " Fira mencium tangan Jen dan derren , Juga mencium pipi gembul Jihan yang berada di pangkuan Jen .
" hati-hati sayang !!" Ujar derren
" Siap bos ku !!"
" cih kebanyakan nonton Channel nya Baim wong ya kamu kak !!" Kata Derren yang hanya dibalas cengiran oleh Fira .
Fira berangkat di antar oleh Riko , karena Riko hari ini sedang bebas tugas Kantor . Sesampainya di kampus Fira turun dari mobil , ia berjalan santai menyusuri koridor kampus menuju kelas nya . sesampainya di kelas ,di sana sudah ada Teman-temannya yang menunggu dirinya .
" Ra gimana ?? Udah ketemu El ?" tanya Rafi
" Belum raf. aku juga baru Dateng ! entar aja lah " jawab Fira santai dan duduk di bangkunya sebelah Airin .
" Lo harus segera minta penjelasan dari nya Ra jangan ditunda-tunda lagi , karena ini bukan masalah sepele , bahkan kita hampir kehilangan nyawa kita loh" Ujar Rafi
" Asiap !! Nanti setelah ini gue cari dia deh " ujar Fira .
" oke !!"
Tak berapa lama dosen pun datang , Setelah satu jam pelajaran berakhir .
" Semangat Ra !!" ujar Airin
" CK .. kayak gue mau perang aja !!"
" Kita tunggu di kantin ya !!"
" oke !!"
" Kean , Lo gak pengen gitu kasih kata-kata penyemangat untuk gue " Canda Fira sambil terkekeh , karena Ken sejak tadi hanya diam memperhatikan mereka dengan wajah datar nya .
" Ck, Udah buruan pergi sono !! gak usah ikutan lebai kayak mereka " Jawab Keanu sambil mendorong tubuh Fira keluar
" Tega bener lo Beb " Canda Fira sambil memasang wajah memelas seakan ia teraniaya .
Keanu hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Fira , gadis itu sudah banyak berubah dan lebih ceria .
Di tempat lain Samuel yang kala itu juga baru selesai dengan kelasnya ,ia hendak ke kantin bersama temannya Alex dan tak sengaja melihat Fira seperti sedang mencari seseorang .
Fira yang sedang berjalan menyusuri koridor kampus mencari Samuel cukup bingung karena ia tidak tau dimana kelas Samuel .,jadi dia mutusin untuk berjalan ke arah kantin siapa tau bertemu dengan sosok yang ia cari , dan ternyata benar mata nya melihat Samuel dengan seorabgy pemuda yang juga tampan berjalan dengan nya .
Fira Berjalan mendekat ke arah mereka .
" Kak El bisa kita ngmong sebentar ?" tanya Fira Setelah ia berada di hadapan mereka
Mendengar itu Samuel cukup terkejut ,karena pasalnya kemarin dia ingin mengajak Safira bicara tapi gadis itu menolak nya mentah-mentah .
" I.. iya bisa !" jawab Samuel
" Lex Lo duluan aja ,ntar gue nyusul " ujar Samuel dan di angguki oleh Alex. Alex cukup heran dengan tingkah sahabatnya itu , kenapa dengan mudah Samuel menyetujui permintaan gadis itu yang ingin bicara dengan nya .karena selama ini dia selalu di hi terhadap wanita manapun , bahkan pada Jessy calon tunangan nya .Siapa gadis ini sebenarnya , Pikir Alex .
Fira berjalan menuju lift di ikuti oleh Samuel . Fira memilih Roodrof tempat mereka bicara agar mendapat suasana yang tenang tanpa gangguan .
Sesampainya disana Fira berhenti dan menatap ke arah Samuel yang masih terdiam dalam pikiran nya .
" Kak El ??" ujar Fira sambil menatap dalam ke mata Samuel
" Ra ?? Aku ....."
" Kak !! Bisakah kakak jelaskan apa yang terjadi dan kenapa kakak ninggalin aku gitu aja ?" tanya Fira to the poin .
"......" Samuel terkejut mendengar pertanyaan Fira , Ia bingung harus menjawab nya dari mana
" Kak !! Aku gak tau apa yang terjadi di masa lalu hingga kakak tega ninggalin aku gitu aja tanpa kepastian dan penjelasan apapun ! Apa aku ada salah sama kakak ? jika benar begitu bisa kakak beri tahu apa kesalahan aku ? " tanya Fira panjang lebar
" Bukan begitu Ra ! Kamu gak pernah salah apapun ,itu semua salahku karena terlalu pengecut !" Jawab Samuel sambil menunduk ,ia tak sanggup menatap kedalam mata Fira
" Ra !!" Samuel meraih tangan Fira dan menatap wajah Fira , wajah gadis yang selama ini ia rindukan , Gadis yang selama ini ia perjuangkan hidupnya .
