
Masih Flashback
PLAK
Suara tamparan terdengar nyaring diruangan itu .
Jennie ia menatap Daddy nya dengan mata sendu , Pipi nya terasa panas tapi tidak ada apanya di banding sakit di hati nya .
Papa dan mama derren serta aletha pun terkejut dengan hal itu , mereka tidak menyangka Daddy Rey akan menampar Jen
" Daddy " lirih nya
" Cukup , tidak seharusnya kau berbicara keras pada orang tua . apa Daddy mengajar kan seperti itu padamu Jen " tegas Rey
" Tapi aku tidak bersalah , aku melakukan apa yang menurutku benar . Kenapa kalian sekarang protes hanya karena aku melakukan tindakan operasi pada Ken ? Kenapa kalian tidak melihat Kalau sekarang Ken baik baik saja , Apa yang salah ? aku hanya ingin menyelamatkan adik ku tepat waktu , apa yang salah dengan itu ?" Jen berbicara dengan suara yang dingin
" Daddy , Memang Daddy tidak pernah mengajarkan ku berbuat tidak sopan pada orang tua dan harus menghormati orang yang lebih tua , tapi .... Apakah orang tua yang bersikap buruk pada anak juga pantas dihormati ? "
" Dan , Perlu Daddy ingat ini " Jen menunjuk ke arah pipi nya " sakit ini tidak seberapa dibanding sakit di hati Jen karena Daddy lebih membela wanita yang selalu mencari-cari kesalahan Jen dan Selalu menyalahkan Jen ,baik itu Memang salah atau pun tidak Jen tetap salah dimatanya , Aku kecewa dengan kalian " setelah mengatakan itu Jen keluar dari ruangan Kenzo dan membanting pintu dengan keras
sejak itu Jen tak pernah lagi menghubungi Daddy nya dan tidak pernah lagi melihat Ken .
Flashback off
Mendengar cerita aletha Ken mengepalkan tangannya
" Mama dan Daddy benar benar keterlaluan " ujar nya rahangnya mengeras menahan emosi nya .
" Aku juga tidak menyangka akan terjadi hal seperti itu " Jawab aletha
Dua Minggu sudah Ken dirawat pasca operasi ginjal nya kini ia sudah boleh pulang dengan syarat harus sering sering kontrol dan menjaga pola makan . Sehari pun aletha tak pernah absen menjaga nya . mama Ken juga setiap hari datang menjenguk anaknya tapi pasti dia akan pulang keruang di sore hari .Nada juga sering menjenguk Ken ,kini Aletha dan nada juga semakin dekat dan letha tak cemburu lagi pada nya karena kini ia tau jika kasih sayang diantara mereka murni kasih sayang seorang sahabat .
Ken dibawa pulang kerumah bukan ke apartemen.
Sebulan dirumah kakak nya sama sekali tidak pernah menjenguk nya ,ia sangat sedih kini keadaan nya sudah pulih ia berkesempatan untuk datang ke rumah kakak nya .
Ting tong
Suara bel rumah Jen berbunyi
ceklek
" Tuan Ken , silahkan masuk " ternyata Alia yang membukakan pintu untuk nya
" hm , kakak ada ?"
" Em.. Nona dan tuan sedang ke Banda mengantar tuan muda Varrel " ujar Alia
" Varrel ?? "
" Iya tuan , Tuan muda varrel akan berangkat ke London jadi Nona dan tuan mengantar ke bandara
" Oh begitu , baiklah aku akan menunggu disini . em Alia !! Dimana Varo ?" tanya Ken kini ia sedang duduk di sofa ruang tamu
" Eh .. em Beby Varo itu .. e " Alia terbata ia tidak mungkin mengatakan jika Varo bersama Opa nya yang tak lain adalah ayah Ken di Gazebo dekat Taman bermain balok .karena ia tau hal ini dari Jen dia tak boleh mengatakan pada siapapun tentang tuan Nugraha .
" kenapa bicara mu seperti itu ? Dimana Varo? " tanya Ken menyelidik ,ia curiga karena Alia menjawab terbata seperti itu .
