MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Episode 62 revisi


Kini Ken telah sampai di apartemen nya setelah mengantarkan nada tadi , ia segera membersihkan diri , setelah selesai dan berpakaian dia kini sedang merehatkan tubuhnya di atas kasur King size di kamar nya ,lalu ia teringat sesuatu dan menghubungi Jen.


" ....."


" Kak , Bisakah aku minta tolong pada kakak?"


"......"


" Besok ada temanku yang akan ke kantor kakak untuk melamar pekerjaan di bagian Desain , tolong pertimbangan kan dia ,Aku tidak ingin berkata banyak kakak bisa menilai sendiri nanti bagaimana Pekerjaan nya "


"......."


" apa ? Tidak kakak akan tau besok "


"....."


" CK , sudah ku katakan bukan , Namanya Nada Alley Mikhaela dia lulusan Desain Interior di Paris , Bahkan dia kuliah disana dengan beasiswa "


" ......"


" Baiklah , Terima kasih kakak ku sayang "


" ......"


Tut , panggilan pun terputus


" Huh lelah nya " Ken membaringkan diri nya ntah apa yang ada di pikirannya saat ini hingga merasa sangat lelah ia pun terlelap dengan sendirinya .


**


Pagi hari Jen sudah berada di kantor nya sedang menghubungi seseorang , tak lama ada seseorang yang mengetuk pintu ruangan nya


" Masuk "


" Jen , Ada seorang gadis melamar pekerjaan di bagian Desain " kata Ara


" Hmm , Aku sudah menghubungi kepala devisi , Lihatlah aku sedang memantaunya " jawab Jen


Ara berjalan mendekati Jen untuk melihat Nada yang sedang di interview oleh pihak HRD dan kepala bagian Desain .


" Menakjubkan " gumam Ara


" iya ,dia teman Ken , semalam dia menghubungi ku memberi tau hal ini , awalnya aku ragu tapi setelah melihat nya sendiri aku sangat yakin bahwa dia memang mampu"


" ya kau benar ,selain itu juga sangat cantik dan sederhana " jawab Ara


" Ra , bukankah besok pesta pernikahan gabriel " tanya Jen


" Astaga , aku hampir melupakan nya , Bagaimana jika nanti kita kerumah nya "


" Boleh , setelah jam makan siang kita kesana "


" Oke , aku kembali dulu " Ara keluar dari ruangan Jen


Jen mengetuk ngetukan jarinya di meja memikirkan sesuatu tentang Ken dan gadis bernama nada , bukan dia tak suka pada nada tapi bagaimana pun Ken sudah dijodohkan dengan aletha itu sudah kesepakatan kedua keluarga mereka . tak perlu berpikir lama dia menghubungi Ken


" ...."


" Kekantor ku , Waktu mu 30 menit " tegas Jen langsung mematikan panggilan nya .Di sebrang sana Ken sedang menerka nerka kenapa kakaknya tiba tiba menyuruh dia kekantor nya apa ini masalah nada ,ntah lah pikirnya dia pun buru buru meraih kunci mobil nya dan berjalan cepat keluar dari perusahaan .


20 menit Ken telah sampai di Perusahaan GA COMPANY , Dia berjalan santai memasuki Perusahaan itu karena para pegawai juga rata rata sudah mengenal nya .


tok tok tok


Setelah mendengar suara dari dalam Ken masuk kedalam ruangan Jen .


" What's wrong, my beautiful sister? " tanya Ken berjalan ke arah sofa dan duduk disana


Sekilas Jen melirik ke arah Ken menutup berkas ditangannya dan berjalan menghampiri kenzo .


" Siapa dia " pertanyaan Jen membuat Ken mengernyitkan keningnya


" Nada ,siapa dia sampai mendapat perhatian spesial dari mu " kini Ken mengerti arah pembicaraan sang kakak


" Dia teman ku kak " jawab Ken yang membuat Jen melirik penuh selidik ke Arah Ken


" Seriously, he is just my best friend "


" Cerita kan , Kau tau kan jika kau akan dijodohkan dengan aletha " Ken menghembuskan nafas berat


dia bersandar dibahu Jen


" Kak , Sungguh aku tak ingin dijodohkan , aku tidak menyukai nya ,aku takut akan menyakiti nya nanti " Lirih Ken


