PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
PULANG


Entah sudah berapa lama Arisha terbaring Pingsan saat dia terbangun Dia langsung kaget dia segera memeriksa tubuhnya yang terasa sungguh sangat enteng dan memar ditubuhnya telah hilang,lalu dia mengedarkan pandangannya ke kiri dan kanan dia tidak menemukan siapa-siapa., hanya lail yang masih terbaring belum sadarkan diri., Lail nampak mengeliat.,


"Paman!, Cepat bangun Saya merasa ada yang aneh dengan tempat ini? " Ujar Arisha dengan masih terus meneliti setiap sudut gua yang tidak terlalu luas itu.,


"Kita ada di mana? di mana orang yang telah menolong kita? " Ujar Lail yang segera bangun dan langsung duduk serta mencoba mengingat apa yang telah terjadi semalam.,


"sepertinya kita berada dalam Gua., mari kita keluar perutku sudah sangat lapar? " Ujar Arisha sambil bangkit dan hendak berlalu pergi., Lail yang hendak ikut pergi seketika berhenti saat melihat ada makanan yang terletak di samping perapian.,


"Non Arisha., sepertinya orang itu meninggalkan makanan untuk kita, sebaiknya kita makan dulu.,? " mendengar kata makanan Arisha langsung menghentikan langkahnya dan berbalik kearah Lail.,


"Alhamdulillah, Sungguh mulia hati orang itu, semoga Allah SWT membalas semua budi baiknya., " lalu dengan ucapan bismillah Arisha menyantap makanan itu dengan lahap Lail yang menyaksikan tuannya makan dengan lahap hanya tersenyum simpul.


" Kira-kira siapa ya orang yang sudah menolong kita, saya sungguh tidak bisa melihat wajahnya semalam semua terlihat gelap gulita padahal kami bangsa jin dapat melihat dengan baik meskipun dalam keadaan gelap gulita sekalipun, tapi semalam sungguh saya merasa sangat aneh seluruh pandangan saya terasa gelap? " Ujar Lail yang berusaha mengingat spesifikasi sang penolong dari suaranya.,


"Saya juga merasa ada yang Aneh dalam gua ini hawanya terasa lain, dan suara orang yang menolong kita itu serasa serak dan mengenai sehingga saya sungguh tidak bisa mengenalinya meskipun hanya lewat suara!? " ujar Arisha sambil berdiri dan merapikan pakaiannya dan bersiap-siap keluar dari gua.,


Namun saat Tiba di mulut gua Arisha tersentak.


"Astaghfirullah hal lazim., Lail,!!!bagaimana bisa orang itu membawa kita kemari lihatlah? " Ujar Arisha dengan wajah keheranan karena letaknya gua itu di atas tebing curam yang ketingiannya sekitar 200 meter dengan medan curam mustahil untuk seseorang yang tidak bisa terbang untuk bisa sampai ke tempat itu., lail yang telah tiba di mulut gua hanya geleng-geleng kepala.,


"Bukan main, penolong kita ini sangat pintar mencari tempat, dia sepertinya paham dengan tempat ini., " Tukas lail sambil meneliti ketinggian ke dasar sambil memegang lengan Arisha dan dengan sekejap mata. mereka sudah berada di dasar jurang.,


"Tingkat kepandaian orang itu sungguh sangat luar biasa., Bahkan kecepatannya melewati batas imajinasi., seandainya dia mau melawan Ratu zalitun tentu dengan mudah dia dapat menaklukkannya., Tapi kenapa dia tidak melakukannya apakah dia bersekutu dengan Ratu kegelapan itu? karena dia paham betul dengan semua ilmu yang di miliki Ratu kegelapan itu? " Ujar Lail menerka-nerka.,


"Rasanya tidak mungkin dia bersekutu dengan Ratu zalitun., jika dia memang sekutunya tentu kita sudah di biarkan mati di sana.! " Ujar Arisha menegaskan.. terus berjalan keluar dari dalam hutan dan tiba di tepi pantai.,


" Dimana ini? kenapa suasannya bgitu asing? " Ujar Arisha sambil mengedarkan pandangan keseluruh tepian Pantai


"Entahlah Non, untuk kembali ke Batu Gaping Rasanya tidak mungkin karena sang Ratu dan seluruh prajuritnya pasti sudah mengenali kita jadi Apa yang harus kita lakukan? " Ujar lail yang kebingungan menentukan arah.,


"Sebaiknya kita kembali saja dulu ke Sanggula kita minta pendapat Abi? " Ujar Arisha


"Siap Non perintah segera di laksanakan,." lalu dengan sekejap mata mereka telah berada di Sanggula.,


sementara itu Ratu Zalitun dengan emosi yang meluap-luap.. dengan geram dia bangkit dari singgasana dan menatap wajah-wajah punggawanya satu-Satu


"Apa kalian tidak menemukan di mana gadis itu berada!? Apa kalian sudah periksa semua tempat yang ada di pulau ini?! " Ujar. Ratu zalitun dengan mata melotot tajam.,


" Ampun Ratu, setiap sudut pulau ini telah kami periksa bahkan seluruh bangsa jin di pulau ini ikut mencari keberadaan gadis itu., tapi Ratu, Gadis itu seperti hilang di telan bumi" ujar sumba sambil membungkukan badan memberi hormat pada Ratu zalitun.,


"Aneh padahal saya tau tingkat kecepatan gadis itu tidak mungkin dia bisa kabur dari tempat ini., jika di bantu Nhar Bhun sepertinya tidak mungkin karena pada saat itu dia juga lagi terluka jadi butuh Seratus tahun untuk bisa sembuh dari pukulan sinar merah ku" ujar Ratu zalitun sambil berpikir keras.,.