" Ra ! Saat itu aku terpaksa ninggalin kamu karena .... "Samuel terdiam sejenak dan menarik nafas dalam sebelum ia menjelaskan pada Fira
" Karena.. Papa ku tidak menyetujui hubungan kita !!"
" Tapi kenapa ? apa karena status ku ?" tanya Fira ,
Samuel mengangguk ragu
" lalu karena itu juga kau meninggalkanku ?" cecar Fira
" Gak Ra !!Papa mengancam akan mencelakai mu jika aku tidak menjauh darimu . aku tidak sanggup jika harus kehilangan Fira ! Aku ... aku tidak bisa !
Fira !! Saat itu aku tidak cukup kuat untuk melawan papa , tapi aku sedang berusaha untuk memperjuangkan hubungan kita ! Ra mau kah kau berjuang bersama ku "
" Aku gak tau kak , Aku gak mau kakak melawan orang tua kakak, bagaimana pun dia tetap orang tua kakak "
" Tapi dia sudah keterlaluan Fira !!" Seru Samuel
"kenapa kak El bilang begitu ?" ujar Fira memancing agar El sendiri yang mengatakan kelakuan papa nya .karena ia tidak mau menuduh
" Bahkan setelah aku menyetujui permintaan nya untuk menjauhi mu dan menerima perjodohan nya dengan Jessy ,dia masih saja ingin mencelakakan mu , tapi aku gak tau apa yang akan dia lakukan , Fira maafkan aku ! Maukah kau kembali padaku seperti dulu ? aku berjanji akan memperjuangkan Hubungan kita "
Fira melepas tangan nya yang di genggam boleh Samuel , Fira benar-benar tidak tau apa yang harus ia lakukan , Yang jelas kini ia sudah tau alasan Samuel meninggalkan nya dulu dan itu karena papa nya . dan kasus kemarin bunda Jen sedang menyelidiki detail nya , dia akan tau dengan segera .
" Maaf kak ! Aku gak bisa ! Bukan kah kak El akan bertunangan dengan Jessy ? aku tidak ingin menjadi wanita egois dan merebut kebahagiaan orang lain . hubungan kita? aku akan menganggap nya sebagai kenangan terindah dalam hidup ku ! " Ujar Fira sambil tersenyum getir . bukan ia sudah tak mencintai Samuel , Tapi mereka akan menjalankan rencana dari bunda nya .
Jen akan memastikan papa muel lah yang akan mengemis untuk Fira agar kembali pada anak nya .
" Maaf kan aku kak El ! aku tau kau sama menderita nya dengan aku , tapi kita harus bersabar sebentar saja , biar kan para musuh merasa menang terlebih dahulu " batin Fira
" Gak Ra !! aku akan pastikan kita bisa kembali seperti dulu " seru Samuel , Fira yang mendengar itu hanya bisa tersenyum tipis pada Samuel
" Kalau kita berjodoh ! Tuhan pasti akan punya jalan untuk kita bisa bersatu , Tapi untuk sekarang !! maaf aku tidak bisa bersama mu ! Mantan terindah !!" Kata Fira Tersenyum " Aku banyak belajar dari mu , Dan terima kasih telah merubah gadis pendiam ini menjadi lebih ceria , Terima kasih untuk setiap moment indah yang kamu ukir dalam lembaran hidup ku , Aku gak tau perasaan ku saat ini padamu kak El . tapi yang aku tau aku tetap menyayangi mu ! tapi untuk kembali bersama seperti dulu , maaf aku belum bisa , semoga kak El selalu bahagia " Fira pergi dari hadapan El yang masih diam mematung mencerna setiap ucapan yang Fira katakan .
" Fira !! aku gak akan menyerah begitu aja sayang !"lirih Samuel , Ia cukup bahagia mendengar setidaknya Fira masih menyayangi dirinya .
**
Hari-hari berlalu , sejak pertemuan nya dengan Samuel Fira selalu menghindar dari nya , bahkan Samuel selalu mengirim bunga tau pun coklat melalui teman-teman kampus yang berganti-ganti mengantarkan nya pada Fira . Fira selalu menyimpan semua pemberian dari Samuel . Jessy yang mengetahui itu sangat murka dan mengadukan nya pada papa Samuel . Papa Samuel yang sudah sangat geram selain usahanya gagal dalam menculik Fira pun kini bertambah kesal Dengan tingkah anaknya yang semakin gencar mendekati Fira . baginya Fira adalah gadis miskin yatim piatu buang tak pantas untuk anaknya .
