PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
SUARA ANEH


umat islam baru saja usai melaksanakan shalat berjamaah., ki Palangi yang masih duduk di dalam mesjid ikut bangkit ketika melihat Aryo dan ki Along bangkit dan melangkah keluar.,


"Terima kasih sudah di izinkan masuk kedalam.. " ujar ki Palangi., saat sudah berada di samping Aryo dan ki Along.,


"Paman., masjid adalah rumah Allah SWT., jadi semua makhluk ciptaannya punya hak yang sama untuk bisa bertamu ke dalamnya., Islami mengajarkan umatNya untuk untuk toleransi dalam beragama., terlepas siapapun dia kita akan tetap menghargai tamu.. selagi dia datang dengan niat baik., Namun jika hanya Niat Yang buruk sementara., tidak di lakukan kami juga akan tetap menghormatinya., " ujar Aryo sedikit panjang lebar.,


sedangkan ki Palangi merasa sangat malu dengan arah pertanyaan Aryo.,


ki Palangi merasa Aryo tau niat yang terselubung dalam hati-Nya.,


Nandar dan Lindra... mempercepat langkahnya menyusul Aryo yang berjalan di depan Ki Palangi.,


"Tuan... permisi., maaf Tuan apa boleh kami bertanya pada Tuan.,.?? " mendengar suara orang yang menegurnya Aryo menghentikan Langkahnya.,


"Silahkan.., jika saya tau jawabannya maka dengan senang hati saya akan menjawabnya" Ujar Aryo sambil melihat wajah serius dua anak buah ki Palangi.,


"Tadi Apa yang Tuan dan yang lainnya lakukan di dalam rumah tadi Tuan?? " Ujar Lindra mewakili mereka berdua penasaran dengan Gerakan shalat yang di lakukan umat islam.,


Aryo tidak langsung menjawab tapi mengajak mereka untuk duduk santai di saung.,


dan meminta istrinya membuatkan teh dan singkong rebus sebagai cemilannya.,


"Tadi itu kami sedang shalat ashar... shalat wajib untuk umat muslim ada 5 waktu., dan Shalat menjadi benteng yang menjaga diri kita dari perbuatan keji dan maksiyat. Hal ini disebutkan dalam Al-Ankabut: 45, Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." Ujar Aryo sedikit panjang lebar.,


sedangkan ki Palangi., Lindra dan Nandar hanya terdiam manggut-manggut., kecil entah apa yang sedang mereka pikirkan.,


"Terima kasih banyak Nak Aryo., Tuan ki Along., Hari sudah hampir sore kami mau pamit., " Ujar ki Palangi mewakili mereka bertiga., Aryo dan ki along hanya manggut-manggut


"Silahkan Paman., Nanti kalau paman ada waktu lagi silahkan datang. kapanpun paman mau datang tempat ini selalu terbuka buat siapa saja., " Ujar Aryo sambil mengantarkan mereka sampai depan gerbang.,.


dengan perasaan gusar ki Palangi., berjalan menuju Dermaga.,. Lagi-lagi keanehan terjadi ketika kakinya menginjak tanah perbatasan. antara dusun atas dan bawAh.. Tiba-tiba saja tubuhnya terasa enteng., ilmu dan semua tenaga dalamnya telah kembali.,


"Apa sebenarnya yang terjadi pada dusun Atas itu.,???sungguh saya benar-benar di buat tidak berdaya., Ilmu kanuragan yang saja miliki., tidak berlaku di dusun atas., sungguh sangat aneh tapi itu benar-benar terjadi!?? " Gerutu ki Palangi pada dua anak buahnya...


"Entahlah Tuan., kita berdua juga merasa berada di atas sana" ujar Nandar sambil menunjuk dusun Atas yang kelihatan hanya bangunan dekat perbatasan yang mereka sebut masjid. .


"Entah apa yang tersembunyi di dalamnya saya harus cari tau., sungguh sangat memalukan kalau saya juga gagal., menjalankan Tugas.. Lindra., Nandar tugas kalian berdua cari penginapan yang letaknya tersembunyi.. " Titah ki Palangi pada Nandar dan Lindra., yang langsung bergegas mencari penginapan di sekitaran dermaga.,


Akhirnya mereka menemukan sebuah penginapan yang letaknya berada di sisi ujang dusun bawah letaknya di tepi laut di bawah bukit hingga suasananya., begitu tentram dan dengan sewa yang terbilang sangat murah.,


"Malam ini kalian berdua jaga kamar ini., jangan izinkan siapapun masuk kamar ini.,. " Kecam ki Palangi pada kedua anak buahnya.,.


"Baik Tuan..", Ujar keduanya.,


Malam mulai beranjak kembali terdengar suara Azan dari Atas bukit...


entah kenapa tiba-tiba badan ki Palangi menjadi teramat sangat panas mendengar Alunan Azan itu., hingga keringat mengucur deras dari tubuhnya., saat kedua kupingnya dia tutup., panas dalam tubuhnya berangsur-angsur hilang.,


" Aneh suara dari atas bukit itu seperti., hendak membakar tubuhku.,ada apa sebenarnya di balik lantunan nya., seakan-akan hendak merobek dada saya., "Guman ki Palangi sambil terus menutup telinganya dengan kedua tangannya.,