" Anu tuan , Beby Varo bersama Opa nya " terpaksa Alia menjawab begitu
" Opa ? Papa kak derren maksud nya ? " tanya Ken memastikan karena tidak mungkin Daddy nya karena dia tadi berangkat ke kantor pikir Ken
" Eh . Bu .. bukan tuan "
" CK, kau ini dimana mereka ? " tanya Ken beranjak dari tempat nya
" Di gazebo taman samping tuan " Alia menunduk tak berani menatap Ken ,
Mendengar itu Ken segera menuju Ke samping rumah Jen yang terdapat gazebo di sisi taman dan kolam ikan yang indah .Ken menatap punggung pria paru baya ,dan Varo didepannya sedang berceloteh mereka tertawa dan sesekali Pria paru baya itu menjahili Varo dengan merobohkan Susunan balok nya , Varo mengerucutkan bibir nya kesal pada pria itu , Ken yang tadi nya penasaran dengan Opa yang di sebut Alia tadi Seketika lupa melihat kelucuan Keponakan nya yang sekarang sudah bertambah besar saja .ntah kapan dia terakhir kali melihat Keponakan nya itu .
Ken berjalan Perlahan menghampiri mereka dengan matanya yang terfokus pada varo .tapi saat hendak sampai seseorang memanggil nya .
" Ken " Ken menoleh kebelakang melihat Jen dan derren yang baru pulang dari bandara dan Alia memberi tahu mereka situasi ini . Tn Nugraha yang dari tadi tidak menyadari kehadiran Ken menoleh mendengar Jen memanggil nama Ken , Karena Ken menoleh dan membelakangi nya Tn Nugraha memanfaatkan kesempatan itu untuk pergi dari Situ .dan di angguki oleh Jennie
"Kakak !! " Ken berjalan menghambur memeluk kakak nya
" Bagaimana keadaan Honey ?Kau baik baik saja ?" tanya Jen penuh perhatian
" Aku sudah baik baik saja ,ini semua berkat kakak , tapi aku sedang kesal padamu kak satu bulan setengah kakak bahkan tidak pernah melihat ku" Ken Melipat tangan nya merajuk
" Tapi aku selalu memantau keadaan mu" jawab Jen lembut ia tau jika adiknya akan protes seperti itu
" Tapi itu beda dengan kakak yang menjenguk ku secara langsung"
" Lalu apa kau ingin melihat kakak mu ini kehilangan kendali dan berbuat dosa pada orang tua ?"
" Tidak . bukan begitu . ah ...ya sudah lah yang penting kakak sekarang baik baik saja " ujar Ken terkekeh
" Dasar anak nakal !! Seharus nya aku yang berbicara seperti itu " Jen memukul lengan Ken pelan
" Apa kalian melupakan aku dengan pertemuan kalian yang penuh drama ini " Ujar derren menyindir mereka dan berjalan ke arah gazebo menghampiri Varo yang masih asik dengan balok nya .Jen dan Ken saling pandang dan terkekeh bersama lalu menyusul derren di gazebo
" Anak ayah bikin apa sih ?" tanya derren pada varo
Varo mendongakkan kepala nya melihat sang ayah duduk dihadapan nya
" Adek bikin Lobot " Katanya cedal
" Robot sayang "
" Lobot ayah !!"
" Ya iya Robot kan ?"
" Ih ,ayah nebelin " Varo mengerucutkan bibirnya . derren ,Jen dan Kenzo terkekeh gemas melihat nya .
" Untel Ten ,dicini ?" ( Uncle Ken disini?)" tanya Varo
" Iya sayang , apa Adek tidak merindukan Uncle Ken yang tampan ini,hm ??" Ken berujar sambil menaik turun kan sebelah alis nya
" Untel memang tampan tapi adek lebih tampan " Jawab Varo bergaya sok tampan
" Cih , Dasar narsis kayak bapak ny " Cibir Ken ,derren yang mendengar itu memelototi Ken
sedangkan Ken merasa tak terjadi apa pun .Jen hanya bisa menggelengkan kepalanya .
Tak lama pelayan membawakan minuman dan cemilan untuk mereka .
lalu Ken teringat dengan opa yang disebut Alia tadi dan dia pun sempat melihat nya dari belakang . tapi sekarang kemana orang itu pikir Ken .
