PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
GERAKAN CEPAT Bagian 1


Sesaat sebelum Aryo pamit menuju lambaian.,.


dikota lembo nampaknnya Ki palangi dan semua anak buahnya nampak sedang bersenang- senang.,


"Ki Rekso., apa yang Harus kami lakukan??? " ujar ki palangi seusai bersenang-senang dengan dua wanita sekaligus.,


"Kita butuh darah perawan., sebenarnya saya mau meminta Anoi dan Rana untuk melakukannya tapi saya ragu mereka tidak bisa membedakan mana perawan mana yang bukan., sebab jika salah bisa membuat ki sapta prana murka... !! ".. Ujar


" Apa!!! Sapta prana juga ikut campur dengan masalah ini!!!??? " kaget ki palangi mendengar napa sapta prana., tokoh ilmu Hitam yang menguasai wilayah hutan mati.,


"Iya dia ikut merencanakan semua ini... .? " belum sempat ki Rekso menjelaskan semuanya tiba-tiba pintu terbuka dan dari balik pintu muncul 4 orang 3 berperawakan tinggi besar dan yang satunya gemuk pendek yang tak lain adalah Rana Anoi., ranca dan Respati.,seraya melaporkan.,


" Ki sebaiknya kita bergerak sekarang.,. dawung.. ada di sini.,kabar yang saya dengar Aryo menantu ki Along lagi tidak ada di Sanggula, ini kesempatan mudah kita menghabisi ki Along dan semua keluarganya., ".. usul Ranca dan di angguki ketiga rekannya.,


" Apa kamu yakin Aryo itu., orang yang memakai topeng itu!?? " Tanya ki Ranu galang yg menyudahi semedinya.,


"Sangat yakin Ki., dialah orang nya.,. " Ujar Ranca penuh percaya diri..


sesaat Ki Ranu galang., Ki Rekso dan ki palangi nampak terdiam sejenak sambil berpikir.,


lalu.....


"Baiklah Ranca., Anoi dan kau maja sekarang juga berangkat ke Lambaian., Saya ingin membuktikan ucapan Ranca., dan kalian Bawa beberapa pasukan., !!? " Titah Ranu galang.,


"Baik Ki. " ujar mereka bertiga sambil membungkuk..


lalu pamit keluar dengan sekitar 20 Orang pasukan.,.


Dawung yang tidak mengetahui akan adanya penyerangan di lambaian.,., nampak tenang-Tenang saja dengan santai menurunkan dan membawa Ikan-ikannya ke penampungan.,


sedangkan pasukan Ranca dan Anoi serta maja., Nampak menyamarkan identitas mereka dengan berjalan secara terpisah hingga tidak mengundang kecurigaan anak buah Ki Along.,.


mereka menaiki kapal yang berbeda-beda., hingga sempurna saat berpapasan dengan dawung dan anggotanyapun tidak ada yang menaruh curiga.,


Mereka bergerak cepat saat mencapai Dermaga desa Sanggula., Menyisir dusun dusun bawah dan membuat keributan di sana.,


"Bawa kepala Dusun nya kesini.. " Teriak ranca pada Anak buahnya.,


Bughhhh


Akhhhhh


salah seorang warga dihantam


" Mana kepala Dusun mu??? " bentak anak buah ki Rekso., Padri yang tidak tega melihat warganya di siksa lalu maju ke depan.,


"Saya kepala Dusunnya... !!? " ujar Padri..


plakkkkk


sebuah tamparan keras mendarat di pipi Padri.,


Akhhhhh


darah keluar dari sudut bibir Padri.,


"Apa salah kami Tuan??? " Ujar Padri mengiba.


"Salah kalian karena tinggal di Sanggula., !!! kalau ki along tidak datang ke sini kalian semua akan saya buat mampus..,!!? " Ancam Anoi pada semua warga Dusun bawah.,


sementara itu di kediaman ki Along.,


"Asalamualaikum Tuan!!! tuan..!! ada anu tuan..tolong'' ujar seorang warga yang nampak ngos-ngosan berlari dari Dusun bawah.,


ki Along yang sangat terkejut dengan teriakan salah satu warganya segera keluar...


" Walaikumsalam., Ada apa Tatang., ???! Bicara yang jelas.!?? " kata ki Along dengan panik


"Tuan Dusun bawah di serang orang tak di kenal., mereka menangkap Padri dan menyiksanya., seluruh warga di ancam mau di bunuh tuan., kita harus cepat..!!!? " tatang menjelaskan kejadian yang terjadi di bawah.,


"Baiklah ayo cepat kita.. kebawah., " Ki along masuk sejenak dan keluar dengan sebulan pisau..


ki along berlari kebawah dengan 6 Anak buahnya.. Sebab yang lainnya masih ada di kota Lembo bersama dawung., .