
Azabil iblis penguasa kegelapan., segera Turun tangan menemui,. menemui Khanzab sang iblis empat penjuru mata Angin Yang bersedia mengantikan dirinya melatih Ratu zalitun putri Maja dan Nining Di batu Gaping dan Raja Dasim putra Ranca dan Sahira Di kerajaan Awung..
Ratu Zalitun nampak sedang duduk santai di singgasananya lalu Tiba-tiba
Whusssssss.,
Azabil tiba-tiba muncul di tempat itu spontan para iblis segera bersujud di hadapan Azabil begitu pula dengan Ratu Zalitun.,
" Ada apa gerangan Sampai Tuan datang mengunjungi saya di kerajaanku yang jelek ini?" Ujar Ratu Zalitun basa-basi.,
"Ratu Zalitun, Saya datang kemari karena ada satu hal yang harus segera di selesaikan., Khanzab,. panggil Hazard dan Lavud menghadap Padaku di sini sekarang!?" titah Azabil pada Khanzab iblis Empat penjuru mata angin.,
"Baik Tuanku,! " Khanzab segera terbang dan menghilang.,
"Apa yang telah terjadi Tuan? " Tanya Ratu Zalitun.,
"Raja Zalan mulai bertingkah keluar Jalur., Dia sudah tidak pernah memberiku sesembahan lagi., Dia mengangkat dirinya sendiri sebagai penguasa kegelapan dan mengusir Hazard dari istana kerajaannya.,!? " Ujar Azabil dengan suara seraknya.,
"Jadi apa yang bisa saya lakukan? Jika Tuanku berkehendak saya bisa menghancurkan kerajaannya sekarang juga?! " Ujar Ratu Zalitun penuh percaya diri.,
" Jangan tergesa-gesa,. Raja Zalan di jaga oleh iblis penguasaan lautan entah perjanjian apa yang telah Zalan buat dengan witayana sehingga mau membantu Raja Zalan dan seluruh pungawanya baik dari Bangsa jin Dan manusia Rata-rata berilmu Sangat tinggi., kita harus memakai strategi untuk menundukkan kerajaan waringin dan membawa kembali Raja Zalan Agar kembali Tunduk pada kuasamu yang telah di gariskan!? " Ujar Azabil dengan Nada Geram.,
"Kenapa Tidak Tuanku saja yang memberi pelajaran pada Raja Zalan., bukankah dengan kekuatan Yang Tuan Miliki dapat dengan mudah menghadapi witayana bahkan Raja Zalan sekalipun!? " Ujar Ratu Zalitun dengan Rasa penasaran
"Di Alam kegelapan ada Aturan yang tidak bisa di langgar., sebab akan mengoyahkan sistem di Dalamnya, Kamu benar dengan mudah saya bisa menghancurkan keduanya., Tapi akan membuka tabir Alam kegelapan hingga banyak orang yang bebas masuk kedalam nya dan itu dapat merusak tatanan Dunia Kegelapan kecuali Zalan atau witayana yang datang kepadaku untuk menyerang ataupun mencariku.,!?" Ujar Azabil sambil duduk di kursi yang sudah di siapkan khusus untuknya.,
Whussssssss
Tiga Iblis muncul bersamaan dan langsung bersujud di depan Azabil.,
"Hazard apa yang terjadi di kerajaan waringin? " Tanya Azabil dengan suara yang bergetar.,
"Ampun Tuanku., Tiba-tiba saja Raja Zalan ingin kedudukannya setara dengan Tuanku saya berusaha menghalaunya tapi tiba-tiba saja Raja Zalan langsung menyerangku di bantu iblis Penguasa lembah merapi Danuri menyerang saya dari belakang melihat situasi yang tidak menguntungkan terpaksa saya melarikan diri, Tuan!? " Ujar Hazard berbohong pada Azabil., jika saja dia cerita yang sebenarnya tentu Azabil akan murka padanya.,
"Raja Zalan sudah mulai tidak Tau caranya berterima kasih., Apa kamu Tau perjanjian Apa Yang sudah Raja Zalan Buat dengan witayana?!" Tanya Azabil kemudian..
