PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
BALAS BUDI


Ranu Galang Dan Damanta Reksa Dipa berjalan cepat mengitari tepian hutan., sedangkan Damanta Reksa Dipa yang tidak mengerti., dengan niat yang terselubung dalam benak Ranu Galang.,


Tiba-tiba Ranu Galang berlari kencang.,. menerobos semak belukar.,


Damanta Reksa Dipa yang merasa aneh dengan sikap Ranu Galang., segera mengejarnya. ,


Ranu Galang., menghadang langkah Srini dan indiri istri dan putri Samudra.,


"Berhenti., kalian!!!! " bentak Ranu Galang., menghadang keduanya.,


"siapa kamu.?? Apa mau kamu?? " ujar Srini ketakutan sedangkan indira langsung memeluk ibunya.,.


"Kamu pasti Srini., orang Yang harus aku bunuh".. Umpat Ranu Galang berang.,


" saya tidak kenal siapa kamu??? dan saya tidak pernah berurusan dengan kamu" Ratap Srini semakin ketakutan.,


"Tidak usah banyak omong.,!! Terima saja kematianmu" Ranu Galang langsung mencabut goloknya..


Hiyaaaaaa


Whussss


Trankkkkk


Ranu Galang mengayunkan goloknya., hendak menebas leher Srini dan Indira.,


Srini dan Indira semakin mempererat pelukannya.,


namun tiba-tiba sebuah tendangan keras tepat bersarang di bahu Ranu Galang., hingga dia terjungkal beberapa meter., betapa terkejutnya Ranu Galang tak kala mengetahui siapa orang yang telah menyerangnya tiba-tiba.,


"Bangsat....Apa yang kamu lakukan damanta Reksa Dipa.,kenapa kamu menyerangku., apakah kamu sudah gila., wanita inilah tujuan kita kemari., sedangkan samudra dia hanya bonus.,!!!! " umpat Ranu Galang sambil berusaha berdiri.,


"saya orang yang tau berterima kasih Ranu Galang., memang tujuan kita kemari untuk membunuh Srini., Tapi kamu lupa??., andai saja Samudra tidak memberi kita pengampun., Percayalah kesempatan ini jelas tidak akan pernah ada.,!!! " umpat Damanta Reksa Dipa geram melihat tindakan Ranu Galang yang sungguh sangat keterlaluan.,


"saya tetap harus membunuhnya Dipa..saya pantang gagal dalam menerima pekerjaan.,kalau kamu menghalangi kamu juga harus mati.,!!!! " Ranu Galang langsung menyerang Damanta Reksa Dipa.,


hiyaaaaaa


serangan pedang Ranu Galang.,


whussss


hanya mengenai tempat kosong..,


pukulan tangan kirinya di tangkis dengan sikut oleh Damanta Reksa Dipa.,


pukulan tendangan., dan sabetan golok Ranu Galang., semakin membabi buta nafsu untuk menghabisi Damanta Reksa Dipa., sangat jelas terlihat dari setiap gerakannya., yang penuh dengan tenaga dalam tinggi., Damanta tidak gegabah dalam menangkis setiap serangan., Ranu Galang., lalu..


hiyaaaaaa


aghhhhh


tendangan kaki Damanta Reksa Dipa.,


tepat bersarang di perut Ranu Galang., hingga dia kembali terjungkal.,.


Ranu Galang semakin Geram., dengan susah payah., dia bangkit dan kembali menyerang Damanta., dengan kekuatan penuh., Ranu Galang mulai mengunakan jurus Rahasia., Kombinasi pukulan dan tendangan yang begitu aneh di tambah lagi dengan sabetan golok yang mematikan., jelas sekali dia ingin segera menghabisi Damanta Reksa Dipa.,


Damanta Reksa Dipa semakin kewalahan, menghadapi jurus-jurus aneh Ranu Galang.,


sretttttt


sebuah tebasan golok Ranu Galang berhasil menggores punggung Damanta Reksa Dipa.,


belum sempat menoleh sebuah pukulan Ranu Galang tepat bersarang di pelipis Damanta Reksa Dipa


Bughhhh


Aghhhhh


pukulan Ranu Galang berhasil membuat mata Damanta sejenak berkunang-kunang.,.


Damanta mundur beberapa langkah., mencari celah.,


"Hentikan.,!!!!"


hiyaaaaaaaaa


walang melompat menyerang Ranu Galang dengan tendangan.,


namun tendangan walang., masih mampu di hindari Ranu Galang.,


pertarungan Ranu Galang dana walang tak bisa di hindari pukulan dan tendangan keduanya sangat bertenaga., beberapa kali pukulan masuk mengenai tubuh Ranu Galang.,


Sadar diri jika walang adalah lawan yang tangguh.,. Ranu Galang menyerang sambil mundur.,


Hiyaaaaaa


whusssss


Ranu Galang melompat di balik semak belukar


"Suatu saat saya Akan mencari dan memenggal kepalamu Damanta Reksa Dipa!! " suara Ranu Galang menjauh.. dia melarikan diri., Sedangkan Damanta Reksa Dipa mengalami luka dalam.,.


"Kalian tidak Apa-apa!!? " Tanya Walang pada Srini dan Indira.,


"Alhamdulillah kami baik-baik saja berkat dia.. " ujar Srini sambil menunjuk ke Arah Damanta Reksa Dipa.,