
Mamanya mengusap punggung Meka dengan penuh kasih sayang. Dia pun sedih akan meninggalkan anaknya sendiri di Jogja. Terkadang Mamanya merasa khawatir dengan keadaan Meka. Khawatir karena ada suatu rahasia yang ditutupi rapat oleh dia dan suaminya tentang leluhur mereka, tentang asal muasal keluarga suaminya.
_______________________________
Kisah Keluarga Ayah Meka
Dahulu kala hiduplah pasangan suami istri di sebuah perkampungan yang terletak diperdalaman Sumatera Utara, tepatnya di Tapanuli Utara. Sepasang suami istri yang tersohor dikampungnya sehingga dijadikan Raja kecil didaerahnya. Saat itu ketika suaminya yang bernama Pangeran sedang pergi ke ladang yang ditanami pohon salak yang terletak diperbukitan. Dia berjalan hingga jauh dari permukiman. Saat sedang asyik mengambil salak, tiba-tiba dia mendengar suara orang yang kesakitan. Pangeran mencari keberadaan suara itu. Hingga dia melihat seorang laki-laki muda sedang terluka.
Lalu Pangeran mendatanginya dan bertanya.
"Siapa kamu?"
Laki-laki itu mendongak menatap si Pangeran.
"To..tolong saya," ucap laki-laki yang menahan kesakitan.
"Kenapa kamu ada disini? Apa yang sedang kamu lakukan, hahhh!" bentak si Pangeran.
"A..ak..ku sudah gak kuat. Tolong bawa aku dari sini!" laki-laki itu mengiba memohon agar dibawa pergi dari tempat itu dengan segera.
Tanpa berpikir panjang, si Pangeran membawa laki-laki itu kembali kerumahnya. Di dalam rumahnya hanya ada istri dan anak laki-laki nya tiga orang. Anak pertama bernama, Uluan. Dan yang kedua bernama Mukna. Dan yang paling kecil bernama Burha. Ketiga anaknya sudah beranjak besar. Dan saat ini mereka bertiga sudah duduk di bangku SMA.
"Buu...Buuu..bantu aku!" teriak suaminya sambil memapah laki-laki itu.
Istrinya keluar dari rumah dan melihat sang suami yang membawa seorang laki-laki.
"Loh bang, siapa dia? Kenapa Abang bawa orang sembarangan kerumah kita?" tanya istrinya yang takut dengan kehadiran laki-laki lain.
"Bu, dia terluka! Ayo bantu aku membaringkannya di dalam, kasihan dia kalau tidak ditolong," ucap suaminya yang memang pandai mengobati orang dengan ramuan.
Mereka pun membaringkan laki-laki itu di atas kasur. Si Pangeran mulai mengobati laki-laki itu. Seperti biasa istrinya selalu membantu suaminya mengobati laki-laki itu.
Hari-hari terus berlalu hingga selama seminggu si Laki-laki diobati. Dan dia mulai sadar. Lalu dia berkata kepada Pangeran.
"Berikan aku satu ruangan untuk memulihkan tenagaku. Dan selama aku berada didalam, jangan ada yang masuk, sampai aku sendiri yang keluar dari dalam kamar," si laki-laki itu meminta satu kamar untuk dia bermeditasi memulihkan kekuatannya dan tenaganya.
Si Pangeran melihat istrinya meminta jawaban dari istrinya. Sang istri pun mengangguk mengiyakan permintaan laki-laki itu. Akhirnya mereka memutuskan memberikan ruangan gudang yang tak terpakai. Si istri membersihkan dan merapikan serta menempati kasur didalam kamar itu.
Kemudian, laki-laki itu berpindah tempat. Hingga berbulan-bulan lamanya, dia tak kunjung keluar. Si istri mulai ketakutan dengan hal yang terjadi dirumahnya.
Anak-anak Pangeran juga mulai ketakutan dengan adanya orang aneh yang tidak makan dan minum berbulan-bulan.
"Bang, jangan-jangan dia jin bang! Kenapa bisa Abang bawa dia kemari. Lihat aja, sudah hampir 6 bulan dia tidak keluar dari kamar. Gak ada manusia yang bisa bertahan sampai selama itu!" Si istri marah dan mulai ketakutan
Hingga suatu malam, si Pangeran bermimpi. Dia didatangi sosok tinggi besar bercahaya terang mendatanginya.
"Jangan takut...! Aku tidak akan mencelakai kau dan keluargamu! Karena kebaikanmu yang sudah menolongku, maka aku akan menjadi pendampingmu sampai akhir hidupmu. Dan setelah kau tiada, aku akan mendampingi salah satu keturunanmu yang aku pilih dengan memiliki kebaikan, kebijakan dan aura yang tegas. Begitupun dengan keturunan berikutnya. Setiap keturunan, aku hanya memilih satu orang yang aku temani. Dan tidak semua keturunan akan ku temani. Hanya satu yang aku pilih.
"Siapa kamu! teriak Pangeran yang sudah ketakutan.
"Aku adalah Jin yang kamu tolong saat terluka. Sosok laki-laki yang saat ini berada didalam ruanganmu. Dan kau jangan kaget jika aku sudah tidak berada didalam kamar itu. Karena aku sudah kembali berubah menjadi kepulan asap. Tapi kau masih bisa melihatku. Hanya orang tertentu yang bisa melihatku dan kau salah satunya. Istrimu tidak bisa melihatku, namun ada salah satu anakmu yang sudah aku pilih, dialah yang bisa melihat keberadaanku.
