MY HUBBY IS A PRESDIR

MY HUBBY IS A PRESDIR
Bab 12


Varrel berjalan santai mendekati orang orang itu dengan tangan yang masih berada di saku celana nya.


" Cuma lalat pengganggu " Gumam nya


" Kami tidak ada urusan dengan anda tuan Muda , Kami hanya akan berurusan dengan Nona itu " Ujar Ketua kelompok itu


"CK , Dia bunda ku , Jelas ada urusan nya dengan ku " jawab nya santai


" jangan salahkan kami jika berbuat kasar pada anda !!" Ujar nya melayangkan kaki nya hendak menendang Varrel


Dengan sigap Varrel menghindar , Lalu disusul dengan yang lain nya , Dengan mudah Carry mengalahkan mereka , Jen Ezhel dan Aiden masih memperhatikan dari jarak yang lumayan jauh .


Dengan mudah Varrel menendang , Memukul orang orang itu sampai ia lengah dari belang salah seorang Memukul nya dengan Balok .


Bug


" Argh " Seru varrel sambil memegang Tengkuk nya yang terpukul


" Bun !! Varrel Bun!" Seru Ezhel dan Aiden panik


Jen tidak bergerak ,secepat kilat dia mengarah kan Pistol nya ke pada orang yang memukul Varrel tadi .


Dor


Sekali tembakan yang tak terlihat langsung menghujam Leher orang itu dan tewas seketika .


" Luar biasa !!!" Decak Ezhel dan Aiden yang melihat Aksi Jen


Saat melihat orang-orang itu hendak menghajar varrel yang sudah lemas tapi ia masih sadarkan diri ,den segera meloncat turun dari cap mobil berlari dan menendang kerumunan orang orang itu dengan gerakan melingkar hingga mereka semua terkapar .


" Bangun bang !!" Jen menarik tangan Varrel hingga varrel berdiri tegak ," Bertahan lah sebentar" ujar Jen dan di angguki varrel


Ezhel dan Aiden mengambil ancang-ancang hendak membantu ,tapi Jen tidak mau mengambil resiko dan menyuruh mereka tetap di tempat nya ,tapi mereka memasang senjata demi melindungi diri . Sebenar nya mereka bisa bela diri walau tak terlalu mahir tapi setidak nya bisa .


Jen dan Varrel sudah mengambil posisi saling membelakangi Jen memulai aksi nya menembak Beruntun .


Dor Dor Dor Dor


hingga tepat di kaki mereka semua yang membuat mereka semua terjatuh berlutut dan mengerang kesakitan .


Begitu pun yang di lakukan varrel ,dia menendang memutar tepat mengenai tangan tangan mereka yang memegang senjata hingga senjata senjata itu terlempar jauh dari mereka . Kini Jen berhadapan dengan ketua nya .


" Bang kembali lah bersama Ezhel dan Aiden , Biar ini menjadi urusan bunda , karena seperti nya bunda lah yang di incar nya !! " Bisik Jen pada varrel


" Tapi Bun!!"


" Tidak ada bantahan !!"


"Baik lah !!"


" CK , Apa yang kalian ingin kan ? Seperti nya Aku tidak pernah berurusan dengan Organisasi kalian !" tegas Jen setelah varrel berjalan ke arah Teman teman nya .


" Benar , Kamu hanya lah bayaran seseorang untuk menangkap mu , Tak di sangka puluhan orang ku kalah dengan seorang wanita , Cih !! " Ujar sinis orang itu


" Tangkap lah ,jika kalian mampu !!" balas Jen


" Heh , Sombong sekali " Orang itu mengarahkan pistol pada Jen , Jen dengan santai Tersenyum remeh , Orang itu mulai menembaki ke arah Jen .


Dari jarak 10 meter Merek bertiga melihat bunda nya di serang ,menjadi panik tapi tidak dengan varrel ,lawan itu tak ada apa apa nya di banding dengan sang bunda .


Dor Dor Dor


Suara tembakan menggema di telinga mereka , tapi sayang semua tembakan itu melesat tak ada satu pun yang mengenai tubuh Jen .


Sampai pada tembakan terakhir Jen sedikit lengah karena melihat banyak nya mobil mobil yang baru datang hingga tembakan itu melesat mengenai lengan nya walau hanya terserempet .


" Ish , menyusahkan saja !!" gerutu Jen yang seperti tak merasakan sakit sama sekali , bahkan Ezhel dan Aiden sampai melongo di buat nya .


