
" Tuan !! Apa salah ku sampai kau lakukan ini pada perusahaan ku ?" tanya papa Samuel ,tak berani melawan derren ,apapun itu dia tidak akan menang melawan keluarga itu ! tamu disana saling pandang kenapa keluarga calon tunangan Jessy juga terkena imbasnya ,pikir mereka
" Cih !! Masih bertanya apa salah mu ?" cibir derren
" Bawa masuk mereka !!" ujar derren pada seseorang
Kemudian , masuklah puluhan orang yang di bekuk oleh orang-orang black Devils ,yang ternyata mereka orang suruhan papa Samuel . Tn Jordan yang melihat mereka sangat terkejut dengan tubuh yang sudah gemetar.
" Kau mengenal mereka ?" tanya derren dengan nada datar
" Ti .. tidak tuan !!"elak nya
" CK . masih bisa berbohong " sinis derren " Ken !! bawa orang itu kesini " perintah derren pada Ken
Ken melemparkan orang suruhan Tn Jordan kemarin yang sudah tak berdaya kehadapan papa Samuel . Samuel dan mama nya semakin bingung dengan apa yang terjadi .
" Kalian pasti bingung dengan apa yang terjadi ,bukan ? biar aku jelaskan !!" ucap derren
" Pertama !! Kau merusak kebahagiaan putriku dengan menekan putramu agar pergi dari putri ku .
Kedua ! kau mengancam putra mu dan akan menyakiti putriku jika dia tak menuruti keinginan mu agar dia bertunangan dengan gadis tak berguna ini !!" tutur derren
" Ketiga !! Kau sudah beberapa kali ingin mencelakai putriku , bahkan kemarin kau masih berusaha untuk menculik putri ku dan sudah membahayakan nyawa nya juga teman-temannya .dan sekarang kau masih menyuruh orang-orang ini untuk mencelakai nya "mendengar penuturan derren Samuel dan mama nya sungguh terkejut dan tak menyangka jika Papa dan suami nya tega melakukan hal se keji itu.
Samuel pikir dengan menjauhi Fira, membuat papa nya tidak menyakiti gadis nya itu ,tapi ternyata dia salah . papa nya bukan lagi manusia karena dia sama sekali tak punya perasaan .
" Kau masih bertanya apa salahmu . hah!!!" bentak Derren. kali ini Tn Jordan tidak bisa mengelak lagi . semua bukti sudah jelas .
" Kenapa papa tega ngelakuin itu pada Fira pa !! Aku udah nurutin semua yang papa katakan ,tapi papa ??? cih bahkan papa tak layak di sebut sebagai orang tua !!" Bentak Samuel yang sudah tak tahan dengan apa yang papa nya lakukan
" Apa salah Fira pada papa !! Sekali pun dia tidak pernah menyinggung papa , Kenapa papa lakuin ini!!" cerca Samuel pada papa nya . Tn Jordan yang sudah tersulut emosi pun mengucapkan kalimat yang membuat semua orang terkejut
" Karena Dia putri dari orang yang aku benci !!" seru nya tanpa sadar ia membuka sedikit rahasia tentang Fira
" Apa maksud papa !!"
" Ya . aku sangat membenci gadis itu ! karena dia anak dari Ardi Yusman !! orang yang telah merebut Wanita yang sangat aku cintai " tegas Tn Jordan.
Deg
Papa dan mama Vania yang juga ada disana pun terkejut mendengar itu .
" Apa dia yang telah menculik putri ku dulu ? kau sungguh keterlaluan Jordan " ujar Mama Vania dalam hati menahan emosinya .tapi dia juga senang melihat kenyataan bahwa putri nya di asuh oleh orang yang baik dan tepat .
" Tn. derren Aku tidak tau jika gadis itu adalah putri angkat mu , tapi walau begitu aku tidak menyesal telah mencoba mencelakai nya ! hanya yang aku sesalkan adalah karena aku tidak bisa mencelakai " Ujar nya sambil tertawa
" Jaga ucapan mu !!"
