
Kebiasaan memakan jantung musuh-musuhnya secara langsung,. Membuat mereka semua bergidik ngeri,.
"Samir., Tidak Ada sesembahan lain selain menyembah penguasa Kegelapan Di wilayah kerajaan Tanjung Hira., Siapapun yang tidak mau mengakui Azabil sebagai Tuhannya dan berani mengikuti Ajaran Yang di bawa Sultan Aryo,. Bunuh Mereka semua., Jadikan sebagai contoh bentuk kemurkaan Azabil!! " Ujar Raja Walan Dengan mulut penuh Darah.,
"Baik Tuanku Raja yang Agung, .!! Saya mohon undur diri!!? " Ujar Samir yang selanjutnya Dia kembali kedalam pasukannya untuk melakukan Patroli.,.,
Kita Tinggalkan sejenak kerajaan Tanjung Hira,.Yang Rajanya Suka memakan jantung manusia yang masih berdarah-darah,. membuat Nafsu makan Daging sedikit Hilang.,
Aryo yang mendapatkan informasi dari para pengungsi kota Lembo jadi sedikit bergidik jijik membayangkannya bagaimana mungkin Manusia memakan jantung manusia itu sendiri.,Dalam keadaan mentah dan berdarah-darah.,
"Maaf Sultan Apa Dalam Islam hal ini di benarkan,. memakan daging musuh yang di yakini bisa menambah kekuatan seperti yang di lakukan pasukan inti Raja Walan? " Tanya salah seorang Pengungsi itu.,
"Memakan daging manusia adalah suatu hal yang sangat menjijikkan bagi manusia yang masih normal meski daging tersebut adalah daging orang kafir dan musuh yang sangat dibenci. Bagaimana lagi jika Daging tersebut adalah bangkai saudara kita sendiri seagama?! Tentu kita akan sangat jijik dan tidak suka.,Bagaimana lagi jika daging manusia tersebut adalah daging yang sudah menjadi bangkai. Sedangkan daging yang enak dan halal saja akan menjadi sangat menjijikkan jika daging tersebut berupa bangkai., Dan jelas Hukumnya Haram., ! " Ujar Sultan Aryo dengan Tegas, dan penuh tekanan..
"Asalamualaikum! " Sapa Abiyan Yang baru datang dari Kerajaan Batu Gaping.,
"Waalaikumsalam,. Bagaimana keadaan Batu Gaping? dan Apa tujuan Ratu Zalitun mengundangmu., " Tanya Sultan Aryo ketika Abiyan Telah duduk.,
"Maaf Sultan Hanya sedikit Urusan yang menjijikan., ketika iblis merasa lebih mulia dari manusia hingga bisa mengekang dan memperbudak setiap manusia.,! " mendengar jawaban Abiyan Sultan Aryo hanya tersenyum.,
"Aryo Saya Ada tugas untukmu dan Arfan,. Kalian berdua segera ke Kota Lembo., Cari tau tentang kebengisan Raja Walan yang menurut para pengungsi dia Gemar memakan Jantung manusia yang di bunuh nya.,!? " mendengar Ucapan Sultan Tentang memakan Jantung spontan wajah Abiyan terlihat seperti orang jijik.,
" Baiklah. Sultan saya akan berangkat seusai shalat Ashar., kalau bgitu saya Pamit ke belakang,. Asalamualaikum? " pamit Abiyan.,
"waalaikumsalam" Jawab Sultan dan juga semua yang berada di situ., Abiyan bergegas mencar Arfan yang nampak sedang mengajar orang-orang baca tulis., Namun jangan salah ilmu kanuragan yang Arfan miliki boleh di bilang cukup tinggi hanya saja., karena terus mengikuti Abiyan membuatnya Benci dengan kekerasan bahkan lebih sering menghindari kekerasan itu sendiri seperti hal yang sering di lakukan Abiyan.,
"waalaikumsalam Kak Abiyan,.Ada apa Kak? keliatannya penting sekali.? " Tanya Arfan
"Abi memberi perintah pada kita berdua untuk ke Kota Lembo untuk mencari Tau tentang apa yang dilakukan oleh Raja Tanjung Hira,. Ini Tugas Kesultanan jadi sekarang juga Kamu bersiap-siap Seusai shalat Ashar kita berangkat.,!? " ujar Abiyan dengan Tegas.,
"Shalat Ashar sudah hampir mau masuk,. kalau begitu saya pamit kerumah dulu mau pamit sama Ayah dan ibuku!? Asalamualaikum" Ujar Arfan sambil langsung berbalik dan berlari dari tempat itu.,
"Waalaikumsalam " Jawab Abiyan sambil geleng-geleng Kepala.,
kyai Samudra menjadi Imam shalat Ashar kali ini,. Kyai membaca tiap Ayat dengan begitu syahdu dan fasih membuat siapa saja betah berlama-lama berada di saf makmumnya.,
dan setelah selesai Arfan nampak membawa perlengkapan seolah-olah hendak pergi tahunan.,
"Banyak sekali barang yang kamu bawa., Apa tidak akan merepotkanmu dalam berpindah-pindah tempat? " Tanya Abiyan sambil senyum-senyum.,
"Kakak Tau kan Ini Tugas pertamaku dalam menjalankan misi Kesultanan jadi saya bingung mana yang harus di bawa., makanya Saya bawa saja semua ini.,!? " Abiyan lalu menepuk Bahu Adik Angkatnya.,
"Arfan kita ke Lembo bukan pergi untuk Jalan-jalan melainkan menjalankan Tugas., Bawa Saja beberapa lembar pakaian Ganti,. biar nantinya tidak merepotkan ketika kita berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain? " ujar Abiyan masih dengan bibir yang menebar senyum.,
"Baiklah kalau begitu saya bawa ini saja.,!? " Ujar Arfan sambil meletakan piring, panci dan perlengkapan masak lainnya.,
Dan merekapun Berlayar ke kota Lembo.,