"Witayana Penguasa Samudra,. saya sungguh tidak Tau dengan hadirnya witayana di kerajaan waringin Tuan., selama Saya ada di sana sekalipun saya tidak pernah bertemu dengannya., " Ujar Hazard sedikit bingung sejak kapan Raja Zalan bisa bekerja sama dengan Wiyatama.,
"Lavud lama kita tidak ketemu Bagaimana keadaan anak asuhmu!? Putra Anoi dan midah.?! " Tanya Azabil selanjutnya pada Lavud
" Bukan main cepat sekali kemajuannya., dan kamu sendiri bagaimana Ratu Zalitun bagaimana situasi kerajaanmu ini? " Tanya Azabil selanjutnya pada Ratu Zalitun
" Seperti yang Tuan lihat Untuk tentara Dari bangsa manusia sekitar 50 Ribu dan dari bangsa Iblis 200Ribu dan semua pasukan khusus., yang kepandaian bertempurnya sudah tidak diragukan lagi" mendengar jawaban Ratu Zalitun Azabil manggut-manggut.,
"dan terakhir Khanzab bagaimana Keadaan putra Ranca dan sahira? "
"Tuanku Putra Ranca dan sahira telah berhasil menjadikan kerajaan Awung menjadi pusat kerajaan yang di segani wilayah-wilayah di sekitarnya., kerajaan Awung berhasil menguasai seluruh wilayah yang ada di sekitarnya dan mereka lagi bersiap menyerang Bukit Lambaiyan Tempat Samudra kakek Aryo Damanta dengan kekuatan penuh" Mendengar penjelasan Khanzab Azabil manggut-manggut
" Bagus semua sudah seperti yang saya harapkan Atur Waktu penyerangannya tidak ada kesalahan lagi.,, kalian sudah bisa kembali ketempat kalian masing-masing pantau terus keadaan para putra dan putri kegelapan Aroma kejayaan sudah mulai tercium., saya juga harus kembali untuk menjaga kestabilan Alam kegelapan"Ujar Azabil dengan suara Lirih lalu
Whusssss
zlub
Azabil lenyap begitu saja lalu Lavud dan Hazard pun ikut Pamit dan segera terbang dan menghilang.,.
Sementara itu Imam Samudra yang sudah cukup berumur sedang terlihat melatih para santrinya ilmu kanuragan dan teknik-teknik beladiri karena dia mendapatkan firasat akan adanya marabahaya yang mengintai Bukit lambaian., Dengan Usianya yang sudah tua tentu saja tenaga yang dia miliki sudah tidak sehebat saat Usianya masih Muda.,
"kyai kenapa kita tidak Gabung saja sama pasukan Kyai Aryo Di Sanggula Bukannkah akan membuat kekuatan kita umat muslim akan semakin Kuat" Tanya Walang ketika melihat Kyai Samudra nampak termenung.,
"Saya sempat berpikir seperti itu Tapi kita juga harus mempertahankan Tanah kita ini sampai titik darah penghabisan" Ujar kyai Samudra., mendengar Jawaban kyai Samudra Walang hanya terdiam sambil manggut-manggut.,
"Asalamualaikum., "sapa seorang anak muda berparas sangat tampan dengan senyuman yang tersungging dibibirnya yang muncul Tiba-tiba entah dari mana.,
" Waalaikumsalam " Jawab kedua kakek tua itu yang tak lain adalah kyai Samudra dan walang
"Bagaimana kabar Kyai? " Tanya Pemuda itu sopan sambil mencium punggung tangan Kyai Samudra.,
"Alhamdulillah sangat baik seperti yang terlihat.,Siapa sesungguhnya dirimu Anak muda!?" Ujar Kyai Samudra sambil meneliti pemuda di depannya.,
"Saya hanyalah seorang pembawa pesan., Sebaiknya kyai menghindar dari kaki gunung lambaiyan ini sebab mereka menyerang tampa Aturan memang betul berperang mempertahankan wilayah kita adalah jihad fisabilillah., Tapi dengan mengorbankan nyawa-Nyawa yang tidak berdosa bukankah akan jauh lebih baik dengan jalan menyelamatkan mereka., kyai., bukan maksud mengurui bertahan dengan keadaan yang kita tahu tidak seimbang sama dengan bunuh diri.,?" Ujar pemuda itu., Baru saja Kyai Samudra hendak menjawab pemuda itu betapa dia sangat terkejut karena sudah tidak menemukan pemuda itu.,
"Astaghfirullah hal lazim, siapa sesungguhnya pemuda tadi WAlang? " Tanya kyai pada Walang
"Saya juga baru pertama kali bertemu dengan doa kyai., " Jawab walang dengan wajah heran.
"Sepertinya Kamu kali ini benar Walang.. Kita tinggalkan Tempat ini untuk menyelamatkan banyak nyawa kita bergabung dengan santri kyai Aryo damanta.,