Jen mengelus kepala Kenzo penuh kasih sayang


" Beby , bagaimana pun kau harus tetap menikah dengan aletha kau bisa mencoba mengenalnya lebih dulu lagian Daddy dan papa Rio kan tidak akan menikahkan kalian secepatnya . kalian di berikan waktu untuk saling mengenal " kini Jen meraih wajah Ken dan menatap dalam


" do you love Nada " tanya Jen serius yang membuat Ken terkejut menjauhkan wajahnya


" no, me and nada are just little friends " jawabnya " Kami berteman sejak kecil , kami terpisah karena Pekerjaan orang tuanya yang harus pindah keluar kota , Saat Masuk SMA kami bertemu kembali di sekolah yang sama sejak itu kami selalu bersama hingga Suatu hari saat kami kelas 3 Sekolah Menengah Nada dapat kabar Bahwa papa dan mamanya kecelakaan dan tidak bisa di selamat kan , Disitu Nada benar benar hancur kak dia menjadi yatim piatu " Ken menjeda ucapannya sejenak menarik nafas sebelum melanjutkan nya


" Sejak itu dia jadi sering murung , aku selalu berusaha untuk bisa menghibur nya , bahkan penderitaannya tak sampai disitu dia harus bekerja part time untuk menghidupi kehidupan nya dan membayar biaya sekolah , Harta peninggalan papa dan mama nya di ambil paksa Saudara dari sang papa dia di usir dari rumahnya sendiri, beruntung dia anak yang cerdas dia dapat beasiswa untuk kuliah di Paris hingga dia bisa bertahan sampai seperti ini "


" Apa kau sudah mencoba membantu nya " Ken mengangguk kan kepalanya


" Hmm, tapi dia selalu menolah , jadinya akhirnya aku akan selalu membantunya tanpa sepengetahuan nya seperti sekarang "


"Baiklah , kakak mengerti sekarang , tapi jika kau tidak menyukai nada kenapa kau menolak perjodohan dengan aletha "


" Karena aku tidak mencintainya kak "


" Belajar lah mencintai nya , Kakak akan membantu Nada tanpa sepengetahuan nya "


" Terima kasih kak , aku sangat menyayangi mu , kakak tau Aku juga sangat menyayangi Nada ,dia sudah seperti adik bagiku "


" kakak tau itu "


Mereka melanjutkan obrolan nya hingga waktu makan siang arah datang menghampiri Jen sesuai yang mereka sepakati tadi akan ke rumah Gabriel.


" Ken apa kau akan ikut , kakak dan Ara akan ke tempat Gabriel untuk melihat keadaan nya karena dia akan menikah besok "


" Tidak kak aku akan makan siang dengan nadal


nanti , Besok saja kita bertemu di Pesta pernikahan kak Gabriel "


" Baiklah , ayo kebawah bersama "


" oke "


**


Di kediaman Gabriel


" Apa kabar Mi ,Pi ? " sapa Jen dan Ara


" Hei anak nakal , kemana saja kalian ini tidak pernah lagi mengunjungi mami dan papi " seru Ny. Aline Mami Gabriel sedangkan mereka hanya cengengesan menggaruk tengkuknya yang tidak terasa gatal


" Benar apa kata mami kalian , Apa Kalian lupa jika masih punya mami dan papi disini" ujar Tn. Andrew


" Maaf " ucap mereka bersamaan memeluk orang tua Gabriel


" Oke kali ini kami maafkan , dengan syarat kalian besok pagi pagi kesini kita akan pergi hantaran pengantin dari pihak pria " Ucap Ny.Aline


" Siap Mami " Seru Jen dan Ara memberi hormat lalu mereka semua tertawa bersama .


Begitulah mereka , yang memang sudah di anggap anak oleh orang tua Gabriel begitu juga Radith .


" Emm ngomong ngomong Apa Radith sudah Datang " tanya Tn. Andrew


" Belum Pi , mungkin tengah malam nanti, dia menghubungi ku pesawat nya take off jam 11 siang tadi " jawab Jen kini mereka sudah duduk di ruang keluarga .


