MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Episode 19


Matahari telah menampakkan cahaya nya membangunkan seorang insan yang sedang terlelap


Emmmm


Jennie bangun dari tidur nya melihat jam sudah pukul setengah tujuh pagi ia segera bergegas membersihkan diri karena dia harus segera kekantor menyelesaikan pekerjaan nya dan menjadi guru Kenzo selama 2 Minggu kedepan .


ceklek


Saat jennie membuka pintu kamarnya bertepatan juga dengan seorang wanita yang membuka pintu kamar yang ada di depan kamar nya. wanita yang malam itu mengaku hamil anak suaminya .


kenapa bisa ada disini . dan derren bahkan tidak meminta pendapat nya . jangan kan pendapat bahkan hanya sekedar memberi tahu saja tidak .


Jen menghembuskan nafas nya ia berjalan melewati wanita itu dan turun untuk sarapan . sebelumnya ia tetap menyiapkan keperluan derren walau ia masih enggan untuk bicara pada suaminya itu. bahkan sekarang derren membawa perempuan itu kemari.


tak lama saat ia sedang di meja makan wanita itu turun dan di ikuti derren di belakang nya. Jennie cepat cepat menghabiskan sarapan nya dia tidak mau jika harus berhadapan dengan kedua orang itu.


" itu artinya dia semalam bersama wanita itu "


saat Jen berdiri akan pergi segera dicegah oleh derren karena ada yang ingin dikatakan oleh nya.. dan dia pun mau tak mau duduk kembali.


" jen , Nadya akan tinggal disini bersama kita, aku harap kamu bisa menerima nya" ucap derren


" terserah , aku juga tidak punya hak untuk melarang mu mas "


" tidak sayang , kau punya hak sepenuhnya atas semua ini,aku melakukan ini karena aku sadar anak itu tidak bersalah ,benar aku mencintaimu tapi aku juga harus bertanggung jawab atas anakku, dan ini semua juga atas permintaan mu bukan "


Jen Hanya tersenyum miris dengan apa yang terjadi pada kehidupan nya


" Jadi kapan kalian akan menikah ? " tanya Jen setenang mungkin


"Secepatnya kami akan menikah " kali ini Nadya yang menjawab tersenyum penuh kemenangan


" Baguslah , jika sudah tidak ada yang ingin di bicarakan lagi aku pergi dulu" Jen beranjak mengambil tas dan kunci mobil berangkat ke kantor nya


"apa tidak ada sedikit pun rasa cinta di hatimu Jen kenapa kau begitu tenang dengan semua ini" batin derren


Jen berada dalam mobilnya dia melaju dengan kecepatan penuh hanya dalam waktu 15 menit ia sampai di AJ'S .


ia mendudukkan dirinya di kursi kebesarannya . tidak ingin pusing dengan masalah dirumahnya dia memilih menyelesaikan pekerjaannya .


Tepat waktu makan siang pekerjaan nya sudah selesai sisanya akan ada Ara dan Gabriel yang akan mengurusnya , kini dia hanya akan fokus pada Kenzo . setelah makan siang dia segera menuju markas . sebelumnya ia sedang memberitahu pada Ara bahwa sebelum kepergiannya dia hanya akan fokus pada Kenzo .


Derren berada di ruangannya menghubungi Raka untuk segera menemuinya.


" Gimana ka ,kamu udah dapet informasi yang gue suruh selidiki" ujar derren


" belum ada titik temu ren, seperti nya ini sudah diatur sedemikian rupa "


" segera cari tau , aku tidak ingin berlarut larut dalam masalah ini . temukan segera bukti buktinya .dan suruh orang mengawasi gerak-gerik wanita itu "


" Baik . akan segera dilaksanakan "


Raka pergi dari ruangan derren .


Aaaaaarrrrrhhkkk


********


Jen telah sampai di markas dan ternyata Ken juga sudah disana menunggu nya.


" Apa kau sudah dari tadi Ken "


" tidak kak, baru 5 menit yang lalu"


"Ayo kita temui dulu orang yang semalam"


mereka berjalan beriringan menuju ruang bawah tanah.


tampak sosok pria yang terlihat kacau.di ikat kedua tangannya seperti salip. Jen tampak menghampiri pria tersebut


" Katakan siapa yang menyuruh mu" suaranya terdengar dingin dan tegas


orang tersebut hanya diam tidak menjawab hanya menatap sinis pada Jen .


Jen pun tersenyum mengejek dan memanggil Sam


"Sam berikan padaku "


Sam memberi kan sebuah map pada Jen dan Jen membuka nya


" Lihat ini , begitu lucu sekali anak ini . bagaimana jika kita bermain main sedikit "


orang tersebut mulai panik melihat foto yang ditujukan jennie .


" Dan ..... wanita ini seperti nya juga tidak buruk jika ku berikan pada orang orang ku " Jen menyeringai . siapapun yang melihat itu pasti akan ketakutan melihat sosok Jen .


" tidak . tidak . nona aku akan katakan . dia nona Nadya yang menyuruh kami . untuk melecehkan nona dan mengambil video dan menyebar kan nya ,maaf kan saya nona jangan libatkan istri dan anak saya "


Jen sudah menduga wanita itu ternyata ingin bermain main dengan nya .


" Baiklah karena aku sedang berbaik hati hari ini aku akan melepaskan anak istrimu.


dan kau !! Sam banyak biarkan dia bebas kali ini . tapi jika dia berulah lagi beri dia pelajaran yang tidak akan pernah dilupakannya" ucap Jen dingin lalu pergi dari ruangan tersebut


Jennie dan Kenzo sekarang sudah berada di ruang berlatih . Kenzo benar benar berlatih dengan keras Jen mengajar kan beberapa jurus yang Kenzo belum tau . tidak sulit untuk nya karena kenzo sendiri sudah punya sabuk hitam di seni beladiri taekwondo.mereka berlatih hingga hampir petang dan menyudahi nya .


" Kau luar biasa Ken. sebentar saja kau sudah bisa menguasai nya dengan baik "


" Itu karena guruku yang hebat " Ken menjawab dengan tertawa kecil .


" kau ini . berlebihan sekali, ayo bersihkan dirimu besok kita lanjut lagi "


" Siap boss" ucapnya kepada Jen dengan menaikan tangannya memberi hormat . Jen memukul lengan nya dan mereka tertawa bersama