" kak tadi siapa yang bersama Varo disini?" tanya Ken
" em itu Papa nya Gabriel tadi dia berkunjung melihat Disha , karena kangen Varo jadi dia kesini" Bohong Jen tapi cukup masuk akal karena rumah Gabriel disebelah dan Disha sekarang sedang hamil
" Tapi kenapa tak bersama mami nya kak gabriel kak ?" tanya Ken yang masih penasaran
" Iya tadi dia pulang cepat dari kantor jadi dia mampir kesini, Em Ken kamu sudah makan? Ayo kakak masakan apapun yang kau inginkan " ujar Jen mengalihkan pembicaraan Ken .
" Sungguh ?"
" Hm" Jen mengangguk membenarkan
" oke , aku ingin Udang asam manis saja ,sungguh aku kangen masakan kakak" ujar Ken
" Kalau mas?"
" Apapun yang kau masak pasti aku makan sayang " goda derren
" dasar gombal , belajar dari mana hm ?"
" Dari mu , dari siapa lagi " Jawab derren terkekeh yang mendapat cubitan di pinggang nya oleh Jennie.
**.
Setelah makan siang mereka kembali berbincang hingga pukul 5 sore Jen pamit pulang karena malam Minggu ia ada janji dengan letha untuk nonton .
" Dah ponakan tampan " ucap Ken melambaikan tangan pada varo setelah ia memasuki mobilnya .
" Dadah untel Ten "
Ken tersenyum dan melajukan mobil nya keluar dari pekarangan rumah Derren dan Jennie .
Setengah jam berlalu kini ia sampai di kediaman Sanjaya .ia langsung bersiap membersihkan diri sebelum menemui kekasihnya itu . setelah selesai ia mengirimi pesan aletha menanyakan apakah wanita nya itu sudah siap atau belum . karena dia akan berangkat menjemput nya .
" Sudah siap kah ?" isi pesan Ken
" Iya .sudah " Ken memasukan ponsel nya kedalam saku dan menyambar kunci mobil dan Jaket nya .
Ken mengendarai mobil dengan kecepatan sedang , tepat pukul 7 ia sampai di kediaman Admaja . disana ia disambut oleh orang tua aletha setelah berpamitan mereka pun pergi menonton .
" Ken "
"hm "
" Ken "
" Iya " Ken sedikit melirik aletha karena ia fokus menyetir
" Ada apa ,hm ?" Ken menggenggam tangan letha dengan sebelah tangan nya
" Tidak ada, hanya ingin memanggil mu saja " Ujar letha tersenyum dan menyandarkan kepalanya pada lengan Ken
Ken mengelus rambut nya gemas
" Kau tau aku sangat mencintaimu , Berjanji lab tetap berada disisi ku , Ken aku mungkin tidak akan sanggup jika keadaan mu seperti kemarin , jadi sekarang berjanjilah untuk tetap baik baik saja " Kerah berucap sambil memeluk lengan ke
" Aku tidak Bisa berjanji untuk tetap disisi mu , tapi aku bisa berjanji untuk selalu ada saat kau membutuhkan ku sayang , Dan aku akan berusaha untuk tetap baik baik saja , Lagi pula kenapa aku harus repot-repot sakit seperti kemarin kalau ada kau dokter cinta ku" goda Ken gemas pada kekasihnya
mendengar itu pipi aletha bersemu merah dan mencubit perut Ken karena malu .
" Kau ini aku serius tau " letha mengerucutkan bibir nya kesal tapi dia tetap bersandar pada lengan Ken
" Aku juga serius sayang "
"Iya .iya . Percaya !" letha menekankan kata percaya pada nya yangembuat Ken terkekeh . tak berapa lama mobil mereka sampai di mall .
" Sayang kamu tunggu sini ,aku pesan tiket nya dulu " Ujar Ken pada letha
" hm .oke " Ken tersenyum dan berjalan ke penjual tiket bioskop .tapi saat dia mengantri banyak sekali pasang mata yang mengagumi ketampanannya , ada juga yang dengan sengaja mencari perhatian nya dan bahkan menempel nempel pada Ken .Aletha yang melihat itu pun menjadi kesal lalu ia berjalan membeli popcorn dan minuman untuk mereka didalam lagi dari pada mata nya sepet Melihat para wanita wanita menggoda Ken kekasih nya .