" Bagaimana persiapan nya mi Pi , dan dimana briel " tanya Jen lagi


" Persiapan nya sudah selesai semua , Gabriel ada di atas , Kalian kesana lah nanti mami suruh bibi antar makanan dan minuman untuk kalian "


" Oke mi , kami ke atas dulu"


Ara dan Jen menaiki anak tangga menuju kamar Gabriel , tanpa mengetuk pintu mereka masuk begitu saja tampak Gabriel sedang terlelap di kasur nya , Jen melirik ke arah Ara , seakan mengerti akan Lirikan mata Jen Ara menganggukan kepalanya paham ,


One


Two


three


Jen dan Ara berlari kesisi kanan dan kiri Gabriel mereka Lompat ke atas kasur dan Lompat lompat disana , Gabriel yang terkejut dari tidurnya pun mengumpat kesal karena ada yang berani mengganggu nya .


" Wake up"


" Wake up"


" Wake up " seru Jen dan Ara


" Shit ...!!!!!" Umpat Gabriel langsung terduduk dari posisinya .


" Hei Apa kau tidak bisa menjaga perkataan mu itu " seru Jen menjitak kening Gabriel


" issh , Dasar pengganggu !" kesal briel


kini mereka bertiga duduk bersandar pada kepala Ranjang dengan kaki yang diluruskan


" I am good" Jawab briel


" Apa yang kau rasakan saat ini " tanya Jen


" there is no" jawab nya lagi


plak


pukulan dibahu Gabriel yang dilakukan boleh Jen dan Ara bersamaan .


" Hei !!!Apa kalian kesini untuk menyiksa ku " seru nya sedangkan mereka hanya mengangkat bahu nya acuh membuat Gabriel mendengus kesal , tak berapa lama bibi mengantar makanan untuk mereka .


" Terima kasih bibi " seru Jen dan Ara , sedangkan bibi hanya geleng-geleng kepala karena sudah terbiasa dengan tingkah konyol mereka apa lagi kalau di tambah 1 lagi yaitu Radith hah sudahlah mungkin kamar ini akan seperti terkena ledakan pikir bibi tersenyum mengingat hal itu .


****


Di sisi lain tepatnya di Cafe


" Ken Terima kasih ya sudah membantu ku mencari pekerjaan " ujar Nada


" Sama sama Beby , Apa kau diterima disitu ?" tanya Ken seolah tak tau


" Iya , lusa aku mulai bekerja di bagian Desain " jawab nada


" Syukur lah aku ikut senang mendengarnya " ucap Ken tersenyum mengacak rambut Nada


" Hei , bisakah kau berhenti mengacak rambut ku " seru nada y


membuat Ken terkekeh melihat wajah cemberut nada yang menurut nya lucu


Tapi setelah itu wajah Ken berubah menjadi serius


"What is wrong , You are okay? hmm" tanya nada


" Aku bingung "


" Masalah perjodohan? " tanya nada memastikan


" hmm, Sungguh aku tidak menyukai aletha nad , Aku tidak ingin menyakiti nya dengan memberi harapan padanya , Aku sudah tau jika dia menyukai ku maka dari itu saat bertemu dengannya aku selalu menghindar agar dia tidak berharap banyak padaku , sungguh jika dia menyukai ku lebih dalam aku takut dia tidak bisa bangkit karena merasa sakit "


" Belajar lah membuka hati mu untuk nya , sepertinya dia gadis yang baik " iya nada sudah melihatnya Saat di cafe kemarin


*Flashback On


Saat sedang bercanda dengan Ken ,mata Nada tak sengaja bertemu dengan tatapan sendu aletha tapi nada segera mengalihkan pandangannya menyenggol tangan Ken dan melirik ke arah aletha , Ken yang mengerti pun melirik nya sekilas ,lalu mengajak nada segera pergi dari cafe dengan alasan mengantar nada ke apartemen nya .Saat akan memasuki mobil


" Apa dia orang nya ?" tanya nada


" hmm"


Nada Mengangguk-anggukkan kepalanya paham


* Flashback off


" Iya kau benar , Dia memang gadis yang baik ,tapi aku tidak mencintainya "


" Kau bahkan belum menjalani nya tapi sudah berkata tidak mencintainya , Kau perlahan akan mencintai nya jika kau mau mencobanya aku yakin itu "