"Ka...kau Jin? Aaaaaaaaaa," Pangeran berlari kencang tak tau tujuan.
"Jangan lari, kau tidak bisa menghindariku. Aku hanya menginginkan kau selalu berbuat kebaikan, menolong banyak orang dan teruslah beribadah," ucap laki-laki itu lalu menghilang.
Pangeran tersentak bangun. Dia melihat kearah istrinya yang masih terlelap.
"Kenapa aku bermimpi aneh, apakah itu nyata?" Pangeran penasaran. Lalu dia beranjak dari tempat tidur menuju ruangan yang ditempati laki-laki itu. Dia penasaran dengan mimpinya dan keberadaan laki-laki itu.
Pangeran membuka pintu kamar itu dan melihat laki-laki itu sudah tidak ada di dalam.
"Aku ada disekitarmu. Konsentrasikan pikiranmu, kau akan bisa melihatku."
Pangeran mengikuti ucapan laki-laki itu dan mencoba berkonsentrasi dengan menutup matanya. Lalu dia membuka matanya dan melihat sosok laki-laki ganteng dengan pakaian kerajaan.
"Kau sudah bisa melihatku?" tanya laki-laki itu.
Pangeran tercengang melihat penampilan laki-laki itu yang melayang. Dia ingin berteriak, namun dia langsung menutup mulutnya. Dia takut anak dan istrinya akan terbangun.
Akhirnya pangeran menerima keberadaan Jin tersebut. Dia mengetahui bahwa Jin itu adalah sosok Raja diwilayahnya. Yang pada waktu itu sedang berperang dengan kerajaan lain. Sehingga kerajaannya menang dalam peperangan. Namun dia terluka dan melarikan diri dari kerjaannya sementara waktu untuk memulihkan kekuatannya kembali.
Hingga si Pangeran menghembuskan nafas terakhirnya dan Jin itu mengikuti salah satu keturunannya yaitu anak pertamanya yang bernama Uluan. Hingga Uluan pun meninggal, Jin itu memilih Ayah dari Meka. Namun Ayahnya meminta agar Jin itu pergi mencari yang lainnya. Namun Jin itu tidak mau karena dia sudah berjanji dengan leluhur dari sebelumnya agar menjadi pendamping keturunan keluarga Pangeran. Akhirnya Jin itu memilih Meka dari lima bersaudara. Karena Meka lah orang yang tepat bagi pilihan Jin tersebut.
Kembali ke Awal.
Setelah mereka selesai. menikmati sarapan pagi, Meka, Asih dan Mamanya kembali ke kost-kostan. Dia memutuskan tidak mau masuk kuliah hari ini karena belom siap bertemu dengan yang lainnya. Meka berencana ingin pindah kampus. Dia tidak mau berhubungan dengan yang lainnya lagi.
"Asih, ayok kita bolos kuliah hari ini," ajak Meka saat Mamanya sudah masuk kedalam kamar duluan.
"Loh, kenapa Mek? Bukannya Lo hari ini ada kuliah ya?" Asih menatap Meka.
"Iya, tapi gw lagi gak pengen kuliah Sih. Lo hari ini ada jadwal kuliah gak?" tanya Meka balik.
"Kosong sih, emang kita mau kemana Mek?" tanya Asih lagi.
"Kita jalan-jalan aja ke Malioboro yuk. Gw pengen ngobrol aja sama Lo Sih!" jawab Meka.
"Ya udah, gw siap-siap dulu ya. Nanti Lo samperin gw aja kekamar," Asih menyuruh Meka kekamarnya jika sudah siap.
"Ok, tapi jangan bilang ke Mama gw kalau kita mau jalan-jalan. Gw gak mau Mama kepikiran tentang gw," balas Meka.
"Ok Mek...! Tenang aja,"
Mereka masuk kedalam kamar masing-masing untuk bersiap-siap.
"Mau kuliah ya nak?" tanya Mamanya.
"Iya Ma, nanti mau dibelikan apa Ma?" tanya Meka sambil bersiap-siap.
"Mama nanti pesan online aja. Mama nitip belikan Bolu ya, ditempat langganan kamu yang kemaren itu," pinta Mamanya.
"Ok Ma! Meka tinggal dulu ya Ma. Meka gak lama kok pulangnya,"
"Ya udah kamu hati-hati. Berangkat sama Asih ya?" tanya Mamanya.
"Iya ma. Meka berangkat dulu ya Ma. Assalamu'alaikum," ucap Meka sambil menyalami tangan Mamanya.
"Wa'alaikumussalam, hati-hati!" sahut Mamanya.
Hai pembaca setia novelku..
Cerita ini hanya karangan dan inspirasi dari pemikiran penulis sendiri. Jadi jika ada kesalahan dalam pemikiran penulis, harap dimaklumi ya. Ini cerita fiksi saja.
Jangan lupa kasih penulis vitamin LIKE, VOTE, HADIAH yang banyak dan komen ya.
Jangan lewatkan Novel saya yang satu lagi. KASIH SAYANG YANG TERTUNDA.
kisah seorang perempuan dari keluarga broken home. Yang menginginkan kasih sayang sesungguhnya. Namun tidak didapatinya dari keluarga.
Silahkan dibaca ya....Salam hangat untuk kalian semua...!!😘😘😍