" Bunda!!" tidak dengan varrel yang panik karena melihat darah yang mengalir dari lengan sang bunda .


" I am good" Ujar Jen tersenyum pada anak nya


Walau begitu tanpa sepengetahuan orang varrel mengarahkan pistol ke arah parang yang sudah menembak sang bunda .


Dor


Sekali tembakan ,tepat mengenai jantung nya orang itu tewas seketika .


" Kenapa kalian sangat terlambat !!" Gerutu varrel pada orang orang yang baru datang .


" Sesuai ke inginan nona tuan !!" jawab salah satu dari mereka karena memang tepat pada waktu yang minta oleh Jen .


" Abang !! kenapa malah di tembak , Ish !! Padahal bunda mau bermain main dengan nya !!" gerutu Jen


" Dia sudah melukai bunda !! "


" Ini ?? Astaga hanya begini saja, kau sudah membunuh nya " kesal Jen


" Sudah lah ,bereskan semua ini , Bawa Orang itu ke markas ,tanya apa masalah mereka pada ku !! Seperti nya aku tak pernah berbuat masalah pada kelompok mereka " ujar jen sambil menunjuk seseorang yang ia yakini tangan kanan ketua yang Varrel tembak tadi ." Dan Potong sedikit sedikit daging nya jika tak mau bicara " kata Jen lagi dengan santai .


" Baik Nona !! Bagai mana dengan mereka yang masih hidup ? " tanya orang Jen


" Berikan pada Leon dan Tiger " ujar Jen dan di angguki oleh orang itu .


" Ayo pulang " Ajak Jen pada anak anak itu


" Bunda masih terluka , apa yang akan kita kata kan pada ayah nanti ,aku akan habis oleh nya ??" Ujar varrel panik


" Tidak akan , bunda yang akan bicara pada nya , Ayo lah , Ezhel kamu yang bawa mobil nya ya lengan bunda sedikit nyeri varrel juga terluka " kata Jen pada Ezhel yang masih mencerna semua yang ia lihat . dan bertanya tanya tentang siapa keluarga Sahabat nya itu , dengan mudah membunuh orang dan masih tetap tenang begitu pun dengan Aiden


" Baik bunda "jawab nya setelah sadar dari lamunan nya


" Nanti bunda jelaskan oke !!" ujar Jen pada mereka karena mengerti dengan keterbingungan kedua sahabat anak nya itu .


Orang orang Jen dengan cepat membereskan semua kekacauan itu dan pergi dari sana .


Kini mereka telah sampai di Mension Jennie . Jen menyuruh Pelayan untuk membawa belanjaan mereka kedalam . lengan Jen sudah di bersihkan dan di balut perban saat di dalam mobil tadi oleh varrel .dan Jen menutup nya dengan jaket jadi tak terlihat oleh orang .


Saat mereka memasuki rumah Derren langsung mencerca dengan berbagai pertanyaan .


" Kalian dari mana ? Kenapa ke supermarket lama sekali ? Apa kalian baik baik saja ? Bagaimana kau terlihat berantakan begini Varrel ? Sayang kau juga ? kenapa penampilan nya jadi kacau begitu ? " Tanya derren ia memegang lengan Jen yang terluka terbalut oleh jaket itu, yang membuat Jen sedikit meringis


" Sayang kau kenapa ? seperti kesakitan ? apa kau terluka ??" tanya nya lagi


" Astaga !!Biarkan kami duduk terlebih dulu" jawab Jen lalu berjalan ke arah sofa ,di sana ada paman Mike , Radith, Nada ,kevan dan Rio


" Dimana anak anak ?" tanya Jen yang tak melihat anak anak nya .


" Mereka tidur siang" jawab Paman Mike


" Kenapa lama sekali kalian pergi ? Apa ada masalah nak?" tanya Paman Mike


" Sedikit yah !" jawab Jen sambil mendidikan tubuh nya disamping Paman Mike ,disusul derren dan ke tiga anak muda itu


Mereka semua menegakkan tubuhnya nya mendengar jawaban jen karena yang mereka tau Sedikit nya Jen itu pasti tidak lah mudah .


" Bi tolong ambilkan air hangat dan kain untuk mengompres " ujar Jen pada pelayan disana


"Buka sedikit kemeja mu bang !" ujar Jen sedikit menurunkan kemeja varrel hanya sampai ke lengan nya saja .