Dor
Jen menembak tepat di titik yang membuatnya lumpuh seumur hidup . Tn Jordan mengerang kesakitan dan langsung jatuh bersimpuh di hadapan Fira ,karena memang Fira sejak tadi berdiri di samping derren
Jen membungkuk dan berbicara pada Tn . Jordan
" sebelum kau menyakiti putri ku ! aku yang akan lebih dulu membuat mu tak berdaya ! sekarang apa yang kau banggakan dari diri mu ? hah ! Perusahaan mu hancur begitu juga dengan Hidup mu , kau akan menderita seumur hidup mu , beruntung aku tidak membunuh mu . tapi tidak !! karena Kematian akan sangat mudah untuk mu !! kau sendiri yang akan meminta kematian itu setiap hari nya !!" seringai Jen
" Bereskan mereka semua !! " perintah Jen pada anggota nya , lalu ia berjalan mendekati Samuel dan mama nya
" Aku tau kalian orang baik !kalian jangan khawatir, Perusahaan akan aku kembalikan tapi atas nama mu " ujar Jen sambil menepuk pundak Samuel " Kelolah lah dengan baik , Tante percaya padamu , kau bebas memilih kehidupan mu !" kata Jen lagi
" Terima kasih Tante !!" jawab Samuel
" Untuk kau !! nikmati hidupmu sesuai yang kau katakan pada putriku tadi !!" kata Jen dingin pada Jessy . ya kehidupan Jessy akan dimulai seperti yang ia katakan pada Fira . kemiskinan , Ja**Ng , Tak tau malu , Sampah !! semua itu berbalik padanya .
Papa Jessy tadi tak sadarkan diri karena kabar perusahaan nya , dan mama nya membawa papa Jessy kerumah sakit . saat Jessy akan ikut pergi orang-orang derren menahannya ,karena urusan mereka Dengan gadis itu belum selesai .
" Maaf .. Tante . om !! maaf kan aku " Ujar Jessy bersimpuh di kaki Jen
" Sudah terlambat untuk mu meminta maaf , jika punya kesempatan lain , berubah lah!! jangan menilai orang dari penampilan nya , Semua yang terlihat terkadang tidak sesuai dengan kenyataan nya , Ingat !! di atas langit masih ada langit!!" tegas Jen ia menggendong Varo dan mencium pipi putranya itu
" Terima kasih sayang !! kerja mu sangat bagus !!"ujar Jen masih tetap mencium gemas pipi Varo
" Kakak !! memang apa yang dia lakukan ? kami bahkan yang sejak tadi bekerja menangkap mereka semua !" protes Ken
" Hei , jika tak ada dia rencana kita tak akan sukses !" jawab Jen
" Cih .. aku tidak percaya !!" saut Ken " memang apa yang dia kerjakan ?" sambung nya lagi
" Dia yang memantau cctv sejak tadi ,dia juga yang meretas perusahaan mereka dan menjatuhkan saham perusahaan mereka " jawab derren
" What !!!" seru semua orang orang yang ada disana . mereka sungguh tak percaya bocah kecil itu bisa secerdas itu.
Tapi bocah ajaib itu malah menampakkan wajah songong nya yang membuat Ken kesal , Tapi tidak dengan orang-orang disana . mereka sangat gemas dengan tingkah bocah tampan itu .
" Maaf , jika ada yang tidak nyaman dengan kejadian ini , terima kasih karena telah hadir di acara kami " ujar derren pada para tamu . Tamu tamu satu persatu berpamitan untuk pulang pada mereka . tinggallah keluarga Samuel disana . papa Samuel yang sudah kesakitan tadi di bawa oleh orang Jen ke rumah sakit tapi tetap salah pengawasan Jen dan derren .walau begitu pria itu tidak akan bisa berjalan lagi seumur hidup nya .
" Nyonya !! apa kau tidak keberatan kami menahan suami mu ?" tanya Jen pada mama Samuel
" Tidak nyonya !!" jawab mama samuel sambil tersenyum . Selama ini dia sudah cukup bersabar dengan perlakuan suami nya , sejak menikah suami nya itu tak pernah mencintai dirinya , adanya Samuel juga karena kesalahan menurut nya. tapi saat Samuel lahir dan laki-laki ,pria itu sedikit berubah tapi masih tetap tidak mencintai diri nya .jadi sekarang untuk apa dia mempertahankan lelaki yang tak bisa menghargai dirinya . lelaki yang masih berhenti di masa lalu .
" Baiklah , karena kami masih menginginkan informasi dari nya mengenai Orang tua kandung Fira !" Ujar Jen
" Tapi aku sudah tau bunda !!" ujar Varrel
" Kau tau ??"