Mama El bahkan selalu bertengkar dengan papa El karena bagaimanapun dia ingin anak nya bahagia , Suami nya itu terlalu egois dan gila akan kekuasaan . Sudah beberapa hari ini mama El mendiamkan papa El karena masalah itu , Suami nya itu selalu memaksakan kehendaknya pada putra kesayangan nya .
Hari ini tepat hari Minggu Varrel dan teman-temannya pulang dari Bali , Jen sudah mengabari mereka akan ada acara yang di gelar Jen di GA hotel nanti malam . Jen mengadakan pesta jamuan untuk rekan rekan bisnisnya sekalian memperkenalkan Fira pada mereka .
Derren dan Jen banyak mengundang tamu tamu relasi bisnisnya , tak lupa juga dengan Samuel dan keluarga nya .karena itulah tujuan utama Peeta tersebut .
Pagi ini , Para wanita Sibuk perawatan di rumah Derren ,Jen , Fira ,Vania , Roza dan Airin mereka saat ini berada di ruangan yang khusus derren buat untuk keluarga nya agar tak perlu ke salon , ia juga mempekerjakan Orang orang profesional dari dokter kecantikan terbaik untuk perawatan wajah dan kulit mereka .
Sedangkan para Pria mereka membicarakan rencana nanti malam , Varrel ,Ezhel dan Aiden pun turut geram mendengar cerita tentang papa Samuel ,bahkan mereka berani sekali menculik anak angkat dari keluarga Nomor satu di Sini .
" Jadi yah ! Apa semua nya telah siap ? Dan bagaimana dengan keamanan nya ?" tanya derren
" Semua sudah Ayah bereskan ! Kita ikuti saja alur nya " Jawab derren sambil menyeringai seram membuat yang melihat nya bergidik ngeri .
" Keanu dan Rafi sudah siap kan ?" tanya derren
" Siap dong om !! Cuma tinggal nonton pertunjukan nya aja nanti malam " Jawab Rafi sesantai mungkin ,tak ada takut-takut nya dengan derren anak itu . ntah lah! Author juga gak tau deh tu Rafi takutnya sama siapa .
" Bagus kalau begitu " tegas derren " Bang kapan kalian akan kembali ke London ? jangan terlalu lama menyelesaikan kuliah mu ! Ayah butuh segera bantuan mu di perusahaan !" Ujar derren pada varrel
" Aku bisa membantu ayah dari sana , Jika ayah menginginkan Ku agar cepat selesai ,aku akan segera menyelesaikan nya " jawab Varrel santai
" 3 bulan ??" Tantang derren
" Apa yang akan aku dapat ? "
" Apapun ke inginan mu !" Tegas derren
" Oke !! Ayah hanya perlu merestui saja !!" jawab Varrel dengan senyuman misterius nya .
" Dan ayah akan segera tau restu apa itu " Jawab derren tak mau kalah . Sedangkan Ezhel ,Aiden ,Keanu dan Rafi !! Meraka saling pandang mencerna obrolan ayah dan anak yang tampak Sebaya itu .
" Daddy !!! IM coming " Seru Varo sambil berlari dari atas menuruni anak tangga
" Jangan lari-lari bang !! nanti kalau. jatuh bagaimana ?" Omel derren
" I'm fine dad ! jangan khawatir " Varo duduk di pangkuan derren . ia lalu melirik ke arah 5 pria tampan di hadapan nya .
" Seperti nya belum ada yang mengalahkan ketampanan ku yang sudah mendarah daging ini " gumam Varo yang masih terdengar Derren dan Varrel yang berada di dekat nya , mereka melongo mendengar penuturan bocah itu
" Memang kau pikir ketampanan mu itu menurun dari siapa ?" jawab derren dengan sengit
" Tentu dari Daddy , Tapi Daddy sudah tidak laku lagi ! Bukan .. Bukan .. Bukan tidak laku , Tapi di luar sana tidak ada gadis yang lebih cantik dari Bunda jadi Daddy tidak tertarik pada mereka " Saut Varo
" Kenapa kamu kalau ngomong suka benar sih boy !!" Ujar derren dan mengacak rambut Varo dengan gemas .
" Stop dad !! Nanti ketampanan ku bisa berkurang jika Daddy merusak nya " Saut Varo sambil merapikan kembali rambut nya yang berantakan . Varrel dan teman-temannya tertawa geli melihat tingkah bocah tampan itu.
" Abang !! " Seru seorang bayi kecil yang sangat cantik pada sosok varrel yang baru ia lihat . Karena sejak Varrel datang dari Bali Jihan memang belum melihat kehadiran Abang nya.
" Eh sayang !! sini !!" Varrel menangkap gadis kecil cantik yang berlari ke arah nya dan menciumnya bertubi-tubi .
Bersambung