Akhirnya Ken mendapatkan dua tiket nonton yang mereka ingin kan .ia celingukan mencari aletha ditempat yang ia suruh menunggunya disini tadi . tapi sekarang gadisnya ntah kemana . tapi saat ia akan berbalik mencari letha ternyata wanita itu sudah berjalan kearah nya membawa popcorn dan minuman ditangannya .
Ken tersenyum dan meminta Popcorn dari tangan letha agar dia yang membawa nya , dengan senang hati letha memberikan nya pada Ken . dengan bibir yang mengerucut letha berjalan mendahului Ken . Ken mengerutkan keningnya bingung melihat tingkah wanita yang sudah mengisi hatinya itu . ntah lah nanti saja dia akan bertanya . pikirnya .
" dasar gak peka !" letha terus saja mengomel sampai ia duduk di kursi penonton masih saja mengomel walau dalam hati dan melirik sinis Ken yang duduk di samping nya.
" Kenapa hm?" Tanya Ken menggenggam tangan letha , tapi dengan segera letha menepis nya
Ken menarik nafas panjang ia harus ekstra sabar menghadapi wanita nya jika sedang ngambek .
" Sayang "
"...."
" Yank "
"...."
" Aku pulang aja ya , dari pada disini dicuekin gini " ujar Ken dengan wajah memelas .
" Ya .ya . pulang saja sana. dan temui para fans fans mu diluar sana " omel letha . Ken mendengar itu pun terkekeh . Wanita nya sangat lucu jika sedang cemburu pikir ken .
" Kau cemburu kan ?" ledek Kenzo
" Tidak !!" saut letha " Jagan GeEr ya " sinis nya
" Ngaku aja deh .pasti cemburu kan ?" Ken semakin menggoda nya
" tidak .kalau aku bilang tidak ya tidak " sebal nya tapi pipi nya sudah merah menahan malu karena ketahuan cemburu pada Ken .
" Oke .oke . Kau pemenang nya sayang " ujar ken mengalah
" Ya . seperti itu lebih bagus . awas saja jika kau berani macam macam . habis sudah masa depan mu nanti aku suntik agar tak berproduksi " canda letha
" Astaga !! Apa kau tega melakukan itu sayang . ini bukan hanya masa depan ku tapi juga masa depan mu . kau ini bagaimana jangan lupakan hal satu itu " Ujar Ken menanggapi candaan letha
" Ish . Kenapa kau jadi mesum seperti itu , yang di operasi itu kan ginjal mu tapi kenapa yang bergeser seperti nya pikiran mu " letha adik nafas nya pura pura sebal
" Aku tidak mesum ,Jangan jangan kau kali yang berfikiran kesitu .hayo !!!" letha mendengar itu memelototi ke arah ken
" Dasar tuan menyebalkan " gerutu nya kesal .
Film bergenre romantis komedi itu telah mulai , Ken meraih kepala letha dan menyandarkan nya pada lengan nya sendiri ,dan menikmati film yang sedang berlangsung . terkadang mereka tertawa dan terkadang baper , Meraka benar benar menikmati alur dari film tersebut .Hingga 2 jam berlalu film pun berakhir dan mereka memutuskan untuk berjalan jalan sebentar baru pulang kerumah . sebelum keluar dari bioskop , Aletha memakaikan kacamata pada Kenzo dan memakaikan masker seta memasang Hoodie di kepala Ken .
Ken hanya bisa menggelengkan melihat tingkah posesif kekasih nya itu . Ken mengacak gemas rambut letha .
" Tidak ada yang boleh melihat wajah mu ini selain aku dan keluarga , kau Selalu saja tebar pesona pada mereka semua , kau benar benar menyebalkan tau " letha terus saja mengomel sambil memakai kan alat alat yang berada di tasnya .
**Bersambung
Hai semua . aku udah nepati janji ku ya untuk up jika tembus 100 komen dalam 1 hari ini .
Semoga suka dan Happy reading .
See you All**