" Vania ?? Vania apa kau mengetahui ini ??" tanya jen pada Vania .
Vania mengangguk ,dan menatap Jen
" Aku baru mengetahui nya Tante , Tadi aku tidak sengaja mendengar dan melihat mama bersama Fira " jawab Vania
" Fira kau juga tau sayang ? apa hal ini yang tadi kau pikirkan ?" tanya Jen kemudian
" Iya bunda ! " jawab Fira ,ntah megapa wajah anak itu datar
" Lalu , apa kau tidak bahagia nak ?" tanya jen
" Aku gak tau harus bahagia atau bagaimana , Aku bahagia dengan kenyataan bahwa aku masih punya keluarga kandung yang masih lengkap dan juga seorang kakak , apa lagi itu kak Vania , sejak awal aku sudah menyayangi nya . tapi aku tidak ingin berpisah dari bunda , Ayah , Varo juga Jihan " Fira yang sejak tadi menahan air matanya pun tidak bisa lagi ,air matanya jatuh begitu saja membasahi pipi mulusnya.
" Tidak akan ada yang memaksa mu sayang , kau ber hak memilih dimana kau tinggal , bunda tidak akan melarang mu untuk tinggal dengan orang tua kandung mu , Bunda juga tidak akan melarangmu untuk tetap tinggal bersama Bunda, semua pilihan ada di tanganmu sayang! " jelas Jen penuh kasih sayang sambil menghapus air mata Fira
" Tapi ... sebagai orang tua bolehkah bunda memberi saran pada mu ?" tanya Jen kemudian , Fira mengangguk sebagai jawaban nya
" Sekarang kau sudah tau siapa dan dimana mereka , Bahkan mereka sudah kehilangan mu sejak kau berumur 7 bulan , mereka juga pasti sangat merindukan mu , Tidak kah kau juga ingin mengenal mereka lebih dulu ? Lihat Vania ? seperti nya dia begitu menyayangi mu !!"
Fira terdiam memikirkan apa yang dikatakan oleh wanita yang sudah ia anggap seperti ibu nya sendiri , Memang benar jika dipikir orang tuanya tidaklah bersalah , dia diculik dan dipisahkan dari mereka , orang itu sekarang sudah mendapatkan hukumannya ,dan orang itu ialah orang yang selalu memisahkannya dari orang-orang yang ia sayangi , baik itu kelurga atau pun Cinta .
Cinta ? Mengingat itu tatapan Fira beralih pada sosok pria yang masih mengisi hatinya sampai sekarang . Samuel !! kini tidak ada penghalang lagi antara dirinya dan Samuel tapi rasanya dia masih belum siap jika harus menjalin hubungan kembali dengan pria itu, Fira masih ingin menata hatinya kembali ,begitu banyak kejadian yang ia alami dalam waktu bersamaan.
Kini mata Fira beralih pada sosok wanita yang mengaku sebagai ibu kandung nya , di samping wanita itu juga berdiri sosok pria paruh baya yang masih terlihat tampan mirip dengan diri nya .
Fira berjalan mendekati kedua orang tuanya , begitu juga dengan mereka .
Vania melihat itu sungguh bahagia tidak ada dendam atau rasa iri dalam diri gadis itu, ia memaklumi sikap kedua orang tuanya pada dirinya , walau salah tapi Vania tidak pernah menyalahkan mereka.
" Bolehkah kami memeluk mu nak ?" tanya Mama Veni pada Fira
Fira mengangguk sebagai jawaban , Papa dan mama nya memeluk gadis yang selama hampir 18 tahun mereka cari dan rindukan, gadis itu sekarang berada di dekapan mereka . Fira melepas pelukan mereka dan beralih pada Vania , Fira memeluk kakak perempuannya itu
" Apa ini yang ingin kakak rasakan tadi ?" tanya Fira dalam pelukan Vania , mereka menangis haru dalam pelukan mereka . bahkan orang yang menyaksikan nya pun turut meneteskan air mata merasa bahagia akan hal itu .
" Pa , ma " untuk pertama kalinya Fira memanggil orang tua kandungnya dengan sebutan papa mama.