" ntah lah , Lalu bagaimana dengan kekasih mu itu " tanya Ken


Nada terkekeh mendengar pertanyaan Ken


" Seperti biasa dia selalu cemburu padamu , dia bahkan tidak terima aku pindah kesini, dia beranggapan jika aku kesini untuk bisa selalu bersama mu " Nada tersenyum dan melanjutkan perkataannya " Dia memutuskan aku karena aku bersikeras datang kesini " lanjutnya sendu


" Lalu kenapa kau masih bersikeras kesini , bukankah kau sangat mencintai nya " nada tersenyum tapi sorot matanya tak bisa membohongi jika dia sangat terluka


" Iya .. Sebelum dia menghianati ku" jawab nada


Ken sangat terkejut mendengar penuturan nada


" Ba*****n Itu !!!!" geram Ken


" Biarkan saja " ujar nada tersenyum pada Ken


" Jangan Keluar kan air mata mu yang berharga ini untuk ba****** itu Beby , Dirimu bahkan terlalu berharga untuknya " ujar Ken menghapus air mata nada . Nada pun berusaha tersenyum tidak ingin membuat Ken mengkhawatirkan nya .


**


Di Perusahaan Onenova


Tampak william sedang berkutat pada pekerjaan nya yang menumpuk , Karena merasa lelah dia menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi kebesarannya , Ia merogoh ponselnya menghubungi derren


" ...."


" Bray, nanti malam kumpul di tempat Marvin "


" ....."


" bilang saja terus terang pasti Ella akan mengijinkan "


"......"


" Itu karena kau membohongi nya "


"....."


" Oke , sampai ketemu Bray "


Willi mematikan ponselnya , Lalu dia berfikir sejenak ntah apa yang difikirkan nya hanya dia dan author yang tau . hhh


Sedangkan di rumah sakit aletha tak bisa berkonsentrasi pada Pekerjaan nya , dia memutuskan untuk meminta temannya untuk mengganti kan shift nya karena dia tidak Bingin mempertaruhkan nyawa pasien karena ketidak fokusan nya .


" Lo kepada sih tha " tanya Rania sahabat aletha saat ini mereka berada di kantin rumah sakit tempat mereka melakukan Koas


" Lelaki itu ?"


" Gue bahkan gak mau ran mencintai seseorang yang bahkan tidak pernah melihat keberadaan ku "ucapnya sedih


" Bukankah dia pria yang akan dijodohkan dengan mu ?" tanya Rania memastikan


" Hmm, Dia menolak " jawab aletha


" Bukankah kamu juga menolak sebelumnya "


" iya itu sebelum aku tau jika dia yang akan di jodohkan dengan ku , Sekarang dia yang menolak aku , wajar sih kekasih nya saja sangat cantik " jawabnya lesuh


" hei , Kenapa kau jadi pesimis seperti itu, kau juga tak kalah cantik darinya , Jika memang Ken jodohmu dia tak akan kemana " ujar Rania meyakinkan aletha .


" Ntah lah , aku hanya tak ingin memaksa nya untuk menyukaiku , biarkan saja dia memilih kebahagiaan nya , aku akan bicara pada papa "


" terserah kau saja, asal kau tidak menyesal saja nanti " di balas anggukan oleh aletha .


Di tempat lain karena sudah sore Jen dan Ara memutuskan untuk kembali , sebelum itu mereka menyempatkan diri untuk mencari Gaun dan setelan jas untuk suami dan anak-anak Jennie . Pukul 7 malam Jen baru sampai di rumah nya dan memberi tau derren tentang acara besok . jika orang tua derren dan aletha mereka hanya akan menghadiri acara resepsi nya saja yang di langsung kan di hotel GA milik Jen . Jen juga sudah menyiapkan hadiah khusus untuk Gabriel .


* **Bersambung


" Huh aku udah up banyak nih kak ,jangan lupa ,like coment n vote nya ya


Nih yang Minta Nama asli Pemain tapi belum semua ya .....


Jennie - Dillraba Dilmurat



Derren - Sehun



Kenzo - taehyung



Nada - Dasha taran



Aletha - Irene



Varrel - Basa surradet



Radith - Jin



Gabriel - Zhang Yun Long



Ara Lupa gays nama aslinya siapa ..... Itu aja lah ya Terima kasih .



Happy reading !!!!!