" Kau kenapa bang ?" tanya derren


" Sedikit terpukul tadi " jawab Jen


" Bagaimana bisa ?" tanya derren panik


" Gak apa apa yah ,hanya sedikit !anak lelaki harus kuat bukan ?" Jawab varrel sambil tersenyum


" Bunda biar aku aja yang kompres varrel tangan bunda kan sakit " ujar Ezhel keceplosan yang mendapat tatapan tajam dari Jen dan varrel


" ****** gue salah ngomongin!!"ujar nya dalam hati sambil merutuki mulut nya yang tak bisa di kontrol.


" Kau terluka Jen ?" tanya Paman Mike


" mana yang terluka sayang ?" tanya derren sedangkan yang lain nya juga ikut panik


" Hanya luka kecil sudah di obati varrel tadi di mobil ." jawab nya


" sebenarnya apa yang terjadi ?" tanya Paman Mike


" Organisasi K , Ntah lah mereka mengikuti kami sejak di supermarket tadi , Dan ......" Jen mulai menceritakan dari dia memang sengaja membawa ke jalan sepi dan membantai mereka semua disana . bagaimana dia terluka dan varrel juga . dan tindakan yang ia ambil pada anggota mereka .


" Apa kakak baik baik saja ?" tanya nada spontan


" Kau baik baik saja Jen ?" tanya Radith


" Kenapa kau tak menghubungi kami ?" tanya derren


" hanya lalat pengganggu sayang. kau tak perlu turun tangan , Membuang buang tenaga saja " jawab Jen


" Lalu bagaimana dengan luka mu ?"


" Tidak masalah , hanya Sedikit " jawab nya lagi . Ezhel mulai mengompres tengkuk varrel yang memar karena balok tadi .sambil mendengarkan mereka bicara . sampai pada Aiden yang memberanikan diri untuk bertanya tentang kejadian tadi


" Bunda , Bagaimana kalau polisi mencari kita karena telah membunuh mereka ?" pertanyaan itu sontak membuat mereka semua tertawa .


" Tidak akan , baik lah bunda akan beri tahu kalian tapi ingat ini rahasia !!"ujar Jen menatap dua anak muda itu.


" Kalian tau Organisasi Black Devils ?" tanya Jen serius , Dan mereka mengangguk bahwa mereka memang tau organisasi itu ,siapa yang tak tau organisasi terbesar di Asia itu. bahkan di negara nya tak ada satu orang pun yang berani menyinggung orang orang black devils.


" Apa yang akan terjadi jika kalian mengganggu Anggota black devils ?" Tanya Jen kemudian


"Hancur seketika !!" jawab mereka bersama


" Lalu , bagaimana jika yang di ganggu ketua nya ?" tanya Jen lagi , dan mereka tak bisa membayangkan nya . dan hanya menggeleng kan kepala mereka


" Mereka akan berakhir seperti yang kalian lihat tadi , berakhir di rumah Leon dan Tiger" jawab Jen yang membuat Aiden dan Ezhel terdiam beberapa saat sampai akhir nya mereka bisa mencerna ucapan Jen.


" Maksud bunda ???? Bunda itu .....!!!" ujar mereka bersama sedikit terbata karena terkejut


" Tepat !!!" jawab Jen Tersenyum santai


" What !!!!" teriak mereka yang sungguh terkejut


" Berisik !!" seru varrel sambil memukul bahu mereka berdua .


Dan yang lain nya hanya bisa terkekeh melihat tingkah lucu kedua sahabat varrel itu


" Ingat !! ini rahasia kita !!"


" Siap komandan !!" jawab mereka bersamaan . bagaimana pun mereka sangat bersyukur bisa bertemu langsung dengan ketua Black Devils yang ternyata seorang wanita dan itu wanita yang sudah mereka anggap seperti bunda mereka sendiri .


**Bersambung


yang kangen hot Daddy



Abang Varo



Bunda



Hai readers kesayangan author !!


Author mau jawab yang kemaren bilang visual varrel diganti ..


Visual varrel sama sekali gak di ganti . di Sesion 2 ini Visual varrel emang Itu yaitu Wang yibo dan aku gak ada ganti ganti .


Dan makasih ya untuk kalian semua yang udah dukung author untuk tetap berkarya .


Aku juga mau Promo in Novel Baru aku yang baru di rilis Berjudul SWEET NIGHT . Disana bakalan seru Lo kisah nya ... Nantikan terus ya !!!


Happy reading


See you**