" Iya sayang !" jawab mereka
" Aku sudah memikirkannya , Aku akan ikut dengan kalian !! " ucapan Fira berhenti sejenak , mendengar itu kedua orang tua nya merasa sangat bahagia" Tapi ...tidak sekarang ! aku masih ingin disini bersama ayah dan bunda , jika aku sudah siap aku sendiri yang akan meminta kalian untuk menjemput ku " mendengar itu mereka tampak kecewa tapi Biar bagaimanapun kedua orang tua fira tetap menghargai keputusan anaknya itu. Tuan Ardi dan juga nyonya Veni menghampiri kedua anaknya dan memeluk mereka bersamaan .
" Baiklah jika itu keputusan mu ! pintu rumah kami akan selalu terbuka untuk mu , Vania maaf kan papa dan mama selama ini yang kurang perhatian dengan mu sayang , Kami tau kami salah maafkan kami " ujar mama Veni sungguh menyesal telah menyia-nyiakan putri sulung mereka.
" Jangan meminta maaf Ma aku mengerti apa yang kalian rasakan, hanya saja yang aku sesalkan kenapa kalian menutupi kebenaran ini dari ku? Tapi walau begitu saat ini aku senang Fira telah ditemukan "jawab Vania
" Maaf !!" ujar papa nya penuh sesal .
***
Setelah acara jamuan yang berakhir dengan banyak drama dan perasaan yang di campur aduk , kini Dengan keputusan Fira ,ia tetap tinggal bersama Jen dan derren .
Varrel , Vania dan teman-teman nya telah kembali ke London satu hari setelah acara tersebut , seperti janji varrel pada derren dalam 3 bulan ia akan menyelesaikan Kuliah nya di London dan membantu ayah nya di perusahaan dengan syarat restu .
Samuel , selain kuliah ia juga mengelola perusahaan Yang sudah di kembalikan Jen atas nama dirinya , Hubungan nya dengan Fira pun cukup membaik , walau Fira masih menolak dirinya tapi dia akan tetap berjuang untuk cintanya .
Dua bulan berlalu di negara xx di rumah sakit Keluarga Admaja telah disibukan dengan satu pasien yang akan melahirkan , Jen sejak tadi sudah mondar-mandir di depan ruang operasi bersama Willi , derren dan Varo . bocah itu selalu saja ikut , ya dia penasaran dengan Anak aunty Ara yang katanya akan keluar sekaligus ada dua . pagi tadi Jen di kabari Willi bahwa Ara akan melahirkan dan tidak bisa normal karena pinggul Ara yang sempit ,jadi terpaksa akan dilakukan operasi Cesar karena memang sudah waktunya .
Jen sibuk mempersiapkan kebutuhan Ara dan bayinya dirumah sakit ,tapi dia di buat kesal oleh Anak nya itu . Jen melarangnya ikut tapi dia selalu merengek dan membuntuti Jen yang sedang mondar mandir mencari sesuatu .Mama Willi yang juga panik tidak konsen mempersiapkan semua nya . Ya mereka semalam menginap dirumah Willi karena tadi malam di sana mereka mengadakan pesta BBQ. tanpa diduga pagi nya Ara mengalami kontraksi dan segera di larikan ke rumah sakit.
" Bunda kapan adik nya akan keluar ?" tanya Varo sudah entah yang ke berapa
" Bang !! bisa kah kau diam sebentar saja !! bunda pusing mendengarkan ocehan mu sejak tadi " gerutu Jen
" CK. nanti kalau aku diam bunda bertanya kenapa diam ? kalau aku bertanya bunda yang suruh aku diam " Oceh Varo
" Astaga !! anak ini !! " Jen memijit pelipisnya mendengar ocehan Varo .
" Bisa ya anak gue model nya begitu , keturunan derren nih jelas banget !! sama-sama ngeselin !!" batin Jen
Sedangkan derren dan Willi juga mama Willi yang sejak tadi tegang pun jadi tertawa mendengar perdebatan ibu dan anak itu .
**Bersambung
gemesin banget sih Sih God boy
Calon Daddy ci kembar
Mommy Ara
Hai !! aku udah kasih Doble nih jangan lupa untuk like komen n vote nya ya .. biar aku tetap semangat nulis untuk kalian !!
Dan maaf bgt nih ,gak bisa bls koment kalian satu satu . kalau ada pertanyaan seputar novel ini kalian bisa chat aku atau bisa DM di iG @ Noveliaprasojo
Kalau chat , kalau bisa jangan di grup ya kadang gak kebaca ! jadi takut gak ke bales .
So happy reading gays**